MODUL AJAR
BAB 2: BUKU-BUKU BERBICARA
INFORMASI UMUM
A Identitas Modul
Nama penyusun Rini Royani, [Link]., [Link].
Instansi SMP Negeri 1 Kebakkramat
Jenjang / Fase SMP / D
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Kelas / Semester IX / I
Tahun Ajaran 2024/2025
B Capaian Pembelajaran Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan
akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang beragam dan
karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang
dipaparkan; Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan
menuliskan tanggapannya terhadap paparan dan bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik mengembangkan
kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan karakter.
C Capaian per Elemen Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa
gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari
berbagai tipe teks audio visual dan aural dalam bentuk monolog, dialog,
dan gelar wicara. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi
berbagai informasi dari topik aktual yang didengar.
Membaca dan Memirsa
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
pandangan, arahan atau pesan dari teks visual dan audiovisual untuk
menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik mampu
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan kepedulian
dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta
didik mampu menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi
(ketepatan) dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks;
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan
dipirsa.
Berbicara dan Mempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan
atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan
pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog logis,
kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu menggunakan dan memaknai
kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk
berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta didik mampu
menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam
berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, kontributif,
efektif, dan santun. Peserta didik mampu menuturkan dan menyajikan
ungkapan kepedulian dalam bentuk teks nonfiksi dan fiksi multimodal yang
netral, ramah gender, dan/atau ramah keberagaman. Peserta didik
mampu mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual
secara kritis.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
Peserta didik mampu menuliskan hasil penelitian menggunakan
metodologi sederhana dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Peserta didik mampu menyampaikan ungkapan rasa kepedulian dan
pendapat pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara
tertulis dalam teks multimodal yang disajikan melalui media cetak,
elektronik, dan/atau digital. Peserta didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif,
dan kiasan untuk menulis. Peserta didik mampu menyampaikan tulisan
berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik
dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif.
D Materi Buku-Buku Berbicara
E Alokasi Waktu 2 x 40 menit
F Kompetensi Awal Kompetensi awal yang harus dimiliki oleh peserta didik sebelum
mempelajari topik ini adalah peserta didik dapat memahami ciri dan
struktur teks prosedur.
G Profil Pelajar Pancasila 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia;
2. Mandiri;
3. Bergotong-royong;
4. Berkebinekaan global;
5. Bernalar kritis;
6. Kreatif.
H Sarana dan Prasarana 1. Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP Kelas IX
2. Modul Bahan Ajar Bahasa Indonesia SMP Kelas IX
3. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
4. Kertas karton dan kertas memo (stick note)
5. Spidol atau pensil warna
6. LCD Proyektor
I Target Peserta Didik Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna
dan memahami materi ajar
J Model Pembelajaran Pembelajaran tatap muka dengan model Problem Based Learning (PBL)
K Metode Pembelajaran Ceramah, tanya jawab, diskusi, projek
L Kata Kunci Taman bacaan, laporan wawancara, kata serapan, dan prosedur
KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mendapatkan informasi dari teks prosedur dengan tepat.
B. Pemahaman Bermakna
Setelah mengikuti pembelajaran peserta didik mampu mendapatkan informasi dari teks
prosedur.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Informasi apa yang bisa didapatkan dari teks prosedur?
D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-4: Mendapatkan Informasi dari Teks Prosedur
Tahap Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
a. Orientasi 1) Peserta didik dan guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan
salam dan berdoa.
2) Guru mengecek kehadiran peserta didik.
3) Peserta didik secara mandiri diajak mengondisikan kelas dengan
menyiapkan alat dan bahan belajar, merapikan tempat duduk, dan
memastikan kebersihan kelas.
b. Apersepsi dan 4) Peserta didik diajak bermain tepuk-tepuk bernuansa nasionalisme
Motivasi (tepuk Pancasila, tepuk NKRI).
5) Peserta didik mengingat kembali materi pembelajaran sebelumnya
yaitu proses penyerapan kosakata bahasa Indonesia.
