LAPORAN STUDI EKSKURSI (KUNJUNGAN PABRIK)
“ PT Growth Sumatra Industry (Sumatera Utara, Indonesia) ”
NAMA : VERA WILDA SILABAN
NIM: 213303010208
SEMESTER: 4
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
2023
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN STUDI EKSKURSI (KUNJUNGAN PABRIK)
“ PT Growth Sumatra Industry (Sumatera Utara, Indonesia) ”
Laporan praktikum kunjungan pabrik “ PT Growth Sumatra
Industry (Sumatera Utara, Indonesia) ” Sebagai Tugas Praktikum
Perencanaan Tata Letak pabrik
Medan, SENIN 03 JULI,2023
Nama mahasiswa Dosen Pembimbing
VERA WILDA SILABAN Uni Pratama Pebrina BrTarigan,S.T.M,T
544KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
karunia dan rahmat-Nya, saya dapat menyusun dan menyelesaikan makalah
Kunjungan Pabrik [Link] Sumatra Industri dengan tepat Waktu adapun
maksud penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kunjungan ke
[Link] Sumatra Industri, terima kasih kami tidak terkirakan kepada
semua pihak yang telah mendukung dalam penyusunan laporan ini yang tidak
bisa kami sebutkan satu persatu harapan kami untuk laporan ini adalah
semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah wawasan dan
pengetahuan tentang [Link] Sumatra Industri, Kami menyadari bahwa
laporan ini masih jauh dari kata sempurna dengan keterbatasan yang kami
miliki, Kritik dan saran dari pembaca akan kami terima dengan tangan
terbuka demi perbaikan dan penyempurnaan laporan yang sudah saya susun.
DAFTAR ISI
LEMBAR SAMPUL………………………………………………. 1
KATA PENGANTAR……………………………………………… II
BAB I GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN…………………… III
1.1 SEJARAH PERUSAHAAN…………………….. IV
1.2 RUANG LINGKUP BIDANG USAHA………….V
1.3 LOKASI PERUSAHAAN ……………………….VI
1.4 WAKTU PENELITIAN…………………………. VII
1.5 DAERAH PEMASARAN………………………..VIII
BAB II SISTEM INPUT,PROSES DAN OUTPUT……………………… IX
2.1 INPUT YANG DIKAJI MELIPUTI……………………… X
2.2. MESIN DAN PERALATAN MESIN PRODUKSI………XI
2.3. URAIAN PROSES PRODUKSI………………………… XII
2.4 PROSES PENUANGAN8……………………………….. XIII
2.5 Proses Penggilingan (Rolling Mill)……………………….XIV
2.3. OUTPUT…………………………………………………………………...XV
2.3.1. Produk Utama………………………………………………………………………..XVI
2.3.2. Produk
Sampingan………………………………………………………………….XVII
5
BAB I GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
1.1 Sejarah Umum Perusahaan
Didirikan pada tahun 1989, PT. Pertumbuhan Asia merupakan bagian dari Growth Steel
Group yang dimiliki secara pribadi. Operasi manufaktur kami berbasis di kota Medan, pusat
perdagangan yang sibuk dan berkembang di Sumatera Utara, Indonesia. Sebagai pengecoran
baja terbesar di Indonesia, PT. Pertumbuhan Asia bangga menjadi perusahaan yang
berorientasi ekspor, yang memasok coran besi berkualitas ke Pasar Asia, Australia, Amerika,
Afrika dan Eropa. Memperluas pasar luar negeri telah menjadi bagian komitmen jangka
panjang perusahaan yang terus berlanjut. Melalui pembentukan penjualan dan kekuatan
teknis yang berpengalaman dan persediaan produk berkualitas rendah yang tepat waktu, telah
mendapatkan kontrak penting komponen penting untuk OEM dan industri pertambaLini
produk kami meningkat dalam volume untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. PT.
