Tim Keamanan Pangan PT INI CUMA CONTOH
Tim Keamanan Pangan PT INI CUMA CONTOH
Dengan hormat,
Dalam rangka sertifikasi ISO 22000: 2018 yang diterapkan oleh PT. INI CUMA CONTOH di seluruh lini proses produksi
dan seluruh lokasi produksi, berikut adalah tim Keamanan Pangan yang ditunjuk oleh Direksi.
Fungsi Komunikasi :
1. Suparnaka Chitrakuta (Human Capital Manager)
2. Atikaya Indrajit (Operation Manager)
3. Sumitra Satrugna (RnD Manager)
Fungsi Pemantauan:
1. Ramawijaya Ayodya (General Manager Operational)
2. Dewi Shinta Janaka (General Manager Support)
3. Anggada (General Manager Human Capital)
Tugas dan tanggung jawab fungsi-fungsi yang tersebut di atas dapat dilihat pada lampiran.
Kami berharap bahwa tim yang terbentuk dapat bekerja sama dengan baik dan solid untuk mewujudkan
terciptanya sistem manajemen PT INI CUMA CONTOH yang baik dalam rangka peningkatan jaminan mutu
dan keamanan pangan.
Hormat kami,
Ramayana Mahabrata
b) Tugas dan Tanggung Jawab Wakil Manajemen / Ketua Tim Keamanan Pangan
1. Bertanggung jawab terhadap kesuksesan proyek
2. Mengembangkan strategi perubahan yang jelas
3. Mengkoordinasi jadwal pertemuan dan pelaksanaan tugas Tim Proyek, seperti:
· Rapat Pembuatan Prosedur (kapan dan siapa saja yang harus hadir)
· Rapat koordinasi dengan Sponsor dalam rangka penyelesaian tugas yang melibatkan Top Manajemen.
Contoh : kebijakan mutu/keamanan pangan, sasaran mutu/keamanan pangan.
· Rapat “Tinjauan Manajemen”
· Rapat koordinasi dengan konsultan
· Rapat tindakan koreksi dan pencegahan atas masalah yang ditemukan
4. Memberikan arahan (termasuk pelatihan jika perlu) kepada Tim Proyek dalam pembuatan dan
implementasi sistem keamanan pangan
5. Mengembangkan kemampuan individu dan tim sesuai dengan tanggung jawab proyek dan tanggung
jawab baru lainnya sebagai hasil dari perubahan yang dilakukan
6. Melaporkan kemajuan proyek serta masalah-masalah yang timbul kepada Sponsor (Direksi)
c) Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Pemantauan (GM Operational, GM Support, GM Human Capital)
1. Memantau kemajauan proyek, termasuk kemajuan penyelesaian tugas semua pihak terkait
2. Mengajukan rekomendasi penyesuaian jadual proyek sesuai dengan kenyataan dilapangan
3. Memberikan laporan kepada Sponsor (Direksi) dan Wakil Manajemen / Ketua Tim Keamanan Pangan
d) Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Komunikasi (RnD Manager, Operation Manager, Human Capital Manager)
1. Mengembangkan strategi dan rencana komunikasi untuk mengkomunikasikan berbagai hal penting
mengenai kegiatan proyek kepada pihak terkait, termasuk untuk menampung input dari pihak terkait
2. Melaksanakan dan memantau implementasi rencana komunikasi
3. Melakukan evaluasi terhadap keefektifan komunikasi
Deskripsi proses Proses pembuatan meliputi pengayakan Proses pembuatan meliputi pengayakan
tepung, penimbangan, pencampuran, tepung, penimbangan, pencampuran,
pengadukan, pencetakan, pemanggangan, pengadukan, pencetakan, pemanggangan,
dan pengemasan dan pengemasan
Kimia: Kimia:
Alergen : Gluten (Terigu) Alergen : Gluten (Terigu)
Okratoksin A : max 5 ppb Okratoksin A : max 5 ppb
Logam berat : Logam berat :
Arsen (As): max 0.50 mg/kg Arsen (As): max 0.50 mg/kg
Timbal (Pb): max 0.50 mg/kg Timbal (Pb): max 0.50 mg/kg
