Panduan SPJ DKI Jakarta 2021
Panduan SPJ DKI Jakarta 2021
Surat Pertanggungjawaban
(SPJ)
Versi 2.0
Tahun 2021
Halaman: 2 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI............................................................................................................................. 2
DAFTAR GAMBAR................................................................................................................ 6
DAFTAR TABEL................................................................................................................... 18
1. Pendahuluan.................................................................................................................... 19
1.3. Referensi...................................................................................................................24
3. Mengaktifkan Browser....................................................................................................28
4. Login Aplikasi.................................................................................................................29
5. Halaman Home................................................................................................................32
5.1. Aplikasi.....................................................................................................................32
DAFTAR GAMBAR
Gambar 26.7 SPJ Kas Masuk (PPKD) Berhasil Dibatalkan Persetujuan............................. 182
Gambar 27.1 Halaman Daftar SKPD.................................................................................... 183
Gambar 27.2 Halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK................................ 184
Gambar 27.3 Halaman Tambah Data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK.....................184
Gambar 27.4 Tampilan Modal Pilih Sub Kegiatan............................................................... 185
Gambar 27.5 Tampilan Modal Pilih Bank............................................................................ 186
Gambar 27.6 Select Drop Status Virtual Account.................................................................186
Gambar 27.7 Notifikasi Nilai NDP Melebihi Nilai NDP......................................................187
Gambar 27.8 Tampilan Konfirmasi Simpan Data.................................................................187
Gambar 27.9 SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK Tersimpan.........................................188
Gambar 27.10 Halaman Daftar SKPD.................................................................................. 189
Gambar 27.11 Halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK.............................. 189
Gambar 27.12 Halaman Sunting SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK............................ 190
Gambar 27.13 Tampilan Modal Konfirmasi Penyimpanan Data..........................................190
Gambar 27.14 SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK Tersimpan.......................................191
Gambar 27.15 Daftar SKPD..................................................................................................192
Gambar 27.16 Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK..............................................192
Gambar 27.17 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK
...............................................................................................................................................193
Gambar 27.18 SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK Terhapus......................................... 193
Gambar 28.1 Halaman Daftar SKPD.................................................................................... 194
Gambar 28.2 Halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD................................ 195
Gambar 28.3 Halaman Tambah Data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD.....................195
Gambar 28.4 Tampilan Modal Pilih Sub Kegiatan............................................................... 196
Gambar 28.5 Notifikasi PPTK ke NDP Melebihi PPTK ke NDP........................................ 197
Gambar 28.6 Tampilan Konfirmasi Simpan Data.................................................................197
Gambar 28.7 SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD Tersimpan.........................................198
Gambar 28.8 Halaman Daftar SKPD.................................................................................... 199
Gambar 28.9 Halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD................................ 199
Gambar 28.10 Halaman Sunting SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD............................ 200
Gambar 28.11 Tampilan Modal Konfirmasi Penyimpanan Data..........................................200
Gambar 28.12 SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD Tersimpan.......................................201
Halaman: 15 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
DAFTAR TABEL
1. Pendahuluan
Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta diatur
dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2013 meliputi kekuasaan pengelolaan
keuangan daerah, asas umum dan struktur APBD, penyusunan anggaran APBD, penetapan
APBD, pengelolaan kas, penatausahaan keuangan daerah akuntansi keuangan daerah,
pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan
daerah, kerugian daerah dan pengelolaan keuangan BLUD sertas keterbukaan informasi.
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah DKI (SIPD DKI) diharapkan membantu kelolaan
keuangan daerah secara tertib sehingga membantu Pemprov DKI Jakarta taat pada peraturan
perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan
memperhatikan asas keadian kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.
Pembuatan dokumen petunjuk penggunaan SPJ digunakan untuk pengguna aplikasi SPJ
dapat menjalankan dengan benar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang
berlaku.
2. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selanjutnya disebut Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta adalah Gubernur beserta perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta sebagai unsur
penyelenggara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
4. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta.
5. Badan Pengelola Keuangan Daerah yang selnajutnya disingkat BPKD adalah Perangkat
Daerah pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku Pengguna Anggaran / Pengguna
Barang yang juga melaksanakan Pengelolaan Keuangan Daerah.
Halaman: 20 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
6. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah yang selnajutnya disingkat PPKD adalah Kepala
BPKD yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan APBD dan bertindak sebagai
bendahara umum daerah.
7. Bendahara Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BUD adalah PPKD yang bertindak
dalam kapasitas sebagai bendahara umum daerah.
8. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SPKD adalah Satuan Kerja
Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pengguna
anggaran / barang.
9. Unit Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat UKPD adalah bagian atau
subordinat SKPD yang melaksanakan satu atau beberapa program/
10. Rekening Kas Umum Daerah adalah rekening tempat penyimpananan uang Daerah yang
ditentukan oleh Gubernur untuk menampung seluruh penerimaan Daerah yang
digunakan untuk membayar seluruh pengeluaran Daerah pada bank yang ditetapkan.
11. Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan pengguna anggaran untuk
melaksanakan tugas pokok dan fungsi SKPD yang dipimpinnnya.
12. Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang diberi kuasa untuk melaksanakan
sebagian kewenangan pengguna anggaran dalam melaksanakan sebagian tugas dan
fungsi SKPD.
13. Pejabat Penatausahaan Kuangan SKPD yang selanjutnya disebut PPK-SKPD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada SKPD.
14. Pejabat Penatausahaan Keuangan UKPD yang selanjutnya disebut PPK-UKPD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada UKPD.
15. Pejabat Penatausahaan Keuangan PPKD yang selanjutnya disebut PPK - PPKD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada PPKD.
16. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yang selanjutnya disingkat PPTK adalah pejabat
pada unit kerja SKPD yang melaksanakan satu atau beberapa kegiatan dari suatu
program sesuai dengan bidang tugasnya.
Halaman: 21 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
17. Bendahara Pengeluaran adalah setiap orang yang ditunjuk menerima, penyimpan,
membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dalam rangka pelaksanaa APBD pada SKPD.
18. Bendahara Pengeluaran PPKD adalah setiap orang yang ditunjuk menerima, menyimpan,
membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah dalam rangka pelaksanaan APBD
pada PPKD/
19. Bendahara Penerimaan adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menrima, menyimpan,
menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan daerah
dalam rangka pelaksanaan APBD pada SKPD.
20. Bendahara Penerimaan PPKD adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menerima,
menyimpan, menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk
keperluan belanja daerah dalam rangka pelaksanaan APBD pada PPKD.
21. Bendahara Pengeluaran Pembantu adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menerima,
mebayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dalam rangka pelaksanaan APBD pada UKPD dalam SKPD.
22. Bendahara Penerimaan Pembantu adalah setiap orang yang ditunjuk menyimpan,
menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan daerah
dalam rangka pelaksanaan APBD pada UKPD dalam SKPD.
23. Kas Umum Daerah adalah tempat penyimpanan uang Daerah yang ditentukan oleh
Gubernut untuk menampung seluruh penerimaan Daerah yang digunakan untuk
membayar seluruh pengeluaran Daerah.
24. Rekening Kas Umum Daerah adalah Rekening tempat pemnyimpanan uang daerah yang
ditentukan oleh Gubernur untuk menampung seluruh penerimaan daerah dan digunakan
untuk membayar seluruh pengeluaran daerah pada bank yang ditetapkan.
25. Rencana Kerja dan Anggaran SKPD yang selanjutnya disebut RKA-SKPD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan SKPD serta
anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya.
Halaman: 22 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
26. Dokumen Pelaksanaan Anggaran SKPD yang selanjutnya disingkat DPA-SKPD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja setiap SKPD yang digunakan sebagai
dasar pelaksanaan oleh penggua anggaran.
27. Rencana Kerja dan Anggaran UKPD yang selanjutnya disebut RKA-UKPD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan UKPD serta
anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya.
