Subscribe to DeepL Pro to edit this document.
Visit [Link]/pro for more information.
Naskah Presentasi
Judul Analisis Pemerolehan Bahasa Kedua Siswa
Lokasi Studi: Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam
As'adiyah Sengkang
[Slide 1 - Pembukaan]
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi semuanya. Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada saya
untuk mempresentasikan penelitian mini kami. Hari ini, saya akan berbicara
tentang analisis pemerolehan bahasa kedua mahasiswa - khususnya penguasaan
kata bahasa Inggris - di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam
As'adiyah Sengkang.
[Slide 2 - Latar Belakang Studi]
Mari kita mulai dengan latar belakang.
Bahasa lebih dari sekadar kata-kata - bahasa adalah kunci komunikasi manusia. Di
negara multibahasa seperti Indonesia, menguasai bahasa kedua, terutama bahasa
Inggris, tidak hanya penting untuk kesuksesan akademis, tetapi juga untuk
kompetensi global.
Namun, kenyataannya banyak mahasiswa yang masih kesulitan dalam
mempelajari bahasa Inggris secara efektif. Itulah sebabnya kami bertujuan untuk
mengeksplorasi bagaimana mahasiswa di universitas kami memperoleh dan
menggunakan bahasa Inggris, terutama melalui kelas kata, dalam konteks
akademis yang nyata.
[Slide 3 - Fokus & Tujuan Penelitian]
Jadi, apa yang menjadi fokus kami?
Fokus penelitian utama kami adalah penguasaan kelas kata - seperti kata benda,
kata kerja, kata sifat, dan sebagainya. Tujuannya sederhana: untuk melihat
seberapa baik siswa dapat menggunakan bagian-bagian kata yang berbeda
dalam bahasa Inggris.
Kami melakukan penelitian ini di antara mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa
Inggris di Universitas Islam As'adiyah Sengkang.
[Slide 4 - Metodologi]
Izinkan saya menjelaskan metode kami.
Ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan wawancara dan data
bahasa dari empat mahasiswa - dua dari semester dua dan dua dari semester
empat.
Kami menganalisis penggunaan mereka:
Kata benda
Kata kerja
Kata sifat
Kata keterangan
Kata penghubung
Preposisi
Kata ganti
Angka
Setiap kategori memberi kami wawasan tentang kesadaran tata bahasa dan
penggunaan nyata mereka.
[Slide 5 - Temuan: Kelas Kata (1)]
Sekarang, ke temuannya.
Dimulai dengan kata benda dan kata kerja.
Para siswa menggunakan kata-kata seperti orang tua, wanita, bisnis, pemasaran -
dan kata kerja seperti ingin, terbuka, berpartisipasi, berkomunikasi.
Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan dasar kata kerja dan kata benda
mereka sudah benar secara fungsional, meskipun kosakata mereka masih sangat
terbatas.
[Slide 6 - Temuan: Kelas Kata (2)]
Selanjutnya, kita melihat kata sifat, kata ganti, dan angka.
Contohnya antara lain:
Kata sifat: tenang, terbatas, saya
Kata ganti: saya, kami, saya
Angka: semester dua, enam orang teman
Dari sini, kami mengamati bahwa siswa dapat menggunakan deskriptor
sederhana dan referensi pribadi dengan cukup baik.
[Slide 7 - Temuan: Kelas Kata (3)]
Beralih ke kata keterangan, konjungsi, dan preposisi.
Kata keterangan seperti sebenarnya, sejujurnya, kadang-kadang, juga
Kata penghubung: karena, tapi, jadi, sejak
Kata depan: di, pada, sebagai, dengan
Ini digunakan dengan cara yang akurat secara kontekstual, meskipun sebagian
besar siswa masih beroperasi pada tingkat kefasihan pemula hingga menengah.
[Slide 8 - Analisis Siswa]
Jadi, apa yang bisa disampaikan kepada kita?
Secara umum, siswa menunjukkan pemahaman yang kuat tentang struktur
tata bahasa. Kosakata mereka sederhana namun fungsional. Lingkungan seperti
kamp bahasa Inggris jelas meningkatkan kepercayaan diri dan kefasihan
mereka.
Namun, masih ada tantangan - terutama dalam hal konsistensi dan peralihan
antara L1 (Bahasa Indonesia) dan L2 (Bahasa Inggris).
[Slide 9 - Kesimpulan]
Kesimpulannya, sebagian besar siswa telah secara efektif menguasai setidaknya
lima hingga enam kelas kata.
Keberhasilan ini tampaknya sangat dipengaruhi oleh lingkungan belajar mereka
- di mana latihan, interaksi teman sebaya, dan umpan balik yang mendukung
sangat penting.
Jadi, jika kita menginginkan penguasaan bahasa Inggris yang lebih baik, kita
harus menciptakan lingkungan berbahasa Inggris yang kaya, bermakna, dan
mendukung bagi para siswa.
[Slide 10 - Referensi]
Penelitian kami dipandu oleh teori dan sumber-sumber dari:
Chaer (2018)
Ellis (2010)
Sugiyono (2017)
Sitepu (2017)
dan Edward Sapir (1921)
🎤 Pernyataan Penutup:
Terima kasih banyak atas perhatian Anda. Saya harap presentasi ini dapat
memberikan Anda wawasan tentang bagaimana siswa memperoleh bahasa kedua,
terutama dalam konteks kelas yang sesungguhnya.
Sekarang saya akan membuka kesempatan untuk pertanyaan atau umpan balik.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.