0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan18 halaman

Modul LAB untuk Pembelajaran Vokasi Inggris

Modul Learning Aid Box (LAB) dirancang untuk membantu siswa SMK dalam penguasaan bahasa Inggris berbasis vokasi, khususnya di bidang konstruksi bangunan. Dengan menggunakan LAB, siswa dapat memahami terminologi teknis dan prosedur kerja secara praktis, serta meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dalam konteks kerja. Modul ini juga memberikan panduan bagi pendidik untuk mengintegrasikan metode LAB dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan18 halaman

Modul LAB untuk Pembelajaran Vokasi Inggris

Modul Learning Aid Box (LAB) dirancang untuk membantu siswa SMK dalam penguasaan bahasa Inggris berbasis vokasi, khususnya di bidang konstruksi bangunan. Dengan menggunakan LAB, siswa dapat memahami terminologi teknis dan prosedur kerja secara praktis, serta meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dalam konteks kerja. Modul ini juga memberikan panduan bagi pendidik untuk mengintegrasikan metode LAB dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEARNING AID BOX i

KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, modul ini
yang berjudul Learning Aid Box (LAB) dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Vokasi dapat
disusun dan diselesaikan dengan baik. Modul ini dirancang untuk membantu siswa Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dalam memahami dan mengembangkan keterampilan bahasa
Inggris mereka melalui metode Learning Aid Box (LAB), yang menghubungkan pembelajaran
bahasa dengan konteks vokasi yang sesuai dengan program keahlian mereka.

Dengan adanya modul ini, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami terminologi teknis
dalam bahasa Inggris, meningkatkan keterampilan komunikasi dalam lingkungan kerja, serta
menguasai konsep dan prosedur yang berkaitan dengan bidang keahlian mereka secara lebih
praktis dan aplikatif. Selain itu, modul ini juga memberikan pedoman bagi pendidik dalam
mengintegrasikan metode LAB ke dalam proses pembelajaran bahasa Inggris berbasis vokasi.

Kami menyadari bahwa modul ini masih memiliki keterbatasan dan dapat terus dikembangkan.
Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari berbagai pihak untuk
penyempurnaan lebih lanjut.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan modul ini. Semoga modul ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi
pengembangan pembelajaran bahasa Inggris vokasi di SMK.

Selamat belajar dan semoga sukses!

Hormat kami,

Tim Penyusun

LEARNING AID BOX ii


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................................................. ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................................................... iii
PENDAHULUAN .................................................................................................................................. 1
A. IDENTITAS MODUL ................................................................................................................... 1
B. KOMPETENSI DASAR ................................................................................................................ 1
C. DESKRIPSI SINGKAT MATERI .................................................................................................. 1
D. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ....................................................................................... 2
KEGIATAN PEMBELAJARAN ............................................................................................................ 3
A. TUJUAN PEMBELAJARAN ........................................................................................................ 3
B. URAIAN MATERI ........................................................................................................................ 3
C. RANGKUMAN ........................................................................................................................... 11
D. PENUGASAN MANDIRI ........................................................................................................... 12
E. LATIHAN SOAL ......................................................................................................................... 12
F. PENILAIAN MANDIRI ............................................................................................................... 13

