Panduan Penggunaan SPM DKI Jakarta
Panduan Penggunaan SPM DKI Jakarta
Version 2.0
Tahun 2021
Halaman: 2 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI............................................................................................................................. 2
DAFTAR GAMBAR................................................................................................................ 5
DAFTAR TABEL................................................................................................................... 10
1. Pendahuluan........................................................................................................................ 11
1.3. Referensi.......................................................................................................................16
3. Mengaktifkan Browser........................................................................................................ 20
4. Login Aplikasi.....................................................................................................................21
5. Halaman Home.................................................................................................................... 24
5.1. Aplikasi........................................................................................................................ 24
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
1. Pendahuluan
Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta diatur
dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2013 meliputi kekuasaan pengelolaan
keuangan daerah, asas umum dan struktur APBD, penyusunan anggaran APBD, penetapan
APBD, pengelolaan kas, penatausahaan keuangan daerah akuntansi keuangan daerah,
pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan
daerah, kerugian daerah dan pengelolaan keuangan BLUD sertas keterbukaan informasi.
Pembuatan dokumen petunjuk penggunaan SPM digunakan untuk pengguna aplikasi SPM
dapat menjalankan dengan benar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang
berlaku.
2. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selanjutnya disebut Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta adalah Gubernur beserta perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta sebagai unsur
penyelenggara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
4. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta.
5. Badan Pengelola Keuangan Daerah yang selnajutnya disingkat BPKD adalah Perangkat
Daerah pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku Pengguna Anggaran / Pengguna
Barang yang juga melaksanakan Pengelolaan Keuangan Daerah.
Halaman: 12 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
6. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah yang selnajutnya disingkat PPKD adalah Kepala
BPKD yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan APBD dan bertindak sebagai
bendahara umum daerah.
7. Bendahara Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BUD adalah PPKD yang bertindak
dalam kapasitas sebagai bendahara umum daerah.
8. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SPKD adalah Satuan Kerja
Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pengguna
anggaran / barang.
9. Unit Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat UKPD adalah bagian atau
subordinat SKPD yang melaksanakan satu atau beberapa program/
10. Rekening Kas Umum Daerah adalah rekening tempat penyimpananan uang Daerah yang
ditentukan oleh Gubernur untuk menampung seluruh penerimaan Daerah yang
digunakan untuk membayar seluruh pengeluaran Daerah pada bank yang ditetapkan.
11. Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan pengguna anggaran untuk
melaksanakan tugas pokok dan fungsi SKPD yang dipimpinnnya.
12. Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang diberi kuasa untuk melaksanakan
sebagian kewenangan pengguna anggaran dalam melaksanakan sebagian tugas dan
fungsi SKPD.
13. Pejabat Penatausahaan Kuangan SKPD yang selanjutnya disebut PPK-SKPD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada SKPD.
14. Pejabat Penatausahaan Keuangan UKPD yang selanjutnya disebut PPK-UKPD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada UKPD.
15. Pejabat Penatausahaan Keuangan PPKD yang selanjutnya disebut PPK - PPKD adalah
pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan pada PPKD.
16. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yang selanjutnya disingkat PPTK adalah pejabat
pada unit kerja SKPD yang melaksanakan satu atau beberapa kegiatan dari suatu
program sesuai dengan bidang tugasnya.
Halaman: 13 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
17. Bendahara Pengeluaran adalah setiap orang yang ditunjuk menerima, penyimpan,
membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dalam rangka pelaksanaa APBD pada SKPD.
18. Bendahara Pengeluaran PPKD adalah setiap orang yang ditunjuk menerima, menyimpan,
membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah dalam rangka pelaksanaan APBD
pada PPKD/
19. Bendahara Penerimaan adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menrima, menyimpan,
menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan daerah
dalam rangka pelaksanaan APBD pada SKPD.
20. Bendahara Penerimaan PPKD adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menerima,
menyimpan, menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk
keperluan belanja daerah dalam rangka pelaksanaan APBD pada PPKD.
