0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan5 halaman

Prosedur Pedoman Mutu PT Restu Experience

Dokumen ini adalah prosedur pedoman mutu PT. Restu Experience yang menjelaskan sistem manajemen mutu, kebijakan perusahaan, dan pengendalian dokumen. Manual ini berfungsi sebagai referensi untuk audit dan pelatihan, serta menetapkan tanggung jawab untuk memastikan kualitas produk dan keselamatan kerja. Selain itu, dokumen ini menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dan tindakan korektif terhadap produk nonkonformans.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan5 halaman

Prosedur Pedoman Mutu PT Restu Experience

Dokumen ini adalah prosedur pedoman mutu PT. Restu Experience yang menjelaskan sistem manajemen mutu, kebijakan perusahaan, dan pengendalian dokumen. Manual ini berfungsi sebagai referensi untuk audit dan pelatihan, serta menetapkan tanggung jawab untuk memastikan kualitas produk dan keselamatan kerja. Selain itu, dokumen ini menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dan tindakan korektif terhadap produk nonkonformans.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT.

RESTU EXPERIENCE
No Dok : RXP/SOP/K3/PM/010
PROSEDUR PEDOMAN MUTU
Halaman 1 Dari 5
02 Jan 2020 Rev. 00

1. Pendahuluan

1.1. Ruang Lingkup

 Manual ini menjelaskan Sistem Manajemen Mutu dalam operasi PT. X


IRestu Experience, yang telah diterapkan oleh Perusahaan sesuai dengan
Kebijakan Mutu. Untuk selanjutnya dalam manual ini, PT. Restu
Experience akan disebut dengan istilah “Organisasi”.
 Pelanggan dari Organisasi dalam manual ini adalah semua klien atau
yang eskternal yang berhubungan langsung dengan perusahaan.
 Manual ini adalah dokumen rujukan utama untuk semua aktifitas
perusahaan sehubungan Mutu dan akan digunakan untuk audit
keefektifan Sistem Manajemen Mutu dan sebagai dokumen pelatihan
untuk Manajemen perusahaan di dalam lingkungan Divisi Produksi. Hal –
hal yang berada di luar Divisi Produksi tidak menjadi wewenang dan
tanggung jawab dari Organisasi yang terdapat dalam manual mutu ini.

1.2. Distribusi dan Pengendalian Manual Mutu

1.2.1. Distribusi

- Manual Mutu ini harus disetujui oleh Plant Manager sebelum


dikeluarkan.
- Setiap salinan dari Manual ini harus ditandai apakah salinan terkendali
atau tidak. Semua salinan terkendali harus diberi nomor
- Setiap salinan yang tak terkendali tidak harus dirawat atau diperbarui
oleh Perusahaan dan harus dicantumkan pernyataan :

“UNCONTROLLED"
- Pernyataan tersebut harus dicantumkan dengan berupa cap.
- Wakil Manajemen harus bertanggung jawab untuk menerbitkan salinan
terkendali dari Manual ini, dan harus menjaga pemegang salinan dalam
daftar distribusi.

1.2.2. Pengendalian Perubahan

- Wakil Manajemen harus bertanggung jawab untuk menyebarkan semua


revisi dari Manual jika ada perubahan yang disetujui merujuk pada
organisasi saat ini dan pelaksanaan sistem Mutu Perusahaan.
- Revisi harus dibuat sebagai pengganti dari halaman yang diperbaiki.
Setiap halaman revisi harus diidentifikasi dengan nomor revisi dan
tanggal revisi. Semua revisi harus diterbitkan di bawah Lembar daftar
perubahan yang harus juga mencantumkan uraian dari revisi terakhir
dari manual.
- Revisi harus dinomori secara berturutan (Rev : 0, 1, 2, dst.) sampai
dengan pada saat terbitan baru, yaitu setelah mengalami revisi
sebanyak 9 kali.
- Terbitan harus dinomori secara berturutan ([Link] : 1, 2, 3, dst),
dan setiap terbitan baru harus membatalkan dan mengganti semua
terbitan dan revisi sebelumnya.

RXP/SOP/K3/PM/010 (02/02/2020) 1/3


PT. RESTU EXPERIENCE
No Dok : RXP/SOP/K3/PM/010
PROSEDUR PEDOMAN MUTU
Halaman 2 Dari 5
02 Jan 2020 Rev. 00

- Ini merupakan tanggung jawab semua pemegang salinan manual


terkendali untuk memperbarui, seperti diminta, dan membuang
terbitan atau halaman lama
- Status revisi dari manual harus menjadi dasar audit sebagai bagian
program audit dokumentasi pabrik.

