YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM “KH.
GHOZALI SYIHAB”
MADRASAH TSANAWIYAH AL-GHOZALY
(MTS AL-GHOZALY)
Alamat : Siwatu – Bumiroso – Watumalang – Wonosobo Kode Pos 56352
CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI RUPA FASE D
Di akhir fase D, siswa secara mandiri dan luwes mengeksplorasi, memilih, menerapkan,
menggabungkan dan bereksperimen dengan menggunakan keterampilan dan pengetahuan tentang
unsur dan prinsip seni, bahan, medium, alat, teknik, teknologi, prosedur atau proses yang sesuai
untuk keperluan karyanya. Siswa mendokumentasikan proses penciptaan karyanya dan
menggunakannya untuk menjelaskan proses penciptaan karyanya.
Siswa mampu menyampaikan pesan atau merespon sebuah situasi, isu atau kejadian tertentu
melalui karya seni rupa. Mereka juga mampu merefleksikan efektivitas pesan dalam sebuah karya
secara logis dan argumentatif dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.
RASIONAL ATP FASE D
Siswa yang memasuki fase D merupakan siswa remaja awal. Salah satu karakteristik siswa remaja
awal adalah siswa mulai dapat berpikir dengan rasional, mulai meragukan kemampuannya dan
membandingkannya dengan orang lain (konsep diri yang sedang terbentuk), dan senang diberi
kesempatan untuk mencoba hal baru.
Jika pondasi pemahaman seni di level SD cukup kuat, di SMP siswa tidak ragu untuk membuat
karya dan bereksperimen. Seni di tingkat SD diharapkan memberikan ruang untuk eksplorasi dan
membebaskan anak untuk memilih ragam karya. Namun jika pada level SD pondasi seninya tidak
kuat, anak akan masuk SMP dengan takut berkarya karena takut membuat kesalahan. Takut
dianggap menghasilkan karya yang jelek karena bentuk tidak sesuai dengan benda aslinya.
Latar belakang ini yang membuat alur dimulai dari apresiasi terhadap karya seni rupa untuk
memahami variasi karya seni dan mendorong siswa menciptakan karya secara percaya diri. Ketika
memasuki SMP kita akan memulai dengan mengenalkan berbagai karya seni dengan variasi teknik
dalam seni rupa sehingga siswa melihat bahwa ada banyak cara dalam berkarya dan karya yang
dianggap bernilai tidak sama gaya melukisnya.
Siswa juga akan melihat kembali representasi elemen rupa pada karya seniman yang bertujuan
mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan. Setelah mengamati karya seniman, siswa masuk ke
dalam tahap eksperimen dengan berbagai teknik karya seni untuk mengasah rasa percaya diri dan
ingin tahu. Hasil eksperimen siswa akan dijadikan sarana umpan balik. Siswa didorong untuk
mendokumentasikan eksplorasinya ke dalam sebuah jurnal visual. Tahapan setelah eksperimen,
siswa mencoba untuk menghasilkan sebuah karya dengan tema tertentu dan belajar
mengkomunikasikan karya. Siswa saling memberikan feedback terhadap proses berkarya dan di
akhir siswa menampilkan hasil karyanya dalam sebuah pameran karya.
TUJUAN ATP FASE D
Siswa mampu menyampaikan pesan dengan sebuah karya dan merefleksikan efektivitas pesan
dalam sebuah karya secara logis dan argumentatif dengan menggunakan kosakata seni rupa yang
sesuai.
