RESUME Institut Pemerintahan Dalam Negeri
(IPDN)
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah sebuah lembaga
pendidikan tinggi milik pemerintah yang bergerak di bidang
kepamongprajaan yang bertujuan menghasilkan kader pemerintahan
yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian. Institut
Pemerintahan Dalam Negeri menyelenggarakan program pendidikan
meliputi program Diploma IV. Sarjana, Pascasarjana dan Program Profesi
Kepamongprajaan.
Biaya Pendaftaran dan Biaya Kuliah di IPDN
Biaya Pendaftaran
Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN pada periode
2022, biaya SPCP IPDN Tahun 2022 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri sehingga pelaksanaan SPCP IPDN
tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dikenakan
biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKD sebesar 50.000,- (lima puluh
ribu rupiah) per orang sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 63
Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang
berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
Biaya Kuliah
Biaya Kuliah atau Biaya Pendidikan di IPDN adalah GRATIS. Karena IPDN adalah
Sekolah Kedinasan yang berstatus ‘Ikatan Dinas’ di bawah naungan Kementerian
Dalam Negeri, maka Biaya Pendidikan seluruh mahasiswa IPDN sepenuhnya
ditanggung oleh kementerian terkait.
Syarat Pendaftaran IPDN
1. Persyaratan umum:
o Warga Negara Indonesia;
o Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21
(dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Agustus 2022; dan
o Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal
155 cm.
2. Persyaratan administrasi:
o Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah
Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C, bagi lulusan Tahun 2019 d.
2022, dengan ketentuan:
1. Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-not)
untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah; dan
2. Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua
Barat minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol).
o Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri harus
mendapat pengesahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset dan Teknologi.
o KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK)
bagi yang belum memiliki KTP-el;
o Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di provinsi tempat mendaftar secara
sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran yang dibuktikan dengan
Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan Surat Pindah (bagi yang
pindah tempat tinggal) serta dokumen lain yang berhubungan dengan
domisili, dikecualikan bagi orang tua (Bapak/Ibu Kandung) peserta
yang lahir di tempat pendaftaran dibuktikan dengan akta kelahiran
orang tua dan/atau surat penempatan pindah tugas orang tua dari
instansi masing-masing. apabila terbukti melakukan
duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan
hukum yang berlaku;
o Surat Keterangan Kelas XII SMA/MA yang ditandatangani oleh Kepala
Sekolah atau pejabat yang berwenang dan dicap/distempel basah
o Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP
yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah
Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua/Anggota Majelis
Rakyat Papua (MRP) serta dibuktikan dengan cap/stempel basah dari
Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan
Majelis Rakyat Papua (MRP);
o Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit
Bhayangkara Polri/Badan Narkotika Nasional Provinsi/Kabupaten/Kota;
o Surat Keterangan Tidak Buta Warna yang dikeluarkan oleh Rumah
Sakit Pemerintah/Swasta;
o Alamat e-mail yang aktif; dan
o Pasfoto berwarna ukuran foto 4×6 cm dengan menghadap ke depan
dan tidak memakai kacamata, serta mengenakan kemeja lengan
panjang berwarna putih polos dengan latar belakang
Cara daftar
Tes dan Ujian untuk masuk IPDN
Berdasarkan informasi Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN pada periode
2025, tes dan ujian masuk IPDN adalah sebagai berikut:
1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meliputi:
o Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
o Tes Intelegensia Umum (TIU)
o Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
2. Tes Kesehatan Tahap I
3. Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran
4. Pantukhir, meliputi:
o Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Pendaftaran
o Tes Kesehatan Tahap II
o Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan
Sumber dari
[Link]
[Link]
[Link]