Modul Ajar Pancasila
Bagian I. Identitas dan Informasi Mengenai Modul
Nama Penyusun Dendy Marta Putra, [Link]
Nama Sekolah SMA Negeri 5 Padang
Jenjang Sekolah Sekolah menengah atas
Fase/Kelas F/XII
Kompetensi Awal Peserta didik telah memahami bahwa di dalam masyarakat ada
masalah
Profil Pelajar Pancasila Setelah proses pembelajaran ini, peserta didik dapat menguatkan
karakter yang sesuai profil pelajar Pancasila yaitu dengan
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
Berakhlak Mulia serta mampu bernalar kritis, bergotong royong
dalam kehidupan sehari-hari.
Alokasi waktu (menit) 5 x 45 menit
Jumlah Pertemuan (JP) 5 JP
Tahun Pelajaran 2023/2024
Sarana Prasarana Video, Laptop, Smartphone, Infokus, Jaringan Internet,
lingkungan sekolah
Target Peserta Didik Reguler yakni Peserta didik umum yang tidak ada kesulitan
dalam mencerna dan memahami materi ajar
Model Pembelajaran Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dengan model
Discoveri learning
Daftar Pustaka Kun Maryati & Juju Suryawati. 2013. Sosiologi untuk
SMA/MA kelas XI, Jakarta:Erlangga. Hal.135-144
Tim Sosiologi. 2006. Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan
Masyarakat. Jakarta: Yudhistira. Hal.83-86
Referensi Lain [Link]
Bagian II. Kegiatan Pembelajaran
Topik Kelompok Sosial
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu mengidentifikasi terjadinya kelompok social
Rencana Assesment Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
Asesmen pada akhir proses pembelajaran (sumatif)
Pemahaman Bermakna Sebagai makhluk sosial, manusia tidak mungkin bisa memenuhi
kebutuhannya sendiri. Sejak ia dilahirkan, manusia sangat
bergantung pada orang lain atau kelompok disekitarnya. Demikian
juga ketika beranjak dewasa dan bermasyarakat. Manusia
membutuhkan dan memiliki naluri kuat untuk selalu hidup bersama
orang lain.
Pertanyaan Pemantik Apa itu kelompok?
Profil Pelajar Pancasila Tuhan Yang Maha Esa
Mandiri
Kreatif
Berfikir kritis
Urutan Kegiatan
Pembelajaran Pertemuan
Pertama
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Pendahulua Guru mengkondisikan pembelajaran dengan mengucapkan
n salam, berdoa, membaca asmaul husna, mengecek kehadiran
siswa, dsb
Siswa mengerjakan Asesmen Diagnostik melalui aplikasi quizizz
Guru menjelaskan tujuan dan skenario pembelajaran
Guru memberikan motivasi dengan menjelaskan manfaat
pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan Inti Mendeskripsikan pengertian kelompok sosial
(Discovery Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok sosial
Learning) Mengidentifikasi syarat-syarat kelompok sosial
Mengidentifikasi dasar terbentuknya kelompok sosiall
Meng klasifikasikan macam-macam kelompok sosial
Memberikan Stimulus :
Siswa mengamati video tentang pengertian kelompok
sosial tentang
Guru melakukan diferensiasi materi, dimana kelompok A diberi
materi; pengertian kelompok sosial
,ciri-ciri kelompok sosial Kelompok B diberi materipengertian
kelompok sosial
,ciri-ciri kelompok sosial
syarat-syarat kelompok sosial
; Kelompok C diberikan materi .
pengertian kelompok sosial
, ciri-ciri kelompok sosial
syarat-syarat kelompok sosial
dasar terbentuknya kelompok sosiall
macam-macam kelompok sosial
Guru memberikan penguatan tentang materi tersebut
Mengidentidikasi Masalah :
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan materi sesuai dengan kelompok masing-masing
Mengumpulkan data :
Secara berkelompok, siswa melakukan mengerjakan LKPD sesuai
dengan pembagian kelompok dan materi
Siswa mencatat data yang diperoleh dalam diskusi kelompok
Pengolahan Data
Siswa melakukan pengolahan dan klasifikasi data yang diperoleh
Pembuktian
Siswa difasilitasi untuk menganalisis data
Membuat kesimpulan
Siswa membuat kesimpulan
Masing-masing kelompok membacakan hasil analisis data yang
diperoleh, kelompok lain memberikan tanggapan
Siswa diperbolehkan menyajikan laporan dalam bentuk tulisan (gaya
belajar visual)
Siswa diperbolehkan menyajikan laporan dalam bentuk rekaman
audio atau video (gaya belajar audio)
Siswa diperbolehkan menyajikan laporan dalam bentuk video
tutorial (gaya belajar kinestetik)
Guru memberikan penguatan II
Penutup Melakukan refleksi proses dan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas tambahan pada Kelompok B diberi
materi; pengertian kelompok sosial
,ciri-ciri kelompok sosial Kelompok B diberi materipengertian
kelompok sosial
,ciri-ciri kelompok sosial
syarat-syarat kelompok sosial
; Kelompok C diberikan materi .