1.2.3. Copy Terkendali

- Copy Terkendali didistribusikan kepada manager masing-masing bagian


yang ada dibawah departermen produksi.
- Copy Manual mutu ini harus distempel “ CONTROLLED ” pada halaman
cover dengan tinta biru dan setiap lembar kanan bawahnya distempel “
Copy No. ” sesuai dengan nomor daftar distribusinya.
- Berikut adalah daftar nama-nama yang menerima dokumen Manual
Mutu sebagai dokumen yang terkendali, sehingga apabila ada
perubahan dalam dokumen tersebut akan selalu mendapatkan
perubahannya.

1.2.4. Copy Tidak Terkendali

- Copy Manual mutu ini harus distempel “ UNCONTROLLED ” pada


halaman cover dengan tinta biru dan setiap lembar kanan bawahnya
distempel “ Copy No. ” sesuai dengan nomor daftar distribusinya.

2. Kebijakan Perusahaan

2.1 Kebijakan Mutu

- Visi
“Memastikan hasil produksi yang berkualias, dengan produktivitas
tinggi serta ramah lingkungan dan mengutamakan keselamatan kerja
dengan mengutamakan segi humaniora dan etika yang baik.”

- Misi
- “Maju Bersama Anda”

2.2 Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan

Setiap individu bertanggung-jawab untuk memastikan semua


aktivitas di dalam lingkungan produksi hanya dilakukan dengan cara yang
aman bagi setiap karyawan, fasilitas produksi, masyarakat dan
lingkungan sekitar, untuk mencegah terjadinya kecelakaan, penyakit
akibat kerja dan pencemaran lingkungan, serta meningkatkan
produktivitas kerja.

2.3 Mutu Produk

Setiap tahapan yang berhubungan dengan proses perencanaan


produksi, pengelolaan bahan baku, pembuatan, penyimpanan dan
pengiriman produk serta proses lain yang terkait selalu ditetapkan

RXP/SOP/K3/PM/010 (02/02/2020) 2/3


PT. RESTU EXPERIENCE
No Dok : RXP/SOP/K3/PM/010
PROSEDUR PEDOMAN MUTU
Halaman 3 Dari 5
02 Jan 2020 Rev. 00

standardnya, dikendalikan dan disempurnakan untuk dapat menghasilkan


produk akhir yang diinginkan oleh pelanggan serta sesuai dengan
persyaratan yang telah ditetapkan.

2.4 Teknologi

Selalu menyempurnakan penerapan dan kemampuan dari teknologi


yang dipakai sesuai dengan perkembangannya.

2.5 Biaya

Setiap aktifitas proses produksi akan selalu disempurnakan untuk


mengeliminasi pengeluaran atau kegiatan-kegiatan yang tidak produktif
dan tidak effisien, untuk memastikan seluruh proses produksi dapat
dilakukan dengan biaya yang efektif.

2.6 Perawatan Mesin

Sistem perawatan difokuskan pada pelaksanaan Predictive dan


Preventive Maintenance serta usaha-usaha peningkatan kehandalan
peralatan untuk memastikan seluruh peralatan produksi selalu berada
pada kondisi siap saat akan dipergunakan.

2.7 Sumber Daya

Memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang cukup dan


berkompeten untuk menjalankan setiap tahapan proses yang ada.
Evaluasi atas kinerja karyawan akan dilakukan berdasarkan KPI yang
telah ditetapkan. Kebutuhan pelatihan akan dibuat berdasarkan evaluasi
kinerja karyawan dan kebutuhan akan kompetensi. Kebijakan ini akan
dikaji-ulang oleh Plant Manager untuk memastikan kesesuaiannya
dengan tujuan bisnis dan strategi perusahaan setidaknya setiap tahun
sekali.

3. Sasaran Mutu

Sasaran mutu dari PT. Restu Experience di jelaskan dalam KPI Standar
dengan penentuan target dari masing-masing site manager yang
bersangkutan.

Kebijakan mutu ini disosialisasikan ke semua bagian dibawah


departermen produksi, dan semua karyawan harus sudah membacanya.

4. Persyaratan Umum

PT. Restu Experience menerapkan suatu Sistem Manajemen Mutu yang


dipelihara, diimplementasikan dan diperbaiki secara terus menerus dengan
mengadopsi dari beberapa sistem, yaitu:

RXP/SOP/K3/PM/010 (02/02/2020) 3/3


PT. RESTU EXPERIENCE
No Dok : RXP/SOP/K3/PM/010
PROSEDUR PEDOMAN MUTU
Halaman 4 Dari 5
02 Jan 2020 Rev. 00

- ISO 9001: 2000 ; sebagai aturan/persyaratan sistem manajemen mutu


internasional.
- OHS ; sebagai aturan yang dikeluarkan oleh Depnaker di Indonesia
yang mewajibkan semua industri untuk menerapkan prinsip K3.