28. Dokumen Pelaksanaan Anggaran UKPD yang selanjutnya disingkat DPA-UKPD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja setiap UKPD yang digunakan sebagai
dasar pelaksanaan pleh pengguna anggaran.
29. Rencana Kerja dan Anggaran PPKD yang selanjutnya disebut RKA-PPKD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi anggaran program dan kegiatan
serta pembiayaan PPKD yang diperlukan untuk melaksanakannya.
30. Dokumen Pelaksanaan Anggaran PPKD yang selnajutnya disingkat DPA-PPKD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja serta pembiayaan pada PPKD yang
digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh PPKD.
31. Surat Permintaan Pembayaran yang selanjutnya disingkat SPP adalah dokumen yang
diterbitkan oleh pejabar yang bertanggungjawab atas pelaksana kegiatan / bendahara
pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk mengajukan permintaan
pembayaran.
32. Surat Penyediaan Dana yang selanjutnya disingkat SPD adalah dokumen yang
menyatakan tersedianya dana untuk melaksanakan kegiatan sebagai dasar penerbitan
SPP.
33. SPP Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-UP adalah dokumen yang
diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahata pengeluaran pembantu untuk
permintaa nuang muka kerja yang bersigat pengisian kembali (revolving) yang tidak
dapat dilakukan dengan pembayaran langsung.
34. SPP Ganti Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-GU adalah dokumen yang
diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk
permintaan pengganti uang persediaan yang tidak dapat dilakukan dengan pembayaran
langsung.
Halaman: 23 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
35. SPP Tambahan Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-TU adalah dokumen
yang diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk
permintaan tambahan uang persediaan guna melaksanakan kegiatan
SKPD/UKPD/PPKD yang bersifat mendesak dan tidak dapat digunakan untuk
pembayaran langsung dan uang persediaan.
36. SPP Langsung yang selanjutnya disingkat SPP-LS adalah dokumen yang diajukan oleh
bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk permintaan
pembayaran langsung kepada pihak ketiga atas dasar perjanjian kontrak kerja atau surat
perintah kerja lainnya dan pembayaran gaji dengan jumlah, penerima, peruntukan, dan
waktu pembayaran tertentu yang dokumennya disiapkan oleh PPTK.
37. Surat Perintah Membayar yang selanjutnya disingkat SPM adalah dokumen yang
digunakan / diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD.
38. Surat Perintah Membayar Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPM-UP adalah
dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban-beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD yang
dipergunakan sebagai uang persediaan untuk mendanai kegiatan.
39. Surat Perintah Membayar Ganti Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPM-GU
adalah dokumen yang diterbutkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran /
PPKD untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD yang
dananya dipergunakan untuk mengganti uang persediaan yang telah dibelanjakan.
40. Surat Perintah Membayar Tambahan Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat
SPM-TU adalah dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna
anggaran / PPKD untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran
DPA-SKPD/UKPD/PPKD, karena kebutuhan dananya melebihi dari jumlah batas pagu
uang persediaan yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan.
41. Surat Perintah Membayar Langsung yang selanjutnya disingkat SPM-LS adalah
dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD kepada pihak
ketiga.
Halaman: 24 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
42. Surat Perintah Pencairan Dana yang selanjutnya disingkat SP2D adalah dokumen yang
digunakan sebagai dasar pencairsan dana yang diterbitkan oleh Kuasa BUD berdasarkan
SPM.
1.3. Referensi
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2019 tentang
Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan
Daerah
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2020 tentang
Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021
Dokumen Petunjuk Penggunaan Aplikasi SIPD pada modul SPJ dibagi menjadi lima bagian
utama dengan tiga belas bagian lainnya berisikan penjelasan mengenai menu-menu pada
modul SPJ. Bagian utam adokumen berisikan pengahuluan, alur aplikasi SPJ, penjelasan
mengaktifkan browser, penjelasan login aplikasi. Untuk bagian penjelasan menu - menu
berisikan cara penggunaan menu SPJ UP/GU, SPJ TU, Penerimaan Pajak, SPJ RSK,
Pengajuan SPJ ke PA, Persetujuan PA, Permohonan Token PA, Transfer SPJ, Pengeluaran
SPJ, Transfer Pajak, Tutup BKU, Sisa Belanja LS, dan Setoran.
Tombol Keterangan
Tambah Data
Generate Data
Simpan Data
Melanjutkan Proses
Menyimpan Token
2.3. SPP LS
3. Mengaktifkan Browser
Untuk melakukan setup hubungan internet, terlebih dahulu mengaktifkan aplikasi Browser.
Internet Browser yang akan digunakan sebagai contoh dalam buku petunjuk penggunaan
sistem ini adalah Microsoft Edge. Pengguna dapat menggunakan Browser lainnya seperti
Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, dsb.
Langkah - langkah untuk mengaktifkan Browser ada beberapa cara, antara lain sebagai
berikut:
1. Memilih tombol “Start” yang terletak dipojok kiri bawah layar monitor.
2. Memilih Web Browser yang akan digunakan, dalam hal ini adalah Microsoft Edge
3. Kemudian akan muncul aplikasi Microsoft Edge seperti pada gambar berikut:
4. Login Aplikasi
Halaman Login atau masuk adalah halaman yang digunakan pengguna melakukan proses
untuk dapat masuk ke jaringan komputer dengan memasukkan identitas akun untuk
mendapatkan hak akses.
Berikut adalah langkah - langkah untuk masuk atau login ke aplikasi Sistem Informasi
Pemerintahan Daerah DKI atau SIPD DKI pada halaman Login:
2. Pengguna mengisi tahun anggaran pada form pengisian Tahun Anggaran dengan
memilih salah satu pilihan tahun anggaran pada select drop seperti gambar berikut:
5. Pengguna mengisi captcha pada form pengisian Captcha sesuai dengan gambar captcha
yang muncul disampingnya.
6. Setelah pengisian form login selesai, maka pengguna dapat memilih tombol
7. Sistem untuk pertama kali masuk ke aplikasi SIPD DKI akan menampilkan halaman
home seperti gambar berikut:
Halaman: 31 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Halaman Home
Halaman Home merupakan halaman yang berisi informasi mengenai Sistem Informasi
Pengelolaan Keuangan Daerah. Pada halaman home ini terdapat beberapa menu yang akan
dijelaskan pada sub bab berikut.
5.1. Aplikasi
Menu Aplikasi ini berisi informasi mengenai aplikasi atau modul yang tersedia pada SIPD
DKI. Pada petunjuk penggunaan ini yang akan dibahas lebih lanjut adalah SPJ yang terdiri
dari menu SPJ UP/GU, SPJ TU, Penerimaan Pajak, SPJ RSK, Pengajuan SPJ ke PA,
Persetujuan PA, Permohonan Token PA, Transfer SPJ, Pengeluaran SPJ, Transfer Pajak,
Tutup BKU, Sisa Belanja LS, dan Setoran.
Halaman: 33 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menampilkan seluruh data SPJ adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu List All pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Semua SPJ BKU seperti gambar berikut:
Halaman: 34 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat daftar SPJ BKU sesuai dengan Bulan yang diinginkan dengan
memilih salah satu bulan pada select drop seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ UP/GU adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ UP/GU pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ UP/GU seperti gambar berikut:
Halaman: 36 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, maka sistem
akan menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
Kegiatan yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data Sub
Kegiatan ke from pengisian Sub Kegiatan.
5. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
7. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
8. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
9. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
10. Pengguna mengisi NIP PPTK 18 digit pada form pengisian NIP PPTK.
11. Pengguna mengisi Nama PPTK pada form pengisian Nama PPTK.
12. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Kode Bank, maka sistem akan
menampilkan modal Pilih Bank seperti gambar berikut:
Halaman: 38 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Bank yang
13. Form pengisian Nama Bank Transfer akan terisi secara otomatis setelah Pengguna
memilih Kode Bank.