Merkuri (Hg): max 0.05 mg/kg Merkuri (Hg): max 0.05 mg/kg
Cadmium (Cd): max 0.20 mg/kg Cadmium (Cd): max 0.20 mg/kg
Timah (Sn): max max 40 mg/kg Timah (Sn): max max 40 mg/kg
Fisik: Fisik:
Tidak ada benda asing di dalam produk Tidak ada benda asing di dalam produk
Kemasan Kemasan primer: Plastik Pillow Bags dengan Kemasan primer: Plastik Pillow Bags dengan
komposisi OPP/PE/AL/PE/LLDPE komposisi OPP/PE/AL/PE/LLDPE
Informasi pada label Merek, Saran Penyimpanan, Nutrition Facts, Merek, Saran Penyimpanan, Nutrition Facts,
Komposisi, Tanggal Kadaluwarsa Komposisi, Tanggal Kadaluwarsa
1 NO Nama bahan Deskripsi bahan baku Origin Source Informasi nutisi)* & Karakteristik Keamanan Pangan Metode produksi Umur Kondisi Kemasan Informasi pada label (berkaitan Metode distribusi Supplier
baku Komposisi (biologi, kimia, fisik) simpan penyimpanan dengan food safety, instruksi
(nama & lokasi)
penanganan, preparasi, kegunaan)
1 Tepung Terigu Hasil penggilingan biji Swiss Nabati Tepung Terigu,Vitamin Biologi (SNI 3751:2018) Proses pembersihan, 3 Bulan Ruangan Sak Nama PT,Merk,Tgl & Jam Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
gandum yang B1,Vitamin B2,Asam ALT Mask 1x10^5 koloni/g penggilingan, pengayakan, AC/Sejuk&Bersih Produksi,No Batch, Komposisi, ukuran
mengandung gluten serta Folat,Zat Besi,Zat Seng E Coli maks 7,4 APM/gr dan pengepakan Berat,No BPOM RI & [Link]
diperkaya dengan vitamin Salmonella negatif/25gr 2 minggu Suhu Ruang tanpa
dan mineral. Bahan baku Kapang Maks 1x10^3 koloni/gr AC
berbentuk bubuk dan Bacillus cereus Maks 1x10^3 koloni/gr
bewarna putih kekuningan
Kimia
(SNI 3751:2018)
Pb maks 1,0 mg/kg
Hg maks 0,05 mg/kg
Cd maks 0,1 mg/kg
Sn maks 40 mg/kg
Arsen maks 0,50 mg/kg
Deoksinivalenol maks 1000 ppb
Okratoksin A 5 ppb
Alergen : Gluten
Iradiasi : Max 1 kGy untuk membasmi
serangga
Fisik :
Tidak ada benda asing
2 Gula Halus Produk yang diperoleh dari Jerman Nabati 100% Gula Tebu Biologi Proses pemanasan, 4 Bulan Ruangan Bersih Sak Nama PT,Merk,Tgl & Jam Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
gula pasir yang dihaluskan N/I kristalisasi, penggilingan, dan Produksi,Komposisi, ukuran
dengan atau tanpa pengepakan Berat,[Link] & Tgl Kadaluarsa
tambahan anti kempal Kimia (Perka BPOM No.5 Tahun 2018)
As 1,0
Pb 0,25
Hg 0,03
Cd 0,2
Alergen : Sulfit (max 10 ppm, harus
dicantumkan jika > 10 ppm)
Fisik
Tidak ada benda asing
3 Susu Powder Produk yang diperoleh dari New Zealand Hewani Pewarna Biologi (SNI 01-2970-2006) Proses mixing, spray dring, 2 Tahun Ruangan Sak Nama PT,Merk,Komposisi,No Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
penghilangan air dari susu Makanan,Tartrazine,CL ALT Maks 5x10^4 pengemasan Bersih&Sejuk Batch,No BPOM RI,Ukuran Berat &
dan cream dalam bentuk 19141,Laktosa,Mineral, Coliform Maks 10 APM/g Tgl Kadaluarsa
bubuk Lemak Susu E Coli <3 APM/g
Staphylococcus aureus maks 1x 10^2
koloni/g
Salmonella negatif/100gr
Fisika
Tidak ada benda asing
4 Telur Telur ayam segar tidak Zimbabwe Hewani N/A Biologi (SNI 3926-2008) Peternakan 7 Minggu Ruang Tray X Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
mengalami proses TPC Maks 10^5 AC/Sejuk&Bersih
pendinginan dan Coliform Maks 10^2 APM/g
pengawetan serta tidak E Coli 50 APM/g
