100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
332 tayangan6 halaman

POS SPMB SMA 2025/2026 Barabai

Keputusan Kepala SMA Negeri 5 Barabai menetapkan Prosedur Operasional Standar Sistem Penerimaan Murid Baru (POS SPMB) untuk tahun pelajaran 2025/2026, yang bertujuan untuk memastikan proses penerimaan dilakukan secara objektif, transparan, dan tidak diskriminatif. Penerimaan dilakukan melalui empat jalur, dengan ketentuan usia dan dokumen yang harus dipenuhi oleh calon murid baru. Selain itu, terdapat ketentuan khusus untuk anak berkebutuhan khusus dan pelaksanaan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Diunggah oleh

AlmiraRasikh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
332 tayangan6 halaman

POS SPMB SMA 2025/2026 Barabai

Keputusan Kepala SMA Negeri 5 Barabai menetapkan Prosedur Operasional Standar Sistem Penerimaan Murid Baru (POS SPMB) untuk tahun pelajaran 2025/2026, yang bertujuan untuk memastikan proses penerimaan dilakukan secara objektif, transparan, dan tidak diskriminatif. Penerimaan dilakukan melalui empat jalur, dengan ketentuan usia dan dokumen yang harus dipenuhi oleh calon murid baru. Selain itu, terdapat ketentuan khusus untuk anak berkebutuhan khusus dan pelaksanaan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Diunggah oleh

AlmiraRasikh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMA NEGERI 5 BARABAI
Jl. Divisi IV ALRI Haruyan Kabupaten Hulu Sungai TengahKalimantan Selatan Kode Pos 71363

KEPUTUSAN KEPALA SMA NEGERI 5 BARABAI


Nomor : 400.3.5/036/…
TENTANG
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR SISTEM PENERIMAAN MURID BARU
TAHUN PELAJARAN 2025/2026

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA SMA NEGERI 5 BARABAI

Menimbang : a. bahwa dalam rangka terselenggaranya pendidikan secara demokratis,


berkeadilan dan inklusif dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia,
nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa;
b. bahwa dalam rangka mendorong peningkatkan akses layanan publik
dalam memperoleh kesempatan belajar bagi peserta didik yang
diselenggarakan secara objektif, transparan, akuntabel dan tidak
diskriminatif;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a
dan b , maka perlu diterbitkan Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 5
Barabai tentang Prosedur Operasional Standar Sistem Penerimaan
Murid Baru Tahun Pelajaran 2025/2026.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor. 4 Tahun 2022 tentang Perbahan atas PP
Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan tentang
Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan;
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016
tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.;
5. Permendikbud Ristek No. 32 Tahun 2022 tentang Standar Teknis
Pelayanan Minimal Pendidikan
6. Permendikbud Ristek No. 47 Tahun 2023 tentang Standar Pengelolaan
pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan
Jenjang Pendidikan Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta
Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan
Tinggi
8. Permendikdasmen RI No. 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan
Murid Baru
9. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 071/H/M/2024 tentang Petunjuk
Teknis Tata Cara Pembentukan Rombongan Belajar Pada Pendidikan

2
Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan
Menengah
10. Surat Edaran Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar,
dan Pendidikan Menengah No. 2728/C/HK.04.01/2025 tentang SPMB
Tahun Ajaran 2025/2026.
11. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi
Kalimantan Selatan Nomor: .................................... tentang Juknis
Sistem Penerimaan Murid Baru pada Jenjang SMA/SMK Provinsi
Kalimantan Selatan Tahun Pelajaran 2025/2026.
Memperhatikan : Hasil Rapat Sekolah pada tanggal 25 April 2025

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Keputusan Kepala SMA Negeri 5 Barabai tentang Prosedur Operasional


Standar Sistem Penerimaan Murid Baru (POS SPMB) Tahun
Pelajaran 2025/2026

Pasal 1

(1) Prosedur Operasional Standar Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Menengah Atas yang
selanjutnya disebut POS SPMB SMA ini sebagai pedoman teknis bagi satuan pendidikan dalam
melaksanaan Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2025/2026.

(2) POS SPMB SMA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan SMA Negeri 5 Barabai ini.

Pasal 2

(1) Hal-hal lain yang belum diatur dan bersifat teknis dalam POS SPMB SMA Negeri 5 Barabai ini
akan ditetapkan kemudian, sesuai dengan kewenangan Satuan Pendidikan.

(2) Perubahan terhadap POS SPMB SMA Negeri 5 Barabai ini ditetapkan oleh Negeri 5 Barabai
dan disosialisasikan melalui surat pemberitahuan.

Pasal 3

Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 5 Barabai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai
dengan selesainya semua proses SPMB Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMA Negeri 5 Barabai

Ditetapkan di : Hulu Sungai Tengah


Pada tanggal : 25 April 2025.
Kepala Sekolah,

Riswiyani, [Link].M. Pd
NIP. 19680701 199512 2 004

3
Lampiran : Keputusan Kepala SMA Negeri 5 Barabai
Nomor : 400.3.5……..
Tentang : POS SPMB T.P. 2025/2026

I. KETENTUAN UMUM

1. Penerimaan murid baru pada satuan pendidikan merupakan kegiatan layanan publik dalam
memperoleh kesempatan belajar; oleh karena itu, harus diselenggarakan dengan azas: objektif,
transparan, akuntabel dan tidak diskriminatif;
2. Prosedur Operasional Standar Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Menengah Atas yang
selanjutnya disebut POS SPMB SMA adalah urutan langkah baku yang mengatur teknis
pelaksanaan penerimaan murid baru Tahun Pelajaran 2025/2026.

II. SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB)

SPMB Sekolah Menengah Atas dilakukan melalui 4 (empat) jalur:


1. Jalur Domisili;
2. Jalur Afirmasi;
3. Jalur Prestasi,dan
4. Jalur Mutasi.

Ketentuan penerimaan peserta didik baru kelas I (satu) Sekolah Menengah Atas (SMA ):
1. Persyaratan pendaftar / Calon Murid Baru :
a. Persyaratan umum bagi calon Murid pada kelas 1 (satu) SMA harus memenuhi ketentuan
berusia 14 (tujuh) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;
b. Calon Murid berusia paling rendah 13 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan dan
maksimal berusia 21(dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan dapat
mendaftar SPMB kelas 1 (satu) SMA ;
c. Sudah menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama, SMP atau MTs
2. Syarat Pendaftaran
a. Sudah menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama, SMP atau MTs,
b. Menyerahkan berkas :
1) Photo copy akta kelahiran dengan menunjukan aslinya atau surat keterangan lahir
dilegalisir kepala desa,
2) Photo copy Kartu Keluarga (KK) dengan menunjukkan aslinya atau Surat Keterangan
domisili dari desa,
3) Menyerahkan 3 (dua) lembar Pas Photo ukuran 3x4 dan 2 (dua) lembar Pas Photo ukuran
2x3
4) Photo copy KTP ayah dan ibu kandung
5) Mengisi Formulir Pendaftaran.

3. Jumlah murid setiap rombongan belajar/kelas maksimal 36 anak;


4. Sekolah dapat mengadakan seleksi calon murid baru jika pendaftar melebihi daya tampung

4
5. Seleksi calon murid baru kelas I (satu) SMA dilaksanakan berdasarkan usia dan domisili calon
siswa sesuai zonasinya;
6. Dalam hal jumlah pendaftar calon murid pendaftar melebihi daya tampung satuan pendidikan,
maka penerimaan didasarkan pada prioritas usia tertua kemudian jarak tempat tinggal dengan
sekolah. Usia dibuktikan dengan akte kelahiran/surat kenal lahir yang sah dan jarak tempat
tinggal didasarkan pada Kartu Keluarga yang diterbitkan paling lambat 1 ( satu ) tahun sebelum
pelaksanaan SPMB;
7. Penerimaan calon murid baru dilakukan dengan sistem zonasi sebagaimana diatur dalam
Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan;
8. Tata waktu pelaksanaan Penerimaan Murid Baru diatur dengan Jadwal sebagai berikut:
a. Sosialisasi : Minggu ke IV bulan April 2025
b. Pengumuman Pendaftaran : Minggu I bulan Mei 2025
c. Pendaftaran dan Verifikasi : 23 Juni s.d
d. Analisis : .........................................
e. Pengumuman : .3 Juli 2025
f. Daftar ulang : .........................................
9. Daya Tampung dan Peta Zonasi
Daya Tampung Zona

108 Kecamatan Haruyan

III. DAFTAR ULANG CALON PESERTA DIDIK BARU

Daftar ulang dilakukan oleh Wali Calon Peserta Didik Baru yang telah diterima untuk memastikan
status siswa yang bersangkutan sebagai peserta didik SMA Negeri 5 Barabai

IV. PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH

1. Kegiatan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan selama 3 hari;


2. Materi dalam kegiatan MPLS antara lain mencakup : pengenalan terhadap institusi (Sekolah)
dan cara belajar efektif di sekolah , pendidikan budaya dan karakter bangsa;
3. Kegiatan MPLS tidak dibenarkan bernuansa perploncoan atau mirip perploncoan, tetapi
diupayakan agar merupakan kegiatan kreatif, rekreatif, edukatif dan menyenangkan dengan
menerapkan pendekatan quantum teaching secara optimal;

V. KETENTUAN KHUSUS

1. Bagi Satuan Pendidikan yang akan menambah jumlah rombel, harus ijin Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantas Selatan;
2. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat mendaftar sebagai peserta didik program inklusi di
sekolah/reguler SMA , sekolah tersebut wajib menerima sepanjang memenuhi syarat-syarat
sebagaimana berlaku. Meskipun demikian, anak berkebutuhan khusus disarankan mendaftar di
sekolah yang telah ditetapkan sebagai sekolah penyelenggara program inklusi.

VI. PENUTUP

1. Hal-hal lain yang belum diatur atau yang memerlukan pengaturan lebih lanjut akan diatur
kemudian.

5
2. Apabila terdapat kesalahan/kekeliruan dalam prosedur ini, akan diperbaiki sebagaimana
mestinya.

Anda mungkin juga menyukai