SOAL ESSAY
1. Dalam Kepmen No.555.K sebagai seorang pengawas di lapangan Saudara ditunjuk sebagai Pengawas
Operasional. Sebutkan kewajiban anda sebagai pengawas operasional yang diatur dalam Kepmen No.555.K
tersebut?
Jawaban :
Tugas dan tanggung jawab Pengawas Operasional 3 dari 4 dianggap sudah cukup
a. Bertanggung jawab kepada KTT untuk keselamatan semua pekerja tambang yang menjadi
bawahannya
b. Melaksanakan inspeksi, pemeriksaan dan pengujian
c. Bertanggung jawab atas keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan dari semua orang yang ditugaskan
kepadanya
d. Membuat dan menandatangani laporan pemeriksaan, inspeksi dan pengujian
2. Sesuai dengan Kepmen No.555.K penggolongan cidera akibat kecelakaan tambang digolongkan menjadi 3
(tiga) golongan. Sebutkan ketiga golonan tersebut dan jelaskan kriterianya masing-masing?
Jawaban :
Penggolongan cedera akibat kecelakaan tambang:
a. Cedera ringan (tidak dapat bekerja lebih dari satu hari s.d 3 minggu)
b. Cedera berat (tidak dapat bekerja lebih dari 3 minggu atau cacat)
c. Mati (meninggal dalam 24 jam setelah kejadian kecelakaan)
3. Sesuai Kepmen Pertambangan dan Energy Nomor 555.K/26/[Link]/1995, ada pekerjaan yang akan diperbaiki
terlebih dahulu dipasang LOTTO. Jelaskan apa yang dimaksud LOTTO? Berikan 2 contoh pekerjaan yang
menggunakan LOTTO?
Jawaban :
suatu prosedur untuk menjamin mesin/alat berbahaya secara tepat telah dimatikan dan tidak akan menyala
kembali selama pekerjaan berbahaya ataupun pekerjaan perbaikan / perawatan sedang berlangsung sampai
dengan pekerjaan tersebut telah selesai.
Contoh :
a. Perbaikan dan perawatan peralatan atau mesin
b. Perbaiakan dan perawatan pada panel listrik
4. Pada saat melakukan inspeksi pada suatu area kerja, Saudara melihat seorang karyawan sedang
menggunakan perkakas tangan. Untuk memastikan pekerjaan itu aman dilakukan ada beberapa aspek dari
perkakasn yang harus diperiksa. Sebutkan tiga dari aspek tersebut?
Jawaban :
Tiga aspek tersebut adalah:
a. Apakah peralatan itu sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan (tepat guna)
b. Apakah cara menggunakan sudah sesuai
c. Apakah kondisinya dalam keadaan baik
d. Apakah pengamannya terpasang dengan baik
5. Pada pekerjaan tertentu diperlukan suatu izin kerja (work permit). Sebutkan contoh pekerjaan yang
memerlukan izin yang Saudara ketahui minimal dua dan jelaskan kenapa
Jawaban :
Contoh pekerjaan yang memerlukan izin kerja (work permit):
a. Izin bekerja panas (Hot work permit): yaitu pekerjaan yang menimbulkan api pada daerah yang
terdapat bahan yang mudah menyala/terbakar, sehingga berpotensi kebakaran
b. Izin bekerja di ruang terbatas (Confined space permit): yaitu izin untuk bekerja dalam ruangan yang
sempit karena akses untuk ruang ini terbatas, dan di dalamnya dapat terjadi pengumpulan gas
berbahaya dan oksigen berkurang, sehingga sangat membahayakan pekerja
c. Izin penggalian: yaitu izin penggalian pada daerah dimana terdapat saluran pipa atau saluran kabel
listrik bawah tanah, sehingga sangat berbahaya apabila alat gali merusak pipa atau saluran kabel listrik
bawah tanah tersebut
d. Izin bekerja di bawah atau dekat saluran kabel listrik udara (power line) yaitu pekerjaan di dekat atau
di bawah saluran kabel listrik udara sangat berpotensi akan menyentuh kabel udara tersebut yang
biasanya tidak berisolasi
6. Sebagai seorang Pengawas apabila anda menemukan keadaan darurat (kebakaran) pada area kerja
(bangunan) yang menjadi tanggung jawab, apa yang harus saudara lakukan?
Jawaban :
Tindakan yang dilakukan apabila menemukan kebakaran:
a. Mematikan api tersebut apabila mampu
b. Membunyikan alarm kebakaran
c. Memutuskan jaringan aliran listrik
d. Menghubungi/melaporkan ke bagian pemadam kebakaran atau emergency respond
e. Mengevakuasi seluruh karyawan yang ada di area/ruang tersebut ke daerah yang aman
7. Sebutkan bagaimana proses terjadinya api ? Unsur apa yang dihilangkan apabila pemadaman dilakukan
dengan air ? Dan menyebutkan 3 macam alat deteksi kebakaran ?
Jawaban :
Proses terjadinya api adalah Api dapat terbentuk jika terdapat keseimbangan tiga unsur yang terdiri dari
bahan bakar, oksigen, dan panas.