menunjukan tanda Staphylococcus aureus maks 1x 10^2
pertumbuhan embrio yang koloni/g
jelas, kuning telur belum Salmonella negatif/25gr
tercampur dengan putih
telur Kimia (Perka BPOM No. 5 tahun 2018)
As maks 0,25 mg/kg
Pb 0,25 mg/kg
Hg 0,03 mg/kg
Cd 0,1 mg/kg
Sn 40 mg/kg
Allergen : Telur
Fisika
Tidak ada benda asing
5 Garam Produk bahan makanan Himalaya Mineral N/A Biologi (SNI 3556:2016) Pengeringan, pengemasan X Ruangan Bersih Sak X Panther mengacu pada Supplier terpilih
yang berbentuk padat N/I
dengan konponen utama
Natrium Klorida dengan Kimia (SNI 3556:2016)
tambahan kalium iodat Cd 0,5 mg/kg
Pb 10,0 mg/kg
Hg 0,1 mg/kg
As 0,1 mg/hg
Fisika
Tidak ada benda asing
3 6 Natrium Natrium hidrogen karbonat Indonesia Chemical Wheat Flour,Format Pencampuran, pengemasan 1 Tahun Ruangan Bag Nama PT,Merk,Ukuran Berat & Tgl Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
Bicarbonat v,Ireks-Wheat Biologi : N/I AC/Sejuk&Bersih Kadaluarsa
Sour,Instant Yeast, Salt. Kimia (JECFA)
Pb 2,0 mg/kg
Fisika : Tidak ada benda asing
7 Mentega Produk emulsi lemak Spanyol Hewani Lemak Kelapa Sawit, Biologi (Perka BPOM No. 16 tahun 2016) Proses bleaching, 1 Tahun Ruangan Box Nama PT,Tgl Produksi,Merk, Mobil Countener 20 mengacu pada Supplier terpilih
berbentuk padat/semi Lemak Susu Sapi, ALT 5x10^4 koloni/gr deodorising, separasi, dan AC/Sejuk&Bersih komposisi & Ukuran Berat Fit
padat yang dibuat dari Air,Garam,Susu Tepung Enterobacteriaciae 10 koloni/gr packing
susu atau krim susu atau Skim,Vitamin, S. aureus maks 1x 10^2 koloni/g
campurannya dengan atau Mengandung Emulsifier Salmonella negatif/25gr
tanpa penambahan bahan Makanan,Bahan Perasa, Kapang/Kamir 20 koloni/gr
pangan lain seperti garam Antioksidan & Bahan
Pewarna yang Diijinkan. Kimia (Perka BPOM No. 5 tahun 2018)
As 0,1 mg/kg
Cd 0,1 mg/kg
Pb 0,1 mg/kg
Sn 40,0 mg/kg
Hg 0,03 mg/kg
Dyoxine 2.5 pg/gr lemak
Fisika
Tidak ada benda asing
8 Vanilla Perisa makanan berbentuk Indonesia Nabati N/A Biologi (Perka BPOM No. 8 tahun 2016) Proses mixing, drying, dan 1 Tahun Ruangan Box Nama PT,Tgl Produksi,Merk, Mobil Countener 20 mengacu pada Supplier terpilih
serbuk berwarna putih [Link] negatif/gr packing AC/Sejuk&Bersih komposisi & Ukuran Berat Fit
Salmonella negatif/25 gr
Coliform negatif/gr
Fisika
Tidak ada benda asing
9 Coklat Bubuk Campuran kakao bubuk Prancis Nabati Biji Kakao Biologi (Perka BPOM No.16 tahun 2016) Proses Roasting, winowing, 5 tahun Ruangan Sejuk Plastik Spesifikasi produk, Expired Date Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
dan gula, mengandung ALT Maks 10^3 koloni/g grounding, pressing, milling, ukuran 180
tidak kurang dari 32% Enterobacteriaceae Maks 10 koloni/g pengemasan gr
kakao bubuk (29% Kapang-Khamir maks 1x 10^1 koloni/g
dihitung terhadap basis Salmonella negatif/25gr
kering)
Kimia (Perka BPOM No.5 tahun 2018)
As 1,0 mg/kg
Pb 1,0 mg/kg
Hg 0,03 mg/kg
Cd 0,85 mg/kg
Sn 40 mg/kg
Fisika
Tidak ada benda asing
10 Choco Chips Coklat compound dengan Prancis Nabati Bubuk kakao, gula, Biologi (Perka BPOM No.16 tahun 2016) Proses mixing, refining, 1 Bulan Suhu Ruang Plastik Spesifikasi produk, Cara Mobil Box mengacu pada Supplier terpilih
penambahan gula dan lemak nabati, susu ALT Maks 10^3 koloni/g conching, standardization, ukuran 3 kg penyimpanan, Expired Date
