0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
88 tayangan3 halaman

Proses Perakitan dan BOM Mingguan

Dokumen ini menjelaskan tujuan praktikum terkait proses perakitan dan pembuatan Bill of Material (BOM), termasuk pembuatan bagan perakitan dan struktur produk. Proses perakitan melibatkan penyatuan komponen menjadi produk akhir, dan BOM berfungsi sebagai daftar semua komponen yang diperlukan untuk produksi. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan data terkait komponen dan struktur perakitan yang diperlukan.

Diunggah oleh

Sidik Abdullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
88 tayangan3 halaman

Proses Perakitan dan BOM Mingguan

Dokumen ini menjelaskan tujuan praktikum terkait proses perakitan dan pembuatan Bill of Material (BOM), termasuk pembuatan bagan perakitan dan struktur produk. Proses perakitan melibatkan penyatuan komponen menjadi produk akhir, dan BOM berfungsi sebagai daftar semua komponen yang diperlukan untuk produksi. Selain itu, dokumen ini juga menyajikan data terkait komponen dan struktur perakitan yang diperlukan.

Diunggah oleh

Sidik Abdullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Weekly Assignment – Module 3&4 Assembly Process and MPS

Group : POA03 Date :


Class : ANDA Score :

1. Objectives
Tujuan dari praktikum ini adalah:
1. Membuat Bagan Perakitan (AC)
2. Membuat struktur produk
3. Menjelaskan langkah demi langkah proses pembuatan Bill of Material (BOM).

Tinjauan Pustaka
Proses Perakitan adalah proses perakitan yang menyatukan komponen-komponen
menjadi produk lengkap yang dapat diperjualbelikan. Proses perakitan
memanfaatkan mesin, peralatan, dan/atau pekerja untuk merakit komponen dan
material dalam urutan yang telah ditentukan sebelumnya hingga menjadi produk
jadi. Selama proses perakitan produk, jika kesalahan perakitan tidak segera
dideteksi, hal tersebut dapat menyebabkan kesalahan dan kerugian waktu dan
biaya dalam proses perakitan berikutnya, serta akan mempengaruhi kualitas
produk. Tahapan dalam proses perakitan adalah pembuatan diagram perakitan,
struktur produk, dan bill of material (Chen, C et al., 2020).

A. Bagan Perakitan
Bagan perakitan, yang terkadang disebut bagan gozinto, memetakan
bagaimana komponen produk disatukan dan urutan perakitannya.
Petunjuk terperinci untuk semua komponen utama produk dan semua
operasi dan inspeksi perakitan dan subperakitan disertakan pada bagan tersebut
(Venkataraman & Pinto, 2017).
Aturan menggambar:
a. Diameter komponen adalah 6 mm,
b. Diameter sub-rakitan adalah 7 hingga 11 mm, dan
c. Diameter rakitan adalah 12 mm.
Dimana:
x = Kode komponen
z = Jumlah komponen (Hanya digunakan jika jumlah > 1)
1
Industrial Engineering Laboratory
Industrial Engineering Department
BINUS University
B. Struktur Produk
Pohon struktur produk berguna dalam mengilustrasikan bagaimana daftar bahan
baku digunakan untuk menentukan kuantitas masing-masing bahan baku
(persyaratan) yang dibutuhkan untuk memperoleh jumlah item akhir yang
diinginkan (Stevenson & Chuong, 2014). Heizer dan Reinder (2013) menyatakan
bahwa salah satu cara daftar bahan baku mendefinisikan suatu produk adalah
dengan menyediakan struktur produk.

C. Bill of Materials (BOM)


Bill of Materials (BOM) berisi daftar semua assemblies, subassemblies, parts,
dan raw material yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk jadi
(Stevenson & Chuong, 2014). Secara spesifik, struktur Bill of Materials tidak
hanya memuat komposisi komponen, tetapi juga penyelesaian produk jadi.
Fungsi Bill of Material adalah sebagai jaringan atau network yang
menggambarkan hubungan antara parent (produk induk) dengan komponennya.
Berikut ini adalah kegunaan Bill of Materials (Arif, 2016):
1. Diperlukan sebagai input dalam perencanaan dan pengendalian aktivitas
produksi.
2. Tanpa Bill of Materials mustahil untuk melaksanakan MRP.

2. Data
Data BOM :
Component
Component No. Code Quantity
Name
1 Grip G 1
2 Basket B 1
3 Brake BR 1
4 Tire T 2
5 Rim R 2
6 Spokes S 30
7 Hub H 2
8 Pedals P 2
9 Chain Stays CS 1
10 Wheels W 2
11 Saddle SA 1
12 Body BO 1

List Assembly
A4 SA3 + A3
A3 A2 +H
A2 SA2 +A1
A1 SA1 + SSA2
SA3 SSA4 + T
SA2 SSA3 + W
SA1 SSA1 +B
SSA4 R+S
SSA3 P + CS
SSA2 BO + SA
SSA1 G + BR

3. Result

4. Analysis

5. Conclusion

3
Industrial Engineering Laboratory
Industrial Engineering Department
BINUS University

Anda mungkin juga menyukai