LEARNING AID BOX iii


PENDAHULUAN
A. IDENTITAS MODUL
Tingkatan : SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)
Alokasi Waktu : 4jp / 2 Kali Pertemuan
Judul Modul : Learning Aid Box (LAB)
B. KOMPETENSI DASAR
KD 3.1 : Menganalisis konsep, fungsi, dan manfaat penggunaan Learning Aid Box
(LAB) dalam pembelajaran bahasa Inggris berbasis vokasi di program keahlian
konstruksi bangunan.
KD 3.2 : Mengidentifikasi nama alat, fungsi, dan prosedur penggunaan peralatan
konstruksi bangunan menggunakan bahasa Inggris yang sesuai dengan konteks
vokasi.
KD 4.1 : Menyajikan percakapan dalam bahasa Inggris yang menjelaskan nama alat,
fungsi, dan prosedur penggunaan peralatan konstruksi secara praktis
menggunakan Learning Aid Box (LAB).
C. DESKRIPSI SINGKAT MATERI
Modul ini membahas Materi ini membahas tentang pengajaran bahasa Inggris di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK), yang selama ini umumnya masih menggunakan metode
konvensional berbasis tata bahasa dan struktur. Learning Aid Box (LAB) digunakan sebagai
alat bantu pengajaran bahasa Inggris berbasis vokasi di SMK, khususnya untuk program
keahlian konstruksi bangunan. Setiap alat dan bahan di dalam LAB dirancang untuk melatih
percakapan bahasa Inggris sesuai dengan konteks kejuruan. Misalnya, siswa diajarkan
menyebutkan nama alat seperti cetok, siku, dan waterpass, serta memahami fungsinya dalam
bahasa Inggris. Selain itu, siswa juga mempelajari bahan bangunan seperti bata merah,
termasuk ukuran, kelebihan, dan jenisnya. Materi ini mencakup prosedur pemasangan batu
bata mulai dari persiapan bahan, pembuatan adukan, hingga teknik pemasangan yang benar,
seperti penggunaan benang pengukur, kontrol ketegakan dengan unting-unting, dan
pemasangan ring balok. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami terminologi
teknis dalam bahasa Inggris tetapi juga menguasai keterampilan kerja sesuai dengan standar
industri, menjadikan proses belajar lebih interaktif dan aplikatif.
Konsep Learning Aid Box sendiri adalah alat bantu portabel yang dirancang untuk
membantu siswa memahami materi vokasi secara praktis melalui ilustrasi, simulasi, dan
demonstrasi dalam bahasa Inggris. LAB berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara guru
bahasa Inggris, yang mungkin tidak menguasai sepenuhnya konten vokasi, dengan siswa
yang sedang mendalami keahlian tersebut. Dengan ini, guru dapat menyesuaikan materi
dengan kurikulum vokasi dan merancang latihan percakapan yang relevan, seperti prosedur
pemasangan batu bata di program keahlian Bangunan atau perawatan ban di program
Otomotif.

LEARNING AID BOX 1


Tujuan utama penggunaan LAB adalah membawa suasana bengkel ke dalam kelas bahasa
Inggris, menghubungkan teori bahasa dengan praktik nyata, serta menciptakan media yang
efektif untuk latihan komunikasi berbasis konten vokasi tertentu. Fungsinya meliputi media
komunikasi, peragaan, presentasi, simulasi, dan ilustrasi konsep atau ide yang mendukung
pengembangan keterampilan berbicara siswa. Selain itu, LAB membantu siswa mengingat
konsep dengan lebih baik, menciptakan lingkungan belajar yang menarik, dan
meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan bahasa Inggris dalam konteks kejuruan.
Dirancang ringan dan mudah dibawa, LAB merepresentasikan kondisi dunia kerja yang
sesungguhnya sesuai program keahlian siswa, sehingga menjadi solusi praktis bagi guru
dalam mengintegrasikan bahasa Inggris ke dalam pembelajaran vokasi di SMK.
D. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Untuk mendalami materi dalam modul ini, hal berikut harus diikuti dengan seksama:
1. Baca dan pahami materi yang disampaikan dalam modul ini.
2. Setelah memahami isi materi dalam bacaan, berlatihlah untuk berfikir tinggi melalui
tugas-tugas yang terdapat pada modul ini baik bekerja sendiri maupun bersama teman
lainnya.
3. Kerjakan dengan cara langsung mengisikan pada bagian yang telah disediakan.
4. Kalian dapat belajar bertahap dan berlanjut melalui kegiatan ayo berlatih, apabila
kalian yakin sudah paham dan mampu menyelesaikan permasalahan permasalahan
dalam latihan, kalian boleh sendiri atau mengajak teman lain yang sudah siap untuk
mengikuti tes formatif agar kalian dapat lanjut belajar ke kegiatan pembelajaran
berikutnya.
5. Di bagian akhir terdapat Evaluasi untuk mengukur keberhasilan juga pemahaman
kalian tentang KD ini.