pengertian kelompok sosial
, ciri-ciri kelompok sosial
syarat-syarat kelompok sosial
dasar terbentuknya kelompok sosiall
macam-macam kelompok sosial
Memberikan tugas penerapan aplikasi dalam kehidupan sehari-
hari (disesuaikan minat siswa)
menyampaikan rencana materi pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya
Menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Glosarium
No
1 Kelompok sosial Kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan
dan saling berinteraksi. Kelompok diciptakan oleh anggota
masyarakat.
2 Individu Makhluk yang tidak dibagi dan tidak dapat dipisahkan antara jiwa
dan raga.
3 Kesatuan Kelompok-kelompok sosial yang terbentuk atas dasar persamaan
geologis darah dan keturunan.
4 kesatuan kelompok- kelompok sosial yang ada didalam masyarakat yang
territorial terbentuk berdasarkan persamaan wilayah tempat tinggal,
misalnya Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW),
kelurahan, desa dan sebagainya.
LKPD 1:
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Nama :
Kelas :
Mata pelajaran :
Nama Sekolah : SMA Negeri 5 Padang
Mata Pelajaran : SOSIOLOGI
Fase/Kelas/Semester : F/XI/I
Maeri Pembelajaran : Pembentukkan Kelompok Sosial
Alokasi Waktu : 5JP (5 x 45 Menit)
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi terjadinya kelompok sosial
B. Indikator Tujuan Pembelajaran
1.1Mendeskripsikan pengertian kelompok sosial
1.2Mengidentifikasikan ciri-ciri kelompok sosial
1.3Mengidentifikasikan syarat-syarat kelompok sosial
1.4Merinci dasar terbentuknya kelompok sosial
C. Langkah kerja
1. Bacalah Buku cetak, LKS, dan bahan ajar serta sumber belajar lain yang
berkaitan dengan hakikat kelompok sosial.
2. Jawablah pertanyaan yang ada di dalam LKPD
E. Lembar Kerja
Jelaskanlah perbedaan kelompok sosial dengan kelompok ?
Pilih lah dua kelompok sosial yang ada di masyarakat ?
Jelaskan alasan mengapa memilih kelompok tersebut, alasanya sesuai dengan hakikat kelompok sosial ?
Jelaskan faktor pembentukkan kelompok sosial yang dipilih ?
Buatlah kesimpulan materi yang sudah dipelajari seperti bagan berikut
Aspek yang akan dijelaskan Pengertian kelompok Contoh kelompok Jelaskan kenapa Apakah
dan ciri-ciri sosial kelompok manfaat
kelompok, serta tersebut bisa kelompok
syarat terbentuk. sosial
terbentuknya yang
kelompok kamu
rasakan.
Penjelasan dengan bahasa
sendiri
MATERI AJAR
SOSIOLOGI XI/GANJIL
Pembentukan kelompok sosial
A. Hakikat Kelompok Sosial
Manusia diciptakan oleh tuhan yang maha esa di muka bumi ini dengan menyandang dua predikat yaitu
sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Individu berasal dari kata individium (latin), satuan kecil yang tidak
dapat dibagi lagi. Menurut kamus Echols dan Shadaly, individu adalah kata benda dari individual yang berarti
orang, perseorangan, oknum. Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dengan demikian, manusia
sebagai makhluk individu mengandung arti makhluk yang tidak dibagi dan tidak dapat dipisahkan antara jiwa dan
raga. Keberadaannya sebagai makhluk tunggal yang meniliki ciri khas dengan corak kepribadiannya termasuk
kemampuan dan kecakapannya. Setiap manusia memiliki perbedaan, hal ini disebabkan manusia memiliki
karakteristik sendiri, memiliki sifat, watak, keinginan dan cita-cita yang berbeda satu sama lain.