21. Bendahara Pengeluaran Pembantu adalah setiap orang yang ditunjuk untuk menerima,
mebayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan
belanja daerah dalam rangka pelaksanaan APBD pada UKPD dalam SKPD.
22. Bendahara Penerimaan Pembantu adalah setiap orang yang ditunjuk menyimpan,
menyetorkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan daerah
dalam rangka pelaksanaan APBD pada UKPD dalam SKPD.
23. Kas Umum Daerah adalah tempat penyimpanan uang Daerah yang ditentukan oleh
Gubernut untuk menampung seluruh penerimaan Daerah yang digunakan untuk
membayar seluruh pengeluaran Daerah.
24. Rekening Kas Umum Daerah adalah Rekening tempat pemnyimpanan uang daerah yang
ditentukan oleh Gubernur untuk menampung seluruh penerimaan daerah dan digunakan
untuk membayar seluruh pengeluaran daerah pada bank yang ditetapkan.
25. Rencana Kerja dan Anggaran SKPD yang selanjutnya disebut RKA-SKPD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan SKPD serta
anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya.
Halaman: 14 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
26. Dokumen Pelaksanaan Anggaran SKPD yang selanjutnya disingkat DPA-SKPD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja setiap SKPD yang digunakan sebagai
dasar pelaksanaan oleh penggua anggaran.
27. Rencana Kerja dan Anggaran UKPD yang selanjutnya disebut RKA-UKPD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan UKPD serta
anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya.
28. Dokumen Pelaksanaan Anggaran UKPD yang selanjutnya disingkat DPA-UKPD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja setiap UKPD yang digunakan sebagai
dasar pelaksanaan pleh pengguna anggaran.
29. Rencana Kerja dan Anggaran PPKD yang selanjutnya disebut RKA-PPKD adalah
dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi anggaran program dan kegiatan
serta pembiayaan PPKD yang diperlukan untuk melaksanakannya.
30. Dokumen Pelaksanaan Anggaran PPKD yang selnajutnya disingkat DPA-PPKD adalah
dokumen yang membuat pendapatan dan belanja serta pembiayaan pada PPKD yang
digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh PPKD.
31. Surat Permintaan Pembayaran yang selanjutnya disingkat SPP adalah dokumen yang
diterbitkan oleh pejabar yang bertanggungjawab atas pelaksana kegiatan / bendahara
pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk mengajukan permintaan
pembayaran.
32. Surat Penyediaan Dana yang selanjutnya disingkat SPD adalah dokumen yang
menyatakan tersedianya dana untuk melaksanakan kegiatan sebagai dasar penerbitan
SPP.
33. SPP Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-UP adalah dokumen yang
diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahata pengeluaran pembantu untuk
permintaa nuang muka kerja yang bersigat pengisian kembali (revolving) yang tidak
dapat dilakukan dengan pembayaran langsung.
34. SPP Ganti Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-GU adalah dokumen yang
diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk
permintaan pengganti uang persediaan yang tidak dapat dilakukan dengan pembayaran
langsung.
Halaman: 15 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
35. SPP Tambahan Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPP-TU adalah dokumen
yang diajukan oleh bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk
permintaan tambahan uang persediaan guna melaksanakan kegiatan
SKPD/UKPD/PPKD yang bersifat mendesak dan tidak dapat digunakan untuk
pembayaran langsung dan uang persediaan.
36. SPP Langsung yang selanjutnya disingkat SPP-LS adalah dokumen yang diajukan oleh
bendahara pengeluaran / bendahara pengeluaran pembantu untuk permintaan
pembayaran langsung kepada pihak ketiga atas dasar perjanjian kontrak kerja atau surat
perintah kerja lainnya dan pembayaran gaji dengan jumlah, penerima, peruntukan, dan
waktu pembayaran tertentu yang dokumennya disiapkan oleh PPTK.
37. Surat Perintah Membayar yang selanjutnya disingkat SPM adalah dokumen yang
digunakan / diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD.