LEARNING AID BOX 2


KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah selesai pelatihan, peserta pelatihan diharapkan dapat:
1. Memahami konsep box learning aid sebagai media pembelajaran bahasa Inggris
vokasi.
2. Menjelaskan fungsi dan manfaat box learning aid sebagai media pembelajaran bahasa
Inggris vokasi.
3. Menenjelaskan kriteria box learning aid sebagai media pembelajaran bahasa Inggris
vokasi
4. Menjelaskan karakteristik box learning aid sebagai media pembelajaran bahasa
Inggris vokasi
5. Merencanakan box learning aid untuk media pembelajaran bahasa Inggris pada
program keahlian konstruksi dan properti.
B. URAIAN MATERI
1. Konsep Learning Aid Box (LAB)
Teaching Aids secara umum adalah alat bantu yang digunakan guru untuk
mempermudah proses belajar-mengajar. Alat ini bisa berupa gambar, video, audio,
permainan, dan bentuk lainnya yang membuat pembelajaran lebih efektif. Salah satu
pengembangan teaching aids adalah Learning Aid Box (LAB), yang juga dikenal
sebagai Teaching Aid Box (TAB). Alat ini dirancang khusus untuk mendukung
pengajaran bahasa Inggris. Bentuknya berupa kotak yang ringan, ringkas, mudah
dibawa ke kelas, dan berfungsi sebagai alat komunikasi serta presentasi. Karena itu, alat
ini disebut juga Box Learning Aid (BLA).
Box Learning Aid (BLA) adalah media pembelajaran bahasa Inggris berbasis vokasi.
Alat ini dirancang dalam bentuk kotak portabel yang membawa nuansa praktik
langsung sesuai dengan program keahlian tertentu. Tujuannya adalah membantu siswa
memahami, mengingat, dan menerapkan kosakata bahasa Inggris secara lebih cepat dan
berkelanjutan.
LAB dirancang untuk membantu siswa memahami konsep, fakta, atau ide yang
berkaitan dengan keahlian tertentu. Dengan alat ini, siswa bisa melatih keterampilan
membaca, berbicara, dan mempresentasikan ide dalam bahasa Inggris sesuai dengan
bidang yang mereka pelajari. Mereka juga dapat melakukan demonstrasi atau simulasi
keterampilan dengan menggunakan bahasa Inggris.
Dalam pembelajaran vokasi berbasis bilingual, baik guru maupun siswa perlu
memahami isi materi sesuai kompetensi keahlian. Namun, tidak semua guru bahasa
Inggris memahami seluruh topik teknis dari program keahlian di SMK. Di sinilah LAB
menjadi jembatan komunikasi antara guru dan siswa dalam membahas topik-topik
khusus.
Guru bahasa Inggris tidak harus menguasai semua bidang keahlian, tetapi bisa fokus
pada satu topik tertentu yang disesuaikan dengan kurikulum. Topik tersebut lalu

