0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan22 halaman

Teknik Approaching dalam Penjualan

Approaching adalah proses pendekatan kepada calon customer yang bertujuan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan. Terdapat teknik-teknik dalam approaching yang meliputi perkenalan, pemanasan, dan menjelaskan maksud kedatangan. Penting untuk menggunakan database customer secara efektif dan menghindari kesalahan umum dalam proses penjualan.

Diunggah oleh

202311273
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan22 halaman

Teknik Approaching dalam Penjualan

Approaching adalah proses pendekatan kepada calon customer yang bertujuan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan. Terdapat teknik-teknik dalam approaching yang meliputi perkenalan, pemanasan, dan menjelaskan maksud kedatangan. Penting untuk menggunakan database customer secara efektif dan menghindari kesalahan umum dalam proses penjualan.

Diunggah oleh

202311273
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

APPROACHING

Approaching
Pengertian
Approaching adalah proses pendekatan dengan
calon customer. Sebelum memulai ke topik bisnis dan
penjualan, lakukan perkenalan terhadap calon
customer.

Tujuan
Approaching dilakukan agar menumbuhkan kedekatan,
kepercayaan dan kenyamanan awal customer kepada
Anda. Approaching juga berfungsi untuk menambah
database customer.

©2024 | 60
APPROACHING TIPS

Approaching

Moment Kapan prospek harus dihubungi?

3M Media Melalui apa prospek harus dihubungi?

Mood Bagaimana mood prospek saat ini?

Hal yang paling penting sebelum melakukan Approaching adalah DATABASE customer!
Gunakan database calon customer se-efektif mungkin.

Dalam melakukan approaching, ada tiga hal utama yang harus diperhatikan:

©2024 | 61
Approaching technique

Approaching

1 2 3
STATING
INTRODUCTION WARM-UP
THE PURPOSE
(Perkenalan) (Pemanasan)
(Maksud & Tujuan)

©2024 | 6262
APPROACHING technique: introduction

Approaching

Bagaimana cara memperkenalkan diri Anda?

Telephone Visit/ Gathering Social Media

• Bersuara ramah & rileks. • Tersenyum tulus. • Buatlah akun social media yang

• Menanyakan apakah prospek sedang • Berpakaian secara profesional. menginformasikan mengenai apa yang

tergesa-gesa atau tidak. • Tunjukkan sikap tubuh yang terbuka. Anda lakukan.

• Menginformasikan dari siapa nomor • Lakukan kontak mata. • Buat akun seprofesional mungkin sesuai

prospek didapatkan. • Berjabat tangan & menyebutkan nama. image yang ingin Anda tampilkan.

• Jika prospek mulai merasa risih, ganti • Tukar-menukar kartu nama. • Buat akun yang bisa menjadi media

topik atau kontak kembali di lain waktu. informasi untuk menarik prospek.

©2024 | 63
APPROACHING technique: warm-up

Approaching

1 2 3
NON-FORMAL PERSONAL PERSAMAAN
Awali pembicaraan Tunjukkan bahwa Anda Temukan persamaan
dengan sesuatu yang non lebih tertarik untuk lebih dengan prospek: sesuatu
formal (jangan langsung mengenal prospek, tidak yang disenangi maupun
menjelaskan produk). sekedar jual produk. tidak disenangi.

4 TERBUKA DAN 5 6
PROFESIONAL RILEKS DAN JANGKA PANJANG
Bangun hubungan yang SANTAI
Ciptakan suasana yang Bangun fondasi untuk
terbuka & profesional rileks dan santai sehingga hubungan yang lebih jauh
dengan prospek. prospek nyaman. dan berjangka panjang.

Dalam tahapan ini, Salesperson berusaha untuk membangun hubungan personal dengan prospek sekaligus menilai kepribadian prospek.

©2024 | 64
APPROACHING technique: stating the purpose

Approaching

• Jelaskan maksud dan tujuan kedatangan Anda.

• Tunjukkan bahwa Anda datang membawa solusi untuk mereka.

• Jangan langsung menawarkan produk tertentu kepada prospek;


gali kebutuhannya terlebih dahulu.

Anda dapat melakukan tahapan ini jika sudah yakin bahwa prospek telah nyaman berinteraksi dengan Anda.

©2024 | 65
Selling Process

Prospecting Probing Handling Objection After-Sales Service

Approaching Presenting Closing

Dibawah ini adalah selling process yang tepat yang biasa dilakukan didalam bisnis:

©2024 | 66
Common mistakes of a salesperson

Probing

• Terlalu percaya diri dengan perspektif sendiri.