38. Surat Perintah Membayar Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPM-UP adalah
dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban-beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD yang
dipergunakan sebagai uang persediaan untuk mendanai kegiatan.
39. Surat Perintah Membayar Ganti Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat SPM-GU
adalah dokumen yang diterbutkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran /
PPKD untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD yang
dananya dipergunakan untuk mengganti uang persediaan yang telah dibelanjakan.
40. Surat Perintah Membayar Tambahan Uang Persediaan yang selanjutnya disingkat
SPM-TU adalah dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna
anggaran / PPKD untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran
DPA-SKPD/UKPD/PPKD, karena kebutuhan dananya melebihi dari jumlah batas pagu
uang persediaan yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan.
41. Surat Perintah Membayar Langsung yang selanjutnya disingkat SPM-LS adalah
dokumen yang diterbitkan oleh pengguna anggaran / kuasa pengguna anggaran / PPKD
untuk penerbitan SP2D atas beban pengeluaran DPA-SKPD/UKPD/PPKD kepada pihak
ketiga.
Halaman: 16 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
42. Surat Perintah Pencairan Dana yang selanjutnya disingkat SP2D adalah dokumen yang
digunakan sebagai dasar pencairsan dana yang diterbitkan oleh Kuasa BUD berdasarkan
SPM.
1.3. Referensi
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2019 tentang
Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan
Daerah
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2020 tentang
Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021
Dokumen Petunjuk Penggunaan Aplikasi SIPD DKI pada modul SPD dibagi menjadi lima
bagian utama dengan enam bagian lainnya berisikan penjelasan mengenai menu – menu pada
modul SPM. Bagian utama dokumen berisikan pendahuluan, alur aplikasi SPM, penjelasan
mengaktifkan browser, penjelasan login aplikasi. Untuk bagian penjelasan menu – menu
berisikan cara penggunaan menu SPM UP, SPM GU, SPM TU, SPM LS Belanja Gaji, SPM
LS Non Gaji & Tanpa Kontrak, SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak), SPM LS
Pembiayaan, SPM Pencetakkan dan Report Register.
Tombol Keterangan
Cari
Rincian / Detail
Tambah Data
Halaman: 17 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Sunting Data
Hapus Data
Simpan SPD
Batal / Kembali
Cetak SPD
Validasi SPD
Halaman: 18 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2.2. SPM LS
3. Mengaktifkan Browser
Untuk melakukan setup hubungan internet, terlebih dahulu mengaktifkan aplikasi Browser.
Internet Browser yang akan digunakan sebagai contoh dalam buku petunjuk penggunaan
sistem ini adalah Microsoft Edge. Pengguna dapat menggunakan Browser Google Chrome,
Firefox, Internet Explorer, dll.
Langkah - langkah untuk mengaktifkan Browser ada beberapa cara, antara lain sebagai
berikut:
1. Memilih tombol “Start” yang terletak dipojok kiri bawah layar monitor.
2. Memilih Web Browser yang akan digunakan, dalam hal ini adalah Microsoft Edge
3. Kemudian akan muncul aplikasi Microsoft Edge seperti pada gambar berikut:
4. Login Aplikasi
Halaman Login atau masuk adalah halaman yang digunakan pengguna melakukan proses
untuk dapat masuk ke jaringan komputer dengan memasukkan identitas akun untuk
mendapatkan hak akses.
Berikut adalah langkah - langkah untuk masuk atau login ke aplikasi Sistem Informasi
Pemerintahan Daerah atau SIPD DKI pada halaman Login:
2. Pengguna mengisi tahun anggaran pada form pengisian Tahun Anggaran dengan
memilih salah satu pilihan tahun anggaran pada select drop seperti gambar berikut:
5. Pengguna mengisi captcha pada form pengisian Captcha sesuai dengan gambar captcha
yang muncul disampingnya.