Pertumbuhan Asia mempertahankan jalur pasokan pertambangan, galian, karet, kelapa sawit,
semen, listrik dan baja di berbagai kelas, yaitu baja paduan, baja perkakas, baja mangan, besi
tuang, besi ulet, besi hi-Cr, baja karbon dan stainless baja. Selanjutnya melalui proses kontrol
ketat kami, PT. Pertumbuhan Asia telah mencapai Standar Internasional untuk kualitas.
Dengan kepatuhan ISO 9001: 2000, PT. Komitmen pertumbuhan Asia terhadap sistem
kualitas terbaik adalah yang terpenting.
Data-data tentang perusahaanadalah sebagai berikut:
[Link] perseroan: : PT. Growth Sumatra Industry, Ltd
[Link] persetujuan: : No.950/SEKR/[Link] 1970 tanggal 30 Juni 1970
[Link] usaha: : Industri pengolahan besi dan baja
[Link]-Izin bangunan : No.2/BG tgl. 22 Januari 1971
5Izin dampak lingkungan : No.271/OG/MDL/15377/7
[Link] atas tanah : No. 46, 48, dan 49 tgl 19 Maret 1974
1.2. Ruang Lingkup Bidang Usaha
PT. Growth Sumatera Industry merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang
pengolahan besi dan baja yang menghasilkan produk besi beton, besi siku, besi as, billet, besi
WF, wire rod dan lainnya sesuai pesanan. Pemasaran hasil produksi PT. Growth Sumatra
Industry diatur oleh kantor direksi PT. Growth Sumatra Industry.
Pemasaran hasil produksi dilakukan baik di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk melebarkan
daerah pemasaran PT. Growth Sumatra Industry juga menjalin kerja sama dengan perusahaan-
perusahaan lain.
PT. Growth Sumatera Industry, Ltd merupakan perusahaan manufaktur yangbergerak dibidang
pengolahan besi dan bajayang menghasilkan produk sebagai berikut:
[Link] beton, yang digolongkan dalam empat bagian.
-Baja beton polos
-Baja beton bunga
-Baja siku
-Baja strip
[Link] beton, yang digolongkan dalam lima bagian.
-Besi beton polos
-Besi beton bunga
-Besi siku
-Besi strip
-Wire rod
1.3. Lokasi Perusahaan
PT. Growth Sumatra Industry, Ltd berlokasi di Jalan KL. Yos Sudarso Km.10Medan-Belawan yang
dibangun pada area tanah seluas 123.705 m2. [Link] Sumatra Industry, Ltd mempunyai batas
batas lokasi sebagai berikut :
-Sebelah timur berbatasan dengan PT. Abdi Rakyat Bakti dan pemukiman penduduk
-Sebelah barat berbatasan dengan pemukiman penduduk
-Sebelah utara berbatasan dengan Sungai Deli
-Sebelah selatan berbatasan dengan jalan Raya K.L Yos Sudarso
1.4 Waktu Penelitian
Dilaksanakan pada tanggal 22 juni 2023, di jam 09.30-11.30 wib,
1.5 Daerah Pemasaran
PT. Growth Sumatra Industry Madan adalah perusahaan yang bergerak dibidang peleburan dan
penggilingan besi dan baja dengan menghasilkan produk seperti besi katon, besi siku , besi strip
dan wide road atau kawat baja. Yang di ekspor mulai pulau jawa, kalimantan, Sumatra utara, dll
Dan tergantung kepada konsumen pelanggan terseb
BAB II SISTEM INPUT, PROSES, DAN OUTPUT
2.1 INPUT YANG DIKAJI MELIPUTI
A. BAHAN
Berisi bahan baku, bahan penolong, dan bahan tambahan.
1. BAHAN BAKU
Bahan baku utama yang digunakan dalam proses pengolahan besi
dan baja adalah scrap (besi tua atau besi bekas) karbon rendah medium
yang terdiri atas 3 macam yaitu:
Import scrap adalah scrap yang didatangkan dari luar negeri (Singapura
dan Hongkong), misalnya scrap dari kapal-kapal tua. Home scrap adalah
scrap yang berasal dari pabrik-pabrik di lingkunganPT. Growth Sumatra
Industry. Local scrapadalahscrap yang berasal dari luar
lingkunganPT. Growth Sumatra Industry.