LEARNING AID BOX 3


disimulasikan menggunakan Box Learning Aid, sehingga pembelajaran bahasa Inggris
dapat dikaitkan dengan konteks vokasi secara efektif.
Meskipun begitu, guru tetap perlu mempelajari istilah teknis dari topik yang dipilih agar
bisa mendalami materi dengan lebih baik. Proses pembuatan LAB juga sebaiknya
melibatkan guru untuk memahami tantangan teknis yang mungkin muncul selama
pembelajaran.
Setiap program keahlian minimal harus memiliki satu Learning Aid Box. Misalnya,
program keahlian Bangunan memerlukan satu LAB, begitu juga dengan program
Pemesinan dan Elektronika. Semakin banyak LAB yang tersedia, semakin efektif
pembelajaran. Jika seorang guru mengajar di empat program keahlian, maka setidaknya
ia perlu memiliki empat LAB sesuai bidang tersebut.
2. Tujuan Learning Aid Box (LAB)
1) Membawa atmosfer bengkel berupa alat, produk atau suatu proses teknik ke dalam
media learning aid box untuk diajarkan di dalam kelas bahasa Inggris.
2) Mengaktualisasikan pemahaman konsep bahasa Inggris kedalam benda
sesungguhnya, proses kerja, simulasi atau sesuatu yang dapat dirasakan dan
diperagakan.
3) Menciptakan hubungan antara kebutuhan bahasa Inggris dengan kegunaan bahasa
Inggris dalam vokasi.
3. Karakteristik Bilingual
1) Fungsi Learning Aid Box (LAB)
• Media komunikasi bahasa Inggris bermuatan vokasi
• Media peragaan konten subjek menggunakan bahasa Inggris
• Media presentasi vokasi bagi siswa menggunakan komunikasi bahasa
Inggris.
• Media simulasi kecakapan vokasi dalam bahasa Inggris.
• Media ilustrasi fakta atau ide pada vokasi untuk melancarkan keterampilan
bercakap bahasa Inggris.
• Media peredam kebosanan dari variasi atau banyaknya media pengajaran
yang digunakan guru bahasa Inggris.
2) Manfaat Learning Aid Box (LAB)
• Untuk mempertahankan lebih banyak konsep secara permanen.
• Siswa dapat belajar lebih baik ketika siswa termotivasi dengan baik melalui
alat bantu pengajaran yang berbeda.
• Menimbulkan citra yang tepat ketika siswa melihat, mendengar, merasakan
dan mencium dengan benar.
• Menciptakan lingkungan yang dinamis dan menarik bagi siswa.
• Meningkatkan kemampuan terapan vokasi Guru bahasa Inggris.
4. Karakteristik Learning Aid Box (LAB)
Learning aid box memiliki beragam bentuk, tergantung pada materi yang akan
dimasukkan ke dalamnya. Secara umum, desainnya bisa disesuaikan dengan kreativitas
guru, asalkan tetap memenuhi kriteria desain yang berlaku. Salah satu contoh bentuk
learning aid box yang sering digunakan dalam pengajaran vokasi adalah training aid.

LEARNING AID BOX 4


Ini merupakan alat bantu berbentuk box yang dirancang untuk mensimulasikan sistem
atau menunjukkan cara kerja suatu alat. Fungsinya adalah melatih peserta (trainee)
sebelum mereka menggunakan sistem atau alat yang sebenarnya.
Contoh: Basic Digital Training Aid
Gambar 1. menunjukkan Basic Digital Training Aid yang
digunakan untuk mempelajari sistem elektronik digital
dasar. Alat ini membantu menjelaskan:
• Fungsi sistem digital dan cara kerja sirkuitnya
• Desain sistem digital, termasuk pembuatan keputusan,
konversi kode, pemilihan data, interfacing, penyimpanan,
serta kontrol waktu operasi
Gambar 1. Basic Digital Training
Aid
Contoh lain: Training Aid Sistem AM
Selain itu, terdapat Training Aid AM System (Gambar 2.), yang
digunakan untuk mempelajari cara kerja pemancar dan
penerima gelombang radio dengan modulasi AM.

Gambar 2. Training Aid Sistem AM


Fleksibilitas Desain Learning Aid Box
Learning aid box memiliki beberapa keunggulan, seperti bentuknya yang ringan,
ringkas, mudah dibawa ke dalam kelas, serta efektif sebagai alat komunikasi dan
presentasi. Dengan alat ini, guru bahasa Inggris dapat mengajarkan materi kejuruan
menggunakan bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan. Tentunya, guru perlu
memahami materi kejuruan tersebut terlebih dahulu, misalnya dengan berdiskusi
dengan guru produktif atau mengikuti program Vocational English Training di
BBPPMPV BOE Malang.

Variasi Bentuk Training Aid


Meskipun istilah learning aid box mengacu pada
bentuk box, desainnya tidak selalu harus berbentuk
kotak. Guru dapat membuat alat bantu mengajar
dalam berbagai bentuk dan ukuran sesuai
kreativitas masing-masing. Contohnya, training aid
yang dimodifikasi dari alat nyata (Gambar 3.).
Meskipun tidak berbentuk box, alat ini tetap
memiliki fungsi serupa, yaitu membantu guru,
Gambar 3. Training Aid termasuk guru bahasa Inggris, dalam mengajarkan
materi kejuruan menggunakan bahasa Inggris yang sesuai dengan konteks pelajaran.
5. Kriteria Design Learning Aid Box (LAB)
Agar Box Learning Aid (BLA) efektif sebagai alat bantu percakapan bahasa Inggris,
desainnya harus memenuhi beberapa kriteria berikut:
1) Bermakna dan Sesuai Tujuan

