0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
515 tayangan14 halaman

RPP Pembelajaran Mendalam SMK MPLB

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Dasar-Dasar MPLB di SMK Negeri 1 Purwodadi, yang mencakup proses bisnis manajemen perkantoran dan layanan bisnis. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, materi pelajaran, tujuan pembelajaran, dan metode pengajaran yang melibatkan pendekatan aktif seperti Project-Based Learning. Tujuan akhir adalah membekali siswa dengan keterampilan administratif dan pemahaman tentang fungsi manajemen serta rantai pasok dalam konteks dunia kerja.

Diunggah oleh

Syahna Thousahilwa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
515 tayangan14 halaman

RPP Pembelajaran Mendalam SMK MPLB

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Dasar-Dasar MPLB di SMK Negeri 1 Purwodadi, yang mencakup proses bisnis manajemen perkantoran dan layanan bisnis. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, materi pelajaran, tujuan pembelajaran, dan metode pengajaran yang melibatkan pendekatan aktif seperti Project-Based Learning. Tujuan akhir adalah membekali siswa dengan keterampilan administratif dan pemahaman tentang fungsi manajemen serta rantai pasok dalam konteks dunia kerja.

Diunggah oleh

Syahna Thousahilwa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

SEKOLAH : SMK NEGERI 1 PURWODADI


NAMA GURU : EMI NURCAHYANINGSIH
MATA PELAJARAN : DASAR-DASAR MPLB
KELAS / SEMESTER : X/1
ALOKASI WAKTU : 48 JP

ELEMEN 1 : Proses bisnis manajemen perkantoran dan layanan bisnis di dunia kerja

IDENTIFIKASI Peserta Didik 1. Pengetahuan Awal


a. Pemahaman Umum tentang dunia kerja dan struktur organisasi.
b. Pengalaman sebelumnya terkait pembelajaran manajemen atau administrasi dasar, baik
dari mapel Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) maupun pengalaman magang (jika
ada).
c. Kemampuan dasar literasi (membaca informasi, memahami teks non-fiksi) dan
numerasi (menghitung, membandingkan data sederhana).
d. Pemahaman tentang istilah umum seperti organisasi, pekerjaan, produksi, distribusi,
atau pelayanan.
2. Minat Belajar
a. Minat terhadap dunia perkantoran, bisnis, pelayanan pelanggan, atau logistik.
b. Ketertarikan pada aktivitas administratif (misalnya: pengarsipan, pelayanan,
komunikasi bisnis).
c. Antusiasme terhadap penggunaan teknologi dalam pekerjaan kantor atau bisnis.
d. Keinginan untuk memiliki karier dalam bidang manajemen, administrasi, atau
wirausaha.
3. Latar Belakang
a. Latar belakang keluarga: apakah memiliki anggota keluarga yang bekerja di bidang
manajemen, administrasi, atau logistik.
b. Lingkungan tempat tinggal: apakah peserta didik tinggal di daerah yang memiliki
aktivitas bisnis/logistik tinggi atau sebaliknya.
c. Pengalaman organisasi/kepemimpinan di sekolah atau luar sekolah (OSIS, panitia
kegiatan, dll.).
d. Asal SMP: kurikulum atau pengalaman belajar sebelumnya mungkin berbeda,
terutama antara siswa dari sekolah reguler dan berbasis kejuruan/pesantren.
4. Kebutuhan Belajar
a. Pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual, misalnya melalui studi kasus, role-
play, dan simulasi pekerjaan kantor.
b. Penggunaan media visual seperti diagram alur kerja, video supply chain, dan peta
organisasi untuk memudahkan pemahaman.
c. Pendampingan dalam memahami istilah teknis dalam manajemen dan logistik.
d. Penguatan soft skills, seperti kerja tim, komunikasi, dan manajemen waktu.
e. Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang menantang dan sesuai
dengan dunia kerja nyata.
5. Gaya Belajar
a. Banyak peserta didik SMK cenderung kinestetik dan visual, sehingga pembelajaran
harus melibatkan praktik langsung, alat bantu visual, dan simulasi.
b. Motivasi belajar bisa meningkat bila peserta didik melihat keterkaitan materi dengan
pekerjaan nyata atau peluang wirausaha.
c. Kesiapan emosional dan sosial, terutama dalam kerja kelompok dan berkomunikasi di
lingkungan simulasi kantor.
d. Akses terhadap teknologi, seperti perangkat komputer, printer, atau internet di sekolah
dan di rumah, perlu diperhatikan untuk mendukung aktivitas pembelajaran modern.