Manusia adalah makhluk monodualis, disamping sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk
sosial yaitu bahwa setiap manusia dalam menjalankan kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung
pada manusia lainnnya. Beberapa alasan manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, sebagai berikut:
1. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial
2. Perilaku manusia yang mengharapkan suatu penilaian
3. Manusia memilki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
4. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Manusia memiliki kebutuhan yang beranekaragam guna melangsungkan kehidupannya. Dengan kebutuhan
yang beranekaragam tersebut manusia membutuhkan bantuan dari orang lain sehingga manusia disebut sebagai
makhluk sosial. Tidak satu manusia pun yang dapat bertahan hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain.
Ketergantungan manusia dengan manusia lain ini, akan terus terjadi hingga ia dewasa bahkan meninggal dunia.
Sebagai contoh, seorang bayi yang dilahirkan akan senantiasa bergantung dengan ibunya, dan pertama kali hanya
mengenal ibunya. Semakin dewasa, lingkungan seseorang tersebut juga akan semakin meluas dan sifat
ketergantungan dengan manusia lain akan semakin nampak jelas. Berdasarkan hal tersebut, maka manusia
senantiasa ingin hidup dengan manusia lainnya. Kecenderungan manusia untuk selalu bergaul dengan orang lain
disebut istilah gregariousness.
Hal terpenting dalam hubungan anatara manusia dengan manusia lain adalah reaksi yang timbul sebagai
akibat hubungan-hubungan tersebut. Reaksi tersebut yang mengakibatkan meluasnya tindakan seseorang.
Misalnya, seorang ibu yang memasakkan makanan bagi keluarganya, ia memerlukan reaksi, entah rekasi tersebut
berwujud pujian atau celaan yang kemudian menjadi dorongan bagi sang ibu untuk melakukan tindak-tindakan
selanjutnya. Dalam memberikan reaksi tersebut, terdapat suatu kecenderungan manusia untuk memberikan
keserasian dengan tindakan-tindakan orang lain. Hal ini disebabkan manusia sejak lahir sudah memiliki dua hasrat
atau keinginan pokok, yaitu sebagai berikut.
1. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya (masyarakat)
2. Keninginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya.
Dua hasrat atau keinginan pokok manusia tersebut menjadikan manusia untuk hidup berkelompok serta
menimbulkan kelompok-kelompok sosial atau social-groupdi dalam kehidupan manusia ini. Kelompok-kelompok
sosial tersebut merupakan himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama.
Untuk memenuhi keinginan tersebut manusia mengunakan pikiran, perasaaan, dan kehendaknya. Misalnya
dalam memenuhi kebutuhan pangan manusia dapat bekerja sebagai nelayan dimana mereka bejuang melawan
angin badai, berburu mencari makanan di hutan, manusia menghadapi alam yang kejam seperti binatang buas.
Untuk melakukan pekerjaan ini tidak bisa sendiri tetapi memerlukan pihak lain. Disinilah terbentuknya kelompok
sosial ketika mereka sama-sama atau menyatu dalam suatu himpunan demi tercapainya tujuan. Jadi dapat
disimpulkan bahwa kelompok sosial adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan dan saling berinteraksi
sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.
Pada dasarnya kelompok sosial merupakan persatuan hidup yang terdiri atas orang-orang dalam masyarakat
dan terbentuk atas dorongan-dorongan tertentu. Kelompok sosial merupakan sesuatu yang penting dalam
kehidupan manusia. Tidak ada satu manusia yang dapat melepaskan diri dari keanggotaan kelompok sosial. Sejak
dilahirkan, anda sudah menjadi beberapa kelompok sosial. Misalnya, pada saat masih bayi, anda akan menjadi
kelompok balita. Jika dilahirkan sebagai seorang wanita atau laki-laki, maka anda akan menjadi anggota kelompok
jenis kelamin tertentu dan itu memiliki arti khusus pula bagi para ahli kependudukan. Makin anda menginjak
dewasa, makin banyak pula kelompok sosial lain yang akan anda masuki.