6) Peserta didik menyimak dan memperhatikan hal yang disampaikan
oleh guru, yaitu tujuan pembelajaran, rancangan kegiatan
pembelajaran, dan asesmen yang akan dilakukan.
7) Guru menyampaikan manfaat materi yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari dan memberikan motivasi untuk menjadi
pembelajar sepanjang hayat.
Kegiatan Inti
a. Orientasi peserta 1) Guru memberikan pertanyaan pemantik: “Informasi apa yang bisa
didik pada masalah didapatkan dari teks prosedur?
2) Guru memberikan perhatian penuh ketika peserta didik
mengemukakan pendapatnya terhadap pertanyaan pemantik.
3) Peserta didik menyimak video “Perpustakaan Ganesa Dorong Minat
Baca Masyarakat Sukoharjo” secara saksama
([Link]
4) Guru mengajukan pertanyaan lanjutan untuk mendapatkan
pemahaman dari isi video yang di amati peserta didik.
5) Peserta didik menceritakan pengalamannya yang berhubungan
dengan taman bacaan.
6) Guru menunjukkan pengertian terhadap sudut pandang yang telah
disampaikan oleh peserta didik.
7) Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai permasalahan
yang akan dibahas, yaitu mendapatkan informasi dari teks prosedur.
b. Mengorganisasikan 8) Peserta didik berkumpul sesuai dengan kelompoknya masing-
peserta didik masing.
9) Setiap kelompok menerima LKPD “Mendapatkan Informasi dari Teks
Prosedur” yang dibagikan oleh guru.
10) Peserta didik mencari data/bahan yang diperlukan untuk
mendapatkan informasi dari teks prosedur.
11) Guru berkeliling untuk mengamati setiap kelompok, memberikan
pertanyaan tambahan, atau mengklarifikasi konsep yang sulit.
c. Membimbing 12) Peserta didik bekerja sama melakukan penyelidikan melalui berbagai
penyelidikan sumber belajar sebagai bahan diskusi dalam mengerjakan LKPD.
individu dan 13) Peserta didik dibimbing dan diarahkan guru dalam penyelidikan dan
Tahap Kegiatan Pembelajaran
kelompok memvalidasi hasil penyelidikan sebagai bahan diskusi kelompok.
(Interaksi positif)
14) Guru membimbing diskusi kelompok agar berjalan secara efektif.
d. Mengembangkan 15) Peserta didik menyajikan hasil diskusi ke dalam LKPD.
dan menyajikan 16) Peserta didik bertukar LKPD untuk membaca dan memberikan
hasil karya tanggapan terhadap hasil LKPD kelompok lain.
e. Menganalisis dan 17) Guru meminta pendapat dan umpan balik dari peserta didik untuk
mengevaluasi hasil menanggapi hasil LKPD kelompok lain.
pemecahan 18) Peserta didik memberikan tanggapan dan masukan terhadap hasil
masalah LKPD kelompok lain.
19) Guru memberikan komentar berupa penguatan dan perbaikan.
20) Peserta didik melakukan perbaikan berdasarkan tanggapan dari
temannya dan masukan dari guru.
Kegiatan Penutup
a. Evaluasi dan 1) Peserta didik menyimak dan menjawab pertanyaan secara lisan dari
refleksi guru berdasarkan materi yang telah dipelajari.
2) Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran.
3) Peserta didik melakukan refleksi dengan memberikan pertanyaan:
Apa yang telah aku pelajari hari ini? Apa yang belum aku pahami
secara baik dalam pembelajaran hari ini? Apa yang ingin aku pelajari
pada pembelajaran berikutnya?
b. Penutup 4) Peserta didik menerima informasi dari guru tentang kegiatan
pembelajaran yang akan datang, yaitu mendapatkan informasi dari
infografik.
5) Peserta didik merapikan alat dan bahan belajar, serta merapikan
tempat duduk.
6) Peserta didik dan guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
berdoa dan salam.
E. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik
Refleksi Peserta Didik
1. Peserta didik melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan dari guru: Apa yang telah
aku pelajari dalam materi ini? Apa kesulitan yang aku hadapi? Bagaimana caraku
menyelesaikan kesulitan tersebut? Hal apa yang ingin aku pelajari dalam materi ini?
2. Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran yang dikaitkan dengan meningkatkan
kepedulian terhadap sesama.
Refleksi Guru
1. Apakah keseluruhan rencana pembelajaran yang tertera dalam modul ajar sudah terlaksana
dalam kegiatan pembelajaran ini?
2. Apakah ada masalah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran ini? Jika ada, jelaskan!
3. Apa alternatif solusi yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut?
4. Apa rencana tindak lanjut yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas kegiatan
pembelajaran selanjutnya?
F. Asesmen
1. Asesmen Awal
2. Asesmen Formatif
3. Asesmen Sumatif
G. Pengayaan dan Remidial
1. Pengayaan
Peserta didik membuat karya (ppt/infografik/video) yang berisi esai yang telah ditulis.
2. Remidial
Pelaksanaan remidial melihat analisis hasil belajar peserta didik.
Mengetahui, Karanganyar , 2 September 2024
Kepala SMP Negeri 1 Kebakkramat Guru Mata Pelajaran
Dra. Sri Lestari, [Link]. Rini Royani,[Link]. [Link].
NIP 196906051994032007 NIP 197510022003122002
ASESMEN
ASESMEN
1. Asesmen Sikap
Butir Tindak TTD
No Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku
Sikap Lanjut Siswa
1
2
2. Asesmen Awal
a. Instrumen Soal
Tentukanlah pernyataan-pernyataan berikut ini benar atau salah dengan menuliskan huruf B
jika benar dan huruf S jika salah!
1) Teks prosedur adalah teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi untuk
melakukan sesuatu.
2) Teks prosedur adalah teks yang berisi ajakan atau bujukan terhadap pembaca agar
mengikuti atau melakukan sesuatu.
3) Teks prosedur membantu kita untuk memahami dan mengerjakan sesuatu dengan
tahapan-tahapan yang benar.
4) Teks prosedur memiliki struktur pendahuluan, isi, dan penutup.
5) Teks prosedur memiliki struktur pendahuluan, alat dan bahan, langkah-langkah, dan
penutup.
6) Teks prosedur menggunakan kalimat ajakan atau perintah.
7) Teks prosedur menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.
8) Teks prosedur memiliki alur dan konflik.
b. Kunci Jawaban
1) B
2) S
3) B
4) S
5) B
6) B
7) S
8) S
3. Asesmen Formatif
No. Tujuan Pembelajaran Instrumen Soal
1 Peserta didik mendapatkan 1) Apa fungsi teks prosedur?
informasi dari teks prosedur 2) Sebutkan dan jelaskan struktur teks prosedur?
dengan tepat.
4. Asesmen Sumatif
a. Instrumen Soal
A. Berilah tanda silang (X) huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang benar!
Perhatikan teks prosedur berikut untuk menjawab soal nomor 1-2!
Hujan di dalam Toples
Ingin melihat hujan yang berbeda dari biasanya? Cobalah eksperimen berikut!
Alat dan bahan yang perlu disiapkan: air panas, es batu kecil-kecil, toples kaca, dan piring
keramik.
Langkah-langkah:
1. Tuang air panas ke dalam toples hingga setinggi 5 cm.
2. Tutup toples dengan piring keramik menghadap ke atas.
3. Tunggu selama 3 menit.
4. Taruhlah 4 buah es batu kecil-kecil di atas piring keramik.
5. Amati dan lihat apa yang terjadi. Di toplesmu akan turun rintik-rintik hujan.
Sumber: [Link]
1. Alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan tersebut, kecuali ….
A. air dingin
B. es batu
C. toples kaca
D. piring keramik
2. Mengapa air yang dituang ke dalam toples harus air panas?
A. Agar dapat memunculkan uap air.
B. Agar dapat melelehkan es batu.
C. Agar dapat membekukan uap air.
D. Agar mudah dalam pengamatan.
3. Perhatikan prosedur wawancara berikut!
1. Mengutarakan maksud dan tujuan wawancara.
2. Mencatat dan merekam poin-poin penting selama wawancara berlangsung.
3. Menyampaikan pertanyaan yang sudah umum atau sudah pasti jawabannya.
4. Setelah wawancara akhiri dengan mengucapkan terima kasih dan salam.
5. Meminta narasumber untuk mengulang-ulang jawabannya.
Dalam pelaksanaan wawancara, hal-hal yang harus dihindari ditunjukkan oleh nomor ….