LEARNING AID BOX 5


Desain BLA harus selaras dengan kebutuhan kurikulum bahasa Inggris dan
vokasi. Sinkronisasi ini penting untuk memastikan materi yang disajikan sesuai
dengan topik yang dibutuhkan. Setiap BLA perlu memiliki tema yang
[Link] dalam Instruksional Materi Teks
Materi teks (tertulis) untuk pembelajaran dirancang dengan pendekatan bilingual,
menggunakan bahasa Inggris yang dijelaskan dalam bahasa ibu, atau sebaliknya,
dengan melibatkan pandangan ahli.
2) Menciptakan Suasana Bengkel
Isi dalam BLA harus menggambarkan suasana bengkel, mulai dari penggunaan
alat kerja, produk, prosedur, hingga sistem kerja. Semua ini disesuaikan dengan
program keahlian masing-masing.
3) Materi Mencerminkan Kondisi Sebenarnya
Model yang ada di dalam BLA harus menyerupai kondisi nyata, meskipun
ukurannya lebih kecil atau besar. Contohnya, untuk prosedur pemasangan batu
bata, model yang digunakan harus menyerupai batu bata asli, baik dari segi warna
maupun bentuk.
4) Mobile LAB harus praktis dan mudah dibawa, terutama untuk metode moving
class di mana guru mendatangi kelas. Oleh karena
itu, desainnya harus ringan, berukuran relatif kecil,
dan dilengkapi dengan gagang (handle) agar mudah
dibawa.
• Berat: Total berat (termasuk isi) idealnya
antara 3–5 kg. Gunakan bahan yang ringan
Gambar 4. Mobile LAB
agar mudah dibawa.
• Dimensi: Tebal: 15–25 cm, Lebar: 50–80 cm, Panjang: 50–80 cm
5) Mewakili Kompetensi Vokasi
• Keahlian Bangunan: Prosedur pemasangan batu bata
• Otomotif: Prosedur perawatan ban
6) Ukuran yang cukup untuk diperagakan
Ukuran alat atau barang dalam BLA harus cukup besar agar mudah terlihat oleh
semua siswa saat dipraktikkan.
7) Sebagai alat peraga dan simulasi
Fungsi utama BLA adalah untuk mendemonstrasikan keterampilan vokasi
menggunakan bahasa Inggris. Penting untuk memilih topik yang sesuai dengan
kurikulum bahasa Inggris dan vokasi. Saat menggunakan BLA, siswa tidak lagi
belajar keterampilan vokasi dari awal, melainkan melatih percakapan bahasa
Inggris sesuai program keahlian mereka.
6. Langkah-langkah merancang learning BOX
1) Siapkan kurikulum bahasa Inggris dan kurikulum masing-masing program
keahlian
2) Tentukan topik atau pokok bahasan sesuai tuntutan kurikulum bahasa Inggris
3) Diskusikan topik tersebut dengan guru program keahlian tentang topik pilihan
bahasa Inggris yang cocok dengan kurikulum vokasi

LEARNING AID BOX 6


4) Diskusikan dan rencanakan learning aid box dengan guru vokasi tentang isi
learning aid box sesuai dengan kriteria desain learning aid box. Hasil dari kegiatan
ini adalah gambar learning aid box lengkap dengan penataan isi didalam learning
aid box.
5) Buatlah learning aid box dengan bantuan guru vokasi atau menggunakan jasa
produksi.
6) Lengkapilah learning aid box ini dengan petunjuk penggunaan learning aid box.
7. Isi Box Learning Aid
Isi dalam learning aid box disesuaikan dengan kebutuhan praktik atau simulasi, baik
berupa peralatan, bahan, produk, maupun prosedur sesuai program keahlian.
Contohnya, untuk program keahlian konstruksi dan properti, learning aid ini
digunakan untuk:
1) Penggunaan alat-alat pasangan batu bata
2) Teknik memasang batu bata
Karena beberapa bahan dan peralatan memasang batu bata berukuran besar, tidak
semuanya bisa dimasukkan ke dalam learning aid box. Oleh karena itu, hanya bahan
dan alat yang ukurannya lebih kecil dan mewakili kebutuhan praktik yang dimasukkan.
Semua bahan dan peralatan tetap disampaikan sesuai dengan tuntutan kompetensi,
tetapi yang dimasukkan ke dalam box dipilih berdasarkan ukuran yang sesuai.
1) Bahan untuk pemasangan Batu bata merah
• Pasir

