0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Elemen Utama dalam Fraud Triangle

Fraud Triangle adalah konsep yang menjelaskan tiga faktor utama penyebab kecurangan: tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi. Tekanan dapat berasal dari masalah keuangan atau tuntutan pekerjaan, kesempatan muncul dari kelemahan sistem pengendalian, dan rasionalisasi adalah cara individu membenarkan tindakan mereka. Konsep ini dikembangkan oleh Donald R. Cressey dan penting untuk memahami perilaku kecurangan.

Diunggah oleh

arezudi01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Elemen Utama dalam Fraud Triangle

Fraud Triangle adalah konsep yang menjelaskan tiga faktor utama penyebab kecurangan: tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi. Tekanan dapat berasal dari masalah keuangan atau tuntutan pekerjaan, kesempatan muncul dari kelemahan sistem pengendalian, dan rasionalisasi adalah cara individu membenarkan tindakan mereka. Konsep ini dikembangkan oleh Donald R. Cressey dan penting untuk memahami perilaku kecurangan.

Diunggah oleh

arezudi01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FRAUD

TRIANGLE

Fitri Rahmawati (Rara)


PENGERTIAN
Fraud Triangle adalah konsep
yang dikembangkan oleh
Donald R. Cressey untuk
menjelaskan tiga faktor utama
yang menyebabkan seseorang
melakukan kecurangan
(fraud)

Fitri Rahmawati (Rara)


TIGA ELEMEN UTAMA DALAM FRAUD TRIANGLE
1. Pressure (Tekanan)
Merupakan faktor yang mendorong seseorang untuk
melakukan kecurangan. Tekanan ini bisa berasal dari
masalah keuangan pribadi, tuntutan pekerjaan, atau
target yang sulit dicapai.
Contoh:
1. Karyawan memiliki utang besar dan terdesak untuk
membayar cicilan.
2. Manajemen menghadapi tekanan untuk memenuhi
target laba yang tinggi.
3. Seorang individu terlibat dalam kebiasaan berjudi dan
membutuhkan uang tambahan.
03

Fitri Rahmawati (Rara)


TIGA ELEMEN UTAMA DALAM FRAUD TRIANGLE
2. Opportunity (Kesempatan)
Kesempatan muncul akibat kelemahan dalam sistem
pengendalian internal, seperti kurangnya pengawasan atau
pemisahan tugas yang tidak jelas. Jika ada celah, seseorang
akan lebih mudah melakukan kecurangan.
Contoh:
Tidak adanya audit rutin atau kontrol internal yang ketat.
Satu orang memiliki akses penuh untuk melakukan dan
menyetujui transaksi keuangan.
Sistem pelaporan yang lemah membuat kecurangan sulit
dideteksi.

Fitri Rahmawati (Rara)


TIGA ELEMEN UTAMA DALAM FRAUD TRIANGLE
[Link] (Rasionalisasi)
Individu yang melakukan kecurangan sering kali mencari
pembenaran untuk mengurangi rasa bersalah. Mereka
merasa tindakan tersebut dapat diterima atau hanya
sementara.
Contoh:
"Saya hanya meminjam uang perusahaan dan akan
mengembalikannya nanti."
"Perusahaan sudah membayar saya terlalu kecil, ini hanya
kompensasi."
"Semua orang juga melakukan ini, jadi tidak ada yang
salah."
Fitri Rahmawati (Rara)
REFRENSI
Cressey, D. R. (1953). Other People's Money: A Study in the Social
Psychology of Embezzlement. Glencoe, IL: Free Press.
Wells, J. T. (2017). Corporate Fraud Handbook: Prevention and
Detection (5th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
Albrecht, W. S., Albrecht, C. C., Albrecht, C. O., & Zimbelman, M. F.
(2019). Fraud Examination (6th ed.). Cengage Learning.

Fitri Rahmawati (Rara)

Anda mungkin juga menyukai