A. 1 dan 3
B. 2 dan 4
C. 3 dan 5
D. 4 dan 6
Perhatikan prosedur eksperimen sains berikut untuk menjawab soal nomor 4-5!
Langkah-langkah eksperimen:
1. Tuangkan air ke piring.
2. Warnai air dengan pewarna.
3. ….
4. Tempatkan gelas terbalik di atas lilin.
5. Lihatlah bagaimana lilinnya padam setelah beberapa waktu dan lihatlah air tersedot ke
dalam gelas.
4. Langkah yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada teks prosedur tersebut adalah
…
A. Tempatkan lilin di piring dan nyalakan.
B. Taruh lilin di dalam gelas.
C. Nyalakan lilin dan taruh di atas gelas.
D. Siapkan lilin dan korek api.
5. Apa tema/topik teks prosedur tersebut?
A. Gerak benda tidak beraturan.
B. Proses terjadinya hujan.
C. Pengukuran massa jenis air.
D. Perbedaan tekanan udara.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD Mendapatkan Informasi dari Teks Prosedur
Nama Kelompok
Kelas
Anggota Kelompok
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menemukan informasi
dari teks prosedur secara tepat.
B. Alat dan Bahan
1. Bahasa Indonesia SMP Kelas IX, Kemdikbud, 2021
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia
C. Instrumen
Perhatikan teks prosedur berikut!
Syarat dan Pencapaian Pramuka Garuda
Pramuka Garuda ialah seorang anggota muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai
kecapakan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan kepramukaan. Ada
Pramuka Siaga Garuda, Penggalang Garuda, Penegak Garuda, dan Pandega Garuda. Pengertian
tersebut tercantum pada Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 038 Tahun 2017 yang
merupakan penyempurna dari Keputusan Kwarnas Nomor 101 tahun 1984 dan Nomor 180.A
Tahun 2008 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.
Gambar 2.5 Pramuka Penggalang menerima Tanda Pramuka Garuda
Syarat Pramuka Garuda merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh seorang anggota
muda untuk memperoleh Tanda Pramuka Garuda sesuai dengan golongan usianya. Seorang
Pramuka Penggalang ditetapkan sebagai Pramuka Penggalang Garuda jika telah memenuhi syarat
sebagai berikut.
1. Telah menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) tingkat Penggalang Terap dan berlatih
sekurang-kurangnya dua bulan setelah terlantik.
2. Telah memiliki Tanda Kecakapan Khusus (TKK) untuk Pramuka Penggalang sekurang-
kurangnya lima macam dari masing-masing bidang Kecakapan Khusus, sekurang-kurangnya
dua macam Tingkatan Utama dan tiga macam Tingkat Madya. Jenis TKK yang diwajibkan
berdasarkan ketentuan gugusdepan.
3. Menjadi contoh yang baik dalam Pasukan Penggalang, di rumah, di sekolah, dan bermanfaat
bagi lingkungan pergaulannya, sesuai dengan satya dan darma pramuka.
4. Dapat membuat hasta karya, sekurang-kurangnya enam macam
5. Dapat menggunakan komputer, teknologi informasi minimal internet.
6. Dapat berkomunikasi menggunakan salah satu bahasa international.
Untuk mencapai Pramuka Garuda, diperlukan kerja sama berbagai pihak. Peserta didik
mengikuti proses latihan sesuai dengan petunjuk dan arahan pembina dan meniadi teladan di
lingkungannya. Pembina Pramuka memberikan motivasi dan bimbingan secara terus-menerus
dalam satuan pendidikan dan atau lingkungan masyarakat dengan mengacu pada prinsip dasar
kepramukaan dan metode kepramukaan. Keluarga memberikan dorongan dan suasana yang
menyenangkan bagi peserta didik melalui tahapan proses latihan yang memadai di gugusdepan
sehingga mampu mencapai predikat Pramuka Garuda. Kwartir memberikan motivasi dan
memfasilitasi penyelenggaraan penilai pencapaian Pramuka Garuda.