Sistem-sistem tersebut diatas merupakan suatu program yang


mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality
Management) yaitu:

- Peningkatan performansi secara terus-menerus (continuous


performance improvement) pada setiap level, operasi atau proses,
dalam setiap bagian dalam organisasi dengan menggunakan sumber
daya yang ada secara optimal.
- Kesadaran semua anggota organisasi terhadap kualitas dan adanya
komitmen dari manajemen puncak untuk mengimplementasikan
manajemen mutu dalam organisasi.
- Kepedulian terhadap kepuasan pelanggan dengan cara mengadakan
pengukuran dan analisa untuk menemukan tindakan perbaikan yang
diperlukan.

5. Persyaratan Mutu Dokumentasi

5.1 Umum

Di dalam Sistem Manajemen Mutu Organisasi terdapat beberapa


dokumentasi yang diperlukan, yaitu:

- Visi dan Misi Organisasi, Kebijakan Produksi, dan Tujuan Mutu. Tujuan
mutu terdapat dalam KPI dan disusun sebulan sekali dalam Monthly
Progress Report.
- Manual Mutu, sebagai dokumentasi rujukan utama untuk semua
aktifitas pabrik sehubungan Mutu dan akan digunakan untuk audit
keefektifan Sistem Manajemen Mutu dan sebagai dokumen pelatihan
untuk Manajemen perusahaan di dalam lingkungan Divisi Produksi.
- Standard Operating Procedure, sebagai dokumentasi prosedur yang
dilakukan dalam kegiatan organisasi
- Rekaman Mutu, termasuk di dalamnya formulir-formulir kerja yang
terdapat di setiap departemen dalam organisasi.

5.2 Manual Mutu

Manual Mutu dari PT. X – Sidoarjo mencakup:


- Ruang lingkup dari Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2000
- Hal-hal yang berkaitan dengan Product Realization yang dikeluarkan
berdasarkan pertimbangan karena tidak dapat diterapkan dalam
organisasi
- Prosedur-prosedur tertulis atau referensi-referensi yang terkait dengan
prosedur-prosedur tersebut.

RXP/SOP/K3/PM/010 (02/02/2020) 4/3


PT. RESTU EXPERIENCE
No Dok : RXP/SOP/K3/PM/010
PROSEDUR PEDOMAN MUTU
Halaman 5 Dari 5
02 Jan 2020 Rev. 00

- Business prosess dan function business process yang terdapat dalam


organisasi.

5.3 Pengendalian Dokumen

Seluruh dokumentasi yang beredar dalam organisasi dikendalikan


oleh Document Control Center Organisasi. Sedangkan semua rekaman
mutu yang didapatkan dari proses kerja dipelihara oleh masing-masing
departemen sebagai alat untuk perbaikan berkelanjutan.

Proses pengendalian dokumen dalam organisasi termasuk di


dalamnya prosesproses berikut ini:

- Pengesahan dokumen sebelum dikeluarkan.


- Peninjauan-ulang, pembaharuan apabila diperlukan dan pengesahan
ulang dokumen-dokumen.
- Identifikasi status revisi dari dokumen-dokumen.
- Menjamin bahwa versi yang relevan dari dokumen yang diterapkan itu
tersedia pada tempat-tempat yang diperlukan
- Menjamin bahwa dokumen-dokumen itu dapat dibaca, teridentifikasi
dan mudah untuk ditemukan kembali.
- Menjamin bahwa dokumen-dokumen yang berasal dari eksternal adalah
teridentifikasi dan pendistribusiannya terkendali.
- Mencegah penggunaan dokumen-dokumen yang usang atau tidak
berlaku lagi, sekaligus menerapkan metode penarikan dkumen usang
dan cara pemusnahan dokumen yang sudah tidak berlaku.

6. Perbaikan Berkelanjutan

6.1 Penyempurnaan Berkelanjutan Sistem Manajemen Mutu

Efektivitas dari Sistem Manajemen Mutu terus disempurnakan


secara terus menerus melalui kebijakan, sasaran mutu, hasil audit,
analisa data, tindakan koreksi dan tindakan pencegahan serta melalui
kaji ulang manajemen.

6.2 Tindakan Korektif

Organisasi menetapkan langkah-langkah sebagai tindakan korektif


terhadap produk nonkonformans yang ada. Langkah-langkah tersebut
adalah :

- Mengidentifikasi keluhan pelanggan/klien


- Melakukan investigasi terhadap keluhan yang didapatkan
- Mencari root-case sebab dari adanya ketidaksesuaian
- Mengadakan tindakan korektif terhadap sebab-sebab potensial yang
menyebabkan ketidaksesuaian produk. Sekaligus sebagai tindakan
pencegahan permanen bagi sebab-sebab potensial tersebut

RXP/SOP/K3/PM/010 (02/02/2020) 5/3

Anda mungkin juga menyukai