0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan10 halaman

Alur Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Dokumen ini menjelaskan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 1 Karangkobar, yang bertujuan mengembangkan kemampuan literasi peserta didik melalui pembelajaran berbasis genre. Pembelajaran ini mencakup keterampilan berbahasa reseptif dan produktif, serta membina karakter Pancasila dan kepedulian terhadap budaya. Capaian pembelajaran diharapkan mencakup kemampuan berkomunikasi, bernalar, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai konteks sosial dan akademis.

Diunggah oleh

hanifaradika31
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan10 halaman

Alur Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Dokumen ini menjelaskan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 1 Karangkobar, yang bertujuan mengembangkan kemampuan literasi peserta didik melalui pembelajaran berbasis genre. Pembelajaran ini mencakup keterampilan berbahasa reseptif dan produktif, serta membina karakter Pancasila dan kepedulian terhadap budaya. Capaian pembelajaran diharapkan mencakup kemampuan berkomunikasi, bernalar, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai konteks sosial dan akademis.

Diunggah oleh

hanifaradika31
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Sekolah : SMAN 1 Karangkobar


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Fase :X/A
Tahun Pelajaran : 2023/2024

A. RASIONAL MATA PESERTA DIDIKAN


Kemampuan berbahasa, bersastra, dan berpikir merupakan fondasi dari kemampuan literasi. Semua bidang kajian, bidang
kehidupan, dan tujuan-tujuan sosial menggunakan kemampuan literasi. Literasi menjadi kemampuan sangat penting yang
digunakan untuk bekerja dan belajar sepanjang hayat. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan
pembelajaran literasi untuk berbagai tujuan berkomunikasi dalam konteks sosial budaya Indonesia. Kemampuan literasi
dikembangkan ke dalam pembelajaran menyimak, membaca, dan memirsa, menulis, berbicara, dan mempresentasikan untuk
berbagai tujuan berbasis genre yang terkait dengan penggunaan bahasa dalam kehidupan. Setiap genre memiliki tipe teks
yang didasarkan pada alur pikir-struktur-khas teks tertentu. Tipe teks merupakan alur pikir yang dapat mengoptimalkan
penggunaan bahasa untuk bekerja dan belajar sepanjanag hayat.

Model utama yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah pedagogic genre. Model ini memeiliki empat
tahapan, yaitu penjelasan untuk membangun konteks (explaining, building the context), permodelan (modelling),
pembimbingan (join construction), dan pemandirian (independent construction). Di samping pedagogi gengre, pembelajaran
Bahasa Indonesia dapat dikembangkan dengan model-model lain sesuai dengan pencapaian pembelajaran tertentu.
Pembinaan dan pengembangan kemampuan berbahasa Indonesia akan membentuk pribadi Pancasila yang beriman,
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berpikir kritis, mandiri, kreatif, bergotong-royong, dan
berkebhinekaan global.

B. TUJUAN MATA PESERTA DIDIKAN


Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan :
1. Akhlak mulia dengan menggunakan Bahasa Indonesia secara santun:
2. Sikap pengutamaan dan penghargaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Republik Indonesia;
3. Kemampuan berbahasa dengan berbagai teks multimodal (lisan, tulis, visual, audio, audiovisual) untuk berbagai
tujuan (genre) dan konteks;
4. Kemampuan literasi (berbahasa, bersastra, dan bernalar kritis-kreatif) dalam belajar dan bekerja;
5. Kepercayaan diri untuk berekspresi sebagai individu yang cakap, mandiri, bergotong-royong, dan bertanggung
jawab;
6. Kepedulian terhadap budaya lokal dan lingkungan sekitarnya;
7. Kepedulian untuk berkonstribusi sebagai warga negara Indonesia dan dunia yang demokratis dan berkeadilan.