2. BAHAN PENOLONG
Bahan penolong adalah suatu bahan untuk memperlancar dalam proses
produksi, tetapi tidak tampak di bagian luar akhir produk. Bahan
penolong yang dimasukkan dalam tanur sewaktu prosespeleburan
berlangsungpada PT. Growth Sumatra Industrysebagai berikut:
- Carbon Raiser Fungsinya adalah mengatur kadar karbon
dalam cairan besi, meningkatkan kadar karbon pada proses
peleburan, dan menaikkan temperatur cairan di dalam tanur.
- Ferro silicon (FeSi) Fungsinya adalah membuang gas dalam cairan
sehingga tidak terjadi oksidasi, menyempurnakan aliran besi pada
waktu penuangan, dan membuat besi menjadi liat dan permukaannya
mengkilat.
- Ferromanganese (FeMn) Fungsinya adalah menambah kekuatan
dan kekerasan baja dan menaikkan kadar manganserta pereduksi
atau menghilangkan oksigen.
- Silicon manganese(SiMn)Fungsinya adalah sebagai deoxidizer yaitu
pereduksi atau menghilangkan oksigen dan unsur paduan dalam baja.
3. BAHAN TAMBAHAN
Bahan tambahan adalah bahan yang digunakan dalam proses
produksi dan meningkatkan mutu produk. Bahan tambahan yang dipakai
dalam proses pengolahan besi dan baja pada PT. Growth Sumatra
Industrysebagai berikut:
1. Air
Air digunakan sebagai pendingin pada Continuous Casting
Machine(CCM) dan Rolling Mill. Air diambil dari sumur bor yang
berada di lokasi pabrik. Air diolah dengan water treatment dan kemudian
dialirkan ke pabrik dengan menggunakan pompa air.
2. Minyak pelumas (Oli)
Minyak pelumas (oli) digunakan untuk meminyaki roda gigi yang
terdapat pada mesin-mesin. Pemberian minyak pelumas akan
memperlancar putaran roda. Minyak pelumas yang dipakai untuk roda
gigi adalah RORED HD-A (Sae 140), sedangkan untuk hidrolik
sirkulasi digunakan minyak pelumas TURALIK 69 (VG 100).
2.2. MESIN DAN PERALATAN MESIN PRODUKSI
Berisi spesifikasi mesin, peralatan, dan ultilitas yang di pakai seperti
kapasitas, energy yang yang dikonsumsi, air atau listri dll.
1. Nama Mesin : Electric Arc Furnance (EAF)
Fungsi : Tempat bahan baku utama untuk dilebur
Jumlah : 3 unit
Merek : SS 3600-L
Tipe : Steel Marketing
Kapasitas : 20 ton/proses
Sistem Kontrol Suhu : Otomatis
Power : 697 kwh/ton; 220/380 V
Ukuran Dapur :4mx9m
Diameter Dalam : 3,6 m
Tinggi : 2,8 m
Operating Temperature : 1680 C
Penggerak : Hidrolik
2. Nama Mesin : Ladle
Fungsi : Tempat penuangan cairan dari tanur ke
Continuous Casting Machine
Jumlah : 12 unit
Kapasitas : 20 ton
Sistem Kontrol Operasi : Manual
Diameter : 1,5 m
Tinggi : 2,5 m
Tebal : 10 cm
Maksimum Temperatur : 1700 C
3. Nama Mesin : Continuous Casting Machine (CCM)
Fungsi : Tempat pencetakan baja secara continuous
Merek : Daniel 2 BLC – 501 / 2
Power : 697 kwh/ton, 220/380 V
Jumlah : 1 unit
Sistem operasi : Manual
Ukuran CCM : 130m x 130 m
4. Nama mesin : Tundish
Fungsi : Sebagai penampung cairan baja ladle
Flowing Speed : 10 ton / 15 menit
Sistem Kontrol : Manual
Jumlah : 8 unit
5. Nama mesin : Hydrolic Shear Machine