(Gambar 5. Pasir)
• Semen

(Gambar 6. Semen)
• Air Bersih

(Gambar 7. Air bersih)


• Batu Bata Merah

LEARNING AID BOX 7


(Gambar 8. Bata merah)
• Benang

(Gambar 9. Benang)
2) Peralatan untuk pemasangan batu
• Cetok

(Gambar 10. Cetok)


• Siku

(Gambar 11. Siku)


• Jidar

(Gambar 12. Jidar)


• Waterpass

(Gambar 13. Waterpass)


• Meteran

(Gambar 14. Meteran)


• Palu

LEARNING AID BOX 8


(Gambar 15. Palu)
• Unting-unting

(Gambar 16. Unting-unting)


• Kuas/Sikat

(Gambar 17. Kuas/sikat)


• Skop

(Gambar 18. Skop)


3) Isi Learning Aid Box
Dari seluruh bahan dan peralatan yang tersedia, hanya
beberapa yang dipilih untuk dimasukkan ke dalam learning aid
box berdasarkan ukuran dan kebutuhan praktik (Gambar 19 Isi
box learning aid)
Gambar 19. Learning Aid
Box
8. Cara Menggunakan Box Learning Aid
1) Nama alat dan Fungsinya
Ambil salah satu alat dari Box Learning Aid (BLA), lalu jelaskan kepada siswa
nama dan fungsinya dalam bahasa Inggris.
• Nama Alat: Cetok
Cetok adalah alat berbentuk sendok adukan, terbuat dari logam
dengan pegangan kayu. Umumnya digunakan untuk pekerjaan
seperti memasang batu bata, mengecor beton, plesteran, hingga
acian. Gambar 20. Cetok
• Nama Alat: Siku
Siku digunakan untuk membuat atau mengontrol sudut 90
derajat pada pasangan bata.

LEARNING AID BOX 9


• Nama Alat: Waterpass
Gambar 21. Siku
Waterpass adalah alat untuk mengukur kesejajaran
permukaan secara vertikal maupun
horizontal. Terdapat gelembung cairan di
dalam tabung kaca yang menunjukkan
Gambar 22. Waterpass
tingkat kedataran atau ketegakan permukaan.
Ukuran Waterpass 0,5 m, 1 m, 2 m, hingga 3 m (tergantung kebutuhan). Alat
ini membantu memastikan akurasi dalam pekerjaan seperti memasang ubin,
dinding bata, kusen pintu, bingkai, hingga talang air.
Cara Menggunakan Waterpass: 1) Tempelkan alat ke
permukaan yang akan diukur. 2) Perhatikan posisi
gelembung di bagian tengah untuk mengukur
kedataran, dan di ujung untuk ketegakan. 3) Gambar 23. Waterpass
Pastikan permukaan bersih untuk hasil yang akurat.
2) Nama bahan dan fungsinya
• Bata merah memiliki keunggulan tahan lama,
kuat, murah, membuat ruangan lebih sejuk dan
tidak mudah retak
• Ukuran batu bata merah memiliki panjang 21 cm,
lebar 10 cm, tebal 5,5 cm.
• Jenis bata merah ada 2 yaitu: bata biasa dan bata
Gambar 24. Batu bata
ekspos
3) Prosedur pemasangan batu bata
• Persiapan Bahan dan Alat
Siapkan bahan seperti pasir, semen, air bersih, dan batu bata. Rendam bata
hingga jenuh air. Alat yang dibutuhkan meliputi cetok, roskam, meteran, siku,
sekop, palu, waterpass, dan ember.
• Membuat Adukan
➢ Ayak pasir hingga halus.
➢ Campurkan semen dan pasir dengan perbandingan 1:5 (untuk dinding)
atau 1:3 (untuk rollag) dengan air secukupnya.
• Cara Memasang
➢ Pasang mistar pengukur dengan posisi tegak lurus menggunakan unting-
unting.
➢ Pasang benang penarik horizontal dan ukur dengan waterpass.
➢ Bersihkan permukaan bata sebelum dipasang.
➢ Pasang lapisan pertama bata dengan adukan di dasar.