1. Pengertian kelompok sosial
Kelompok sosial adalah; himpunan atau kesatuan manusia yang terdiri dari dua atau lebih individu yang hidup
bersama saling berhubungan, saling mempengaruhi dengan suatu kesadaran untuk saling tolong-menolong dan
mempunyai tujuan bersama. Beberapa ahli mengemukakan pengertian kelompok sosial adalah sebagai berikut:
a. Paul B. Horton dan Chester L. Hunt
Kelompok sosial sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya dan
saling berinteraksi.
b. Soerjono Soekanto
Kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena
adanya hubungan antara mereka secara timbale balik dan saling memengaruhi.
c. Hendro Puspito
Kelompok sosial sebagai suatu kumpulan nyata, teratur, dan tetap dari individu-individu yang
melaksanakan perannya secara berkaitan guna mencapai tujuan bersama.
d. Robert K. Merton
Kelompok sosial merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang
telah mapan.
e. Joseph S. Roucek dan Roland L. Warren
Kedua ahli sosiologi tersebut mendefinisikan Kelompok sosial sebagai kelompok yang terdiri
atas dua atau lebih manusia dan diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat
dipahami oleh anggota atau orang lain secara keseluruhan.
f. Bierstedt
Kelompok sosial adalah kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis, berhubungan
satu sama lain, tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi.
g. Mayor Polak
Kelompok sosial sejumlah orang yang satu sama lain memiliki hubungan sebagai sebuah struktur
untuk memenuhi kepentingan bersama.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas, disimpulkan bahwa Kelompok sosial merupakan sekumpulan
manusia yang memiliki perasamaan ciri dan memiliki pola interaksi yang terorganisir secara berulang-berulang,
serta memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya.
2. Syarat Terbentuknya Kelompok Sosial
Setiap himpunan manusia yang terbentuk belum tentu dapat disebut sebaga Kelompok sosial. Oleh karena itu,
diperlukan beberapa persyaratan tertentu untuk mengidentifikasi suatu himpunan manusia disebut sebagai
kelompok sosial.
a. Menurut Robert K Merton:
1) Sering terjadi interaksi. Misalnya di dalam keluarga, ketika mereka berkumpul makan malam terjadilah
tukar menukar pengalaman diantara ayah, ibu dan anak. Ketika pertukaran pengalaman tersebut
dinamakan dengan interaksi.
2) Di dalam kelas seorang siswa bertanya pada guru, adanya interaksi siswa dengan guru ini dikarenakan
siswa mengartikan dirinya sebagai anggota dari kelasnya tersebut. Jadi ciri-ciri selanjutnya adalah
bahwa pihak yang berinteraksi mengartikan dirinya sebagai anggota dari kelompoknya.
3) Pihak yang berinteraksi didefinisikan oleh orang lain sebagai anggota kelompok. contohnya petugas
pustaka sekolah dalam melayani siswa yang meminjam buku, berarti mereka sudah menganggap bahwa
siswa tersebut sudah terdaftar dalam keanggotaan pustaka sekolah.
b. Menurut Soerjono Soekanto adalah:
1) Adanya kesadaran sebagai bagian dari kelompok yang bersangkutan. Contoh: mematuhi peraturan
sekolah, ini dikarenakan siswa menyadari kalau mereka bagian dari sekolah tersebut sehingga mereka
menaati peraturan yang ada disekolah tersebut.
2) Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan yang lainya dalam kelompok itu.
Contohnya peminjam (siswa) dengan petugas pustaka.
3) Adanya faktor pengikat seperti sama kepentingan, tujuan, idiologi politik yang sama, dan lain-lain.
4) Memiliki struktur, kaidah dan pola perilaku yang sama
5) Bersistem dan berproses
3. Ciri-ciri Kelompok Sosial
Secara umum ciri kelompok sosial adalah sebagai berikut.
a. Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok-kelompok atau kesatuan manusia lain
b. Memiliki struktur sosial yang setiap anggotanya memiliki status dan peran tertentu. Kelangsungan hidup
kelompok tersebut tergantung pada ketangguhan para anggotanya dalam melaksanakan peranannya
c. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya
d. Memiliki kepentingan bersama
e. Adanya interaksi dan komunikasi di antara para anggotanya.
Menurut Robert K. Merton ciri-ciri kelompok adalah sebagai berikut
a. Memiliki pola interaksi
b. Pihak yang berinteraksi mendefinisikan dirinya sebagai anggota kelompok
c. Pihak yang berinteraksi didefinisikan oleh orang lain sebagai anggota kelompok