14. Pengguna mengisi status virtual account pada form pengisan Status Virtual Account
dengan memilih salah satu status pada select drop seperti gambar berikut:
15. Pengguna mengisi nomor rekening pada form pengisian Nomor Rekening kemudian
memilih tombol untuk mengisi form pengisian Nama Sesuai Rekening dan
Alamat Sesuai Rekening secara otomatis.
16. Pengguna mengisi nomor NPWP pada form pengisian No. NPWP kemudian memilih
tombol untuk mengisi form pengisian Nama NPWP, Alamat NPWP, dan Kota
NPWP secara otomatis.
Halaman: 39 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
17. Pengguna mengisi nilai SPJ pada kolom Nilai SPJ Kode Akun yang dipilih di Tabel
Daftar Rincian SPJ UP/GU. Nilai SPJ tidak boleh melebihi nilai Sisa SPD. Jika
pengguna mengisi Nilai Melebihi, maka sistem akan secara otomatis mengembalikan
Nilai SPJ sesuai dengan nilai Sisa SPD disertai notifikasi peringatan bahwa Nilai
Melebihi seperti gambar berikut:
18. Pengguna mengisi uraian SPJ pada kolom Uraian Kode Akun yang dipilih di Tabel
Daftar Rincian SPJ UP/GU.
19. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ UP/GU yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
20. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ UP/GU dan data SPJ UP/GU
yang baru akan muncul di tabel daftar SPJ UP/GU disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 40 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ UP/GU adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ UP/GU pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 41 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ UP/GU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ UP/GU,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ UP/GU seperti gambar berikut:
Halaman: 42 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ UP/GU disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 43 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ UP/GU adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ UP/GU pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 44 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ UP/GU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ UP/GU,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ UP/GU seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ UP/GU disertai
tampilan notifikasi bahwa data SPJ UP/GU berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 45 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
8. Menu SPJ TU
1. Pengguna memilih menu SPJ TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ TU seperti gambar berikut:
Halaman: 47 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, maka sistem
akan menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
Kegiatan yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data Sub
Kegiatan ke from pengisian Sub Kegiatan.
5. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
7. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
8. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
9. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
10. Pengguna mengisi NIP PPTK pada form pengisian NIP PPTK.
11. Pengguna mengisi Nama PPTK pada form pengisian Nama PPTK.
12. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Kode Bank, maka sistem akan
menampilkan modal Pilih Bank seperti gambar berikut:
Halaman: 49 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Bank yang
13. Form pengisian Nama Bank Transfer akan terisi secara otomatis setelah Pengguna
memilih Kode Bank.
14. Pengguna mengisi status virtual account pada form pengisan Status Virtual Account
dengan memilih salah satu status pada select drop seperti gambar berikut:
15. Pengguna mengisi nomor rekening pada form pengisian Nomor Rekening kemudian
memilih tombol untuk mengisi form pengisian Nama Sesuai Rekening dan
Alamat Sesuai Rekening secara otomatis.
16. Pengguna mengisi nomor NPWP pada form pengisian No. NPWP kemudian memilih
tombol untuk mengisi form pengisian Alamat NPWP dan Kota NPWP secara
otomatis.
Halaman: 50 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
17. Pengguna mengisi nama NPWP pada form pengisian Nama NPWP.
18. Pengguna mengisi nilai SPJ pada kolom Nilai SPJ Kode Akun yang dipilih di Tabel
Daftar Rincian SPJ TU. Nilai SPJ tidak boleh melebihi nilai Sisa SPD. Jika pengguna
mengisi lebih, maka sistem akan secara otomatis mengembalikan Nilai SPJ sesuai
dengan nilai Sisa SPD disertai notifikasi peringatan bahwa Nilai Melebihi seperti
gambar berikut:
19. Pengguna mengisi uraian SPJ pada kolom Uraian Kode Akun yang dipilih di Tabel
Daftar Rincian SPJ TU.
20. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ TU yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi penyimpanan
data seperti gambar berikut:
21. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ TU dan data SPJ TU yang baru
akan muncul di tabel daftar SPJ TU disertai tampilan notifikasi berhasilnya
penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 51 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu SPJ TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 52 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ TU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ TU,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ TU seperti gambar berikut:
Halaman: 53 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ TU disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 54 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu SPJ TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 55 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ TU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ TU,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ TU seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ TU disertai
tampilan notifikasi bahwa data SPJ TU berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 56 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data Penerimaan Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Penerimaan Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Penerimaan Pajak seperti gambar berikut:
Halaman: 58 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Nomor Permohonan BKU SPJ
(Terkait), maka sistem akan menampilkan modal Pilih SPJ BKU seperti gambar
berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data SPJ BKU
yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data SPJ BKU ke
from pengisian SPJ BKU.
5. Form pengisian Nilai SPJ akan terisi setelah memilih Nomor Permohonan BKU SPJ.
6. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
7. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
8. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
9. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
10. Pengguna mengisi bulan awal masa pajak pada form pengisian Bulan Awal.
11. Pengguna mengisi uraian pajak pada form pengisian Uraian Pajak.
Halaman: 60 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
12. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Jenis Pajak, maka sistem akan
menampilkan modal Pilih Pajak seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Jenis Pajak
yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data Jenis Pajak ke
from pengisian Jenis Pajak.
13. Form pengisian Presentase Pajak akan terisi setelah Pengguna memilih Jenis Pajak.
14. Form pengisian Nilai Pajak akan terisi setelah Pengguna memilih Jenis Pajak. Namun,
Pengguna masih dapat mengubah nilai pajak tersebut jika diperlukan.
15. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data Penerimaan Pajak yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
16. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Penerimaan Pajak dan data
Penerimaan Pajak yang baru akan muncul di tabel daftar Penerimaan Pajak disertai
tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menyunting data Penerimaan Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Penerimaan Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 62 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Penerimaan Pajak seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data Penerimaan
Pajak, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data Penerimaan Pajak seperti
gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Penerimaan Pajak disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 64 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data Penerimaan Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Penerimaan Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 65 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Penerimaan Pajak seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data Penerimaan
Pajak, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data Penerimaan
Pajak seperti gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data Penerimaan Pajak
disertai tampilan notifikasi bahwa data Penerimaan Pajak berhasil terhapus seperti
gambar berikut:
Halaman: 66 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ RSK adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ RSK pada menu bar samping, sistem akan menampilakn
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ RSK seperti gambar berikut:
Halaman: 68 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SPJ, sistem akan
menampilkan halaman Daftar RSK untuk SPJ yang dipilih seperti gambar berikut:
5. Pengguna memilih RSK yang akan diisi pada form pengisian Pilih RSK dengan
memilih salah satu Nama RSK pada select drop seperti gambar berikut:
6. Setelah memilih Nama RSK, maka sistem akan menampilkan Daftar Akun untuk
diisikan Nilai RSK seperti gambar berikut:
Halaman: 70 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Pengguna mengisi Nilai RSK pada nolom Nilai RSK Kode Akun yang dipilih. Nilai
RSK tidak boleh melebihi nilai Sisa BKU-RSK. Jika melebihi, maka sistem akan secara
otomatis mengembalikan Nilai RSK sesuai dengan nilai Sisa BKU-RSK disertai
notifikasi peringatan Nilai Melebihi seperti gambar berikut:
9. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar RSK dan data RSK yang baru akan
Halaman: 71 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
muncul di tabel daftar RSK disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data
seperti gambar berikut:
10. Pengguna memilih tombol untuk kembali ke halaman Daftar SPJ RSK
dengan data SPJ sudah terisi RSK seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ RSK adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPP RSK pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan Daftar
SPJ RSK seperti gambar berikut:
Halaman: 73 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Setelah selesai mengubah data Nilai RSK, pengguna dapat memilih tombol
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar RSK dan data RSK yang baru akan
muncul di tabel daftar RSK disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data
seperti gambar berikut:
Halaman: 75 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPP RSK adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPJ RSK pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan halaman
Daftar SPJ RSK seperti gambar berikut:
Halaman: 77 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna memilih data SPJ dan tombol ikon untuk menampilkan daftar RSK
seperti pada gambar berikut ini:
Halaman: 78 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Kemudian pilih tombol ikon pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ RSK,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ RSK seperti
gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ RSK dengan terhapusnya data SPJ RSK
disertai tampilan notifikasi bahwa data SPJ RSK berhasil terhapus seperti gambar
berikut:
1. Pengguna memilih menu Pengajuan SPJ ke PA pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar Pengajuan SPJ ke PA seperti gambar berikut:
Halaman: 81 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
pada kolom aksi. Jika Pengguna belum mengisikan RSK untuk SPJ yang akan
diajukan ini, maka sistem akan menampilkan modal Peringatan Gagal Pengajuan seperti
gambar berikut:
5. Jika Pengguna sudah mengisikan RSK maka pada saat memilih tombol , sistem
akan menampilkan tampilan modal konfirmasi kirim pengajuan seperti gambar berikut:
6. Pada saat memilh tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar Pengajuan
SPJ ke PA dengan SPJ yang sudah dikirim pengajuannya berubah status menjadi
Pengajuan PA disertai dengan notifikasi berhasilnya proses pengajuan seperti gambar
berikut:
Halaman: 83 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Pengguna dapat membatalkan proses pengajuan dengan memilih tombol batal di kolom
aksi. Pada saat memilih tombol BATAL, sitem akan menampilkan tampilan konfirmasi
batal pengajuan seperti gambar berikut:
8. Pada saat Pengguna memilih tombol Ya, maka sistem akan menampilkan Daftar
Pengajuan SPJ ke PA dengan SPJ yang dibatalkan akan kembali statusnya menjadi
Input Baru disertai dengan notifikasi berhasilnya batal kirim pengajuan seperti gambar
berikut:
Halaman: 84 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
12. Persetujuan PA
1. Pengguna memilih menu Persetujuan PA pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPJ Persetujuan seperti gambar berikut:
Halaman: 86 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
Halaman: 87 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna dapat melakukan persetujuan dengan memilih tombol ikon terima pada kolom
aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal
konfirmasi terima SPJ seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat membatalkan proses terima pengajuan SPJ dengan memilih tombol ikon
batal pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan
tampilan konfirmasi batal terima pengajuan seperti gambar berikut:
7. Pengguna mengisi nomor berita acara pada form pengisian No. BA Pembatalan.
10. Pada saat Pengguna memilih tombol , maka sistem akan menampilkan Daftar
SPJ Persetujuan dengan SPJ yang dibatalkan terima nya akan kembali statusnya menjadi
Pengajuan PA disertai dengan notifikasi berhasilnya batal terima pengajuan seperti
gambar berikut:
Halaman: 89 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu Permohonan Token PA pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar Permohonan Token PA seperti gambar berikut:
Halaman: 91 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan permohonan token PA dengan memilih tombol ikon Request
Token PA pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan
tampilan modal Detail Data Pengguna Anggaran Request Token seperti gambar berikut:
Gambar 13.4 Tampilan Modal Detail Data Pengguna Anggaran Request Token
5. Pengguna mengisi form pengisian NRK Pengguna Anggaran sebanyak 6 digit angka
kemudian memilih tombol untuk melakukan konfirmasi NRK. Jika NRK sudah
sesuai, maka sistem akan menampilkan notifikasi seperti gambar berikut:
7. Jika Pengguna memilih tombol dan proses request token berhasil, maka sistem
akan menampilkan modal Detail Token seperti gambar berikut:
Halaman: 93 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
9. Jika Pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan berhasil, maka sistem
akan menutup modal konfirmasi disertai tampilan notifikasi bahwa Token berhasil
tersimpan seperti gambar berikut:
1. Pengguna memilih menu Transfer SPJ pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar Transfer SPJ seperti gambar berikut:
Halaman: 95 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan tampilan modal Detail
SPJ seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan Transfer SPJ dengan memilih tombol ikon Transfer SPJ
pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan
modal detail Transfer SPJ seperti gambar berikut:
Halaman: 96 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
6. Pada saat Pengguna memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman
Daftar Transfer SPJ disertai dengan notifikasi berhasilnya proses Transfer Online SPJ
seperti gambar berikut:
Halaman: 97 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Kemudian data transfer akan masuk ke Tabulasi History Transfer seperti gambar berikut
8. Jika transfer dilakukan secara manual, Pengguna mengisi tanggal transfer manual pada
fom pengisian Tanggal Transfer Manual. Setelah itu, Pengguna dapat memilih tombol
Halaman: 98 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
9. Pada saat Pengguna memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman
Daftar Transfer SPJ disertai dengan notifikasi berhasilnya proses Transfer Manual SPJ
seperti gambar berikut:
10. Setelah proses Transfer Manual SPJ berhasil, maka data SPJ akan berpindah ke Tabulasi
History Transfer seperti gambar berikut:
Halaman: 99 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data Pengeluaran Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Pengeluaran Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Pengeluaran Pajak seperti gambar berikut:
Halaman: 101 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Nomor Permohonan BKU SPJ
(Terkait), maka sistem akan menampilkan modal Pilih SPJ BKU seperti gambar
berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data SPJ BKU
yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data SPJ BKU ke
form pengisian SPJ BKU.
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Pajak yang
6. Setelah memilih data SPJ BKU dan Pajak, maka seluruh form pengisian akan terisi
sesuai dengan data yang dipilih. Pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data Pengeluaran Pajak yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
7. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Pengeluaran Pajak dan data
Pengeluaran Pajak yang baru akan muncul di tabel daftar Pengeluaran Pajak disertai
tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menyunting data Pengeluaran Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Pengeluaran Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Pengeluaran Pajak seperti gambar berikut:
Halaman: 105 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data Pengeluaran
Pajak, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data Pengeluaran Pajak seperti
gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Pengeluaran Pajak disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data Pengeluaran Pajak adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Pengeluaran Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 107 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Pengeluaran Pajak seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data Pengeluaran
Pajak, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data Pengeluaran
Pajak seperti gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data Pengeluaran Pajak
disertai tampilan notifikasi bahwa data Pengeluaran Pajak berhasil terhapus seperti
gambar berikut:
1. Pengguna memilih menu Transfer Pajak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar Transfer Pajak seperti gambar berikut:
Halaman: 110 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan tampilan modal Detail
SPJ seperti gambar berikut:
Halaman: 111 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Jika Status Transfer adalah Belum Ada Billing, pada saat pengguna memilih tombol
ikon pada kolom Aksi, sistem akan menampilkan tampilan modal Permohonan
Kode Billing seperti gambar berikut:
6. Pada saat pengguna memilih tombol dan proses permohonan berhasil maka
sistem akan menutup tampilan modal dan status data SPJ tersebut menjadi Belum
Transfer disertai dengan notifikasi berhasil transfer pajak seperti gambar berikut:
Halaman: 112 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Jika Status Transfer adalah Belum Transfer, pada saat pengguna memilih tombol ikon
9. Pada saat pengguna memilih tombol dan proses permohonan berhasil maka
sistem akan menutup tampilan modal dan status data SPJ menjadi BPN Asli disertai
dengan notifikasi berhasil transfer pajak.
10. Jika terdapat kesalahan pada proses permohonan ini, Status Transfer menjadi BPN
Sementara.