Sumber: [Link]
Berdasarkan teks tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Apa yang dimaksuk dengan Pramuka Garuda?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
2. Di mana kita bisa membaca aturan berisi Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
3. Mengapa Pramuka harus bisa menggunakan komputer dan teknologi informasi?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
4. Apa pentingnya seorang Pramuka dapat berkomunikasi menggunakan salah satu bahasa
international?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
5. Apa tugas Pembina Pramuka dalam mempersiapkan Pramuka Garuda?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
6. Apa peran keluarga dalam pencapaian Pramuka Garuda?
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
7. Menurutmu, apakah pencapaian Pramuka Garuda penting dalam hidupmu? Jelaskan
jawabanmu!
_______________________________________________________________________________
_____
_______________________________________________________________________________
_____
REFLEKSI
Refleksi Peserta Didik
Nama
Kelas
Belum Cukup Sudah
No. Capaian Pembelajaran
paham paham paham
1 Mendapatkan informasi dari teks prosedur
Refleksi Peserta Didik
Apa yang telah aku pelajari
dalam materi ini?
Apa kesulitan yang aku
hadapi?
Bagaimana caraku
menyelesaikan kesulitan
tersebut?
Hal apa yang ingin aku
pelajari dalam materi ini?
REFLEKSI GURU
Refleksi Guru
Apakah keseluruhan
rencana pembelajaran
dalam modul ajar sudah
terlaksana dalam kegiatan
pembelajaran ini?
Apakah ada masalah dalam
pelaksanaan kegiatan
pembelajaran ini? Jika ada,
jelaskan!
Apa alternatif solusi yang
akan dilakukan untuk
menyelesaikan masalah
tersebut?
Apa rencana tindak lanjut
yang akan dilakukan untuk
meningkatkan kualitas
kegiatan pembelajaran
selanjutnya?
BAHAN BACAAN
BAHAN BACAAN
C. Mendapatkan Informasi dari Teks Prosedur
Dalam sebuah teks prosedur, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting. Misalnya, ketika
kita kehilangan barang berharga, kita perlu membuat Surat Kehilangan di Polres. Terdapat panduan
bagi kita untuk membuat surat tersebut. Melalui panduan tersebut, kita bisa mempersiapkan syarat-
syarat dan mengetahui langkah-langkah membuat Surat Kehilangan.
Perhatikan teks cara mengurus Surat Kehilangan di Polres berikut!
Cara Mengurus Surat Kehilangan di Polres
Gambar 2.4 Ilustrasi mengurus Surat Kehilangan di Polsek
([Link]
Anda pernah kehilangan dompet? Biasanya kita menyimpan semua dokumen penting di
dalam dompet, seperti KTP, STNK, SIM, dan Kartu ATM. Kehilangan barang paling berharga yang
kita miliki memang sangat memusingkan.
Musibah dapat menimpa siapa saja, salah satunya adalah kehilangan dompet. Tentu Anda
tidak menginginkannya, bukan? Kehilangan dompet bukan hanya perkara uang, tetapi dokumen
dan surat penting lainnya juga menjadi masalah besar. Oleh karena itu, Anda harus menyikapinya
dengan tenang.
Jika mengalami musibah kehilangan dompet, Anda perlu membuat Surat Kehilangan terlebih
dahulu sebelum bisa mengurus dokumen-dokumen penting Anda yang hilang.
Syarat-syarat membuat Surat Kehilangan di Polsek sebagai berikut.
1. Membawa identitas diri. Jika Anda kehilangan KTP, Anda dapat melampirkan fotokopi KTP
sebagai identitas diri.
2. Menyiapkan data yang dilaporkan. Anda bisa menyertakan foto barang yang hilang dan
jumlahnya. Jika barang yang hilang berupa benda yang memiliki nomor khusus seperti ATM
atau ponsel, Anda dapat menyertakan nomornya.
