0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Pertimbangan Teknis Pertanahan Sekolah

Dokumen ini adalah Pertimbangan Teknis Pertanahan untuk penerbitan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang bagi Yayasan Widya Bhakti dalam pembangunan gedung sekolah di Nias Barat. Permohonan mencakup luas tanah sekitar 7.935 m², dengan analisis menunjukkan 96,8% sesuai bersyarat dan 3,2% tidak sesuai. Penerima pertimbangan diharuskan mematuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen ini.

Diunggah oleh

Yasona Hia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Pertimbangan Teknis Pertanahan Sekolah

Dokumen ini adalah Pertimbangan Teknis Pertanahan untuk penerbitan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang bagi Yayasan Widya Bhakti dalam pembangunan gedung sekolah di Nias Barat. Permohonan mencakup luas tanah sekitar 7.935 m², dengan analisis menunjukkan 96,8% sesuai bersyarat dan 3,2% tidak sesuai. Penerima pertimbangan diharuskan mematuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen ini.

Diunggah oleh

Yasona Hia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/

BADAN PERTANAHAN NASIONAL


KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN NIAS
PROVINSI SUMATERA UTARA
Jalan Pancasila No. 25 Gunungsitoli 22814, Email: bpnnias@[Link]

PERTIMBANGAN TEKNIS PERTANAHAN


DALAM RANGKA PENERBITAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG
UNTUK KEGIATAN BERUSAHA
Nomor : 5 Tahun 2025 Tanggal 24 Februari 2025

Berdasarkan Risalah Pertimbangan Teknis Pertanahan Dalam Rangka Penerbitan


Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan Non Berusaha
Nomor 05/2025 tanggal 24 Februari 2025 beserta lampiran, bahwa :

A. Dasar Penerbitan
Permohonan tanggal 19 Januari 2025, yang diajukan oleh :
a. Nama : AMY CYNTHIA THE
b. Nomor Induk Kependudukan (NIK) : 3204106009740002
c. Nomor Induk Berusaha (NIB) : 1230000652418
d. Alamat : Jl. Merdeka No.24, Babakan Ciamis, Sumur
Bandung, Bandung, Jawa Barat
e. Bertindak atas nama : Yayasan Widya Bhakti

B. Keterangan Mengenai Tanah Yang Dimohon


1. Letak tanah yang dimohon
a. Jalan, Nomor, RT/RW : Jalan Kartini
b. Desa/Kelurahan : Simeasi
c. Kecamatan : Mandrehe
d. Kabupaten/Kota : Nias Barat
2. Luas tanah yang dimohon : ± 7.935 m²
3. Penggunaan tanah saat ini : Pembangunan Gedung Sekolah
4. Penguasaan tanah saat ini : Tanah Terdaftar
5. Rencana Kegiatan/penggunaan : Gedung Sekolah
dan pemanfaatan tanah
6. Kode dan nama KBLI : 85121
7. Arahan fungsi kawasan :
a. Kawasan Hutan Produksi : ± 7.879 M2 (100%) (terdapat kelebihan
Terbatas luasan pada bidang (shapefile) yang
dimohonkan pada OSS)

C. Penerbitan
1. Permohonan Pertimbangan Teknis Pertanahan untuk kegiatan Gedung Sekolah
berdasarkan hasil analisis P4T dan kemampuan tanah dapat disimpulkan sebagai
berikut :
a. Sesuai seluruhnya atau sebagian seluas ± 0 M2 (0%)
b. Tidak Sesuai seluas ± 250,1 m2 (3,2%) dengan alasan :
1) ± 0 m² ( 0 %) : terdapat Izin Lokasi/KKPR yang masih berlaku
2) ± 250,1 m² (3,2 %) : tidak dapat menunjukkan bukti penguasaan
tanah
c. Sesuai bersyarat seluas ± 7.628,9 (96,8%)
1) ± 7.628,9 (96,8%) : harus mempertimbangkan ketentuan pada Perda
Kab. Nias Barat No.12 Tahun 2014 Tentang RTRW
Kab. Nias Barat Tahun 2014-2034 menimbang

Melayani, Profesional, Terpercaya


lokasi yang dimohonkan berada pada Kawasan
Hutan Produksi Terbatas yaitu:
(1) tidak mengubah fungsi pokok kawasan
peruntukan hutan produksi;
(2) penggunaan kawasan hutan produksi untuk
kepentingan pertambangan dilakukan melalui
pemberian izin pinjam pakai oleh menteri
terkait dengan memperhatikan batasan luas
dan jangka waktu tertentu serta kelestarian
hutan/lingkungan;
(3) penggunaan kawasan hutan produksi untuk
kegiatan pertambangan terbuka harus
dilakukan dengan ketentuan khusus dan
selektif; dan
(4) kawasan peruntukan hutan produksi dapat
dimanfaatkan untuk kepentingan
pembangunan di luar sektor kehutanan.