C. KARAKTERISTIK MATA PEMBELAJARAN


Mata Peserta didikan Bahasa Indoneisa menjadi modal dasar untuk belajar dan bekerja karena berfokus pada kemampuan
literasi (berbahasa dan berpikir). Kemampuan literasi menjadi indikator kemajuan dan perkembangan anak-anak Indonesia.
Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia membina dan mengembangkan kepercayaan diri peserta didik sebagai komunikator,
pemikir kritis-kreatif-imajinatif dan warga negara Indonesia yang menguasi di literasi digital dan informasional.
Pembelajaran Bahasa Indonesia membina dan mengembangkan pengetahuan dan kemampuan literasi dalam semua
peristiwa komunikasi yang mendukung keberhasilan dalam pendidikan dan dunia kerja.
Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia membentuk keterampilan berbahasa reseptif (menyimak, membaca, dan memirsa)
dan keterampilan berbahasa produktif (berbicara dan mempresentasikan, serta menulis). Kompetensi berbahasa ini
berdasarkan pada tiga hal yang saling berhubungan dan saling mendukung untuk mengembangkan kompetensi peserta didik,
yaitu bahasa (mengembangkan kompetensi kebahasaan), sastra (kemampuan memahami, mengapresiasi, menanggapi,
menganalisis, dan mencipta karya sastra), dan berpikir (kritis, kreatif, dan imajinatif). Pengembangan kompetensi berbahasa,
bersastra, dan berpikir diharapkan membentuk peserta dididk yang memiliki kemampuan literasi tinggi dan berkarakter
Pancasila.
1. Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia mencakup kemampuan reseptif (menyimak, membaca, dan memirsa) dan
kemampuan produktif (berbicara dan mempresentasikan, menulis).
2. Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia menggunakan pendekatan berbasis genre melalui pemanfaaatan beragam tipe
teks dan teks multimodal (lisan, tulis, visual, audio, audiovisual). Model pembelajaran menggunakan pedagogik genre,
yaitu penjelasan untuk membangun konteks (explaining, building the context), permodelan (modelling), pembimbingan
(join construction), dan pemandirian (independent construction) serta kegiatan yang mendorong peserta didik untuk
berpikir kritis, kreatif, dan imajinatif dalam proses pembelajaran.
3. Mata Peserta didikan Bahasa Indonesia dibelajarkan untuk meningkatkan :
a. Kecakapan hidup peserta didik mengelola diri dan lingkungan;
b. Kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan alam, sosial, dan budaya.
D. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,
konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Peserta didik mampu memahami, mengolah, menginterpretasi dan mengevaluasi
informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari
berbagai sumber. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Peserta didik mampu menulis berbagai
teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan
etis.