Fungsi : Memotong billet sesuai ukuran
Model : Hidrolik
Power : 6 Hp
Tegangan : 380 V
Kapasitas : 2,6 m/menit
Jumlah : 2 unit
6. Nama mesin : Reheating Furnance
Fungsi : Tempat pemanasan ulang billet
Kapasitas : 200 batang billet
Power : 500 kwh/ton ; 220/380 V
Sistem Kontrol : Otomatis
Jumlah : 4 Unit
7. Nama Mesin : Rolling Mill Machine
Fungsi : Membentuk baja billet sesuai cetakan
Jumlah : 5 unit
Merek : NKC Taiwan, RDC
Power : 500-1.200 HP
Kuat Arus : 100-200 Ampere
Sistem control suhu : Otomatis
8. Nama Mesin : Flying Shear Machine
Fungsi : Memotong bagian ujung billet setelah dicetak
Jumlah : 5 unit
Merek : SI 132 M-6-A
Tegangan : 380 V
Sistem kontrol : Otomatis
9. Nama Mesin : Cooling Bed
Fungsi : Tempat penampungan baja beton keluar dari rolling
mill dan sekaligus tempat pendinginan
Jumlah : 6 unit
Power : 250 kwh/ton ; 220V
Kapasitas : 200 batang billet
Sistem control : Otomatis
Penggerak : Elektromotor
10. Nama Mesin : Shapping Machine
Merek : HU DONG
Model : B 6050
Jumlah : 3 unit
Penggerak : Otomatis
PERALATAN (EQUIQMENT)
1. Electric Crane
Fungsi : Mengangkat charging bucket dan tundish ke tempat peleburan
Kapasitas : 30 ton
Jumlah : 10 unit
2. Charging Bucket
Fungsi : Pembuatan scrap baja yang akan dimasukan ke tanur
Kapasitas : 7 ton
Jumlah : 10 unit
3. Compressor
Fungsi : Angin untuk keperluan pneumatic pada CCM
Jumlah : 6 unit
Power : 100 Hp
Tekanan : 5 kcm
4. Trafo
Fungsi : Supply daya keseluruhan pabrik
Tipe : Indoor
Sistem Pendingin : ONAN
Daya : 6000 KVA
Rating Arus : 173,2 A
Massa Total : 9.000 kg
Jumlah : 4 uni
5. Blower
Fungsi : Menyediakan udara pada Reheating Furnance
Penggerak : Elektromotor
Tipe : Sentrifugal
Jumlah : 2 unit
6. Gap-Bed Lathe Machine (Mesin Bubut)
Fungsi : Mebuat gigi pada rolling
Merek : CROWB-4
Tipe : C40271
Jumlah : 7 unit
7. Roll Conveyor
Tipe : Horizontal
Merek : AEE/50 Hz
Tipe : B 6050
Jumlah : 5 unit
[Link] Proses Produksi
PT. Growth Sumatra Industry mempunyai tiga bagian utama proses produksi, yaitu proses
Peleburan (Melting), proses penuangan (Continuous Casting Machine ) dan proses Penggilingan
(Rolling Mill).
A. Proses Peleburan (Melting)
Proses pengolahan logam pada pabrik peleburan dibagi atas dua unit, yaitu unit scrap dan unit
Electric Arc Furnance (EAF)
1. Unit Scrap
Scrap yang digunakan oleh PT. Growth Sumatra Industry adalah scrap impor, home scrap dan
lokal scrap, impor scrap biasanya sudah dalam keadaan ditekan (dipress). Scrap ini didatangkan
dengan truk dan ditimbun di dua tempat yaitu:
1. Scrap yard , yaitu tempat penimbunan scrap dilapangan terbuka dibelakang pabrik. Ini
merupakan tempat penimbunan scrap impor dan home scrap.
Proses pengangkutan scrap dari scrap yard ke scrap bay dengan menggunakan truk dengan
bantuan bucket.
2. Scrap Bay, yaitu tempat penimbunan scrap di lapangan tertutup di samping tanur. Scrap
lokal biasanya langsung dibawa ke tempat ini ditambah dengan scrap dari scrap yard.