Unsur yang hilang apabila pemanaban dengan air yaitu panas
3 macam alat deteksi kebakaran :
a. ROR (Rate of Rise) Heat Detector : pendeteksi kenaikan panas
b. Smoke Detector : alat yang berfungsi mendeteksi asap
c. Flame Detector :alat yang sensitif terhadap radiasi sinar ultraviolet yang ditimbulkan oleh nyala api.
d. Gas Detector : mendeteksi kebocoran gas
8. Seorang pengawas harus melakukan inspeksi. Sebutkan dan jelaskan tahapan dari inspeksi? Bilamana
saudara menemukan karyawan bekerja tidak menggunakan ADP, sebagai pengawas apa tindakan saudara,
Jelaskan?
Jawaban :
Tahapan Inspeksi :
a. Tahap persiapan
b. Tahap pelaksanaan
c. Tahapan laporan
Tindakan yang dilakukan jika karyawan tidak menggunakan APD :
a. Menyuruhnya menghentikan pekerjaannya
b. Menanyakan mengapa dia tidak menggunakan APD
c. Menjelaskan pentingnya menggunakan APD/bahaya apa yang bisa timbul apabila tidak menggunakan
APD yang sesuai
d. Menyuruhnya menggunakan APD yang sesuai
e. Menyuruhnya melanjutkan pekerjaannya kembali
9. Sebutkan minimal 5 kemungkinan potensi bahaya yang dapat terjadi dalam pekerjaan mengangkat dengan
alat mobile crane dan sebutkan bagaimana tindakan pencegahannya?
Jawaban :
Bahaya yang berkaitan dengan penggunaan crane dalam mengangkat:
a. Orang terkena barang yang diangkat karena muatan yang mengayun (swing), pencegahannya
upayakan titik berat beban tegak lurus dengan hoist crane atau gunakan tag line
b. Barang yang sedang diangkat terjatuh, pencegahannya ikat barang yang diangkat dengan baik
(khususnya pipa, atau barang kecil lainnya)
c. Orang terkena oleh barang yang sedang diangkat, pencegahannya dilarang berada di bawah beban
yang sedang diangkat
d. Crane terjungkal/ambruk pada saat mengangkat, pencegahannya pastikan beban yang diangkat
sesuai dengan SWL dari crane dan selalu memasang kaki penopang (out rigger) pada posisi
maksimum
10. Dalam melakukan investigasi kecelakaan untuk mendapatkan data dilakukan wawancara terhadap saksi
langsung maupun tidak langsung. Sebutkan/jelaskan siapa yang dimaksud dengan saksi langsung dan saksi
tidak langsung
Jawaban :
Saksi langsung adalah (termasuk korban) yang terlibat dengan kecelakaan atau orang yang pada saat
kejadian kecelakaan ada pada lokasi tersebut dan melihat kecelakaan tersebut.
Sedang saksi tidak langsung adalah saksi yang tidak melihat/tidak berada di lokasi kecelakaan namun
mempunyai hubungan dengan pekerjaan tersebut (misalnya atasan korban) atau mempunyai
keahlian tentang peralatan atau operasi yang berhubungan dengan kecelakaan tersebut (saksi ahli)
11. Saudara sebagai seorang Pengawas Operasional bertanggung jawab kepada Kepala Teknik Tambang untuk
keselamatan semua pekerja yang menjadi bawahan anda. Sebutkan minimal 5 hal yang harus anda lakukan
untuk keselamatan pekerja bawahan saudara tersebut?
Jawaban :
1. Membuat JSA
3. Melakukan inspeksi secara rutin
4. Meamastikan karyawan menggunakan APD
5. Memasang rambu-rambu peringatan
6. Melakukan breefing dan safety talk
12. Seperti kita ketahui bahwa bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan dan kecelakaan itu sendiri
mengakibatkan kerugian. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bahaya? Jelaskan mengapa bahaya
diklasifikasikan?
Jawaban :
Bahaya adalah segala sesuatu yang berpotensi untuk menyebabkan kecelakaan (Cidera pada
manuasia, kerusakan pada alat/proses/lingkungan sekitar.
Bahaya diklasifikasikan agar kita dapat menentukan tingkat prioritas untuk pencegahannya.
13. Agar pekerjaan Saudara sebagai Pengawas dapat menjadi terukur (accountable), maka Saudara harus
menyusun program pengawasan secara jelas. Sebutkan minimal 5 hal yang harus ditetapkan agar
kepengawasan dapat terukur?
Jawaban :
a. Rinci tahapan pekerjaan pengawasan K3
b. Membuat jadwal pengawasan
c. Membuat waktu dan lama pengawasan
d. Membuat petunjuk pengawasan
e. Membuat cek list aspek atau bagian yang diperiksa
f. Tentukan daerah pengawasan
g. Evaluasi
h. Pelaporan
14. Kecelakaan terjadi karena ada penyebabnya. Sebutkan penyebab langsung kecelakaan dan berikan
contohnya masing-masing 2? Jelaskan kenapa kecelakaan harus diperikasa?