Elemen Capaian Pembelajaran Materi Tujuan Pembelajaran Alokasi Mo


Waktu dul
Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan - akurasi 10.1 Mengevaluasi informasi 2 1
mengkreasi informasi berupa gagasan,
informasi yang tidak akurat dan
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak dalam bias dalam paparan
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi)
laporan laporan hasil observasi
dalam bentuk monolog, dialog, dan
gelar wicara. hasil dengan kritis dan
observasi reflektif.
- struktur 10.2 Memahami dan 2 1
laporan menganalisis gagasan
dalam paparan laporan
hasil hasil observasi dengan
observasi kritis dan reflektif
Membaca Peserta didik mengevaluasi informasi - kata-kata 10.3 Menemukan makna 2 1
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
dan khusus tersurat dan tersirat
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Memirsa laporan, narasi, rekon, eksplanasi, pada teks laporan
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
- fakta dan 10.4 Menilai akurasi dan 2 1
dan audiovisual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat. opini kualitas data dalam
Peserta didik menginterpretasi
laporan dengan
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli, menggunakan informasi
empati dan/atau pendapat pro/kontra
pada teks eksplanasi
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan sebagai pembanding
sumber lain untuk menilai akurasi dan
kualitas data serta membandingkan isi
teks.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, - Kalimat 10.5 Menulis gagasan dalam 6 1
pikiran, pandangan, arahan, atau pesan
definisi dan bentuk laporan hasil
tertulis untuk berbagai tujuan secara
logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk kalimat observasi secara logis
teks informasional dan/atau fiksi.
deskripsi dan etis.
Peserta didik mampu menulis teks
eksposisi hasil penelitian dan teks - Imbuhan
fungsional dunia kerja. Peserta didik
di-
mampu mengalihwahanakan satu teks
ke teks lainnnya untuk tujuan ekonomi
kreatif. Peserta didik mampu
- Sistematika 10.6 Mengubah laporan hasil 4 1
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital laporan observasi ke dalam
hasil format kreatif yang
observasi dapat diterbitkan di
media cetak maupun
elektronik
Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - Pengaturan 10.7 Mempresentasikan 4 1
menyajikan gagasan, pikiran,
dan intonasi laporan hasil observasi
pandangan, arahan atau pesan untuk
mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan dalam multimodal dengan
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan presentasi memperhatikan intonasi
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. dalam penyampaiannya
Peserta didik mampu mengkreasi
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi.
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal
Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan - Pesan 10.8 Mengevaluasi gagasan 2 2
mengkreasi informasi berupa gagasan,
tersurat dan dan pesan pada teks
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak tersirat monolog berupa
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi)
lawakan tunggal
dalam bentuk monolog, dialog, dan
gelar wicara. - struktur 10.9 Memahami dan 2 2
teks menganalisis gagasan
anekdot dalam teks anekdot
dengan kritis dan
reflektif.
Membaca Peserta didik mengevaluasi informasi - Nilai dalam 10.10 Menginterpretasi 2 2
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
dan teks informasi untuk
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Memirsa laporan, narasi, rekon, eksplanasi, anekdot mengungkapkan
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
gagasan dan perasaan
dan audiovisual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat. simpati, peduli, empati,
Peserta didik menginterpretasi
dan/atau pendapat
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli, pro/kontra dari teks
empati dan/atau pendapat pro/kontra
visual secara kreatif
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan - fakta dan 10.11 Menggunakan sumber 2 2
sumber lain untuk menilai akurasi dan
opini lain untuk menilai
kualitas data serta membandingkan isi
teks. dalam teks akurasi dan kualitas
anekdot data serta
membandingkan dengan
isi teks.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, - Kritik 10.12 Menulis teks eksposisi 4 2
pikiran, pandangan, arahan, atau pesan
berbasis hasil penelitian sebagai
tertulis untuk berbagai tujuan secara
logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk data sumber dalam
teks informasional dan/atau fiksi.
- Penelitian menyampaikan kritik
Peserta didik mampu menulis teks
eksposisi hasil penelitian dan teks sederhana sosial
fungsional dunia kerja. Peserta didik
- Struktur
mampu mengalihwahanakan satu teks
ke teks lainnnya untuk tujuan ekonomi teks
kreatif. Peserta didik mampu
eksposisi
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital - Kritik 10.13 Mengalihwahanakan 2 2
berbasis satu teks ke teks lainnya
data untuk tujuan ekonomi
- Penelitian kreatif
sederhana
- Struktur
teks
eksposisi
- Komik 10.14 Menerbitkan hasil 4 2
potongan tulisan di media cetak
(comic maupun digital.
strip)
Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - konsep 10.15 Mengolah dan 2 2
menyajikan gagasan, pikiran,
dan lawakan menyajikan gagasan,
pandangan, arahan atau pesan untuk
Mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan tunggal pikiran, pandangan,
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan arahan atau pesan dalam
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. bentuk monolog
Peserta didik mampu mengkreasi
lawakan tunggal secara
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi. logis, runtut, kritis, dan
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
kreatif.
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal
Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan - Ide pokok 10.16 Memahami dan 2 3
mengkreasi informasi berupa gagasan,
menganalisis pesan
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak dalam teks narasi yang
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi)
dibacakan
dalam bentuk monolog, dialog, dan
gelar wicara.
Membaca Peserta didik mengevaluasi informasi Karakterisa 10.17 Peserta didik 4 3
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
dan si pada menginterpretasi
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Memirsa laporan, narasi, rekon, eksplanasi, hikayat dan informasi untuk
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
cerpen mengungkapkan
dan audiovisual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat. - Plot pada gagasan terhadap nilai
Peserta didik menginterpretasi
hikayat dan yang terkandung dalam
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli, cerpen teks narasi
empati dan/atau pendapat pro/kontra
- Nilai-nilai
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan yang
sumber lain untuk menilai akurasi dan
terkandung
kualitas data serta membandingkan isi
teks. dalam
hikayat
Peserta didik mampu menulis gagasan, - Konjungsi 10.18 Menulis gagasan, 8 3
pikiran, pandangan, arahan, atau pesan
Menulis urutan pikiran, pandangan,
tertulis untuk berbagai tujuan secara
logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk waktu arahan, atau pesan
teks informasional dan/atau fiksi.
- Majas tertulis untuk berbagai
Peserta didik mampu menulis teks
eksposisi hasil penelitian dan teks - Langkah- tujuan secara logis,
fungsional dunia kerja. Peserta didik
langkah kritis, dan kreatif dalam
mampu mengalihwahanakan satu teks
ke teks lainnnya untuk tujuan ekonomi menulis bentuk teks fiksi
kreatif. Peserta didik mampu
cerpen
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital - Peta 10.19 Menerbitkan hasil 4 3
konsep tulisan di media cetak
maupun digital
Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - Sistematika 10.20 Menyajikan teks 4 3
menyajikan gagasan, pikiran,
dan penyajian narasi dalam bentuk
pandangan, arahan atau pesan untuk
Mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan cerita lisan monolog berbantuan
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan media secara runtut dan
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. kreatif
Peserta didik mampu mengkreasi
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi.
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal
Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan - Kaidah 10.21 Mengevaluasi 2 4
mengkreasi informasi berupa gagasan,
teks informasi berupa
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak negosiasi gagasan, pikiran,
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi) pandangan, atau pesan
dalam bentuk monolog, dialog, dan
dalam teks negosiasi
gelar wicara.
berbentuk dialog secara
akurat, kritis, dan
reflektif
4Membaca Peserta didik mengevaluasi informasi - Informasi 10.22 Menilai akurasi dan 4 4
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
dan dalam teks kualitas data dalam teks
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Memirsa laporan, narasi, rekon, eksplanasi, deskripsi negosiasi dengan
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
menggunakan informasi
dan audiovisual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat. pada teks deskripsi
Peserta didik menginterpretasi
sebagai pembanding
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli,
empati dan/atau pendapat pro/kontra
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan
sumber lain untuk menilai akurasi dan
kualitas data serta membandingkan isi
teks.
Menulis Peserta didik didik mampu menulis - Penulisan 10.23 Mengalihwahanakan 4 4
gagasan, pikiran, pandangan, arahan,
teks teks berbentuk dialog ke
atau pesan tertulis untuk berbagai
tujuan secara logis, kritis, dan kreatif negosiasi bentuk naratif secara
dalam bentuk teks informasional
berbentuk logis, kreatif, dan
dan/atau fiksi. Peserta didik mampu
menulis teks eksposisi hasil penelitian naratif menggunakan alur yang
dan teks fungsional dunia kerja. Peserta
runtut
didik mampu mengalihwahanakan satu
teks ke teks lainnnya untuk tujuan
ekonomi kreatif. Peserta didik mampu
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital

Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - Presentasi 10.24 Menyajikan gagasan, 4 4
menyajikan gagasan, pikiran,
dan teks pikiran, pandangan, atau
pandangan, arahan atau pesan untuk
mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan negosiasi pesan dalam bentuk
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan dialog secara runtut,
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. kreatif, dan dengan
Peserta didik mampu mengkreasi
menggunakan metode
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi. yang tepat
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal
Peserta didik mampu mengevaluasi dan - Ide pokok 10.25 Memahami dan 2 5
mengkreasi informasi berupa gagasan,
Menyimak dan ide menganalisis informasi
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak penjelas berupa ide pokok serta
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi)
teks ide penjelas dari teks
dalam bentuk monolog, dialog, dan
gelar wicara. biografi biografi secara akurat
dan kritis
Peserta didik mengevaluasi informasi - struktur 10.26 Menganalisis teks 4 5
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
teks rekon rekon untuk
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Membaca laporan, narasi, rekon, eksplanasi, menemukan gagasan,
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
dan pikiran, atau pesan yang
dan audiovisual untuk menemukan
memirsa makna yang tersurat dan tersirat. tersurat dan tersirat
Peserta didik menginterpretasi
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli,
empati dan/atau pendapat pro/kontra
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan
sumber lain untuk menilai akurasi dan
kualitas data serta membandingkan isi
teks.
5Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, - langkah- 10.27 Menulis biografi untuk 4 5
pikiran, pandangan, arahan, atau pesan
langkah berbagai tujuan secara
tertulis untuk berbagai tujuan secara
logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk menulis logis dan kreatif
teks informasional dan/atau fiksi.
teks
Peserta didik mampu menulis teks
eksposisi hasil penelitian dan teks biografi
fungsional dunia kerja. Peserta didik
- kaidah
mampu mengalihwahanakan satu teks
ke teks lainnnya untuk tujuan ekonomi kebahasaan
kreatif. Peserta didik mampu
teks
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital biografi

Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - presentasi 10.28 Menyajikan teks 4 5
menyajikan gagasan, pikiran,
dan teks biografi secara tuntut,
pandangan, arahan atau pesan untuk
mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan biografi logis, dan kreatif
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif.
Peserta didik mampu mengkreasi
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi.
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal
Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan - kaidah 10.29 Memahami diksi 2 6
mengkreasi informasi berupa gagasan,
puisi dalam teks puisi yang
pikiran, perasaan, pandangan, arahan
atau pesan yang akurat dari menyimak - diksi dibacakan dengan kritis
berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi)
dan reflektif
dalam bentuk monolog, dialog, dan
gelar wicara.
Peserta didik mengevaluasi informasi - diksi, rima, 10.30 Memahami teks puisi 2 6
berupa gagasan, pikiran, pandangan,
Membaca dan dan menilai efektivitas
arahan atau pesan dari teks deskripsi,
dan laporan, narasi, rekon, eksplanasi, tipografi pemilihan kata/ diksi,
eksposisi dan diskusi, dari teks visual
Memirsa puisi pengaturan rima, dan
dan audiovisual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat. - amanat tampilan tipografi
Peserta didik menginterpretasi
dalam mendukung
informasi untuk mengungkapkan
gagasan dan perasaan simpati, peduli, makna dan amanat puisi
empati dan/atau pendapat pro/kontra
10.31 Mengidentifikasi tema 4 6
dari teks visual dan audiovisual secara
kreatif. Peserta didik menggunakan dan suasana untuk
sumber lain untuk menilai akurasi dan
menemukan makna
kualitas data serta membandingkan isi - struktur yang tersurat dan
teks.
batin dan tersirat dalam teks puisi
fisik puisi
6Menulis Peserta didik didik mampu menulis - resensi 10.32 Menulis tanggapan 4 6
gagasan, pikiran, pandangan, arahan,
antologi terhadap antologi puisi
atau pesan tertulis untuk berbagai
tujuan secara logis, kritis, dan kreatif puisi secara logis dan kritis
dalam bentuk teks informasional
yang dalam bentuk
dan/atau fiksi. Peserta didik mampu
menulis teks eksposisi hasil penelitian resensi buku
dan teks fungsional dunia kerja. Peserta
didik mampu mengalihwahanakan satu
teks ke teks lainnnya untuk tujuan
ekonomi kreatif. Peserta didik mampu
menerbitkan hasil tulisan di media
cetak maupun digital

Berbicara Peserta didik mampu mengolah dan - Metode 10.33 Menyajikan 4 6


menyajikan gagasan, pikiran,
dan pembacaan pembacaan puisi dengan
pandangan, arahan atau pesan untuk
mempresen tujuan pengajuan usul, perumusan puisi penghayatan, ekspresi,
masalah dan solusi dalam bentuk
tasikan gesture, suara, dan
monolog, dialog, dan gelar wicara
secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. metode yang sesuai
Peserta didik mampu mengkreasi
secara kreatif
ungkapan sesuai dengan norma
kesopanan dalam berkomunikasi.
Peserta didik berkontribusi lebih aktif
dalam diskusi dengan mempersiapkan
materi diskusi, melaksanakan tugas
dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik
mampu mengungkapkan simpati,
empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam
bentuk teks fiksi dan nonfiksi
multimodal

