Nama Kelompok 6
- Isma Halimatusadiah (8884220003)
- Sharla Hapsari Nasya (8884220003)
- Agni Farhatunnisa (8884220003)
- Wina Windiana (8884220003)
- Anida Kencana Putri (8884220003)
- Aliyudin (8884220003)
- Mutmainnatun Nufus (8884220003)
Skenario Roleplay Supervisi Keperawatan
Tema: Pengawasan Asuhan Keperawatan Pasien Post Operasi
Pasien: Ny. Sri, post operasi kolostomi hari ke-6
Lokasi: Ruang Rawat Inap
Tokoh & Peran:
1. Isma – Kepala Ruangan (Karud)
2. Agni – Perawat Primer (PP)
3. Nufus – Perawat Primer (PP)
4. Ali – Perawat Primer (PP)
5. Wina – Perawat Pelaksana (PA)
6. Anida – Perawat Pelaksana (PA)
7. Sarla – Perawat Pelaksana (PA)
[Dialog]
Nufus (Karud):
Halo teman-teman, perkenalkan kami dari mahasiswa universitas sultan ageng
tirtayasa S1 Keperawatan. Hari ini kami akan melakukan supervisi keperawatan di
ruangan ini. Saya Isma sebagai Kepala Ruangan. Silakan teman-teman perawat
memperkenalkan diri.
Agni (PP):
Saya Agni, Perawat Primer yang bertanggung jawab atas Ny. Sri, pasien post operasi
kolostomi hari ke-6.
Isma (PP):
Saya Nufus, juga Perawat Primer. Saya membantu koordinasi tindakan keperawatan
sesuai rencana asuhan.
Ali (PP):
Saya Ali, turut mendampingi evaluasi dan implementasi dari SOP pelayanan pasien.
Wina (PA):
Saya Wina, Perawat Pelaksana yang bertugas hari ini mendampingi Ny. Sri.
Anida (PA):
Saya Anida, juga pelaksana shift pagi ini.
Sarla (PA):
Saya Sarla, pelaksana shift siang. Hari ini kami bersama-sama memantau kondisi luka
dan kenyamanan pasien.
Nufus (Karud):
Baik, terima kasih. Hari ini kami ingin memastikan bahwa teman-teman telah
melaksanakan asuhan keperawatan sesuai SOP. Termasuk penentuan SDKI, SLKI,
dan SIKI. Bagaimana rencana tindakannya?
Agni (PP):
Untuk hari ini rencana tetap fokus pada manajemen nyeri. Luka operasi sudah bersih,
tidak ada tanda-tanda infeksi.
Isma (PP):
Infus aman, tidak bengkak, belum ada keluhan dari pasien. Kami tetap monitoring
nyerinya.
Nufus (Karud):
Bagus. Tapi saya juga ingin menyampaikan bahwa ada laporan dari supervisor tentang
kesalahan pemasangan gelang pasien, pemberian obat yang tidak sesuai, dan sikap
perawat yang katanya kurang ramah. Ini akan kami verifikasi langsung.
Ali (PP):
Laporan itu akan kami klarifikasi. Kami juga ingin memperbaiki jika memang ada
kesalahan dari tim kami.
Wina (PA):
Kami siap mendampingi Ibu jika ingin melihat langsung kondisi pasien, Bu Sri.
[Menuju ruang pasien bersama tim]
Nufus (Karud):
Selamat pagi Ibu Sri, saya Isma dari tim supervisi. Apa masih terasa nyeri di area
operasi?
Pasien (Bu Sri):
Masih sedikit nyeri Bu, tapi sudah jauh lebih baik. Perawatnya juga baik semua.
Nufus (Karud):
Terima kasih Bu. Apakah perawat-perawat di sini menyapa dan bersikap ramah?
Pasien (Bu Sri):
Iya, semua baik, sering menyapa, bantu saya mandi juga.
Nufus (Karud):
Teman-teman, kita bisa lihat bahwa laporan negatif tadi perlu ditelaah lebih dalam.
Yang terpenting adalah pasien merasa nyaman, aman, dan puas. Lanjutkan pelayanan
yang sesuai dengan SOP, jangan lupa 3S: Senyum, Sapa, Salam.
Ali (PP):
Baik Bu, kami akan lebih teliti dan menjaga komunikasi yang baik antar tim dan
pasien.
Sarla (PA):
Kami juga akan meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk keramahan dan ketepatan
tindakan.
Nufus (Karud):
Saya harap ruangan ini bisa menjadi contoh yang baik. Tetap profesional, jaga nama
baik rumah sakit dan institusi pendidikan kita. Terima kasih semuanya. Silakan
kembali ke tugas masing-masing. Semangat!