7.1 Pengamatan dan 7.2 Eksperimen dan 7.3 Melakukan 7.4 Publikasi
Pengendapan Berkarya Refleksi Pameran/publi kasi
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM “KH. GHOZALI SYIHAB”
MADRASAH TSANAWIYAH AL-GHOZALY
(MTS AL-GHOZALY)
Alamat : Siwatu – Bumiroso – Watumalang – Wonosobo Kode Pos 56352
Mengkonstruksi Bereksperimen Mendokumentasikan karya dengan
pemahaman tentang mencoba beragam karya dan refleksi berbagai media
suatu karya seni teknik seni rupa, (6-8 JP) (4-6 JP)
berdasarkan membuat karya
pengamatan terhadap berdasarkan tema
elemen rupa tertentu
(4-6 JP) (8-10 JP)
CAPAIAN FASE D BERDASARKAN ELEMEN
Alur Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Profil Pelajar Pancasila
Pengamatan dan Pengendapan Mengalami Bernalar kritis
(Apresiasi Karya Seni Rupa) Siswa mampu Mengidentifikasi,
7.1.1 Mengkonstruksi menyampaikan gagasan mengklarifikasi, dan
pemahaman tentang suatu melalui karya dengan menganalisis informasi
karya seni berdasarkan menerapkan pengetahuan yang relevan serta
pengamatan terhadap unsur dan prinsip seni, memprioritaskan beberapa
elemen rupa dalam sebuah bahan, proses, teknik atau gagasan tertentu.
karya teknologi yang telah
7.1.2 Menelaah latar belakang dipelajari sebelumnya
peristiwa dan pengalaman
hidup seniman dalam
membuat sebuah karya
7.1.3 Mengaitkan pengalaman
pembuatan karya pada
seniman dan
merefleksikannya dengan
kehidupan siswa
Eksperimen dan Berkarya Menciptakan Mandiri
7.2.1 Bereksperimen mencoba Siswa mampu Mengkritisi efektivitas
beragam teknik dan menggunakan dirinya dalam bekerja
mengamati efek sebuah pengetahuan dan secara mandiri dengan
teknik pada karya keterampilan seni rupa mengidentifikasi hal-hal
7.2.2 Membuat sketsa rancangan untuk memilih dan yang menunjang maupun
yang sesuai dengan konsep menggabungkan ragam menghambat dalam
tertentu hias, bahan, teknik, media, mencapai tujuan.
dan teknologi
7.2.3 Membuat sebuah karya
dengan tema tertentu dan Kreatif
menggunakan teknik yang Berpikir dan Bekerja Mengembangkan gagasan
sesuai untuk Artistik yang ia miliki untuk
menyampaikan pesan dari Siswa mampu membuat kombinasi hal
sebuah karya
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM “KH. GHOZALI SYIHAB”
MADRASAH TSANAWIYAH AL-GHOZALY
(MTS AL-GHOZALY)
Alamat : Siwatu – Bumiroso – Watumalang – Wonosobo Kode Pos 56352
menghasilkan dan yang baru dan imajinatif
mengkomunikasikan untuk mengekspresikan
sebuah konsep melalui diri menghasilkan karya
sebuah karya dan tindakan untuk
Siswa terbiasa bekerja mengekspresikan pikiran
mandiri untuk dan/atau perasaannya,
mengeksplorasi dan mengevaluasinya, dan
menemukan prosedur, mempertimbangkan
material, alat, teknologi dampaknya bagi orang
dan proses yang sesuai lain.
untuk keperluan
karyanya.
Refleksi Refleksi Bernalar Kritis
7.3.1 Mempresentasikan dan Siswa mampu Menjelaskan asumsi yang
mendokumentasikan karya merefleksikan efektivitas dibuat dan
yang menyampaikan pesan pesan dalam sebuah karya mempertimbangkan
terhadap sebuah peristiwa dengan menggunakan konsekuensinya serta
7.3.2 Saling memberikan umpan kosa kata rupa yang sesuai kemungkinan kritik yang
balik sesama siswa didapat
berdasarkan konsep lukisan Berdampak
yang digunakan Gotong Royong
Siswa menghasilkan
karya yang merespon Pelajar Indonesia
sebuah situasi, isu atau memperhatikan dan
kejadian tertentu bertindak proaktif
Siswa menghasilkan terhadap kondisi
karya seni rupa sebagai lingkungan fisik dan
ekspresi pribadi sosial. Ia berespon
maupun sebagai respon secara memadai
sebuah isu atau terhadap kondisi yang
kejadian yang menarik ada di lingkungan dan
minatnya masyarakat untuk
menghasilkan kondisi
yang lebih baik.