E. LAIN-LAIN
Model Tatap Muka
Pembelajaran
Metode Discovery Learning (DL)
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran:
a. Stimulation (Stimulus/pemberian ransang) berupa masalah kontekstual
b. Problem Statement (pernyataan/identifikasi masalah) dari masalah kontekstual maupun bentuk
abstrak dalam menemukan konsep
c. Data Processing (pengolahan data) mengenai masalah yang telah diidentifiksi untuk
mendapatkan konsep
d. Verification (pembuktian) menyampaikan hasil kegiatannya di depan kelas.
e. Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)
Penilaian/Asesmen a. Asesmen individu
b. Asesmen kelompok
c. Asesmen performa (presentasi, drama, pameran hasil karya, dsb).
d. Tertulis (tes objektif, esai)
Sumber Belajar Gumilar, Sefi Indra dan Fadillah Tri Aulia. 2021. Buku Panduan Guru Cerdas Cergas Berbahasa
dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X. Jakarta : Kementrian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Gumilar, Sefi Indra dan Fadillah Tri Aulia. 2021. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra
Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X. Jakarta : Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi Republik Indonesia.
Glosarium
● Cerita Rakyat: Jenis sastra lama yang berisi kisah-kisah fiksi imajinatif.
● Mengevaluasi: Memberikan penilaian. Tahapannya adalah mengumpulkan dan mengolah data,
menganalisis, menginterpretasi dan membuat kesimpulan penilaian.
● Mengkreasi: Mencipta, membuat. Guru harus melakukan joint construction terlebih dulu
sebelum peserta didik bisa mengkreasi secara mandiri.
● Merefleksi: Menilai proses yang dijalani oleh diri sendiri berdasarkan pengetahuan/gagasan
yang ditemui.
● Interpretasi: Tafsiran atau penjelasan yang lebih mudah dipahami. Interpretasi biasanya
dilakukan dengan menemukan ide pokok, memahami makna tersurat dan tersirat, memahami
kronologi dan dinamika gagasan, lalu membuat hipotesis dan sintesis informasi.
● Gagasan: Ide, hasil pemikiran.
● Akurat: Teliti, cermat, tepat.
● Memaparkan: Menguraikan, membentangkan.
● Menganalisis: Menguraikan teks untuk mengetahui bagian-bagiannya serta hubungan
antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.
● Unsur Intrinsik: komponen yang membangun sebuah karya sastra, minimal terdiri dari tema,
alur, tokoh, latar, dan amanat.
● Teks Rekon: Teks yang menceritakan kembali pengalaman masa lalu secara kronologis dengan
tujuan memberi informasi atau menghibur.
● Teks Sejarah: teks yang menjelaskan fakta-fakta dari kejadian masa lalu, yang menjadi latar
belakang terjadinya peristiwa bersejarah.
● Ide Pokok: Suatu gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf.
● Kronologis: Sesuai urutan waktu kejadian.
● Akurasi: kecermatan, ketelitian, ketepatan.
● Tanggapan: Reaksi/sambutan terhadap sesuatu.
● Diskusi: Pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah.
● Etika: Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral
(akhlak).
● Logis: Sesuai dengan logika, benar menurut penalaran, masuk akal.
● Genre Mikro: Jenis teks yang dapat berdiri sendiri, dapat juga digabungkan menjadi satu
kesatuan dalam genre makro.
● Teks Narasi: Teks yang menjelaskan suatu peristiwa dan memiliki urutan waktu.
● Teks Deskripsi: Teks yang berisi penggambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu
kepada pembaca secara jelas dan terperinci.
● Teks Eksplanasi: Teks yang berisi tentang proses 'mengapa' dan 'bagaimana' fenomena alam,
sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Teks eksplanasi juga memuat
sebab, akibat dan proses dari sebuah fenomena.
● Teks Eksposisi: Teks yang berisi sebuah informasi yang berupa gagasan, pendapat dan fakta
yang bertujuan untuk memberikan sebuah informasi.
● Metode Ilmiah: Cara sistematis yang digunakan para ilmuwan dalam memecahkan atau
mencari jawaban atas masalah-masalah yang dihadapi dalam penelitian. Metode ilmiah terdiri
dari aktivitas merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun hipotesis,
melakukan percobaan, menganalisis data, membuat kesimpulan, mengomunikasikan hasil
penelitian.
● Berpikir Ilmiah: Berpikir dengan logis dan empiris. Logis yaitu masuk akal, sedangkan empiris
artinya dibahas secara mendalam berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
● Alih Wahana: Pengubahan teks menjadi bentuk media lain.
● Ulasan: Penilaian terhadap sesuatu, tulisan yang memaparkan kelebihan dan kekurangan
sesuatu

Mengetahui, Banjarnegara, 20 Juni 2023


Kepala SMAN 1 Karangkobar Guru Mata Pelajaran

Ibnu Rohmadi, [Link]., [Link]. Hani Faradika, [Link].


NIP. 19700316 199103 1 003 NIP.

Anda mungkin juga menyukai