6. Setelah pengisian form login selesai, maka pengguna dapat memilih tombol
7. Sistem untuk pertama kali masuk ke aplikasi SIPD DKI akan menampilkan halaman
home seperti gambar berikut:
Halaman: 23 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
5. Halaman Home
Halaman Home merupakan halaman yang berisi informasi mengenai Sistem Informasi
Pengelolaan Keuangan Daerah. Pada halaman home ini terdapat beberapa menu yang akan
dijelaskan pada sub bab berikut.
5.1. Aplikasi
Menu Aplikasi ini berisi informasi mengenai aplikasi atau modul yang tersedia pada SIPD
DKI. Pada petunjuk penggunaan ini yang akan dibahas lebih lanjut adalah SPM yang terdiri
dari menu SPM UP, SPM GU, SPM TU, SPM LS Belanja Gaji, SPM LS Belanja Barjas
Tanpa Kontrak, SPM LS Belanja Barjas Dengan Kontrak, SPM LS Pembiayaan, SPM
Pencetakan dan Register Report.
6. Menu SPM UP
1. Pengguna memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM UP seperti gambar berikut:
Halaman: 26 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol pada halaman daftar SPM UP, sistem akan
menampilkan halaman tambah data SPM UP seperti pada gambar berikut:
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM UP dan data SPM UP tersebut
akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notifikasi bahwa
penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 28 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 29 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM UP seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada halaman daftar SPM UP, sistem akan
menampilkan halaman Tambah Data SPM UP seperti pada gambar berikut:
Halaman: 30 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
8. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM UP disertai tampilan notifikasi
bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 31 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 32 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM UP pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM UP seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM UP,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPM UP seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM UP disertai tampilan notifikasi bahwa data
SPM UP berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 33 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
7. Menu SPM GU
1. Pengguna memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM GU seperti gambar berikut:
Halaman: 35 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP yang
sudah ada, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data SPM GU seperti gambar
berikut:
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM GU dan data SPM GU tersebut
akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notofikasi bahwa
penyimpanan data berhasi lseperti gambar berikut:
Halaman: 37 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 38 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM GU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah ada,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM GU seperti gambar berikut:
Halaman: 39 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM GU disertai tampilan notifikasi
bahwa penyimpanan data berhasi lseperti gambar berikut:
Halaman: 40 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 41 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM GU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM GU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM GU,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPM GU seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM GU tampilan notifikasi bahwa data SPM GU
berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 42 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
8. Menu SPM TU
1. Pengguna memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM TU seperti gambar berikut:
Halaman: 44 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP yang
sudah ada, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data SPM TU seperti gambar
berikut:
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM TU dan data SPM TU tersebut
akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notifikasi bahwa
penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 46 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 47 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM TU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah ada,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM TU seperti gambar berikut:
Halaman: 48 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM TU dan data SPM TU tersebut
akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notifikasi bahwa
penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 49 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
1. Pengguna memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 50 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM TU pada menu bar samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar
SPM TU seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM TU,
sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPM TU seperti
gambar berikut:
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM TU disertai tampilan notifikasi bahwa data
SPM TU berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Halaman: 51 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPM LS Belanja Gaji adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji sepergi gambar berikut:
Halaman: 53 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data
SPP yang sudah ada, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data SPM LS Belanja
Gaji seperti gambar berikut:
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
5. Jika data SPM memiliki Potongan SPM, maka pengguna memilih atau mencentang box
checklist Potongan.
7. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji dan data SPM
LS Belanja Gaji tersebut akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai
tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 55 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data SPM LS Belanja Gaji adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 56 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji sepergi gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah
ada, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM LS Belanja Gaji seperti
gambar berikut:
Halaman: 57 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji dan data SPM
LS Belanja Gaji tersebut akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai
tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 58 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menambah data Potongan SPM adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 59 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji sepergi gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah
memiliki Nomor SPM, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data Potongan SPM
seperti gambar berikut:
Halaman: 60 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Data SPM LS Belanja Gaji yang dapat ditambahkan data Potongan SPM nya adalah
data SPM yang di centang pilihan Potongan nya pada halaman Sunting Data SPM LS
Belanja Gaji sebelumnya. Jika tidak memilih centang Potongan, maka tombol ikon
4. Pengguna dapat memilih potongan dengan mencentang kotak checklist pada Daftar
Rincian Potongan SPM.
