Module 14: Routing Between
Networks
Pemaparan konsep routing dalam jaringan dan elemen pentingnya. Fokus
pada intranet, distribusi perangkat, dan pengelolaan jaringan lokal maupun
jarak jauh.
FA by Fikri Alfaridzi
Dasar-Dasar Routing
Definisi Routing Peran Routing Routing Dinamis & Statis
Routing adalah proses menentukan dan Routing berperan penting dalam Statis: Routing yang dikonfigurasi
memilih jalur terbaik untuk menghubungkan berbagai jaringan yang secara manual oleh administrator
mengirimkan data dari satu jaringan ke berbeda, sehingga perangkat di jaringan jaringan. Biasanya digunakan pada
jaringan lain melalui perangkat jaringan yang terpisah dapat saling jaringan kecil dengan topologi yang
seperti router. Tujuannya adalah berkomunikasi. Ini memungkinkan tidak sering berubah.
memastikan data sampai ke tujuan pertukaran data yang aman dan Dinamis: Routing menggunakan
dengan efisien dan cepat. terstruktur antar host dalam jaringan algoritma dan protokol untuk secara
luas. otomatis menemukan dan
menyesuaikan jalur terbaik
berdasarkan kondisi jaringan saat
itu, cocok untuk jaringan besar dan
kompleks.
Intranet dan LAN
Intranet
Jaringan privat perusahaan yang aman dan terlindungi, digunakan
untuk komunikasi internal dan berbagi informasi antar karyawan.
Intranet memungkinkan akses ke sumber daya perusahaan secara
efisien dan membatasi akses dari luar jaringan.
Local Area Network (LAN)
Jaringan lokal yang menghubungkan perangkat dalam area terbatas
seperti kantor atau gedung. LAN memungkinkan perangkat seperti
komputer, printer, dan server saling terhubung untuk berbagi data
dan sumber daya dengan kecepatan tinggi.
Perangkat Distribusi & Port
Distribution Layer Device
Perangkat yang mengelola routing dan pengendalian trafik internal.
Port
Titik akses fisik untuk koneksi perangkat jaringan.
Remote Network & Broadcast Containment
Remote Network Broadcast Containment
Jaringan yang terletak jauh dan 1 2 Mengontrol penyebaran broadcast
dihubungkan melalui routing. agar tidak membebani jaringan.
Persyaratan Keamanan
Jaringan
Firewall Enkripsi Kontrol Akses
Melindungi jaringan Mengamankan data Menentukan siapa yang
dari akses maupun yang dikirim antar dapat masuk atau
serangan tidak sah. jaringan. menggunakan jaringan.
Lokasi Fisik dan Pengelompokan Logis
Lokasi Fisik Pengelompokan Logis
Penempatan perangkat jaringan seperti switch, router, server, Pengorganisasian perangkat berdasarkan fungsi dan kebutuhan
dan kabel di dunia nyata. Lokasi ini mencakup ruang server, komunikasi, tidak tergantung posisi fisik. Contohnya adalah
wiring closet, atau titik distribusi agar mudah diakses dan segmentasi dengan VLAN, subnetting IP, dan struktur jaringan
diamankan. Faktor lingkungan seperti suhu dan keamanan juga hirarki. Pengelompokan ini memudahkan manajemen dan
diperhatikan untuk menjaga performa jaringan. meningkatkan keamanan jaringan.
Kesimpulan dan Langkah
Selanjutnya
Routing
1 Fokus pada pemilihan jalur terbaik dan efisiensi jaringan.
Kelola Intranet & LAN
2 Optimalkan kinerja jaringan lokal dan intranet perusahaan.
Prioritaskan Keamanan
3 Gunakan firewall dan enkripsi yang efektif.
Integrasi Lokasi & Logika
4 Pastikan desain fisik dan pengelompokan logis saling
mendukung.