11. Jika Status Transfer adalah BPN Sementara, pada saat pengguna memilih tombol ikon
pada kolom Aksi, sistem akan menampilkan tampilan modal Re-Inquiry Kode
Billing seperti gambar berikut:
12. Setelah pengguna memilih tombol PROSES RE-INQUIRY, jika proses Re-Inquiry
Kode Billing berhasil maka sistem akan menyimpan data transfer pajak pada tabulasi
History Transfer dengan Status Transfer menjadi BPN Asli disertai dengan notifikasi
berhasil transfer pajak seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk mengunduh Pencetakan Bukti Potongan Pajak adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Cetak Bukti Potongan Pajak pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon rincian pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan tampilan modal
Detail SPJ seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat mengunduh hasil Pencetakan Bukti Potongan Pajak dengan memilih
tombol cetak PDF pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol ikon , sistem akan
mengunduh secara otomatis data PDF untuk SPJ yang dipilih seperti gambar berikut:
Halaman: 116 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data Sisa Belanja LS adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Setoran dan memilih sub menu Sisa Belanja LS pada menu
bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Sisa Belanja LS seperti gambar berikut:
Halaman: 118 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi Jenis LS pada form pengisian Jenis LS dengan memilih salah satu
jenis pada select drop seperti gambar berikut:
5. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, maka sistem
akan menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan yang datanya sesuai dengan Jenis LS yang
dipilih seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
Kegiatan yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data Sub
Kegiatan ke form pengisian Sub Kegiatan.
6. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
8. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
9. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
10. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
11. Pengguna mengisi NIP PPTK 18 digit pada form pengisian NIP PPTK dengan maksmal
18 digit angka.
12. Pengguna mengisi Nama PPTK pada form pengisian Nama PPTK.
13. Pengguna mengisi nilai SPJ pada kolom Nilai SPJ Kode Akun yang dipilih di Tabel
Daftar Rincian SPJ SPJ Sisa Belanja LS. Nilai SPJ tidak boleh melebihi nilai Sisa Bisa
Input. Jika pengguna mengisi Nilai Melebihi, maka sistem akan secara otomatis
mengembalikan Nilai SPJ sesuai dengan nilai Sisa Bisa Input disertai notifikasi
peringatan bahwa Nilai Melebihi seperti gambar berikut:
Gambar 18.6 Notifikasi Nilai SPJ Melebihi Nilai Sisa Bisa Input
14. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data Sisa Belanja LS yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
15. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Sisa Belanja LS dan data Sisa
Belanja LS yang baru akan muncul di tabel daftar Sisa Belanja LS disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 121 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
16. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA untuk
dilakukan persetujuan oleh PA dan mendapatkan Token untuk dilakukan Transfer SPJ.
Langkah - langkah untuk menyunting data Sisa Belanja LS adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Setoran dan memilih sub menu Sisa Belanja LS pada menu
bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 122 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Sisa Belanja LS seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data Sisa Belanja
LS, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data Sisa Belanja LS seperti gambar
berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Sisa belanja LS disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 124 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data Sisa Belanja LS adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Sisa Belanja LS pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 125 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Sisa Belanja LS seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data Sisa Belanja
LS, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data Sisa Belanja LS
seperti gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data Sisa Belanja LS
disertai tampilan notifikasi bahwa data Sisa Belanja LS berhasil terhapus seperti gambar
berikut:
Halaman: 126 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu Setoran dan sub menu Setoran STS pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Setoran seperti gambar berikut:
Halaman: 128 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi tanggal setor pada form pengisian Tanggal Setor dengan memilih
tombol untuk menampilkan kalender yang dapat dipilih salah satu tanggalnya.
5. Pengguna mengisi kode beban pada form pengisian Kode Beban dengan memilih salah
satu kode pada select drop seperti gambar berikut:
6. Jika memilih Kode Beban Tambah Uang dan Langsung, maka Pengguna mengisi
temuan pemeriksa pada form pengisian Temuan Pemeriksa dengan memilih salah satu
pilihan temuan pada select drop seperti gambar berikut:
7. Pengguna mengisi tahun anggaran pada form pengisian Tahun Anggaran dengan
memilih salah satu tahun pada select drop seperti gambar berikut:
8. Jika telah melakukan setoran selain di Aplikasi SIPD dan telah memiliki kode validasi,
9. Jika memilih Kode Beban Tambah Uang dan Langsung, pengguna memilih tombol
pada form pengisian Kode Sub Kegiatan, maka sistem akan menampilkan
modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub kegiatan
yang dipilih dan memilih tombol untuk menyimpan data Sub Kegiatan
ke form pengisian Kode Sub Kegiatan.
10. Setelah memilih Sub Kegiatan, form pengisian Nama Sub Kegiatan akan terisi secara
otomatis dan Rincian SPJ Setoran akan muncul datanya.
11. Jika Pengguna memilih Kode Beban Tambah Uang, maka akan terdapat form pengisian
Sisa Nilai TU yang sudah terisi oleh sistem.
13. Jika Pengguna memilih Kode Beban Tambah Uang, maka mengisi nilai Setoran pada
kolom Nilai Setoran di Tabel Rincian SPJ Setoran. Nilai Setoran tidak boleh melebihi
Halaman: 131 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Nilai Sisa. Jika Pengguna mengisi lebih maka sistem secara otomatis mengembalikan
Nilai Setoran sesuai dengan Nilai Sisa disertai notiifkasi peringatan bahwa Nilai
Melebihi seperti gambar berikut:
14. Setelah selesai mengisi data, Pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data Setoran yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi penyimpanan
data seperti gambar berikut:
15. Jika Pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Setoran dan data Setoran yang baru
akan muncul di tabel daftar Setoran disertai tampilan notifikasi berhasilnya
penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 132 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu Setoran dan sub menu Setoran STS pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 133 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Setoran seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data Setoran,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data Setoran seperti gambar berikut:
Halaman: 134 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar Setoran disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 135 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu Setoran dan sub menu Setoran STS pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 136 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar Setoran seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data Setoran,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data Setoran seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data Setoran disertai
tampilan notifikasi bahwa data Setoran berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 137 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk melakukan Cetak Setoran STS adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Setoran dan sub menu Cetak Setoran STS pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman SPJ Cetak Setoran seperti gambar berikut:
Halaman: 139 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detil Setoran STS dengan memilih tombol ikon detil pada
kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Detail
Setoran STS seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan proses cetak Setoran dengan memilih tombol ikon cetak
pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan
modal konfirmasi cetak seperti gambar berikut:
5. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar SPJ Cetak
Setoran dengan SPJ yang dicetak berubah status menjadi Setoran Cetak disertai dengan
notifikasi berhasilnya proses cetak seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat mengunduh hasil cetak setoran ke dalam format PDF dengan memilih
tombol ikon untuk pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan
mengunduh secara otomatis data PDF untuk SPJ yang dipilih seperti gambar berikut:
Halaman: 141 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Pengguna dapat membatalkan proses cetak setoran dengan memilh tombol batal pada
kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal
konfirmasi batal cetak seperti gambar berikut:
8. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar SPJ Cetak
Setoran dengan SPJ yang dibatalkan cetaknya berubah status menjadi Setoran Input
disertai dengan notifikasi berhasilnya proses batal cetak seperti gambar berikut:
Halaman: 142 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ Setoran adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Setoran dan sub menu SPJ Setoran pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Setoran seperti gambar berikut:
Halaman: 144 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi kode beban pada form pengisian Kode Beban dengan memilih salah
satu kode pada select drop seperti gambar berikut:
5. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen, sistem
akan menampilkan modal Pilih No. Bukti Dokumen seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Nomor Bukti
6. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
7. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
8. Jika memilih Kode Beban Tambah Uang dan Langsung, form pengisian Sub Kegiatan
akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor Bukti Dokumen.
9. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
10. Pengguna mengisi uraian BKU pada form pengisian Uraian BKU.
11. Pengguna mengisi NIP PPTK 18 digit pada form pengisian NIP PPTK.
Halaman: 146 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
12. Pengguna mengisi Nama PPTK pada form pengisian Nama PPTK.
13. Pengguna dapat mengisi uraian rincian SPJ Setoran pada kolom Uraian di tabel Rincian
SPJ Setoran jika diperlukan.
14. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Setoran yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
15. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Setoran dan data SPJ Setoran
yang baru akan muncul di tabel daftar SPJ Setoran disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
16. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA untuk
dilakukan persetujuan oleh PA dan mendapatkan Token untuk dilakukan Transfer SPJ.
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Setoran adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Setoran pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Setoran seperti gambar berikut:
Halaman: 148 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Setoran,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Setoran seperti gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Setoran disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Setoran adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Setoran pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 150 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Setoran seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Setoran,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ Setoran seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Setoran disertai
tampilan notifikasi bahwa data SPJ Setoran berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data BA Pemeriksaan Kas adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu BA Pemeriksaan Kas pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ BAP Kas seperti gambar berikut:
Halaman: 153 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi tanggal BAP Kas pada form pengisian Tanggal BAP Kas dengan
memilih tombol untuk menampilkan kalender yang dapat dipilih salah satu
tanggalnya.
5. Form pengisian Hari BAP Kas akan terisi otomatis setelah memilih Tanggal BAP Kas.
6. Form pengisian Bulan BAP Kas akan terisi otomatis setelah memilih Tanggal BAP
Kas.
7. Pengguna mengisi NRP PA pada form pengisian NRK PA dengan maksimal 6 digit
angka.
8. Form pengisian NIP PA sudah terisi secara otomatis namun masih bisa diubah datanya.
9. Form pengisian Nama PA sudah terisi secara otomatis namun masih bisa diubah
datanya.
10. Form pengisian Jabatan PA sudah terisi secara otomatis namun masih bisa diubah
datanya.
11. Pengguna mengisi NRK bendahara pada form pengisian NRK Bendahara dengan
maksimal 6 digit angka.
12. Form pengisian NIP Bendaharan sudah terisi secara otomatis namun masih bisa diubah
datanya.
13. Form pengisian Nama Bendahara sudah terisi secara otomatis namun masih bisa
diubah datanya.
14. Pengguna mengisi jabatan bendahara pada form pengisian Jabatan Bendahata.
15. Pengguna mengisi nomor SK gubernur pada form pengisian No. SK Gubernur.
16. Pengguna mengisi tanggal SK gubernur pada form pengisian Tanggal SK Gubernur
dengan memilih tombol untuk menampilkan kalender yang dapat dipilih salah
satu tanggalnya.
17. Pengguna mengisi nilai uang kertas pada form pengisian Nilai Uang Kertas(1).
18. Pengguna mengisi nilai uang logam pada form pengisian Nilai Uang Logam(2).
19. Pengguna mengisi nilai saldo bank pada form pengisian Nilai Saldo Bank(3).
Halaman: 155 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
20. Pengguna mengisi nilai kas lainnya 1 pada form pengisian Nilai KAS Lainnya 1(4).
21. Pengguna mengisi nilai kas lainnya 2 pada form pengisian Nilai KAS Lainnya 2(5).
22. Pengguna mengisi nilai saldo BAP Kas pada form pengisian Nilai Saldo BAP Kas.
23. Pengguna mengisi penjelasan perbedaan positif atau negatif pada form pengisian
Penjelasan PerbedaanPotifif/Negatif.
24. Pengguna dapat mengisi berita acara pada kolom Kolom Keterangan Berita Acara dan
kolom Nilai pada tabel daftar Rincian SPJ BAP Kas.
25. Jika berita acara lebih dari satu, maka Pengguna dapat memilih tombol
untuk menambahkan berita acara yang lain.
26. Setelah selesai mengisi data, Pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data BA Pemeriksaan Kas yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
27. Jika Pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar BA Pemeriksaan Kas dan data BA
Pemeriksaan Kas yang baru akan muncul di tabel daftar BA Pemeriksaan Kas dengan
status Input Baru disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti
gambar berikut:
Halaman: 156 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data BA Pemeriksaan Kas adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu BA Pemeriksaan Kas pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 157 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar BA Pemeriksaan Kas seperti gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar BA Pemeriksaan Kas disertai
tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 159 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data BA Pemeriksaan Kas adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu BA Pemeriksaan Kas pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 160 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar BA Pemeriksaan Kas seperti gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data BA Pemeriksaan Kas
disertai tampilan notifikasi bahwa data BA Pemeriksaan Kas berhasil terhapus seperti
gambar berikut:
Halaman: 161 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk PA melakukan persetujuan pada pengajuan BAP adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu Approval BAP Kas PA pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan halaman
SPJ BAP Kas seperti gambar berikut:
Halaman: 163 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan persetujuan dengan memilih tombol ikon terima pada kolom
aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal
konfirmasi persetujuan BAP Kas seperti gambar berikut:
5. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar SPJ BAP
Kas dengan dengan data BAP yang sudah diterima berubah status menjadi Approval
PA disertai dengan notifikasi berhasilnya proses persetujuan seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat membatalkan proses persetujuan BAP dengan memilih tombol ikon
batal pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan
tampilan konfirmasi batal terima BAP seperti gambar berikut:
Halaman: 165 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Pada saat Pengguna memilih tombol , sistem akan menampilkan Daftar SPJ
BAP Kas dengan BAP yang dibatalkan persetujuannya akan kembali statusnya menjadi
Input Baru disertai dengan notifikais berhasilnya batal persetujuan BAP seperti gambar
berikut:
Langkah - langkah untuk BPKD melakukan persetujuan pada pengajuan BAP adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu Approval BAP Kas BPKD pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan halaman
SPJ BAP Kas seperti gambar berikut:
Halaman: 167 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan persetujuan dengan memilih tombol ikon terima pada kolom
aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal
konfirmasi persetujuan BAP Kas seperti gambar berikut:
5. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar SPJ BAP
Kas dengan dengan data BAP yang sudah diterima berubah status menjadi Approval
BPKD disertai dengan notifikasi berhasilnya proses persetujuan seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat membatalkan proses persetujuan BAP dengan memilih tombol ikon
batal pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan
tampilan konfirmasi batal terima BAP seperti gambar berikut:
Halaman: 169 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
7. Pada saat Pengguna memilih tombol , sistem akan menampilkan Daftar SPJ
BAP Kas dengan BAP yang dibatalkan persetujuannya akan kembali statusnya menjadi
Input Baru disertai dengan notifikais berhasilnya batal persetujuan BAP seperti gambar
berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ Kas Masuk (PPKD) adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Kas Masuk (PPKD) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
Halaman: 171 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
Halaman: 172 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
6. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
7. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
8. Pengguna mengisi NIP PPTK 18 digit pada form pengisian NIP PPTK.
10. Pengguna mengisi nilai penerimaan pada form pengisian Nilai Penerimaan.
11. Pengguna dapat mengisi uraian rincian SPJ Setoran pada kolom Uraian di tabel Rincian
SPJ Setoran jika diperlukan.
