CONTRACTOR
SAFETY
MANAGEMENT
SYSTEM (CSMS)
OLEH : RIDHO RINALDI
1
CSMS => CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT
SYSTEM
A D A L A H S I S T E M YA N G D I G U N A K A N
U N T U K M E M A S T I K A N B A H WA
KO N T R A K T O R YA N G B E R M I T R A D E N G A N
PEMBERI KERJA TELAH MEMILIKI SISTEM
MANAJEMEN HSSE DAN TELAH
M E M E N U H I P E R S YA R ATA N YA N G B E R L A K U
2
REFERENSI CSMS :
PTK-005/SKKO0000/2018/S0
TENTANG PENGELOLAAN KESEHATAN,
KESELAMATAN KERJA D A N
L I N D U N G A N LINGKUNGAN
3
Referensi CSMS di Industri Hulu Migas
PTK-005/SKKO0000/2018/S0 TENTANG PENGELOLAAN KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA DAN LINDUNGAN LINGKUNGAN
BAB III
Pengelolaan Kesehatan, Keselamatan Kerja Dan Lindungan
Lingkungan Untuk Mitra Kerja Kkks
1. Penilaian Risiko 5. Penilaian Berjalan (PB)
2. Penilaian Kualifikasi (PK) 6. Penilaian Akhir (PA)
3. Seleksi 7. Peran KKKS dan Mitra Kerja dalam Tahapan Pengelolaan K3LL
1. Penyusunan Rencana K3LL 8. Komposisi Dan Kompetensi Auditor Kualifikasi K3LL
2. Evaluasi Tender 9. Sistem Administrasi dan Pelaporan
4. Penilaian Sebelum Bekerja (PSB) 10. Sistem Penilaian Kinerja Terintegrasi
1. Rapat awal
2. Kesiapan Mobilisasi Mitra Kerja
4
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian
Seleksi Sebelum
Risiko Kualifikasi Berjalan Akhir
Bekerja
1 2 3 4 5 6
5
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Tahap awal CSMS untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan
1
Risiko aspek
K3LL yang dapat timbul dari Pekerjaan
Penilaian risiko dilakukan oleh K3S /COMPANY sebagai pemilik
pekerjaan yang akan dikontrakkan pada kontraktor
Kategori Risiko (Low / Medium / High)
Penilaian risiko mengacu pada bank data yang dimiliki oleh SKK
Migas, jika tidak tersedia maka dilakukan penilaian risiko
menggunakan formular penilaian risiko.
6
Penilaian Risiko serta dalam Formulir
Penilaian Risiko, probabilitas/kemungkinan
versus konsekuensi/ dampak terhadap :
• Kesehatan
• Keselamatan
• Aset
• Lingkungan
• Reputasi
7
8
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Prosedur untuk menilai kualifikasi Mitra Kerja dalam hal K3LL.
2
Kualifikasi Tujuannya adalah untuk menjaring kontraktor yang mampu dalam
mengelola K3LL untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan
klasifikasinya
Penilaian Kualifikasi diajukan oleh Kontraktor kepada K3S
Penilaian Kualifikasi dapat dilakukan dengan dua skema : PK Tender
dan PK Massal
Nilai minimum PK 60% untuk high risk dan 54.3% untuk medium
risk
9
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Proses seleksi dilakukan untuk memilih dan menentukan Mitra Kerja
3 Seleksi yang akan melakukan pekerjaan dengan memenuhi persyaratan
K3LL yang ditetapkan selain persyaratan administrasi, teknis, dan
komersial.
panduan pemenuhan persyaratan K3LL yang ditetapkan oleh K3S
dilampirkan dalam dokumen tender dan dikomunikasikan ke semua
peserta tender dalam rapat klarifikasi pra-tender
Pada tahap seleksi ini Peserta Tender diminta untuk mengumpulkan
Rencana K3LL (HSE Plan)
K3S akan melakukan proses seleksi dengan menilai Rencana K3LL, dan
score minimum nya 70%.
10
HSE Plan sedikitnya memuat beberapa
elemen berikut :
[Link] dan Komitmen,
[Link] dan Sasaran Strategis K3LL,
[Link], Tanggung Jawab, Sumber
Daya, Standar dan Dokumentasi,
[Link] Risiko,
[Link] dan Prosedur,
[Link] dan Pemantauan Kinerja
K3LL, dan
[Link] dan Tinjauan Manajemen K3LL.
[Link] & Penghargaan K3LL
11
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Penilaian Sebelum Bekerja (PSB) merupakan penilaian awal kinerja
4 Sebelum
Bekerja Mitra Kerja oleh penanggung jawab Kontrak untuk memastikan
bahwa aspek-aspek K3LL yang relevan termasuk rencana K3LL
untuk pekerjaan risiko sedang serta tinggi diserahkan,
dikomunikasikan dan dipahami oleh semua pihak sebelum
pelaksanaan Kontrak.