5. Setelah selesai mengisi data Potongan SPM, pengguna dapat memilih tombol
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji disertai
tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data SPM LS Belanja Gaji adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 62 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Gaji pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Belanja Gaji seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM LS
Belanja Gaji, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPM
LS Belanja Gaji seperti gambar berikut:
Gambar 9.19 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM LS Belanja Gaji
Data SPM LS Belanja Gaji dapat dihapus jika data tersebut sudah memiliki Nomor
SPM atau dengan kata lain SPM LS Belanja Gaji nya sudah dibuat. Jika data SPM
tersebut belum memiliki Nomor SPM, maka tombol ikon tidak akan ada pada
kolom Aksi data SPM LS Belanja Gaji tersebut.
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM LS Belanja Gaji dan disertai tampilan
notifikasi bahwa data SPM LS Belanja Gaji berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Gambar 9.20 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM LS Belanja Gaji
Halaman: 64 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak sepergi gambar
berikut:
Halaman: 65 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Gambar 10.2 Halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
3. Untuk menambahkan data SPM LS Belanja Barjas Tanpa Kontrak pilih tombol
Gambar 10.3 Halaman Tambah Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
Halaman: 66 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
5. Jika data SPM memiliki Potongan, maka pengguna memilih atau mencentang box
checklist Potongan.
7. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
dan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notifikasi bahwa
penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 67 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Gambar 10.6 Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak Berhasil Tersimpan
Langkah - langkah untuk menyunting data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 68 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak sepergi gambar
berikut:
Gambar 10.8 Halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
Halaman: 69 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Untuk menambahkan data SPM LS Belanja Barjas Tanpa Kontrak pilih tombol ,
maka sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM seperti gambar berikut ini:
Gambar 10.9 Halaman Sunting Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
4. Jika data SPM memiliki Potongan, maka pengguna memilih atau mencentang box
checklist Potongan.
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
disertai tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 70 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Gambar 10.11 Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak Berhasil Tersimpan
Langkah - langkah untuk menambahkan data Potongan SPM adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 71 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak sepergi gambar
berikut:
Gambar 10.13 Halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah
memiliki Nomor SPM, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data Potongan SPM
seperti gambar berikut:
Halaman: 72 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak yang dapat ditambahkan data Potongan SPM
nya adalah data SPM yang di centang pilihan Potongan nya pada halaman Sunting Data
SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak sebelumnya. Jika tidak memilih centang Potongan,
maka tombol ikon tidak akan ada pada kolom Aksi data SPM tersebut.
4. Pengguna dapat memilih potongan dengan mencentang kotak checklist pada Daftar
Rincian Potongan SPM.
5. Setelah selesai mengisi data Potongan SPM, pengguna dapat memilih tombol
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
disertai tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping,
sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 74 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak seperti gambar
berikut:
Halaman: 75 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM LS Non
Gaji & Tanpa Kontrak, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus
Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak seperti gambar berikut:
Gambar 10.18 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak dan data SPM
LS Non Gaji & Tanpa Kontrak disertai tampilan notifikasi bahwa data SPM LS Non
Gaji & Tanpa Kontrak berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Gambar 10.19 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM LS Non Gaji & Tanpa Kontrak
Halaman: 76 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak)
adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) sepergi
gambar berikut:
Halaman: 77 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data
SPP yang sudah ada, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data SPM LS Belanja
Barjas (dengan Kontrak) seperti gambar berikut:
Gambar 11.3 Halaman Tambah Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak)
Halaman: 78 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
5. Pengguna dapat mengubah atau menambahkan uraian SPM pada form pengisian Uraian
SPM.
6. Jika data SPM memiliki Potongan SPM, maka pengguna memilih atau mencentang box
checklist Potongan.
8. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan
Kontrak) dan data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) tersebut akan bertambah
data pada kolom Nomor SPM disertai tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data
berhasil seperti gambar berikut:
Halaman: 79 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Gambar 11.6 Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) Berhasil Tersimpan
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak)
adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 80 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) sepergi
gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah
ada, sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM LS Belanja Barjas (dengan
Kontrak) seperti gambar berikut:
Gambar 11.9 Halaman Sunting Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak)
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan
Kontrak) disertai tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar
berikut:
Halaman: 82 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Gambar 11.11 Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) Berhasil Tersimpan
Langkah - langkah untuk menambah data Potongan SPM adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 83 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) sepergi
gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol ikon pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah
memiliki Nomor SPM, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data Potongan SPM
seperti gambar berikut:
Halaman: 84 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) yang dapat ditambahkan data Potongan
SPM nya adalah data SPM yang di centang pilihan Potongan nya pada halaman
Sunting Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) sebelumnya. Jika tidak memilih
centang Potongan, maka tombol ikon tidak akan ada pada kolom Aksi data SPM
tersebut.
4. Pengguna dapat memilih potongan dengan mencentang kotak checklist pada Daftar
Rincian Potongan SPM.
5. Setelah selesai mengisi data Potongan SPM, pengguna dapat memilih tombol
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan
Kontrak) disertai tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasil seperti gambar
berikut:
Langkah - langkah untuk menghapus data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) adalah
sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar
samping, sistem akan menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 86 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) pada menu bar samping, sistem
akan menampilkan halaman Daftar SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) seperti
gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM LS
Belanja Barjas (dengan Kontrak), sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi
Hapus Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) seperti gambar berikut:
Gambar 11.19 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak)
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) dan data
SPM LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) disertai tampilan notifikasi bahwa data SPM
LS Belanja Barjas (dengan Kontrak) berhasil terhapus seperti gambar berikut:
Gambar 11.20 Tampilan Modal Konfirmasi Hapus Data SPM Belanja Barjas (dengan Kontrak)
Halaman: 88 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menambahkan data SPM LS Pembiayaan adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Pembiayaan seperti gambar berikut:
Halaman: 89 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP
yang sudah ada, sistem akan menampilkan halaman Tambah Data SPM LS Pembiayaan
seperti gambar berikut:
4. Pengguna memilih nomor SPP pada field Nomor SPP yang sebelumnya sudah di buat di
Menu SPP dan data SPM akan terisi secara otomatis setelah memilih Nomor SPP,
berikut ini adalah tampilan dari pilihan Nomor SPP:
6. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Pembiayaan dan data SPM
LS Pembiayaan tersebut akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai
tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasi lseperti gambar berikut:
Halaman: 91 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menyunting data SPM LS Pembiayaan adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 92 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Pembiayaan seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi salah satu data SPP yang sudah ada,
sistem akan menampilkan halaman Sunting Data SPM LS Pembiayaan seperti gambar
berikut:
Halaman: 93 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
5. Jika pengguna memilih tombol dan proses penyimpanan data berhasil, maka
sistem akan menampilkan kembali halaman Daftar SPM LS Pembiayaan dan data SPM
LS Pembiayaan tersebut akan bertambah data pada kolom Nomor SPM disertai
tampilan notifikasi bahwa penyimpanan data berhasi lseperti gambar berikut:
Halaman: 94 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Langkah - langkah untuk menghapus data SPM LS Pembiayaan adalah sebagai berikut:
1. Pengguna memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
Halaman: 95 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
2. Memilih SPM LS Pembiayaan pada menu bar samping, sistem akan menampilkan
halaman Daftar SPM LS Pembiayaan seperti gambar berikut:
3. Pengguna memilih tombol pada kolom Aksi untuk menghapus data SPM LS
Pembiayaan, sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi Hapus Data SPM LS
Pembiayaan seperti gambar berikut:
Data SPM LS Pembiayaan dapat dihapus jika data tersebut sudah memiliki Nomor
SPM atau dengan kata lain SPM LS Pembiayaan nya sudah dibuat. Jika data SPM
tersebut belum memiliki Nomor SPM, maka tombol ikon tidak akan ada pada
kolom Aksi data SPM LS Pembiayaan tersebut.
