RINGKASAN
Di era pasar bebas saat ini industri kimia di Indonesia mengalami peningkatan dari segi
kualitas maupun kuantitas terbukti dengan banyaknya pendirian industri kimia sehingga
berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan bahan baku, bahan pembantu maupun tenaga kerja.
Industri asam benzoat merupakan salah satu industri kimia yang mempunyai prospek yang
menguntungkan, karena asam benzoat mempunyai banyak kegunaan di bidang industri makanan
maupun farmasi.
Asam benzoat digunakan sebagai bahan pengawet makanan, sedangkan di industri
farmasi sebagai antiseptik, kaprolaktam, glikol benzoat, sodium dan potassium benzoat. Produksi
asam benzoat umumnya diproduksi dari reaksi toluena dengan oksigen pada kondisi operasi
tertentu. Bahan baku toluena dapat diperoleh dengan mudah, karena di Indonesia diproduksi
bahan tersebut. Manfaat didirikannya pabrik asam benzoat di Indonesia antara lain sebagai bahan
baku dasar yang dapat memacu pertumbuhan industri lain, mengurangi jumlah pengangguran di
Indonesia dan mengurangi ketergantungan impor dari negara asing
Menurut Kirk dan Othmer, asam benzoat yang terdapat di alam dalam bentuk turunan
seperti garam, ester, dan amida. Getah benzoin (styrax benzoin) mengandung 20% asam benzoat
atau kombinasinya yang dapat dipecah dengan pemanasan. Resin Acaroid (Xanthorrhoca haslilis)
mengandung 4,5 – 7% asam benzoat. Sejumlah kecil terdapat pada kelenjar bau dari cengkeh
matang dan minyak biji adas. Urin herbivora mengandung sejumlah kecil glisin yang merupakan
turunan asam benzoat dan asam hippurat. Sehingga dapat dikatakan bahwa asam benzoat dalam
bentuk murni tidak terdapat di alam. Produksi asam benzoat umumnya diproduksi dari reaksi
toluena dengan oksigen pada kondisi operasi tertentu. Bahan baku toluena dapat diperoleh
dengan mudah, karena di Indonesia diproduksi bahan tersebut. Manfaat didirikannya pabrik asam
benzoat di Indonesia antara lain: asam benzoat sebagai bahan baku dasar yang dapat memacu
pertumbuhan industri lain yang membutuhkan bahan baku tersebut, menciptakan lapangan kerja
baru, yang berarti dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia, mengurangi
ketergantungan impor dari negara asing yang berarti menghemat devisa Negara.
Pabrik akan didirikan di Kawasan Industri Cilacap, Jawa Tengah pada tahun 2024.
Penentuan lokasi pabrik didasarkan pada dekatnya ketersediaan sumber bahan baku, sarana
transportasi, ketersediaan sumber air, sumber energi listrik, ketersediaan lahan, serta wilayah
yang memiliki kondisi geografis yang baik.
Dengan pertimbangan analisa ekonomi, dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. Permodalan
• Modal Tetap (FCI) = Rp. [Link]
• Modal Kerja (WCI) = Rp. [Link]
• Modal Total (TCI) = Rp. [Link]
• Biaya Total Per Tahun (TPC) = Rp. [Link].214
b. Hasil Penjualan Per Tahun = Rp. [Link].239
c. Indikator Kelayakan
• Bunga Bank = 12,25%
• Internal Rate of Return = 21,3%
• POT = 2,7 tahun
• Break Eent Point = 53,5%
Ditinjau dari pertimbangan analisa eknomi diatas maka pabrik asam benzoat layak didirikan.