• Berpikir bahwa customer tidak mengerti.
Talk More
• Tidak bisa membuat customer bercerita.
Listen Less • Mementingkan kepentingan diri sendiri.
• Tidak peduli pendapat customer.
• Tidak tahu bagaimana cara mendengarkan
customer.

• Mengajukan pertanyaan yang salah sehingga


tidak bisa menggali kebutuhan customer.
Wrong Probing • Menggali yang sebenarnya bukan menjadi
aspek yang bisa anda berikan solusi.
• Atau memang Anda kurang bertanya!

Salesperson sering melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini dalam melakukan proses penjualan.

©2024 | 67
PROBING TECHNIQUE

Probing

Teknik Probing SPIN Selling

SPIN Selling merupakan rangkaian pertanyaan


terstruktur yang pada akhirnya dapat mengantarkan
tenaga penjual untuk menemukan sebuah clue tentang
apa yang dibutuhkan oleh seorang pelanggan /
sebuah perusahaan, serta hal apa saja yang menjadi
concern dari mereka.

©2024 | 68
Probing: (S)ituation

Probing
Apa bidang usaha yang
Pertanyaan situasi ini digunakan pada saat: Anda jalani?

• Awal perbincangan dengan pelanggan


Berapa jumlah karyawan
• Untuk membangun fondasi sebelum melangkah lebih jauh disini?

Tujuan:

• Menanyakan latar belakang permasalahan


• Mengumpulkan fakta-fakta tentang kondisi pelanggan saat ini Catatan :
• Kurangi pertanyaan-pertanyaan situasi yang tidak perlu dengan
mencari data-data mengenai pelanggan terlebih dahulu
Kenapa Pertanyaan ini Perlu:
• Kurang pertanyaan-pertanyaan basa-basi yang tidak perlu

Pertanyaan situasi membantu sebagai gambaran untuk menemukan


permasalahan calon pelanggan yang sebenarnya Berdasarkan riset ditemukan bahwa pertanyaan situasi :
• Digunakan secara berlebihan oleh staff yang tidak berpengalaman.

Kapan pertanyaan situasi ini digunakan, tujuan, dan mengapa teknik bertanya ini perlu.

©2024 | 69
Probing: (P)roblem

Probing
Tujuan:

Menanyakan :
• Permasalahan pelanggan
• Ketidak puasan atas kondisi saat ini
• Kemungkinan masalah yang belum disadari pelanggan Apakah Anda sering
kesulitan untuk menemukan
produk dan layanan yang
berkualitas?
Kenapa pertanyaan problem perlu ditanyakan:

Pertanyaan ini membantu Anda untuk menjual lebih baik karena:


• Seseorang mau membeli produk Anda hanya jika mereka merasa memiliki
Apakah Anda puas dengan
kebutuhan
….?
• Kebutuhan hampir selalu diawali dengan ketidakpuasan atas kondisi aktual
yang ada

Kapan pertanyaan problem ini digunakan, tujuan, dan mengapa teknik bertanya ini perlu.

©2024 | 70
Probing: (I)mplikasi

Probing
Tujuan:

Menanyakan :
• Implikasi dari problem yang dialami pelanggan saat ini
• Efek dari masalah yang belum disadari pelanggan Apakah dengan tidak
adanya dukungan IT, Anda
kesulitan untuk membuat
keputusan secara cepat?
Kenapa pertanyaan problem perlu ditanyakan:

Untuk memperjelas dan memperkuat permasalahan pelanggan dengan:


• Fokus pada konsekuensi dari masalah
• Memperluas efek dari masalah
• Mengaitkan dengan permasalahan lain

Kapan pertanyaan implikasi ini digunakan, tujuan, dan mengapa teknik bertanya ini perlu.

©2024 | 71
Probing: (N)eed-Pay Off

Probing

Definisi:

Menanyakan value atau kegunaan dari solusi yang ditawarkan

Bagaimana bila kami


Catatan:
dapat membantu Anda
untuk…..?
• Gunakan pertanyaan ini untuk meminta pelanggan menyatakan sendiri benefit
yang Anda tawarkan

• Cendrung bisa mengurangi kemungkinan penolakan secara khusus terkait


dengan kesuksesan penjualan yang membutuhkan relationship yang bagus Layanan perusahaan kami
dapat mengatasi masalah
Anda karena……?

Kapan pertanyaan Need-Pay Off ini digunakan, tujuan, dan mengapa teknik bertanya ini perlu.

©2024 | 72
Selling Process

Prospecting Probing Handling Objection After-Sales Service

Approaching Presenting Closing

Dibawah ini adalah selling process yang tepat yang biasa dilakukan didalam bisnis:

©2024 | 73
FEATURE, ADVANTAGE, BENEFIT

Presenting
Feature adalah fakta yang netral,
FEATURE data, informasi, atau karakteristik
dari produk/jasa Anda.