dibentuk butiran bubuk, lesitin kedelai, Enterobacteriaceae Maks 10 koloni/g tempering, pengemasan
aroma Kapang-Khamir maks 1x 10^1 koloni/g
Salmonella negatif/25gr
Fisika
Tidak ada benda asing
PT. INI CUMA CONTOH
2 Kardus Kardus berukuran Jerman Nabati Kertas Kardus Biologi : N/I pulping, pressing 2 Tahun Ruangan Bersih Tali X Mobil Box Sesuai daftar supplier
25x35x24 Kimia : N/I terpilih
Fisika : N/I
PT. INI CUMA CONTOH
A. Cookies
Bahan Baku
1
Pengecekan Bahan baku
2
Penyimpanan suhu ruang
T: 27-31 C, RH : 40-60%
Tepung Terigu Gula halus Vanilla, Natrium Telur Mentega Choco Chips
Bicarbonat, Garam,
Susu, Coklat
Bubuk
Bahan
Kemas 4
Pencucian 6 B
Penimbangan
3 3
Pengayakan Pengayakan 5
1
Pengecekan Barang 100 mesh 100 mesh Pemecahan Telur 7
Datang Pencairan
8
Penimbangan
2
Penyimpanan suhu
ruang 9 10
Dry Mix Mixing adonan
C A
C A
PT. INI CUMA CONTOH
A. Cookies (Lanjutan)
A
11
Pencetakan Adonan
12 B
Pemberian Choco Chip
13
Pemanggangan
(Tcore : 80 C; t min 2 menit)
14
Pengecekan Metal Detector CCP
Fe: 2.0 mm, SS: 1.5 mm,
Non Fe: 2.5 mm
Pillow Bag 15
C
OPP/PE/AL/PE/LLDPE Pengemasan
Produk Jadi
16 Diverifikasi
Pelabelan
Kardus 17
C FSTL Kepala Produksi
Pengepakan
Tgl: Tgl:
18
Distribusi
18
Distribusi
B. Biscuit
Bahan Baku
1
Pengecekan Bahan baku
2
Penyimpanan suhu ruang
T: 27-31 C, RH : 40-60%
B. Biscuit (Lanjutan)
A
11
Pencetakan Adonan
13
Pemanggangan
(Tcore : 80 C; t min 2 menit)
14
Pengecekan Metal Detector CCP
Fe: 2.0 mm, SS: 1.5 mm,
Non Fe: 2.5 mm
Pillow Bag 14
B
OPP/PE/AL/PE/LLDPE Pengemasan
Produk Jadi
15
Pelabelan
Diverifikasi
B Kardus 16
Pengepakan
No. Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Material dan Acceptable Level in end
Bahan Kemasan Cate Hazard Source product Likelihood of
Severity
Risk
Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
MATERIAL
Pb 1,0 mg/kg
Pengecekan CoA mengenai
Logam berat (Pb, Kontaminasi dari Hg 0,05 mg/kg
C L(1) L(1) L(1) GHP cemaran logam pada bahan baku
Hg, Cd, Ar) supplier Cd 0,1 mg/kg
dari supplier setiap 6 bulan sekali
As 0,50 mg/kg
Kontaminasi dari
C Residu Iradiasi max 1.0 kGy L(1) M(2) L(3) GHP
1 Tepung Terigu supplier
Kontaminasi dari
Benda asing
supplier, Tidak ada benda asing
P (benang, potongan M(2) L(1) M(2) GHP Proses Pengayakan (lihat Step 3)
penyimpanan yang pada produk akhir
plastik)
tidak sesuai
B N/I
As 0,1
2 Gula Halus Pb 0,25 Pengecekan CoA mengenai
Cemaran Logam Kontaminasi dari
C Hg 0,03 L(1) L(1) L(1) PRP cemaran logam pada bahan baku
(As, Pb, Hg, Cd) Supplier
Cd 0,20 dari supplier setiap 6 bulan sekali
No. Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Material dan Acceptable Level in end
Bahan Kemasan Cate Hazard Source product Likelihood of
Severity
Risk
Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
MATERIAL
ALT 5x10^4 koloni/g
Mikroba (ALT, Coliform 10 APM/g
Coliform, E Coli, S Kontaminasi dari E Coli <3 APM/g Proses Pemanggangan (Lihat Step
B L(1) H(3) H(3) - Y Y
aureus, supplier Staphylococcus aureus 13)
Salmonella) 1x10^2 koloni/g
Salmonella negatif/25g
Memberikan informasi mengenai
Bahan-bahan allergen yang
Tidak ada allergen yang
terdapat pada produk pada
C Allergen Protein susu tidak diketahui oleh L(1) H(3) H(3) OPRP Y Y Not CCP
kemasan.