Materi Pelajaran 1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai


a. Faktual : Pengertian manajemen, fungsi-fungsi manajemen (perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pengawasan), struktur organisasi,
pengertian rantai pasok.
b. Konseptual : Hubungan antara fungsi manajemen dan aktivitas kerja di kantor;
peran layanan bisnis dalam rantai pasok; konsep alur kerja
administrasi.
c. Prosedural : Proses pelayanan administrasi; alur komunikasi bisnis; prosedur
dalam distribusi informasi/logistik internal kantor.
d. Metakognitif : Refleksi atas peran fungsi manajemen dalam kehidupan sehari-hari
dan karier masa depan; kemampuan memilih metode kerja yang
efektif.
2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
a. Membekali siswa dengan keterampilan dasar administratif yang dibutuhkan di dunia
kerja, seperti membuat laporan, mengelola dokumen, atau melayani klien.
b. Membantu siswa memahami bagaimana bisnis berjalan secara terstruktur mulai dari
perencanaan hingga distribusi.
c. Membentuk pola pikir sistematis dan keterampilan organisasi pribadi, yang relevan
untuk wirausaha maupun pekerjaan formal.
d. Mendorong siswa mengenal peluang karier di bidang perkantoran, manajemen usaha,
logistik, dan layanan pelanggan.
3. Tingkat Kesulitan
a. Dasar–Menengah
Materi pada tahap pengenalan sehingga bisa dipahami oleh peserta didik kelas awal
(kelas X atau XI). Namun, ada beberapa istilah teknis dan konsep abstrak seperti
supply chain yang memerlukan pendekatan kontekstual.
b. Antisipasi Kesulitan
Kesulitan memahami keterkaitan antarfungsi manajemen dan aplikasinya di dunia
nyata. Perlu bantuan visual dan simulasi.
4. Struktur Materi
a. Pengenalan Dunia Kerja Kantor dan Layanan Bisnis
1) Pengertian manajemen perkantoran dan layanan bisnis
2) Ruang lingkup pekerjaan di kantor modern
b. Fungsi-Fungsi Manajemen
1) Perencanaan (Planning)
2) Pengorganisasian (Organizing)
3) Pengarahan (Directing)
4) Pengawasan (Controlling)
c. Aktivitas Pekerjaan Kantor
1) Pelayanan administrasi
2) Komunikasi bisnis
3) Pengelolaan dokumen dan data
d. Pengenalan Rantai Pasok (Supply Chain)
1) Konsep dasar supply chain
2) Peran kantor dan layanan bisnis dalam rantai pasok
3) Studi kasus sederhana (misalnya: alur layanan pelanggan dari pemesanan hingga
pengiriman)
5. Integrasi Nilai dan Karakter
a. Tanggung Jawab
Siswa belajar menyelesaikan tugas administrasi dengan teliti dan tepat waktu
b. Disiplin
Menerapkan prosedur kerja dan etika profesi dalam simulasi pekerjaan kantor.
c. Kerjasama
Proyek kelompok dalam memahami alur kerja kantor dan supply chain
d. Kritis dan Solutif
Menganalisis masalah sederhana dalam pelayanan kantor/logistik dan mencari solusi.
e. Etika dan Integritas
Ditekankan melalui studi kasus layanan pelanggan dan pengelolaan data penting.
6. Aspek Tambahan
a. Media/Alat
Video simulasi kerja kantor, studi kasus layanan pelanggan, peta alur supply chain,
worksheet diagram fungsi manajemen.
b. Pendekatan Pembelajaran
Project-Based Learning, Problem-Based Learning, role-play, diskusi berbasis kasus
nyata
c. Evaluasi
Tes pemahaman konsep, proyek mini (simulasi layanan pelanggan), presentasi alur
kerja, refleksi tertulis.
d. Literasi Pendukung
Artikel bisnis ringan, infografis rantai pasok, modul administrasi dasar.
Dimensi Profil Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran
Lulusan (DPL)