3. Fotokopi dokumen pendukung atau surat keterangan yang dilaporkan antara lain.
Untuk buku rekening atau tabungan atau ATM melampirkan surat pengantar dari bank
yang mengeluarkan.
Untuk BPKB melampirkan fotokopi KTP atas nama di BPKB dan STNK.
Untuk KTP atau Kartu Keluarga melampirkan surat pengantar dari pemerintah desa
setempat.
Berikut ini cara membuat Surat Kehilangan.
1. Datang ke kantor polisi setempat. Jika syarat sudah siap, selanjutnya Anda hanya tinggal
datang ke Polsek setempat.
2. Masuk ke bagian pengaduan ataupun pelayanan masyarakat.
3. Anda akan diminta mengisi formulir dan diberikan pertanyaan seputar kehilangan. Anda
sebaiknya mengingat dengan baik kronologis kejadian dan batang apa saja yang hilang.
4. Selanjutnya ikuti arahan petugas.
Surat keterangan kehilangan biasanya berlaku selama 14 hari. Jika nantinya masih diperlukan,
Anda dapat memperpanjangnya lagi.
Nah itu dia, cara dan syarat membuat surat keterangan kehilangan di kantor polisi.
Sumber: [Link]
keterangan-hilang-di-polres-karanganyar/
Berdasarkan teks tersebut, kita bisa mendapat informasi penting dengan mengajukan beberapa
pertanyaan sebagai berikut.
1. Di mana kita bisa membuat Surat Kehilangan?
Di kantor polisi atau di Polsek
2. Apa yang perlu dipersiapkan sebelum membuat Surat Kehilangan?
Kartu identitas diri, data yang dilaporkan, dan fotokopi dokumen pendukung
3. Bagaimana langkah-langkah membuat Surat Kehilangan?
a. Datang ke kantor polisi setempat.
b. Masuk ke bagian pengaduan ataupun pelayanan masyarakat.
c. Isi formulir seputar kehilangan.
d. Ikuti arahan petugas.
4. Berapa lama Surat Kehilangan berlaku?
14 hari
5. Bagaimana jika Surat Kehilangan yang sudah dibuat masa berlakunya habis?
Tidak perlu membuat baru, cukup dengan memperpanjang masa berlakunya di Polsek.
Kita menyimpulkan informasi penting dalam teks tersebut sebagai berikut.
Kita bisa membuat Surat Kehilangan di Polsek. Sebelum membuat Surat Kehilangan, kita perlu
mempersiapkan kartu identitas diri, data yang dilaporkan, dan fotokopi dokumen pendukung.
Langkah-langkah membuat Surat Kehilangan sebagai berikut.
a. Datang ke kantor polisi setempat.
b. Masuk ke bagian pengaduan ataupun pelayanan masyarakat.
c. Isi formulir seputar kehilangan.
d. Ikuti arahan petugas.
Surat Kehilangan berlaku selama 14 hari. Jika Surat Kehilangan yang sudah dibuat masa
berlakunya habis, kita tidak perlu membuat baru, cukup dengan memperpanjang masa
berlakunya di Polsek.
GLOSARIUM
Kreasi : cara penyerapan yang terjadi akibat adanya pemakai bahasa yang mengambil
konsep dasar dalam bahasa sumbernya
Penerjemahan : proses penyerapan dengan mengambil konsep dasar yang ada pada bahasa
asalnya kemudian kata tersebut dicari terjemahannya ke dalam Bahasa
Indonesia
DAFTAR PUSTAKA
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2023. KBBI VI Daring. Diakses pada 14 Juli 2024
([Link]
Balai Bahasa Jawa Tengah. 2010. “Proses Penyerapan Istilah dalam Bahasa Indonesia” dalam
[Link] diakses pada diakses pada 10 Juli 2024
([Link]
bahasa-indonesia)
Humas Polres. 2023. Begini Cara Mengurus Surat Keterangan Hilang di Polres Karanganyar” dalam
[Link] diakses pada 4 Juli 2024
([Link]
hilang-di-polres-karanganyar)