LEARNING AID BOX 10


Gambar 25. Pasang batu bata
➢ Lanjutkan lapisan berikutnya sambil memeriksa ketegakan dengan
unting-unting.

Gambar 26. Pasang batu bata


➢ Bersihkan sisa adukan sebelum mengeras.
➢ Setelah mencapai 1 meter, biarkan bata mengering, lalu buat kolom
praktis untuk memperkuat struktur.

Gambar 27. Pasangan bata setelah 1meter


➢ Tambahkan ring balok di bagian atas sebagai penguat tambahan.

C. RANGKUMAN

1. Learning Aid Box (LAB) adalah alat bantu pembelajaran berbentuk kotak portabel yang
dirancang untuk membantu siswa memahami dan mempraktikkan bahasa Inggris dalam
konteks vokasi. LAB memungkinkan simulasi dan demonstrasi keterampilan, serta
menjembatani pemahaman guru bahasa Inggris terhadap topik teknis di SMK.
2. Tujuan LAB adalah membawa suasana praktik bengkel ke dalam kelas,
menghubungkan pemahaman bahasa Inggris dengan praktik vokasi secara nyata, serta
mengembangkan keterampilan bahasa Inggris siswa melalui alat, proses, dan simulasi.
3. LAB berfungsi sebagai media komunikasi, presentasi, peragaan, dan simulasi dalam
bahasa Inggris. Alat ini membantu siswa memahami konsep secara lebih permanen,
meningkatkan motivasi belajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih
dinamis dan menarik.
4. Desain LAB harus ringan, ringkas, mudah dibawa, dan sesuai dengan kebutuhan
vokasi. Isinya mencerminkan kondisi nyata dalam bentuk model, alat, atau simulasi
yang sesuai dengan bidang keahlian siswa. LAB juga harus praktis, mudah digunakan,
dan efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris berbasis vokasi.
5. Perancangan LAB dimulai dengan menyesuaikan isi dengan kurikulum bahasa Inggris
dan vokasi, menentukan topik yang relevan, serta berkolaborasi dengan guru kejuruan.

LEARNING AID BOX 11


Setelah desainnya dibuat, LAB dikembangkan dan dilengkapi dengan panduan
penggunaan agar lebih efektif dalam pembelajaran.
6. Isi LAB mencakup bahan, alat, dan prosedur praktik sesuai program keahlian, misalnya
teknik pemasangan batu bata. Contohnya, alat seperti cetok, siku, dan waterpass, serta
bahan seperti pasir, semen, dan batu bata merah, dipilih sesuai ukuran dan kebutuhan
praktik.
7. Cara penggunaan LAB dimulai dengan mengenalkan nama dan fungsi alat dalam
bahasa Inggris, lalu mempraktikkan prosedur kerja yang sesuai. Contohnya, dalam
pemasangan batu bata, siswa dapat menggunakan LAB untuk memahami langkah-
langkah mulai dari persiapan bahan hingga proses pemasangan dengan teknik yang
benar.

D. PENUGASAN MANDIRI

Rencanakanlah learning aid box sesuai kriteria desain dengan pertimbangan kebutuhan
kurikulum bahasa Inggris yang disesuaikan dengan muatan kurikulum vokasi?
Bekisting=cetakan=acuan: formwork
a heavy, rough building material made from a mixture of broken stone or gravel, sand,
cement, and water, that can be spread or poured into molds and that forms a mass
resembling stone on hardening.
Bahan bangunan yang berat dan kasar yang terbuat dari campuran pecahan batu atau
kerikil, pasir, semen, dan air, yang dapat dioleskan atau dituang ke dalam cetakan dan
membentuk suatu massa yang menyerupai batu pada proses pengerasan.
Ring balok: cor yang di atas pasangan
Sloof: cor yang berada dibawah pasangan bata

