Yuni adalah anak yatim piatu dari keluarga yang sederhana.
Yuni memenuhi kebutuhan hidupnya
dengan berjualan gorengan di sekolah. Yuni adalah siswi berprestasi di sekolah namun karena
kepintarannya teman temannya memiliki rasa iri terhadap yuni.
Di suatu sekolah ada 3 orang siswa yang suka membully 1 siswa yang bernama Yuni. Pada suatu hari
Yuni ketakutan karna di kejar oleh Kristi, Nia dan Theresia, mereka adalah teman sekolah Yuni yang suka
membuly Yuni di sekolah
Yuni : Jangan Kristi ,aku mau pulang,aku gak ada masalah sama kamu
Kristi : Heh,Lo itu gak pantas ada di siniiiii! Lo itu orang miskin niaa tapi kok muka Lo gradakan! Nia
Nia ,gudikan itu jangan di muka,paham! Siniin tas lo
Yuni : Kristi ,Kristi (Yuni pun sangat ketakutan sambil menangis)
Kristi: wah,baru nih,pasti mahal ya (sambil mengambil lip cream baru dari tas Yuni )
Kristi: kamu kok gak pakek,sini biar aku pakein ya(sambil mencoret coret wajah Yuni dengan lip cream)
Kristi: Oh my God cantik banget Yuni ,nah gitu kan cantik(Kristi sambil merusak lipcream Yuni)
Yuni : ja...jangan Kristi jangan(sambil menangis ketakutan)
Kristi : nihh dasar ratu jerawat!(Sambil melempar tas Nia)
Theresia: bye jerawat
Keesokan harinya Yuni pun melamun di kelas dan teman sekelas nya Rut pun menyapa dia
Rut : Yunnn(sambil menyentuh Yuni yang dalam keadaan sedang ngelamun)
Yuni: Eh Rut ......
Rut : kamu gak pulang? Ini dah pada keluar semua tinggal kamu doang di kelas
Yuni : Ini udah mau balik kok. oh.. iya gimana kue dagangan aku,tetap enak kan kayak biasanya?
Rut : enak kok,oh iya aku mau bayar uang yang kemaren kurang 5000 gak sih?
Yuni : Makasih banyak rut
Rut : sama sama...! Yuni kamu kenapa sih ngelamun mulu? Gak kaya Yuni yang aku kenal, Kan kamu
orang nya ceria banget
Rut: Yunnn (sambil menyentuh Yuni yang lagi lagi melamun karna rasa trauma oleh perbuatan Kristi Nia
dan Theresia semalam)
Rut : ihhhh di ajak ngobrol malah ngelamun
Yuni : Aku gakpapa kok Rut
Rut : yasudah kalau gitu,aku pulang dulu ya byeeee
Yuni : byee
Rut : Yuni, emmmm nnti ajarin aku matematika lagi ya ,kapan lagi kan aku di ajarin sama anak paling
pintar di kelas,biar aku bisa jdi siswi yang berprestasi kayak kamu
Yuni : iya rut,boleh banget kok
Rut: bener ya , Janjiii
Yuni : janjiii
Rut: yaudah kalau gitu kamu jangan ngelamun mulu,aku pulang dulu ya byeee
Yuni : byeee
Yuni : ruttttt,ini uang nya kelebihan
Rut : itu,dari aku buat kamuuu
Yuni : makasih yaaa,byeee
Saat Yuni hendak pulang,dia punn menemukan kertas di atas meja nya dengan bertuliskan (Woyyyyyy
Miskin,SETORANNNN)
Yuni pun sangat ketakutan seakan akan mereka mulai mendekati Yuni ,Yuni pun berlari ketakutan dan
Kristi, Theresia dan Nia pun mengejar Yuni kemana pun Yuni pergi
Yuni pun tidak dapat lari karna sudah terperangkap oleh mereka bertiga, Yuni pun teriak meminta
tolong
sambil menangis ketakutan
Yuni : (menangis sangat ketakutan melihat mereka bertiga sambil memeluk tas nya)
Kristi : kenapa Yuni....kok mukak nya seperti itu,kamu ketakutan ya?emmmmm kacian ,Lo tau kan,apa
yang harus Lo lakuin sebelum pulang [Link] sih kertas yang gue taro di atas meja gak kebaca
Theresia : Lo buta Yuni?!
Nia : ohhhhh Lo amnesia ya?!
Udah miskin,amnesia lagi
Kristi : heh ,jualan di sekolah ini itu gak gratis,paham!
Theresia: sini tas lo ,gue mau lihat isi tas sekolah lo
Yuni : jangan theresia,uang akuuuu(sambil menangis tersedu-sedu dan amat ketakutan)
Kristi pun memerintah Nia untuk ngasih pelajaran sama Yuni
Nia : (mendorong Yuni sampai jatuh )
Kristi : tau diri dong! Lo itu udah miskin, jelek, hidup lagi. hidup Lo itu udah susah Yuni, jadi jangan
mempersusah urusan Lo ke kita kita
Isi otak Lo yang pinter itu dah cukup bikin Lo bahagia . Keluarga aja gak lengkap gimana mau bahagia
Karena Lo hari ini udah bikin masalah sama gue, gue kasih hadiah nya
Nia pun membuka sepatu Yuni dan melempar nya jauh, Theresia pun menyiram Yuni dengan air minum
nya dan membuang semua isi tas Yuni
Theresia : makan tuhhhh
Mereka pun hendak pergi meninggalkan Yuni sedangkan Yuni menangis sangat sedih sambil ketakutan
dan berteriak
Yuni : ayahhhhhhh ibuuuuu Yuni gak sanggupppp .....
Pada akhirnya setelah kejadian itu ,Yuni pun menjadi stresss karena dia tidak sanggup menerima semua
bullying yang dia alami.