2) ± 0 m² (0 %) : harus dikeluarkan dari PIPPIB


3) ± 0 m² (0 %) : harus dimohon rekomendasi alih fungsi lahan
pertanian/lahan sawah dilindungi (LSD)/LP2B
3) ± 7.628,9 m² : a. Berada di dalam kawasan hutan seluas ±
(96,8%) 7.628,9 m2 (100 %) berdasarkan
SK.6609/MENLHK-
PKTL/KUH/PLA.2/10/2021;
b. Berada pada kawasan Area Penggunaan Lain
(APL) ± 7.628,9 m2 (100 %) berdasarkan
Telaahan Koordinat Lokasi Lahan di Nias Barat
Provinsi Sumatera Utara Nomor:
S.829/BPKH/PKH/10/2022>
Koordinat
No Keterangan
X Y
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
1 9729’53.40’’ BT 10’42.40’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
2 9729’51.70’’ BT 10’43.20’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
3 9729’50.90’’ BT 10’41.80’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
4 9729’51.00’’ BT 10’41.40’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
5 9729’50.90’’ BT 10’40.60’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
6 9729’49.00’’ BT 10’39.60’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
7 9729’49.40’’ BT 10’38.90’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
8 9729’51.90’’ BT 10’34.10’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
9 9729’55.30’’ BT 10’35.00’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
10 9729’54.80’’ BT 10’40.20’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
11 9729’54.60’’ BT 10’41.80’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
12 9729’53.40’’ BT 10’46.70’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
13 9729’53.80’’ BT 10’42.40’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
14 9729’53.90’’ BT 10’48.20’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
15 9730’30.67’’ BT 11’14.22’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
16 9730’37.21’’ BT 11’11.00’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
17 9730’34.37’’ BT 11’19.29’’ LU
(APL)
Di Luar Kawasan Hutan atau Areal Penggunaan Lain
18 9730’41.03’’ BT 11’15.88’’ LU
(APL)

2. Ketentuan dan syarat penguasaan dan pemilikan tanah adalah :


a. Penguasaan dan/atau pemilikan tanah harus didasarkan pada alat bukti alas
hak atas tanah berupa bukti tertulis dan /atau bukti penguasaan tanah berupa
alas hak dan/atau surat pernyataan penguasaan tanah serta bukti peralihan
hak atas tanah;
b. Penguasaan dan/atau pemilikan tanah tidak boleh melebihi batas maksimum
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. Penguasaan dan/atau pemilikan tanah yang sudah diperoleh untuk segera
didaftarkan hak atas tanahnya;
d. Penguasaan dan/atau pemilikan harus memiliki fungsi sosial.

[Link] dan syarat-syarat penggunaan dan pemanfaatan tanah adalah sebagai


berikut :
a. Memperhatikan kepentingan umum;
b. Memperhatikan penggunaan dan Pemanfaatan Tanah sekitarnya;
c. Memenuhi asas keadilan;
d. Memenuhi asas keberlanjutan dengan memperhatikan unsur-unsur
kemampuan tanah; dan
e. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
4. Ketentuan perolehan Tanah dan peralihan Hak Atas Tanah (bagi pemohon Pelaku
Usaha yang belum memiliki/menguasai tanah):
a. Dapat melakukan perolehan tanah setelah memperoleh Persetujuan KKPR atau
Rekomendasi KKPR dalam jangka waktu sesuai masa berlakunya KKPR;
b. Wajib mendaftarkan tanah yang telah diperoleh pada Kantor Pertanahan
setempat paling lama 1 (satu) tahun sejak berakhirnya masa berlakunya KKPR;
c. Wajib menggunakan dan memanfaatkan tanah yang telah diperoleh sesuai
dengan rencana kegiatan berusahanya;
d. Selama belum dibebaskan, semua hak atau kepentingan pihak lain yang sudah
ada atas tanah pada lokasi yang dimohon tidak berkurang dan tetap diakui
haknya, termasuk kewenangan yang menurut hukum dipunyai oleh pemegang
hak Atas Tanah untuk memperoleh tanda bukti hak (sertipikat), dan kewenangan
untuk menggunakan dan memanfaatkan tanahnya bagi keperluan pribadi atau
usahanya sesuai dengan rencana tata ruang yang berlaku, serta kewenangan
untuk mengalihkan kepada pihak/perseorangan lainnya.
5. Pertimbangan Teknis Pertanahan bukan merupakan alas hak atas tanah ataupun
izin membuka tanah.
6. Peta Pertimbangan Teknis Pertanahan sebagaimana terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Pertimbangan Teknis Pertanahan ini.
7. Keterangan lebih rinci mengenai ketentuan dan syarat-syarat penggunaan tanah,
letak dan luas tanah yang sesuai, tidak sesuai dan /atau sesuai bersyarat dapat
dilihat pada Peta Pertimbangan Teknis Pertanahan sebagaimana terlampir, yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Pertimbangan Teknis Pertanahan
ini.

D. Penerima Pertimbangan teknis Pertanahan ini telah membaca dan memahami serta
akan mematuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam pertimbangan teknis
pertanahan ini.

Gunungsitoli, 24 Februari 2025


Kepala Kantor Pertanahan
Kabupaten Nias

Ditandatangani Secara
Elektronik

Pangasian Hatigoran Sirait, [Link]


NIP. 19831112 200912 1 004

Dokumen ini sah dan telah ditandatangani secara elektronik melalui e-Office ATR/BPN menggunakan
sertifikat elektronik BSrE, BSSN. Untuk memastikan keasliannya, silakan pindai Kode QR menggunakan
fitur 'Validasi Surat' pada aplikasi Sentuh Tanahku
v 1.05

Anda mungkin juga menyukai