12. Setelah selesai mengisi data, Pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Kas Masuk (PPKD) yang sebelumnya akan tampil modal
konfirmasi penyimpanan data seperti gambar berikut:
13. Jika Pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Kas Masuk (PPKD) dan data
SPJ Kas Masuk (PPKD) yang baru akan muncul di tabel daftar SPJ Kas Masuk (PPKD)
dengan status Input Baru disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data
seperti gambar berikut:
Halaman: 173 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Kas Masuk (PPKD) adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Kas Masuk (PPKD) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 174 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Kas
Masuk (PPKD), sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Kas Masuk
(PPKD) seperti gambar berikut:
Halaman: 175 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Kas Masuk (PPKD) disertai
tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 176 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Kas Masuk (PPKD) adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Kas Masuk (PPKD) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 177 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Kas
Masuk (PPKD), sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ
Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
Gambar 25.13 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus SPJ Kas Masuk (PPKD)
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Kas Masuk
(PPKD) disertai tampilan notifikasi bahwa data SPJ Kas Masuk (PPKD) berhasil
terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 178 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk BPKD melakukan persetujuan pada pengajuan SPJ Kas Masuk
(PPKD) adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Approval SPJ Kas Masuk (PPKD) pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan halaman
SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
Halaman: 180 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan halaman Detail SPJ
seperti gambar berikut:
4. Pengguna dapat melakukan persetujuan dengan memilih tombol ikon terima pada kolom
aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal
konfirmasi persetujuan SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
Gambar 26.4 Tampilan Modal Konfirmasi Persetujuan SPJ Kas Masuk (PPKD)
5. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar SPJ Kas
Masuk (PPKD) dengan dengan data SPJ Kas Masuk (PPKD)yang sudah diterima
Halaman: 181 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
berubah status menjadi Approval BPKD disertai dengan notifikasi berhasilnya proses
persetujuan seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat membatalkan proses persetujuan SPJ Kas Masuk (PPKD) dengan
memilih tombol ikon batal pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem
akan menampilkan tampilan konfirmasi batal terima SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti
gambar berikut:
7. Pada saat Pengguna memilih tombol , sistem akan menampilkan Daftar SPJ Kas
Masuk (PPKD) dengan SPJ Kas Masuk (PPKD) yang dibatalkan persetujuannya akan
kembali statusnya menjadi Input Baru disertai dengan notifikais berhasilnya batal
persetujuan SPJ Kas Masuk (PPKD) seperti gambar berikut:
Halaman: 182 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data Bendahara SKPD ke PPTK adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu Bendahara SKPD ke PPTK pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK seperti gambar
berikut:
Halaman: 184 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Gambar 27.3 Halaman Tambah Data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK
Halaman: 185 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, sistem akan
menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
5. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
7. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
8. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
9. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
10. Pengguna mengisi NIP PPTK 18 digit pada form pengisian NIP PPTK dengan
maksimal 18 digit angka.
11. Pengguna mengisi Nama PPTK pada form pengisian Nama PPTK.
12. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Kode Bank, maka sistem akan
menampilkan modal Pilih Bank seperti gambar berikut:
Halaman: 186 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Bank yang
13. Form pengisian Nama Bank Transfer akan terisi secara otomatis setelah Pengguna
memilih Kode Bank.
14. Pengguna mengisi status virtual account pada form pengisan Status Virtual Account
dengan memilih salah satu status pada select drop seperti gambar berikut:
15. Pengguna mengisi nomor rekening pada form pengisian Nomor Rekening kemudian
memilih tombol untuk mengisi form pengisian Nama Sesuai Rekening dan
Alamat Sesuai Rekening secara otomatis.
16. Pengguna mengisi uraian penerimaan pada form pengisian Uraian Penerimaan.
17. Pengguna mengisi uraian pengeluaran pada form pengisian Uraian Pengeluaran.
Halaman: 187 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
18. Pengguna mengisi Nilai NDP pada kolom Nilai NDP di Tabel Rincian SPJ NP. Nilai
NDP tidak boleh melebihi Sisa NDP. Jika pengguna mengisi lebih maka sistem secara
otomatis mengembalikan Nilai NDP sesuai dengan Sisa NDP disertai notifikasi
peringatan bahwa Nilai NDP seperti gambar berikut:
19. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK yang sebelumnya akan tampil
modal konfirmasi penyimpanan data seperti gambar berikut:
17. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke
PPTK dan data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK yang baru akan muncul di tabel
daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK disertai tampilan notifikasi berhasilnya
penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 188 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
18. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA untuk
dilakukan persetujuan oleh PA dan mendapatkan Token untuk dilakukan Transfer SPJ.
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu Bendahara SKPD ke PPTK pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
Halaman: 189 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK seperti gambar
berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Panjar
Bendahara SKPD ke PPTK, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Panjar
Bendahara SKPD ke PPTK seperti gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke
PPTK disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 191 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu Bendahara SKPD ke PPTK pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
Halaman: 192 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK seperti gambar
berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Panjar
Bendahara SKPD ke PPTK, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi
Hapus Data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK seperti gambar berikut:
Gambar 27.17 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus SPJ Panjar Bendahara SKPD ke PPTK
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Panjar Bendahara
SKPD ke PPTK disertai tampilan notifikasi bahwa data SPJ Panjar Bendahara SKPD ke
PPTK berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data PPTK ke Bendahara SKPD adalah sebagai
berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu PPTK ke Bendahara SKPD pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD seperti gambar
berikut:
Halaman: 195 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Gambar 28.3 Halaman Tambah Data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD
Halaman: 196 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, sistem akan
menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
5. Form pengisian Nomor Arsip (Filling) sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah
jika diperlukan.
6. Form pengisian Uraian BKU sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
7. Form pengisian Nomor Bukti Dokumen sudah terisi otomatis namun masih dapat
diubah jika diperlukan.
8. Form pengisian Tanggal Bukti Dokumen sudah terisi otomatis namun masih dapat
diubah jika diperlukan.
9. Form pengisian Uraian Bukti Dokumen sudah terisi otomatis namun masih dapat
diubah jika diperlukan.
10. Form pengisian NIP PPTK sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
11. Form pengisian Nama PPTK sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
Halaman: 197 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
12. Pengguna mengisi uraian penerimaan pada form pengisian Uraian Penerimaan.
13. Pengguna mengisi uraian pengeluaran pada form pengisian Uraian Pengeluaran.
14. Pengguna mengisi PPTK ke NDP pada kolom PPTK ke NDP di Tabel Rincian SPJ NP.
PPTK ke NDP tidak boleh melebihi Sisa PPTK ke NDP. Jika pengguna mengisi lebih
maka sistem secara otomatis mengembalikan PPTK ke NDP sesuai dengan Sisa PPTK
ke NDP disertai notifikasi peringatan bahwa PPTK ke NDP seperti gambar berikut:
15. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD yang sebelumnya akan tampil
modal konfirmasi penyimpanan data seperti gambar berikut:
16. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara
SKPD dan data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD yang baru akan muncul di tabel
daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD disertai tampilan notifikasi berhasilnya
penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 198 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
17. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA untuk
dilakukan persetujuan oleh PA dan mendapatkan Token untuk dilakukan Transfer SPJ.
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu PPTK ke Bendahara SKPD pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
Halaman: 199 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD seperti gambar
berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Panjar
PPTK ke Bendahara SKPD, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Panjar
PPTK ke Bendahara SKPD seperti gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara
SKPD disertai tampilan notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 201 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu PPTK ke Bendahara SKPD pada
menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar
berikut:
Halaman: 202 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD seperti gambar
berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Panjar
PPTK ke Bendahara SKPD, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi
Hapus Data SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD seperti gambar berikut:
Gambar 28.15 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus SPJ Panjar PPTK ke Bendahara SKPD
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Panjar PPTK ke
Bendahara SKPD disertai tampilan notifikasi bahwa data SPJ Panjar PPTK ke
Bendahara SKPD berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ Koreksi adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Koreksi pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Koreksi seperti gambar berikut:
Halaman: 205 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna memilih tombol pada form pengisian Sub Kegiatan, sistem akan
menampilkan modal Pilih Sub Kegiatan seperti gambar berikut:
Kemudian Pengguna memilih salah satu radio button untuk mewakili data Sub
5. Pengguna mengisi nomor berita acara koreksi pada form pengisian Nomor Berita
Acara Koreksi.
6. Pengguna mengisi tanggal koreksi pada form pengisian Tanggal Koreksi dengan
memilih tombol untuk menampilkan kalender yang dapat dipilih salah satu
tanggalnya.
7. Pengguna mengisi uraian berita acara koreksi pada form pengisian Uraian Berita Acara
Koreksi.