DPL 1 DPL 5
Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Kolaborasi
Yang Maha Esa
DPL 6
DPL 2 Kemandirian
Kewargaan
DPL 7
DPL 3 Kesehatan
Penalaran Kritis
DPL 8
DPL 4 Komunikasi
Kreativitas

Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu memahami aktivitas pekerjaan pada bidang manajemen perkantoran dan
layanan bisnis, fungsi manajemen, serta pengenalan rantai pasok (supply chain)

Lintas Disiplin Ilmu 1. Ekonomi dan Bisnis


Memberikan pemahaman tentang struktur organisasi bisnis, peran departemen dalam
perusahaan, serta pentingnya efisiensi dan produktivitas.
2. Kewirausahaan (PKWU)
Mengembangkan jiwa enterpreneurship, memahami proses bisnis, dan merancang alur
kerja usaha kecil hingga menengah.
3. Informatika
Mendukung pemahaman penggunaan perangkat dan aplikasi untuk menunjang pekerjaan
perkantoran (misal: spreadsheet, e-mail, aplikasi logistik).
4. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Bisnis
Membantu dalam penguasaan komunikasi tertulis dan lisan dalam konteks pelayanan
bisnis dan surat menyurat kantor.
5. Etika Profesi dan Budaya Kerja
Membangun sikap profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan
DESAIN fungsi-fungsi manajemen dan pelayanan.
PEMBELAJARAN 6. Matematika Terapan
Berguna dalam aktivitas kantor seperti membuat laporan keuangan sederhana, menghitung
stok barang, dan menyusun anggaran logistik.

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
a. Menjelaskan aktivitas pekerjaan di bidang manajemen perkantoran dan layanan bisnis.
b. Mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian) dalam konteks perkantoran.
c. Memahami konsep dasar rantai pasok (supply chain) dan penerapannya dalam layanan
bisnis

Topik Pembelajaran “Memahami Aktivitas Kerja, Fungsi Manajemen, dan Konsep Rantai Pasok dalam Dunia
Perkantoran dan Layanan Bisnis”

Praktik Pedagogis Project-Based Learning, Problem-Based Learning, role-play, diskusi berbasis kasus nyata

Kemitraan Lingkungan di dalam ataupun di luar sekolah yang dapat dijadikan mitra sebagai berikut:
Pembelajaran 1. Internal Sekolah (Unit Produksi/BLUD)
2. Gudang atau Toko Grosir
3. Usaha Jasa Ekspedisi
4. Balai Latihan Kerja atau Lembaga Pelatihan Kerja
5. UMKM dan Wirausaha
6. Perusahaan Logistik
7. Kantor Layanan Publik
8. Dinas Perdagangan dan Perindustrian

Lingkungan 1. Ruang Fisik


Pembelajaran a. Kelas Teori
b. Unit Produksi
c. Ruang Diskusi
2. Ruang Virtual
a. Canva
b. Google Doc, Google sheet, Google sites, Google Form,
c. Youtube
3. Budaya Belajar
a. Kolaborasi
Proyek kelompok (misalnya: simulasi unit kerja kantor, pemetaan rantai pasok
sederhana).
b. Kemandirian dan Tanggungjawab
Penugasan berbasis peran kerja kantor (seperti sekretaris tim, koordinator logistik mini,
dsb)
c. Berorientasi Kinerja Nyata
Penilaian berbasis produk dan proses: laporan kerja, presentasi proyek, refleksi individu
d. Etika Profesi dan Disiplin
Integrasi nilai-nilai kejujuran, ketepatan waktu, dan sopan santun dalam layanan kantor
simulatif.
e. Belajar dari Dunia Nyata
Studi kasus aktual, kunjungan industri, atau wawancara narasumber dari mitra dunia
kerja