2
Advantage menunjukkan bagaimana
fitur dari produk/jasa dapat
ADVANTAGE digunakan dan membantu para
customer.

3
Benefit menunjukkan bagaimana
sebuah produk/jasa memenuhi
BENEFIT kebutuhan eksplisit yang diungkapkan
oleh customer.

©2024 | 74
Selling Process

Prospecting Probing Handling Objection After-Sales Service

Approaching Presenting Closing

Dibawah ini adalah selling process yang tepat yang biasa dilakukan didalam bisnis:

©2024 | 75
HANDLING OBJECTION

Reverse Method Handling


Objection
Gunakan kalimat untuk memberitahu bahwa Anda mengerti keberatannya,
lalu jelaskan hal positif

Admit Method

Gunakan kalimat yang menunjukkan setuju dengan keberatan tersebut, lalu


berikan alternatifnya

Feel-Felt-Found Method

Gunakan kalimat yang memberitahu bahwa Anda mengerti perasannya, bahwa prospek lain mengalami
perasaan yang sama, akan tetapi mereka dapat menemukan benefit yang ditawarkan

Metode untuk mengatasi penolakan

©2024 | 76
Selling Process

Prospecting Probing Handling Objection After-Sales Service

Approaching Presenting Closing

Dibawah ini adalah selling process yang tepat yang biasa dilakukan didalam bisnis:

©2024 | 77
Sales closing

Closing

Kendala yang dihadapi oleh seorang Salesperson adalah penentuan kapan sebaiknya
melakukan closing.

Jika salah menentukan waktu closing bukan tidak mungkin customer yang tadinya
menunjukan respon positif berubah 180 derajat menjadi negatif hanya karena
Salesperson yang terkesan memaksa.

©2024 | 78
Teknik closing yang efektif

Closing
1 TRIAL CLOSE

Teknik ini dipakai dengan cara coba-coba melakukan penutupan


pada saat kita melakukan presentasi penjualan, dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana niat prospek mau melakukan pembelian.
4 DIRECT-APPEAL CLOSE
Teknik ini cocok untuk prospek yang tegas dan cepat mengambil
2 SPECIAL-CONCESSION CLOSE keputusan. Teknik ini tentu tidak dipakai terlalu dini, gunakan
teknik ini jika sudah terlihat tanda-tanda bahwa prospek pasti
Digunakan untuk mendorong prospek agar segera melakukan akan melakukan pembelian. Namun dapatkan respek dari
pembelian dengan cara memberikan penawaran khusus. Namun prospek terlebih dahulu.
perlu diingat bahwa jika kita kurang hati-hati dalam memberikan
penawaran khusus hal ini bisa dipersepsi negatif oleh prospek.
5 WIN-WIN CLOSE

3 LIMITED-CHOICE CLOSE
Teknik ini digunakan dengan memberikan customer dua pilihan,
Akan sangat membantu jika pada setiap situasi penjualan kita yang mana keduanya akan menghasilkan jawaban “YA”
menyediakan beberapa pilihan kemudian prospek diminta untuk
memilih kemudian pilihan yang tidak dipilih disingkirkan untuk
menghilangkan keraguan.

©2024 | 79
Selling Process

Prospecting Probing Handling Objection After-Sales Service

Approaching Presenting Closing

Dibawah ini adalah selling process yang tepat yang biasa dilakukan didalam bisnis:

©2024 | 80
TRUST-BASED RELATIONSHIP

CREDIBILITY INTIMACY After-Sales


Service
Menunjukkan kemampuan dalam menyelesaikan
masalah personal maupun professional. Customer Anda merupakan seorang manusia yang
Contoh: memiliki kebutuhan, emosi dan perasaan.
Anda menunjukan bahwa anda adalah orang yang
memiliki keahlian yang memadai untuk membantu Contoh:
customer dalam memberikan solusi atas Anda dapat dengan mudah dihubungi oleh customer.
permasalahan mereka.

RELIABILITY SELF-ORIENTATION
Semakin besar orientasi pada diri sendiri atau
Kehandalan dinilai dari sejauh mana Anda bisa ego pribadi, semakin sulit bagi Anda untuk
memenuhi janji-janji kepada customer. mendapatkan trust.
Contoh: Perlu diingat!
Anda menepati janji pada saat pertemuan atau • Dahulukan Kebutuhan orang lain
memberikan Bunga dan biaya lainnya yang sesuai • Dengarkan orang lain
dengan yang disepakati.
• Memberi bukan Meminta

©2024 | 81

Anda mungkin juga menyukai