3 Susu Powder konsumen
Melakukan pengecekan kemasan
setiap penerimaan kemasan.
Cu 20,0 mg/kg
Pengecekan CoA mengenai
Cemaran Logam Kontaminasi dari Pb 0,3 mg/kg
C L(1) L(1) L(1) PRP cemaran logam pada bahan baku
(Cu, Pb, Sn, Hg) Supplier Sn 40,0/250 mg/kg
dari supplier setiap 6 bulan sekali
Hg 0,03 mg/kg
P N/I
B N/I
Cd 0,5 mg/kg
Logam Berat (Cd, Pb 10,0 mg/kg
C
Pb, Hg, AS) Hg 0,1 mg/kg
5 Garam
As 0,1 mg/kg
No. Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Material dan Acceptable Level in end
Bahan Kemasan Cate Hazard Source product Likelihood of
Severity
Risk
Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
MATERIAL
Mikroba (S. aureus Kontaminasi dari S aureus 1x10^2 koloni/g Proses Pemanggangan (Lihat Step
B L(1) H(3) H(3) - Y Y Not CCP
dan Salmonella) supplier Salmonella negatif/25g 13)
Fe 1,5 mg/kg
Cemaran Logam Cu 0,1 mg/kg Pengecekan CoA mengenai
7 Mentega Kontaminasi dari
C (Fe, Cu, Pb, Sn, Pb 0,1 mg/kg L(1) L(1) L(1) PRP cemaran logam pada bahan baku
supplier
Hg) Sn 40,0/250 mg/kg dari supplier setiap 6 bulan sekali
Hg 0,03 mg/kg
Bahaya
Mikrobiologi ALT 10^3 koloni/g
(Perka BPOM Enterobacteriaceae 10
no.16 tahun 2016) kolomi/g
B
ALT, Kapang-Khamir maks
Enterobacteriacea 1x10^2 koloni/g
e, Kapang-Khamir, Salmonella negatif/100g
Salmonella
9 Coklat Bubuk
BAHAN KEMASAN
B N/I
Migrasi Maks
Plastik
(BPOM RI
1 OPP/PE/AL/PE/L C Maks 1 bpj L(1) M(2) L(3) PRP Pengecekan CoA
HK.[Link].11.