Pemanfaatan Digital Pemanfaatan teknologi digital menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif,
dan kontekstual. Contoh: perpustakaan digital, forum diskusi daring, dan penilaian daring.
1. Penilaian Daring
2. Searching dan Browsing, pemanfaatan homepage
3. Google sites

Pertemuan Pertama

PENGALAMAN Kegiatan Awal


BELAJAR Prinsip Pembelajaran dengan berkesadaran (mindfull), bermakna (meaningfull), menggembirakan (Joyfull)

1. Orientasi yang Bermakna (10 menit)


a. Guru menyapa siswa dengan ramah kemudian guru menanyakan kondisi peserta didik untuk mendapatkan
informasi kesiapan belajar peserta didik secara psikologi
b. Guru menampilkan kutipan di layar atau papan:
"Kerja administrasi yang baik tidak terlihat mencolok—tapi saat tidak ada, semuanya terasa kacau."
c. Guru menjelaskan bahwa siswa akan belajar tentang bagaimana bekerja atau beraktivitas di kantor
2. Apersepsi yang Kontekstual (10 menit)
a. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
b. Bagaimana menurut pendapat kalian terhadap kutipan tersebut?
c. Apakah kalian sudah pernah memasuki sebuah kantor dan kegiatan apa saja yang kalian lihat?
3. Guru meminta siswa menyebutkan jawaban secara lisan atau menuliskannya di sticky note / papan tulis / Padlet.
a. Guru menyimpulkan bahwa yang siswa alami adalah bagian dari aktivitas manajemen dan supply chain.
b. Guru menambahkan:
“Nah, sekarang bayangkan kamu adalah orang yang bekerja di balik proses itu. Apa yang harus kamu atur? Apa
yang harus kamu rencanakan? Di sinilah fungsi manajemen dan layanan bisnis berperan.”
4. Motivasi yang Menggembirakan (10 menit)
a. Guru memainkan kuis cepat menggunakan media interaktif (Kahoot, Wordwall, Quizizz) dengan tema:
“Siapa Aku? Profesi Kantor Edisi” (siswa menebak profesi kantor dari deskripsi tugas).
b. Guru memberikan tantangan ringan:
“Nanti di akhir pelajaran, kalian akan membentuk tim kecil seolah menjadi sebuah kantor jasa. Siapa yang siap jadi
manajer mini hari ini?”(Bisa disambut dengan stiker, badge, atau kartu peran).
c. Guru menyampaikan:
“Hari ini kalian tidak hanya belajar teori, tapi juga akan menyusun strategi, menyimulasikan pekerjaan, dan
melihat bagaimana kalian bisa menjadi bagian penting dari dunia kerja modern!”
d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara eksplisit, misalnya:
“Setelah pembelajaran ini, kalian akan bisa menjelaskan jenis pekerjaan kantor, memahami fungsi manajemen, dan
mengenal alur supply chain yang menghubungkan produk dari produsen ke konsumen.”

Kegiatan Inti

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru
menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.
Memahami (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Guru memutar video/dokumentasi singkat suasana kantor profesional (swasta/pemerintah).


2. Guru mengajukan pemantik:
"Bagaimana gambaran pekerjaan staf kantor di dunia nyata? Apa saja tugas mereka?"
3. Siswa menjawab secara spontan atau menuliskan di sticky note.
4. Guru dan siswa menyusun bersama pertanyaan utama proyek, misalnya:
 Apa saja aktivitas pekerjaan di bidang perkantoran?
 Siapa saja yang terlibat?
 Apa keterampilan yang dibutuhkan?
5. Guru menjelaskan bahwa siswa akan membuat proyek profil profesi perkantoran berdasarkan hasil penelusuran
aktivitas kerja.