E. LATIHAN SOAL
1. Apa yang dimaksud dengan Learning Aid Box (LAB) dalam pembelajaran bahasa
Inggris vokasi?
A. Kotak yang berisi alat tulis untuk membantu pembelajaran bahasa Inggris.
B. Media pembelajaran berbentuk kotak portabel yang mendukung pengajaran bahasa
Inggris berbasis vokasi.
C. Kumpulan buku pelajaran bahasa Inggris yang digunakan dalam pembelajaran
vokasi.
D. Sebuah aplikasi digital yang berisi materi pembelajaran bahasa Inggris untuk
vokasi.

LEARNING AID BOX 12


2. Apa salah satu manfaat utama dari penggunaan Learning Aid Box (LAB) dalam
pembelajaran vokasi?
A. Mengurangi kebutuhan buku teks dalam pembelajaran.
B. Membantu siswa memahami, mengingat, dan menerapkan kosakata bahasa Inggris
secara lebih efektif.
C. Menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran bahasa Inggris.
D. Mengajarkan bahasa Inggris tanpa perlu dikaitkan dengan bidang vokasi.

3. Manakah di bawah ini yang merupakan kriteria desain Learning Aid Box (LAB)
yang efektif?
A. Harus berbentuk kotak dengan ukuran besar agar muat banyak alat.
B. Desainnya harus fleksibel, mudah dibawa, dan sesuai dengan kebutuhan
kurikulum.
C. Hanya boleh digunakan oleh guru bahasa Inggris yang memiliki sertifikasi
kejuruan.
D. Harus berbasis digital dan tidak boleh menggunakan alat fisik.

4. Bagaimana Box Learning Aid (BLA) membantu guru bahasa Inggris dalam
pembelajaran vokasi?
A. Dengan menggantikan peran guru produktif dalam menjelaskan materi vokasi.
B. Dengan menyajikan materi teknis dalam bahasa Inggris tanpa memerlukan
pemahaman tambahan dari guru.
C. Dengan menjembatani pemahaman bahasa Inggris dan konteks vokasi melalui alat
bantu visual dan praktik.
D. Dengan menggantikan buku teks bahasa Inggris dalam kurikulum vokasi.

5. Dalam perencanaan Learning Aid Box (LAB) untuk program keahlian konstruksi
dan properti, langkah pertama yang harus dilakukan adalah?
A. Membuat desain kotak tanpa mempertimbangkan isi.
B. Menentukan topik yang sesuai dengan kurikulum bahasa Inggris dan program
keahlian.
C. Memilih alat dan bahan secara acak untuk dimasukkan ke dalam kotak.
D. Menggunakan box yang sudah tersedia tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan
pembelajaran.
F. PENILAIAN MANDIRI
Berikut ini adalah tabel untuk mengukur pemahaman kalian terhadap materi Box
Learning Aid (BLA) dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi. Jawablah dengan jujur
sesuai dengan pemahaman kalian berdasarkan ketentuan berikut:
• Jawaban disesuaikan dengan keadaan yang dirasakan saat ini.
• Semua pertanyaan wajib dijawab.
• Berikan alasan singkat untuk setiap jawaban.

LEARNING AID BOX 13


No Pertanyaan Jawaban
1. Konsep Learning Aid Box (LAB) sebagai media
pembelajaran bahasa Inggris vokasi yang saya
pahami adalah:
2. Fungsi dan manfaat Learning Aid Box (LAB) dalam
pembelajaran bahasa Inggris vokasi yang saya
pelajari adalah:
3. Bagian dari materi Learning Aid Box (LAB) yang
menurut saya paling menantang atau sulit dipahami
adalah:
4. Kriteria dan karakteristik Learning Aid Box (LAB)
yang saya belum pahami sepenuhnya dan ingin
pelajari kembali adalah:
5. Bagaimana saya dapat merancang dan menerapkan
Learning Aid Box (LAB) dalam pembelajaran
bahasa Inggris vokasi di program keahlian saya?

LEARNING AID BOX 14


LEARNING AID BOX 15

Anda mungkin juga menyukai