8. Pengguna mengisi form pengisian NRK Pengoreksi sebanyak 6 digit angka kemudian
memilih tombol untuk melakukan konfirmasi NRK. Jika NRK sudah sesuai,
maka sistem akan menampilkan notifikasi seperti gambar berikut:
Halaman: 207 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
9. Form pengisian Nomor Arsip (Filling) sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah
jika diperlukan.
10. Form pengisian Uraian BKU sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
11. Form pengisian Nomor Bukti Dokumen sudah terisi otomatis namun masih dapat
diubah jika diperlukan.
12. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
13. Form pengisian Uraian Bukti Dokumen sudah terisi otomatis namun masih dapat
diubah jika diperlukan.
14. Form pengisian NIP PPTK sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
15. Form pengisian Nama PPTK sudah terisi otomatis namun masih dapat diubah jika
diperlukan.
16. Pengguna mengisi Nilai Koreksi pada kolom Koreksi di Tabel Rincian SPJ UP/GU.
Koreksi tidak boleh melebihi Nilai Sisa Bisa Koreksi. Jika pengguna mengisi lebih
maka sistem secara otomatis mengembalikan Koreksi sesuai dengan Nilai Sisa Bisa
Koreksi disertai notifikasi peringatan bahwa Koreksi seperti gambar berikut:
Gambar 29.6 Notifikasi Nilai Koreksi Melebihi Nilai Sisa Bisa Koreksi
Halaman: 208 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
17. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Koreksi yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
18. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Koreksi dan data SPJ Koreksi
yang baru akan muncul di tabel daftar SPJ Koreksi disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
19. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA oleh
Bendahara SKPD untuk dilakukan persetujuan oleh PA.
Halaman: 209 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Koreksi adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Koreksi pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Koreksi seperti gambar berikut:
Halaman: 210 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Koreksi,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Koreksi seperti gambar berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Koreksi disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Koreksi adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Panjar dan sub menu SPJ Koreksi pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 212 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Koreksi seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Koreksi,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ Koreksi seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Koreksi disertai
tampilan notifikasi bahwa data SPJ Koreksi berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPJ Jasa Giro adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Jasa Giro pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Jasa Giro seperti gambar berikut:
Halaman: 215 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna mengisi jenis jasa giro pada form pengisian Jenis Jasa GIro dengan memilih
salah satu bulan pada select drop seperti gambar berikut:
5. Pengguna mengisi nomor arsip pada form pengisian Nomor Arsip (Filling).
7. Pengguna mengisi nilai jasa giro terima pada form pengisian Nilai Jasa Giro Terima.
8. Pengguna mengisi nomor bukti dokumen pada form pengisian Nomor Bukti Dokumen.
9. Pengguna mengisi tanggal bukti dokumen pada form pengisian Tanggal Bukti
10. Pengguna mengisi uraian bukti dokumen pada form pengisian Uraian Bukti Dokumen.
11. Setelah selesai mengisi data, pengguna dapat memilih tombol untuk
menyimpan data SPJ Jasa Giro yang sebelumnya akan tampil modal konfirmasi
penyimpanan data seperti gambar berikut:
12. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Jasa Giro dan data SPJ Jasa Giro
yang baru akan muncul di tabel daftar SPJ Jasa Giro disertai tampilan notifikasi
berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 217 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
13. Setelah berhasil tersimpan, dapat dilanjutkan ke menu Pengajuan SPJ ke PA oleh
untuk dilakukan persetujuan oleh PA dan mendapatkan Token untuk dilakukan
Transfer SPJ oleh.
Langkah - langkah untuk menyunting data SPJ Jasa Giro adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Jasa Giro pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 218 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Jasa Giro seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menyunting data SPJ Jasa
Giro, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPJ Jasa Giro seperti gambar
berikut:
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPJ Jasa Giro disertai tampilan
notifikasi berhasilnya penyimpanan data seperti gambar berikut:
Halaman: 220 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPJ Jasa Giro adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Jasa Giro pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 221 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Jasa Giro seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPJ Jasa Giro,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPJ Jasa Giro seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menutup modal Konfirmasi Hapus dengan terhapusnya data SPJ Jasa Giro disertai
tampilan notifikasi bahwa data SPJ Jasa Giro berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 222 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
1. Pengguna memilih menu Tutup BKU pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPJ Tutup Buku yang jika terdapat SPJ yang belum di
transfer akan muncul tampilan modal Daftar SPD yang belum di Transfer seperti gambar
berikut:
Halaman: 224 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
4. Pengguna dapat memilih bulan pada form pengisian Bulan dengan memilih salah satu
Bulan pada select drop seperti gambar berikut:
5. Jika bulan yang dipilih sudah memiliki tanggal seperti Januari: 02-03-2021 dan
Februari: 17-03-2021, artinya pada Bulan Januari dan Februari sudah dilakukan tutup
BKU pada tanggal yang tertera. Jadi, Pengguna hanya dapat melihat Jurnal memilih
tombol .
8. Jika bulan yang dipilih memiliki status seperti Januari: DRAFT DIPROSES, artinya
ada Bulan Maret, sudah dijadikan Draft dan dapat dilakukan tutup BKU. Pengguna
10. Pengguna mengisi NRK bendahara pada form pengisian NRK Bendahara.
11. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan modal konfirmasi
tutup BKU seperti gambar berikut:
12. Jika pengguna memilih tombol sistem akan menutup BKU sesuai dengan bulan
yang dipilih.
Halaman: 228 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk melakukan Batal Tutup BKU adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu Batal Tutup BKU pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, maka sistem akan menampilkan
halaman Daftar Batal Tutup BKU seperti gambar berikut:
Halaman: 229 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPJ dengan memilih tombol ikon detail pada kolom aksi.
Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan tampilan modal Detail
SPJ seperti gambar berikut:
11. Pengguna dapat melakukan persetujuan dengan memilih tombol ikon terima pada kolom
aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal detail
draft / tutup BKU seperti gambar berikut:
Halaman: 230 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
12. Pengguna mengisi nomor berita acara pembatalan pada form pengisian No. BA
Pembatalan.
13. Pengguna mengisi alasan pembatalan pada form pengisian Alasan Pembatalan.
15. Pada saat memilih tombol , sistem akan menampilkan halaman Daftar Batal
Tutup BKU dengan SPJ yang sudah diterima berubah status menjadi Diterima PA
disertai dengan notifikasi berhasilnya proses menyetujui pengajuan seperti gambar
berikut:
Halaman: 231 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
Langkah - langkah untuk melihat dan print SPJ Report adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih menu SPJ Report pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi salah satu SKPD, sistem akan
menampilkan halaman sistem akan menampilkan halaman SPJ Report seperti gambar
berikut:
Halaman: 233 dari 238
PETUNJUK PENGGUNAAN
Maret 2021
3. Pengguna mengisi form pengisian Pilih Jenis Laporan dengan memilih salah satu
pilihan pada select drop seperti gambar berikut:
6. Pengguna memilih FORM 22 (BKU Kas Umum), sistem akan menampilkan filter
tambahan seperti gambar berikut:
Gambar 33.6 Filter Tambahan untuk Jenis Laporan BKU Kas Umum
Gambar 33.8 Filter Tambahan untuk Jenis Laporan Buku Pembantu Pajak
10. Pengguna memilih Laporan Realisasi Belanja SKPD, sistem akan menampilkan filter
tambahan seperti gambar berikut:
Gambar 33.10 Filter Tambahan untuk Jenis Laporan Realisasi Belanja SKPD
12. Pengguna memilih FORM 51 (Berita Acara Pemeriksaan Kas), sistem akan
menampilkan filter tambahan seperti gambar berikut:
Gambar 33.12 Filter Tambahan untuk Jenis Laporan Berita Acara Pemeriksaan Kas
Gambar 33.13 Hasil Filter Jenis Laporan Berita Acara Pemeriksaan Kas