Mengaplikasi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Siswa dibagi menjadi kelompok (3–4 orang).


2. Tiap kelompok memilih 1 profesi kantor (misal: resepsionis, petugas arsip, staf administrasi umum, customer service,
logistik kantor).
3. Kelompok menyusun kerangka proyek:
a. Profil jabatan
b. Deskripsi tugas/aktivitas
c. Alat kerja yang digunakan
d. Keterampilan yang dibutuhkan
e. Nilai sikap yang ditunjukkan
4. Siswa mengakses sumber: deskripsi kerja dari internet, tanya guru, brosur lowongan, atau wawancara ringan.
5. Siswa mengisi format LKPD atau Google Doc tentang aktivitas pekerjaan.
6. Siswa menyusun poster digital atau booklet mini berisi:
a. Judul: “Simulasi Aktivitas Kerja sebagai [Nama Jabatan]”
b. 5–7 aktivitas kerja harian
c. Ilustrasi sederhana
d. Keterangan alat kerja dan keterampilan
7. Guru berkeliling membimbing tiap kelompok.
8. Setiap kelompok presentasi proyek di depan kelas.
9. Format: lisan + visual (poster/ppt)
10. Kelompok lain memberikan umpan balik atau bertanya.

Merefleksi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Siswa menjawab pertanyaan refleksi individu:


a. Apa yang saya pelajari?
b. Keterampilan apa yang saya gunakan?
c. Apa tantangan yang saya hadapi.
PENUTUP (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Guru memberikan umpan balik dan apresiasi


2. Guru bersama murid membuat kesimpulan terkait dengan materi
3. Guru bersama murid mengembangkan peduli lingkungan dengan melakukan kebersihan di kelas sebelum pulang atau
pergantian jam pembelajaran
Asesmen pada Awal Pembelajaran Self Assesment
ASESMEN
PEMBELAJARAN Asesmen pada Proses Pembelajaran Formatif = Penilaian Proyek
Tugas Proyek/Simulasi (Penilaian Sumatif Kinerja)
Judul: Simulasi Aktivitas Harian Profesi Kantor
Deskripsi:
Siswa membuat 1 halaman deskripsi aktivitas pekerjaan harian dari satu jabatan
kantor pilihan (resepsionis, staf arsip, staf logistik, dll) dengan format:
1. Nama jabatan
2. Aktivitas kerja (minimal 5)
3. Peralatan yang digunakan
4. Fungsi manajemen yang tercermin
5. Peran dalam alur layanan (supply chain kantor)
Bentuk akhir: ditulis tangan/diketik + boleh disajikan dalam bentuk visual
(poster sederhana)
Penilaian: konten, kerapian, kreativitas, relevansi.

Asesmen pada Akhir Pembelajaran Sumatif

 Waktu : Di akhir Elemen


 Durasi Penilaian : Tes tertulis (2 JP) dan Penilaian Proyek (10 JP)
 Moda : Online (Google Form) dan Luring
 Kisi-Kisi :
 Naskah Soal : 20 Pilihan Ganda Terlampir
Soal Penilaian Proyek
Judul: Simulasi Aktivitas Harian Profesi Kantor
Deskripsi:
Siswa membuat 1 halaman deskripsi aktivitas pekerjaan harian dari satu jabatan kantor
pilihan (resepsionis, staf arsip, staf logistik, dll) dengan format:
a. Nama jabatan
b. Aktivitas kerja (minimal 5)
c. Peralatan yang digunakan
d. Fungsi manajemen yang tercermin
e. Peran dalam alur layanan (supply chain kantor)

Hasil: ditulis tangan/diketik + boleh disajikan dalam bentuk visual (poster sederhana)
Penilaian: konten, kerapian, kreativitas, relevansi.