Halaman: 96 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
4. Jika pengguna memilih tombol dan proses hapus data berhasil, maka sistem
akan menampilkan kembali halaman SPM LS Pembiayaan disertai tampilan notifikasi
bahwa data SPM LS Pembiayaan berhasil terhapus seperti gambar berikut:
1. Pengguna memilih SPM Pencetakan pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih menu SPM Pencetakan pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan Daftar SPM Pencetakan seperti gambar berikut:
Halaman: 98 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pengguna dapat melihat detail SPM dengan jenis dan beban yang ada dengan memilih
tombol ikon rincian pada kolom aksi. Pada saat memilih tombol dengan jenis
Belanja, maka sistem akan menampilkan tampilan modal Detail SPM seperti gambar
berikut:
4. Setelah mengecek data SPM yang sudah diajukan sebelumnya, pengguna dapat
melakukan proses cetak SPM dengan memilih tombol ikon cetak pada kolom Aksi. Pada
saat memilih tombol , sistem akan menampilkan tampilan modal konfirmasi cetak
seperti gambar berikut:
5. Pada saat memilih tombol Proses, sistem akan menampilkan halaman Daftar SPM Cetak
dengan SPM yang dicetak berubah status menjadi CETAK dan kolom Tanggal Cetak
Halaman: 99 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
terisi sesuai dengan tanggal diprosesnya cetak disertasi dengan notifikasi berhasilnya
proses cetak seperti gambar berikut:
6. Pengguna dapat mengunduh hasil cetak SPM ke dalam format PDF dengan memilih
tombol ikon unduh di kolom aksi. Pada saat memilih tombol , sistem akan
mengunduh secara otomatis data PDF untuk SPM yang dipilih seperti gambar berikut:
Halaman: 100 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
7. Pengguna dapat membatalkan proses cetak dengan memilih tombol ikon di kolom
aksi, sistem akan menampilkan konfirmasi batal cetak SPM seperti pada gambar berikut:
8. Pengguna mengisi nomor berita acara pada form pengisian Nomor Berita Acara.
10. Setelah selesai mengisi data, pengguna memilih tombol , sistem akan
menampilkan modal konfirmasi batal SPM seperti gambar berikut:
11. Pada saat memilih tombol , maka sistem akan menampilkan Daftar SPM Cetak
dengan SPM yang dibatalkan akan kembali statusnya menjadi SPM Pengajuan disertasi
dengan notifikasi berhasilnya batal cetak seperti gambar berikut:
Langkah - langkah untuk melihat dan print Report Register SPM adalah sebagai berikut ini:
1. Pengguna memilih menu Report Register pada menu bar samping, sistem akan
menampilkan halaman Daftar SKPD seperti gambar berikut:
2. Pengguna memilih tombol pada kolom aksi, sistem akan menampilkan halaman
Report Register seperti gambar berikut:
Halaman: 103 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
3. Pilih bulan untuk menampilkan data register SPM. Kemudian pilih tombol
untuk mencari data register sesuai dengan bulan yang sudah diisikan, sistem akan
menampilkan daftar register seperti gambar berikut ini:
4. Pengguna dapat menyimpan atau print langsung file Report Register, untuk menyimpan
file pilih tombol ikon , sistem akan menampilkan modal dimana pengguna memilih
tempat untuk menyimpan file tersebut, berikut ini adalah tampilannya:
5. Untuk print langsung file Report Register, pilih tombol ikon maka sistem akan
menampilkan seperti gambar berikut ini:
Halaman: 105 dari 105
PETUNJUK PENGGUNAAN
Januari 2021
Kemudian pilih Add a printer yang dimiliki pengguna, lalu pilih tombol print.