LDPE
6664)
P Benda asing Tidak ada benda asing
B N/I
2 Kardus C N/I
P N/I
No. Process Step Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Acceptable Level in end
Cate product Likelihood of Risk
Hazard Source Severity Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
CHOCOLATE CHIPS COOKIES
B N/I
C Iradiasi Bahan Baku max 1 kGy L(1) M(2) L(3) PRP Meminta CoA dari supplier
P N/I
B N/I
Penyimpanan
2 C N/I
Suhu Ruang
P N/I
B N/I
C N/I
B N/I
4 Pencucian Telur C N/I
P N/I
B N/I
C N/I
Kesalahan dalam
5 Pemecahan Telur melakukan
Benda Asing (kulit pemecahan telur Tidak ada Benda Asing Pengecekan pada saat melakukan
P L(1) L(1) L(1) PRP
telur) sehingga kulit telur pada produk akhir pemecahan telur
terkontaminasi ke
dalam adonan
B N/I
Penimbangan
6 C N/I
Mentega
P N/I
B N/I
Pencairan
7 C N/I
Mentega
P N/I
Copyright Food Safety-Quality
2010
[Link]
B N/I
Penimbangan
8 C N/I
Bahan
P N/I
B N/I
9 Dry Mix C N/I
P N/I
No. Process Step Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Acceptable Level in end
Cate product Likelihood of Risk
Hazard Source Severity Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
CHOCOLATE CHIPS COOKIES
B N/I
C N/I
10 Mixing
Logam akibat Tidak ada logam pada
P Proses Mixing L(1) H(3) H(3) - Proses Pengecekan Logam Y N Y Y Not CCP
gesekan mixing produk akhir
B N/I
Pencetakan
11 C N/I
Adonan
P N/I
B N/I
Pemberian Choco
12 C N/I
Chip
P N/I
Mikroba dari Tidak ada Mikroba pada Pemantauan Suhu dan Waktu
B Bahan Baku L(1) H(3) H(3) OPRP Y Y CCP
Bahan Baku produk akhir Pemanggangan
13 Pemanggangan
C N/I
P N/I
B N/I
Pengecekan C N/I
14
Metal Detector Serpihan logam Tidak ada logam pada Pengecekan metal detektor setiap
P Proses Mixing L(1) H(3) H(3) CCP Y Y CCP
dari proses mixing produk akhir awal shift
B N/I
15 Pengemasan C N/I
P N/I
B N/I
16 Pelabelan C N/I
P N/I
B N/I
17 Pengepakan C N/I
P N/I
B N/I
18 Distribusi C N/I
P N/I
No. Process Step Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Acceptable Level in end
Cate product Likelihood of Risk
Hazard Source Severity Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
BISKUIT
B N/I
C Iradiasi Bahan Baku max 1 kGy L(1) M(2) L(3) PRP Meminta CoA dari supplier
P N/I
B N/I
Penyimpanan
2 C N/I
Suhu Ruang
P N/I
B N/I
C N/I
B N/I
4 Pencucian Telur C N/I
P N/I
B N/I
C N/I
Kesalahan dalam
5 Pemecahan Telur melakukan
Benda Asing (kulit pemecahan telur Tidak ada Benda Asing Pengecekan pada saat melakukan
P L(1) L(1) L(1) PRP
telur) sehingga kulit telur pada produk akhir pemecahan telur
terkontaminasi ke
dalam adonan
B N/I
Penimbangan
6 C N/I
Mentega
P N/I
B N/I
Pencairan
7 C N/I
Mentega
Copyright Food Safety-Quality
2010
[Link]
Pencairan
7
Mentega
P N/I
B N/I
Penimbangan
8 C N/I
Bahan
P N/I
B N/I
9 Dry Mix C N/I
P N/I
No. Process Step Hazard Identification Hazard Assessement Control Measure Selection Decision Tree
Acceptable Level in end
Cate product Likelihood of Risk
Hazard Source Severity Category Control Measures Q1 Q2 Q3 Q4 CCP/ Not CCP
-gory occurrence (Significance)
BISKUIT
B N/I
C N/I
10 Mixing