RUBRIK PENILAIAN PROYEK


Aspek Penilaian Skor 4 (Sangat Baik) Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Kurang)
1. Kelengkapan Isi (Nama Semua bagian lengkap, Hampir semua bagian Hanya separuh Kurang dari
jabatan, 5 aktivitas, alat jelas, dan relevan. lengkap, namun ada 1 komponen yang separuh isi
kerja, fungsi manajemen, yang kurang rinci. dijelaskan dengan tercantum dan tidak
peran supply chain) jelas. jelas.
2. Pemahaman Konsep Menunjukkan Aktivitas sesuai, ada Ada beberapa aktivitas Aktivitas dan fungsi
(Aktivitas dan fungsi pemahaman mendalam, sedikit kekeliruan yang tidak relevan, manajemen tidak
manajemen benar dan aktivitas sesuai jabatan, fungsi manajemen. konsep manajemen sesuai dan tidak
sesuai konteks) fungsi manajemen kurang tepat. nyambung.
diterapkan dengan benar.
3. Kreativitas dan Menarik, kreatif, desain Desain cukup menarik, Penyajian biasa saja, Penyajian asal-
Penyajian Visual (Tata rapi dan mendukung isi. ada sedikit kekurangan kurang visual dan asalan, tidak
letak, visualisasi, desain) dalam kerapian atau warna. menarik dan tidak
visual. rapi.
4. Kerapian dan Sangat rapi, penggunaan Umumnya rapi dan Banyak kalimat yang Sulit dibaca dan
Keterbacaan (Tata bahasa, bahasa baku, mudah bisa dibaca, sedikit kurang efektif atau ada banyak kesalahan
ejaan, struktur kalimat) dibaca. kesalahan bahasa. kesalahan penulisan. penulisan.
5. Kemandirian dan Kerja Semua anggota berperan Sebagian besar Hanya beberapa siswa Terlihat hanya satu
Sama Kelompok (jika aktif dan bekerja sama berpartisipasi, tapi ada yang bekerja, sisanya orang yang
berkelompok) secara efektif. dominasi atau pasif. mengerjakan, tidak
ketimpangan peran. ada kerja sama.

Skor Akhir:
Total skor maksimal: 20
Konversi nilai:
 18–20 = Sangat Baik (A)
 15–17 = Baik (B)
 12–14 = Cukup (C)
 < 12 = Perlu Perbaikan (D)
Rubrik Penilaian Diskusi Kelas: ….

Tujuan Pembelajaran: ….

Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir


Diskusi Kurang tanggap terhadap Aktif mengikuti diskusi Mengikuti diskusi dengan Aktif memberikan pendapat
diskusi kelompok tetapi tidak memberi solusi aktif dan siap memberikan atau solusi pada diskusi
dan bantuan bantuan tetapi belum bisa kelompok dengan inisiatif
memberikan solusi sendiri
permasalahan
Bahan Presentasi Bahan diolah dan disajikan Bahan diolah dan disajikan Bahan diolah dan disajikan Bahan diolah dan disajikan
dengan desain desain tidak dengan desain yang jelas dengan desain jelas dan dengan desain yang jelas,
baik tetapi kurang rapi dan rapi tetapi tidak runtut rapi dan runtut
kurang runtut
Presentasi Belum mampu Mampu mempresentasikan Mampu mempresentasikan Mampu mempresentasikan
mempresentasikan dengan dengan bahasa yang baik, dengan bahasa yang baik, dengan bahasa yang baik,
bahasa yang baik, dengan namun hasilnya belum dengan hasil yang benar dengan hasil yang benar dan
hasil yang benar dan tepat dan belum mampu tetapi belum mampu mampu menjawab
menjawab pertanyaan menjawab pertanyaan menjawab pertanyaan pertanyaan

Keterangan:

● Baru Memulai: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat dasar.
● Berkembang: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sedang berkembang, tetapi masih perlu perbaikan.
● Cakap: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang baik, sesuai dengan harapan.
● Mahir: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat baik, melebihi harapan.

Anda mungkin juga menyukai