Pelaksaan Rapat Awal (Kick Off Meeting)
Pelaksanaan PSB untuk Kontraktor yang berkonsorsium wajib
dihadiri oleh seluruh anggota konsorsium
Audit Penilaian Sebelum Bekerja (PSB) umumnya menggunakan
form penilaian yang berbeda dibandingkan dengan PK, PB dan PA
12
13
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Penilaian bertujuan untuk menjamin agar pekerjaan yang
5
Berjalan dilaksanakan sesuai dengan Persyaratan dan Rencana K3LL yang
disepakati, dan menyampaikan temuan selama pelaksanaan
pekerjaan.
Periode/frekuensi Penilaian Berjalan tergantung pada kategori
risiko dan durasi kontrak pekerjaan
Dalam tahap ini juga dimungkinkan dilakukan perubahan rencana
K3LL apabila ada perubahan lingkup kerja yang dapat menambah
potensi bahaya yang signifikan.
PB dapat dilakukan dengan kombinasi verifikasi dokumen dan
lapangan
Nilai minimum PB 60% untuk high risk dan 54.3% untuk medium
risk
Penilaian PB dapat mempengaruhi validitas nilai PK
14
15
6 Tahapan CSMS di Industri hulu Migas
Penilaian Evaluasi Bersama terhadap pelaksanaan pekerjaan, implementasi
6
Akhir persyaratan dan
rencana K3LL, dan penilaian kinerja K3LL Mitra Kerja sesuai dengan
Indikator Pengukuran Kinerja (KPI) selama pekerjaan
Kontraktor dan K3S diberi kesempatan untuk saling
memberikan umpan balik atas pekerjaan yang telah berakhir
untuk perbaikan di pekerjaan mendatang.
Nilai minimum PA 60% untuk high risk dan 54.3% untuk medium
risk
Penilaian PA dapat mempengaruhi validitas nilai PK
16
17
8 ELEMEN UTAMA CSMS (PK, PB DAN PA)
1 Kepemimpinan dan Komitmen* 5 Prosedur Kerja K3LL
2 Kebijakan dan Sasaran Strategis K3LL* 5.1 Manual Operasi K3LL*
3 Organisasi, Tanggung Jawab, Sumber Daya, Standar dan Dokumentasi 5.2 Kehandalan Infrastruktur dan Peralatan
3.1 Struktur Organisasi untuk Pengelolaan K3LL 5.3 Manajemen Perubahan
Pelatihan K3LL untuk para Manajer, pengawas (supervisor) dan pemegang jabatan 5.4 Implementasi Tanggap Darurat
3.2
penting K3LL 6 Implementasi dan Pemantauan Kinerja K3LL
3.3 Pelatihan K3LL Umum (pada seluruh pekerja dan pihak yang terkait) 6.1 Sistem pemantauan kinerja K3LL secara aktif
3.4 Pemenuhan Kompetensi Teknis dan K3LL 6.2 lndikator kinerja K3LL
3.5 Pengelolaan K3LL kontraktor (Mitra Kerja) 6.3 Pemantauan kinerja K3LL (Butir a-g)
3.6 Peraturan dan Standar K3LL 6.4 Investigasi dan tindak lanjut insiden K3LL
4 Manajemen Risiko 6.5 Insiden yang harus dilaporkan sesuai undang-undang dan catatan ketidakpatuhan
4.1 Penilaian dan Pengendalian Risiko* 7 Audit dan Tinjauan Manajemen K3LL
4.2 Bahaya Terhadap Kesehatan Kerja 7.1 Audit
4.3 Bahaya Terhadap Keselamatan Kerja 7.2 Tinjauan Manajemen K3LL
4.4 Bahaya Terhadap Kegiatan Logistik 8 Manajemen K3LL – Pencapaian Lainnya
4.5 Bahaya Terhadap Lingkungan 8.1 Sertifikasi sistem pengelolaan K3LL
4.6 Bahaya Terhadap Keamanan 8.2 Ciri-ciri tambahan sistem Pengelolaan K3LL
4.7 Bahaya Terhadap Aspek Sosial
4.8 Alat Pelindung Diri (APD)
Note:
• Range Penilaian (0 – 3 – 6 – 10)
• Elemen 1, 2, 4.1 dan 5.1 adalah elemen wajib yang harus dipenuhi dengan nilai minimum 6
18
KESIMPULAN
65% pekerja dari industri hulu migas adalah pekerja kontraktor, sehingga pengelolaan manajemen K3LL
kontraktor (CSMS) sangat menentukan kelancaran operasi hulu migas.
CSMS di industry migas di Indonesia mengacu pada PTK-005/SKKMA0000/2018/S0 tentang
Pengelolaan K3LL di Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi
Terdapat 6 tahapan Utama CSMS yaitu : Penilaian Risiko, Penilaian Kualifikasi, Seleksi, Penilaian Sebelum
Bekerja, Penilaian Berjalan dan Penilaian Akhir
Minimum Score Penilaian Kualifikasi untuk pekerjaan high risk adalah 60% dan medium risk 54.3%
Pada tahapan seleksi kontraktor harus mendapatkan nilai PK paling sedikit 70%
Tahapan Penilaian Berjalan dan Penilaian Akhir dapat menentukan Penilaian Kualifikasi kontraktor
CSMS harus di-maintain dengan baik, dengan bukti-bukti implementasi CSMS yang valid dan terkini
19
TERIMAKASIH
20