Pelajar Indonesia
memiliki kesadaran
bahwa sebagai bagian
dari kelompok ia perlu
terlibat, bekerja sama,
dan saling membantu
dalam berbagai
kegiatan.
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM “KH. GHOZALI SYIHAB”
MADRASAH TSANAWIYAH AL-GHOZALY
(MTS AL-GHOZALY)
Alamat : Siwatu – Bumiroso – Watumalang – Wonosobo Kode Pos 56352
ALUR CAPAIAN FASE D SETIAP TAHUN
Pada akhir kelas 7 siswa mampu:
Merefleksikan elemen rupa yang ada pada sebuah karya seni dan menganalisa teknik yang
digunakan. Karya seni yang ditelaah dapat mengambil contoh dari beberapa karya seni dengan
genre yang terlihat kontras dalam teknik melukis contoh antara genre yang berbeda.
Diharapkan siswa mengkonstruksi pemahaman akan karya seni yang terlihat indah dengan
perspektif yang berbeda.
Bereksperimen dengan teknik yang dilakukan para seniman dan menambahkan modifikasi
pada karya seni rupa
Mengekspresikan dan mengkomunikasikan karya dengan perpaduan berbagai media dengan
panduan tema tertentu
ALUR KONTEN FASE D
SEMESTER ALUR KONTEN
SEMESTER 1.1 Pengenalan elemen rupa
1 1.2 Analisa elemen rupa pada sebuah karya contoh dengan teknik
pengamatan karya dari dekat dan dari jauh, teknik rutinitas berpikir
visibel contoh: “dari sebuah karya, unsur apa yang paling membuat
kalian tertarik? Apa yang membuat kalian berpikir demikian?”, dan
pembelajaran berbasis inkuiri contoh menjabarkan karya dengan 6
kata
1.3 Teknik sketsa pensil pada objek pengamatan
1.4 Lukis eksperimental dengan teknik non kuas contoh spons, foam,
lukis tangan, lukis dengan lelehan krayon
1.5 Lukis eksperimental dengan media campuran misalnya
pencampuran bahan berbeda, koran, kardus, plastik, kain
SEMESTER 1.7 Membuat karya dekoratif pada media kertas dan karton dengan detail.
2 Contoh membuat pembatas buku dengan motif suku tertentu/ kriya
tusuk jelujur yang mengombinasikan karton dan benang/teknik stensil
kertas dengan alat bantu cutter , seni dekorasi cutter
1.8 Membuat karya dekoratif dengan tali kur/bahan alami (macrame,
anyaman)
1.9 Membuat karya dekoratif pada media kain contoh:
membatik/ecoprint/jumputan
1.10 Mempresentasikan karya dan menerima umpan balik
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM “KH. GHOZALI SYIHAB”
MADRASAH TSANAWIYAH AL-GHOZALY
(MTS AL-GHOZALY)
Alamat : Siwatu – Bumiroso – Watumalang – Wonosobo Kode Pos 56352
Kata/frasa Observasi, perbandingan, analisa, eksperimen, ekspresi, komunikasi visual,
kunci refleksi
Topik/konten Elemen rupa, analisis karya seni rupa, eksperimen lukis, media campuran,
inti ilustrasi, model tiga dimensi, seni pilihan, seni kolaborasi, pameran
Glosarium Elemen rupa, berpikir visibel, media campuran, ilustrasi, ecoprint, infografis,
maket, animasi, prinsip seni rupa, ragam hias, seni dekoratif
Mengetahui, Wonosobo, Oktober 2023
Kepala MTs Al-Ghozaly Siwatu Guru Seni Budaya Fase D Kelas VII
Hj. Khusnul Khotimah, [Link]. Triana Oktavia Ningtyas, [Link].
NIP. 197711262007102001 NIP. -