Logam akibat Tidak ada logam pada
P Proses Mixing L(1) H(3) H(3) - Proses Pengecekan Logam Y N Y Y Not CCP
gesekan mixing produk akhir
B N/I
Pencetakan
11 C N/I
Adonan
P N/I
Mikroba dari Tidak ada Mikroba pada Pemantauan Suhu dan Waktu
B Bahan Baku L(1) H(3) H(3) OPRP Y N Y Y Not CCP
Bahan Baku produk akhir Pemanggangan
12 Pemanggangan
C N/I
P N/I
B N/I
Pengecekan C N/I
13
Metal Detector Serpihan logam Tidak ada logam pada Pengecekan metal detektor setiap
P Proses Mixing L(1) H(3) H(3) CCP Y Y CCP
dari proses mixing produk akhir awal shift
B N/I
14 Pengemasan C N/I
P N/I
B N/I
15 Pelabelan C N/I
P N/I
B N/I
16 Pengepakan C N/I
P N/I
B N/I
17 Distribusi C N/I
P N/I
Tindakan
OPRP Hazard Action Citeria Pemantauan Koreksi Langsung Tindakan Koreksi Tanggung Jawab dan Wewenang Dokumen / Catatan Verifikasi
Pengendalian
CHOCOLATE CHIPS COOKIES DAN BISKUIT
1 Kimia: Komponen Memberikan Pada kemasan harus tertera Kemasan ditolak Purchasing akan Diperiksa: Staf Gudang dan Form Pemeriksaan Pengecekan form
Apa : Melakukan pengecekan kemasan (informasi
allergen dari informasi mengenai informasi bahan menghubungi Purchasing kemasan pemeriksaan
mengenai allergen)
bahan baku yang mengenai Bahan- baku: " tepung terigu, telur, supplier untuk kemasan oleh FSTL
tidak diketahui bahan allergen mentega, gula halus, susu, Dimana : Unloading Kemasan menyampaikan Koreksi Langsung: Staf Gudang setiap bulan
oleh konsumen yang terdapat natrium bicarbonat, vanilla, komplain, dan dan Purchasing
pada produk pada garam, coklat bubuk, dan meminta tindakan
Kapan : Setiap penerimaan Kemasan
kemasan. choco chips" perbaikan yang Tindakan Koreksi oleh
akan dilakukan Purchasing dan General
Melakukan Siapa : Staff Gudang dan Purchasing yang supplier Manager
pengecekan menerima kemasan
kemasan setiap Diverifikasi: FSTL
penerimaan Bagaimana : Pengecekan secara visual (pada
kemasan. kemasan harus tertera mengenai informasi bahan
baku dan informsai alergen: " tepung terigu (gluten),
telur, mentega (susu), gula halus (sulfit 20 ppm),
susu, natrium bicarbonat, vanilla, garam, coklat
bubuk, dan choco chips"
PT. INI CUMA CONTOH
CCP Bahaya yang Tindakan Critical Limit Pemantauan Koreksi Langsung Tindakan Koreksi Tanggung Jawab dan Dokumen / Catatan Verifikasi
dikendalikan Pengendalian Wewenang
CHOCOLATE CHIPS COOKIES DAN BISKUIT
1 Mikrobiologi : Proses Apa : suhu dan waktu pemanggangan Staff/operator Analisis akar Diperiksa: Staf/operator Form Pemantauan 1. Pengecekan form
Suhu :
Mikroba dari Pemanggangan produksi akan masalah dan produksi Proses pemantauan proses
Tcore: 80 C
bahan baku meminta bagian lakukan tindakan Pemanggangan pemanggangan oleh
Waktu : minimal 2 menit Dimana : Area Pemanggangan maintenance perbaikan Koreksi Langsung: manager QC dan
melakukan Staff/operator produksi FSTL setiap bulan
Kapan : Selama Pemanggangan perbaikan yang 2. Kalibrasi alat ukur
diperlukan. Tindakan Koreksi oleh suhu setiap tahun
Penambahan Supervisor Produksi dan
Siapa : Staff Produksi bagian Pemanggangan suhu/waktu Supervisor Maintenance
pemasakan.