Jawaban :
Penyebab langsung kecelakaan :
1. Tindakan tidak aman :
Mengelas tidak menggunakan kacamata
Membuka lampu tidak mematikan saklar
2. Kondisi tidak aman :
Jalan licin
Tempat kerja bising
Kecelakaan harus diperikasa guna mencari fakta-fakta kecelakaan untuk dianalisa apa penyebab kecelakaan
sehingga dapat diambil tindakan pencegahaan atau pengendalian agar kecelakaan yang sama tidak terulang
kembali.
15. Jelaskan hirarki pengendalian bahaya yang ada diperusahaan saudara (yang saudara ketahui)? Berikan
contoh bahaya ditempat saudara dan bagaimana pengendaliannya secara engineering control?
Jawaban :
1. Primary control : rekayasa engeneering contoh pembuatan tanggul pengaman, pemasangan safety
guard
2. Secondary control :administrasi work contoh pemasangan rambu, pekerjaan yang dikontraktorkan
3. Tertiary control : work practice, pembuatan SOP, training
4. APD PPE contoh masker, sarung tangan
16. Pada kegiatan pertambangan ada terdapat beberapa type bahaya. Diminta Saudara menyebutkan 3 macam
type bahaya dengan masing-masing 2 contoh?
Jawaban :
a. Bahaya kimia, bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan pada manuasia melalui pernapasan atau
kontak dengan kulit, contohnya :
Asap
Debu
b. Bahaya fisik, bahaya yang disebabkan oleh sesuatu yang diatas ambang batas, contohnya :
Suara bising
Getaran
c. Bahaya Ergonomi, bahaya yang terjadi oleh karena adanya interaksi Antara seorang pekerja dengan
lingkungan tempat kerjanya, contohnya :
Stress Fisik
Stress kejiwaan
17. Pekerjaan/tugas agar dapat dilakukan dengan aman harus dibuatkan JSA. Sebutkan langkah-langkah
pembuatan JSA? Sebutkan factor yang menentukan tugas kritis dalam penyusunan JSA?
Jawaban :
Langkah-langkah pembuatan JSA :
a. Identifikasi tugas yang belum ada JSA
b. Tentukan tugas yang kritis
Frekuensi (seberapa sering)
Severity (seberapa parah)
Probability (kemungkinan)
Tugas baru
c. Mengurai tugas menjadi langkah/aktifitas yang signifikan
18. Jelaskan apa yang dimaksud dengan setling pond, Tailing pond, Oil trap, Amdal, UKL dan UPL? Dan jelaskan
secara singkat proses terjadinya Air Asam Tambang (AAT) dan bagaimana pengendaliannya?
Jawaban :
Setling pond :Kolam yang dibuat sedemikian rupa yang berfungsi sebagai area pengendapan dan
netralisasi terhadap air yang muncul akibat proses penambangan
Tailing pond : Kolam yang dibuat sedemikian rupa yang berfungsi sebagai area limbah batuan atau
tanah halus sisa-sisa dari pengerusan dan pemisahan (estraksi) mineral yang berharga dengan bahan
tambang
Oil trap : Merupakan sarana untuk memisahkan oli dari air buangan, sebelum air buangan masuk ke
Settling Pond.
Amdal : Kajian mengenai suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang
diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan.
UKL dan UPL : Pengelolaan dan pemantauan terhadap usaha atau kegiatan yang tidak berdampak
penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan usaha atau kegiatan.
Proses terjadinya Air Asam Tambang (AAT) : Air asam yang terjadi akibat oksidasi mineral sulfide
oleh air dan oksigen pada kegiatan tambang, pengendaliannya : 1. Mengklasifikasikan batuan yang
berpotensi menimbulkan air asam, 2. Wajib mengalirkan aliran air ke kolam pengendapan; 3.
Pembuatan kolam pengendapan; 4. Dilakukan penetralan dengan menggunakan dumping CaCO3
19. Reklamasi dan Pasca Tambang adalah kegiatan teknik perlindungan lingkungan pertambangan. Jelaskan apa
yang dimaksud Reklamasi? Dan apa pula yang dimaksud Pasca Tambang?
Jawaban :
Reklamasi : Kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata,
memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali
sesuai peruntukannya.
Pasca Tambang : Kegiatan terencana, sistematis, dan berlanjut setelah akhir sebagian atau seluruh
kegiatan usaha pertambangan untuk memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi social menurut
kondisi local diseluruh wilayah pertambangan.
20. JSA yang sudah Saudara miliki dapat digunakan/dimanfaatkan untuk apa saja. Sebutkan sekurang-kurangnya
5 (lima)?
Jawaban :
Penggunaan JSA:
a. Sebagai bahan untuk orientasi karyawan baru/penugasan baru
b. Sebagai bahan untuk membuat instruksi kerja
c. Sebagai bahan untuk observasi tugas yang terencana Sebagai bahan safety talk
d. Sebagai bahan acuan dalam melakukan penyelidikan kecelakaan
e. Sebagai bahan untuk pelatihan pengawas baru
f. Sebegai keterampilan