Tugas utama unit scrap adalah pemotongan scrap, pemilihan scrap dan pengangkatan scrap
yang diuraikan sebagai berikut:
A. Pemotongan Scrap, Pemotongan scrap dilakukan dengan menggunakan gas alam (LNG) dan
oksigen scrap yang harus dipotong adalah yang bentuknya panjang dan besar agar mudah
dimasukkan dan meningkatkan efisiensi penggunaan ruang. Pemilihan tabung-tabung yang
tertutup agar dibelah karena dapat menimbulkan ledakan sewaktu dilebur. Ledakan ini dapat
menumpahkan cairan logam dan merusak dinding EAF.
B. Pemilihan Scrap Sebelum scrap dimasukkan kedalam EAF, scrap harus dipilih sesuai dengan
syarat-starat sebagai berikut:
1) Kering dari oli dan air
2) Scrap tidak boleh berupa granat bom dan peluru 2 3 3 4
3) Karat (Fe O dan Fe O ) pada scrap mengandung banyak oksigen
4) Tembaga harus dipisahkan dari scrap
5) Scrap berupa baja karbon rendah
C. Pengangkatan Scrap, Scrap mempunyai bentuk ukuran yang tidak menentu sehingga alat
pengangkatan yang sesuai ialah magnetic crane dan bucket. Kapasitas angkat maksimum crane
adalah 20 ton sedangkan bucket adalah 40 ton.
2. Unit Electric Arc Furnance (EAF)
Electric Arc Furnance atau tanur busur listrik merupakan tanur yang memanfaatkan energi listrik
yang diubah menjadi energi panas untuk melebur scrap baja. Pada PT. Growth Sumatra Industry
jenis EAF yang digunakan adalah EAF langsung pada tanur ini ruang tanur dilapisi dengan bata
tahan [Link] berlapis bata tahan api beralas serbuk ganister dan berdinding bata silika yang
digunakan untuk peleburan baja karbon rendah dan baja paduan rendah. Bahan bakunya adalah
scrap yang mempunyai kadar fosfor dan belerang yang rendah. Secara berkala komposisi logam
cair ditentukan dan bila perlu dapat ditambah unsur paduan tertentu sehingga sewaktu logam cair
dituang komposisinya telah memenuhi persyaratan. Jenis tanur yang digunakan pada PT. Growth
Sumatra Industry adalah EAF langsung dengan dinding magnesia. EAF langsung memiliki tanur
yang dapat dibuka dengan memutar kesamping untuk memasukkan elektroda. Elektroda yang
digunakan adalah grafit (bahan dasar karbon) berdiameter 14 inci dengan berat 375 kg/buah dan
diperkirakan akan habis 5 kg/ton pada saat scrap dilebur.
2.3 Proses Penuangan
Proses penuangan logam pada pabrik terdiri atas unit ladle dan unit continuous casting
machine (CCM).
1. Unit Ladle
Scrap yang dicairkan di unit EAF kemudian dituangkan kedalam ladel dan diangkut oleh
Bridge Crane ke CCM. Ladel tersebut dari pelat baja dengan ketebalan 22 mm dan dilapisi
55dengan batu tahan api. Saluran keluar cairan logam (cairan baja/ logam cair) dibuat di dasar
ladel. Mekanisme pembukaan dan penutupan saluran diatur melalui sliding gate yang digerakkan
secara manual.
Batu tahan api yang digunakan adalah:
1. Type LW 151 lama/ baru LW 152 lama/ baru dan K6 yang terbuat dari bahan yang sama.
Batu tahan api yang digunakan adalah:
1. Type LW 151 lama/ baru LW 152 lama/ baru dan K6 yang terbuat dari bahan yang sama.
Jenis : High aluminat ladle bricks − − Komposisi : Al2 O 3 (65-75%) Fe2 O 3
(maksimum2%)
2. Type SK 32 − Jenis : Fire Bricks Clay − Komposisi : Al2 O 3 (32-35%)SiO2 (60-65%)
3. − Massa jenis : 1,95-2,00 gr/cm
− Crushing Strength : 200 kg/ cm Batu tahan api LW 151 dan LW 152 disusun
berselang-seling sehingga diperoleh lingkaran bulat sesuai dengan bentuk ladle. Untuk
merekatkan batu tahan api digunakan morter jenis M-80 SLP yang mempunyai komposisi Al2 O
3 85% dan SiO 2 10% sebagai pengisi antara batu tahan api LW dengan batu tahan api SK 22
digunakan lapisan MgO (Magnesium Oksida). Lapisan MgO ini berfungsi sebagai penyerap
panas. Cairan logam akan keluar melalui Weel Block yang terpasang didasar ladle. Weel block ini
juga terbuat dari batu tahan api, dimana pada bagian bawahnya dipasang sliding gate. Batu tahan
api dalam ladle dapat dipakai dalam ± 70 kali tuang sedangkan sliding gate dapat dipakai empat
kali tuang. Sebelum digunakan untuk menampung cairan logam, terlebih dahulu dipanaskan
dengan gas alam (LNG) sekitar 30 menit tujuannya agar temperatur cairan logam pada saat
dituang kedalam ladle tidak menurun.
2. Unit Continuous Casting Machine (CCM)
Unit CCM adalah suatu mesin yang dapat melaksanakan pengecoran secara terus-menerus,
dimana cairan logam yang dimasukkan kedalam mesin ini akan keluar langsung sebagai billet.
CCM merupakan satu kesatuan unit-unit yang terdiri atas beberapa komponen, yaitu:
1. Tundish 2.
Kereta tundish
3. Saluran pembuangan cairan dan tong penampung baja cair 4.
Box bending mould 5. Bending Mould 6. Oscillating machine 7. Cooling chamber 8.
Dummy bar 9. Roll conveyor dan collecting table 10 Extraction machine 11. Shearing machine
2.4. Proses Penggilingan (Rolling Mill)
Gilingan merupakan proses pengolahan billet dengan menggilingnya menjadi baja tulangan
polos, baja tulangan as, besi siku ataupun WF. Dimana penggilingan dilakukan untuk
memperkecil ukuran sesuai yang diinginkan dan melakukan pembentukan. Billet yang telah
dicetak dikirim ke setiap rolling mill untuk digiling sesuai dengan ukuran dan bentuk yang telah
ditentukan. Sebelum masuk ke rolling mill, ujung dan pangkal billet akan dipotong oleh rotary
shear untuk mendapatkan ujung yang sempurna. Hal yang perlu diperhatikan adalah semakin
kecil ukuran billet yang diinginkan maka akan semakin banyak rolling strand yang digunakan,
sebaliknya bila semakin besar billet yang digunakan maka akan semakin sedikit rolling strand
yang digunakanPada PT. Growth Sumatra Industry terdapat lima buah gilingan dengan fungsi
yang berbeda-beda.
Diagram alir proses pembuatan besi beton, besi siku, besi as, dan besi WF dapat dilihat pada
Gambar 2.2. di bawah ini:
Pembentukan di mesin Milling I Pembentukan
Besi di mesin Beton Milling II
Logam Pembentukan Billet
Peleburan di cair Pencetakan di Besi As di mesin
Scrap mesin EAF mesin CCM Milling III
Pembentukan Besi di mesin Siku
Milling IV Pembentukan Besi di mesin
WF Milling V
2.3. OUTPUT
2.3.1. Produk Utama
PT. Growth Sumatra Industry Madan adalah perusahaan yang bergerak dibidang
peleburan dan penggilingan besi dan baja dengan menghasilkan produk seperti besi
katon, besi siku , besi strip dan wide road atau kawat baja.
2.3.2. Produk Sampingan
Pembuatan besi dan baja dasar, Manufaktur, Grosir materi konstruksi, perangkat
keras, pipa dan peralatan dan persedian pemanas, Penjualan eceran perangkat keras,
cat dan gelas di toko khusus, Grosir mesin dan peralatan lainnya
/