Diverifikasi: Manager QC dan
Bagaimana : Mengecek ketercapaian suhu dan
FSTL
waktu pemanggangan pada display suhu dan timer
2 Fisik: Serpihan Pengecekan Seluruh sampel test terdeteksi Apa : pengecekan sampel test metal detektor 1. Menghentikan Analisis akar Diperiksa: Staff Produksi Form Pemeriksaan Pengecekan form
logam dari proses metal detektor (Fe Ø 1.5 mm; Non Fe Ø 2.0 mm; proses pengecekan masalah bagian Metal detektor Metal Detektor pemeriksaan metal
mixing yang lolos setiap awal shift SS Ø 2.5 mm) metal detektor kerusakan detector oleh manager
dari proses dengan Dimana : Alat Metal Detektor 2. Melakukan screen dan Koreksi Langsung: Kepala QC dan FSTL setiap
pengecekan metal menggunakan perbaikan pada alat lakukan tindakan Produksi dan Staff Produksi minggu
detector sampel test Kapan : Setiap awal Shift 3. Menahan perbaikan bagian Metal Detektor
produk-produk yang
telah lolos uji sejak Tindakan Koreksi: Kepala
Siapa : Staff Produksi bagian Metal Detektor pengecekan metal Produksi bersama dengan
detektor terakhir Staff Produksi bagian Metal
dilakukan Detektor
Bagaimana : Melewatkan sampel test pada metal
detektor. Apabila metal detektor tidak dapat Diverifikasi: Manager QC dan
mendeteksi sampel test yang dilewatkan, maka FSTL
\
PT. INI CUMA CONTOH
2 Verifikasi Implementasi dan Produksi, Memastikan input ke Dokumentasi Assessment, Audit Setiap adanya perubahan : FSTL, Koordinator Audit SOP Audit Internal
Dokumentasi HACCP Purchasing, HACCP selalu ter-update Implementasi dan a) Daftar RM/PM/ Tahapan Proses Internal, Team Program Audit
Logistik, Gudang Dokumentasi HACCP b) Utilitas (Air, es, uap, udara) Jadwal Audit
c) Perubahan Peralatan Ceklist Audit
d) Karakteristik Produk Akhir Laporan Audit
e) Produk Baru
f) Perubahan Lingkungan Notulen Meeting
3 Verifikasi Diagram Alir Proses Produksi Memastikan diagram alir proses Plant tour dan mengecek 6 bulan sekali atau, FSTL, Koordinator Audit Diagram Alir Dokumentasi
selalu ter-update diagram alir proses Setiap adanya perubahan tahapan Internal, Team HACCP
proses
4 Verifikasi Spesifikasi Bahan Baku Produksi, Memastikan bahwa spesifikasi Mengecek spesifikasi 6 bulan sekali atau, FSTL, Koordinator Audit Dokumentasi HACCP
Purchasing produk sesuai dengan master-nya bahan baku Setiap adanya perubahan master Internal, Team Karakteristik Bahan Baku
spesifikasinya
6 Verifikasi CCP Produksi Memastikan implementasi dan Mengecek laporan Setiap hari Penanggung jawab Dokumentasi HACCP
pemantauan CCP terlaksana dengan pengecekan CCP sesuai dengan OPRP OPRP dan HACCP Plan
baik dan HACCP Plan
7 Verifikasi alat yang digunakan Produksi & GA Memastikan sensitifitas alat display Melakukan kalibrasi 1 tahun sekali Kepala Produksi SOP Kalibrasi
sebagai pemantauan OPRP dan termometer eksternal Kepala GA Sertifikat Kalibrasi
CCP
PT. INI CUMA CONTOH
Tabel Analisis Bahaya dan Identifikasi CCP berisi identifikasi bahaya potensial dari tiap material dan tahapan proses, penentuan resiko bahaya,
identifikasi tindakan pengendalian, dan penggunaan pohon keputusan untuk penentuan CCP & OPRP
ii. Tingkat keparahan - High Severity adalah bahaya yang apabila dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan sakit parah (Nilai 3)
(Severity terhadap Konsumen) atau kematian
- Medium Severity adalah bahaya yang apabila dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan sakit (Nilai 2)
yang tidak sampai rawat-inap
- Low Severity adalah bahaya yang apabila dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan sakit ringan, (Nilai 1)
masih bisa melanjutkan aktivitas
iii. Significance Risk (Resiko) - Kombinasi dari efek kemungkinan terjadi resiko dan tingkat keparahan yang ditetapkan ke dalam
suatu tingkatan sebagai dasar untuk tindakan pengendalian
5. Tindakan Pengendalian : Tindakan dan aktivitas yang dilakukan yang dapat digunakan untuk mencegah atau menghilangkan suatu bahaya keamanan
pangan atau menurunkan sampai batas yang dapat diterima
High High
High Occurrence High Occurrence High Occurrence Risk
3 Low Severity Medium Severity High Severity
( 3) ( 6) ( 9)
Likelihood
Low
1 2 3
Low Low High
Risk Severity
PT. INI CUMA CONTOH
Apakah
pengendalian
Modifikasi Tahapan
Q1 Adakah tindakan pengendalian?
Proses atau Produk Ya
pada tahap ini
perlu untuk
Ya Tidak Tidak
pengamanan?
Tidak Ya
Ya
Ya
[Link]