6
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian kain perca
Kain perca merupakan kain sisa-sisa pembuatan pakaian jika kamu ke pabrik
garmen atau penjahit kamu akan melihat potongan-potongan kain tersebut di namakan
kain perca,bagi perusahaan terbaik kain perca termasuk limbah dan harus di buang,karna
memang jumlahnya sangat banyak dan terlalu menyita waktu mengurus kain perca
tersebut oleh karna itu perusahaan garmen atau penjahit lebih cenderung untuk membuang
kain [Link] perca tersebut bisa di jadikan kerajinan,di mana kerajinan tersebut
memiliki nilai jual yang tinggi biasanya kerajinan yang di buat berupa barang-barang
kebutuhan sehari-hari seperti taplak meja,tutup kulkas,keset, hingga [Link] dari
memanfaatkan kain perca tersebut juga tidak kalah bagus dengan dengan barang-barang
yang di buat dari kain mahal. Justru membuat barang dengan kain perca ini memiliki nilai
plus, yaitu memiliki nilai seni yang tinggi.6
Kain perca tentu sudahn tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia. Kain perca ini
dapat dibuat dari bahan apa pun karena kain perca ini terdiri dari sisa penggunaan kain
pakaian yang tidak digunakan. Untuk pabrik pakaian atau konveksi, kain perca adalah
jenis limbah yang perlu dibuang. Jumlah yang besar membuat pabrik sulit memprosesnya.
Namun, bagi Sebagian orang, kain perca adalah barang ekonomi yang dapat memberi
Anda keuntungan besar. Kain perca tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat
indonesia. Kain perca ini dapat dibuat dari bahan apa pun karena kain perca ini terdiri
dari sisa penggunaan kain pakaian yang tidak digunakan. Limbah kain perca secara khusus
6
[Link] diakses pada tanggal 20 desember 2021
pukul 13.45 WIB.
6
7
dapat kita olah Kembali misanyal kita jadikan baju barbie bisa dijadikan hiasan secara
sederhana gampang dibuat dan Kebutuhan sandang manusia yang berupa pakaian
merupakan kebutuhan primer sehari-hari yang harus dipenuhi. Produksi pakaian yang
dilakukan oleh para penjahit atau konveksi sebagai perusahaan pakaian jadi, menghasilkan
banyak limbah kain yang biasa disebut kain perca. Kain perca yang dihasilkan banyak
jenis bahannya dan bervariasi corak dan warnanya, ada batik kotak-kotak, bunga, dan
sebagainya. Terkadang limbah ini bisa dijadikan lap pel atau lap tangan dengan cara
dijahit. Semakin banyak orang menekuni limbah kain perca sebagai bahan dasar kerajinan,
telah terbukti bahwa limbah jenis ini dapat memberi peluang usaha bagi setiap orang.
Limbah kain perca dapat dibuat sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik
dan menarik. Bahkan busana itu sendiri dapat dihasilkan dari kain-kain perca yang dijahit
bersambung-sambungan. Bagi Sebagian orang ada juga yang berminat pada busana jenis
ini karena unik. Sekarang sudah semakin banyak orang melirik produk kerajinan berbahan
kain perca, karena selain murah juga desainnya selalu berkembang dari waktu ke waktu.
Pengolahan limbah kain perca dapat dilakukan secara khusus dan sederhana, yaitu:
1. Pisahkan kain perca sesuai warna dan coraknya.
2. Cuci kain perca dengan detergen dengan memisahkan antara kain yang bercorak warna
kuat dan bercorak warna netral hal ini untuk menghindari adanya percampuran warna
atau luntur.
3. Pengeringan kain perca dilakukan dengan bantuan sinar matahari langsung.
4. Pembuatan pola-pola disesuaikan dengan desain yang dibuat. 7
7
[Link] pada tanggal 23 desember 2021 pukul 13.32
WIB.
8
Kain perca tidak perlu diberi pewarnaan lagi, karena sudah nampak corak dan warnanya. Sebagai
perancang produk, perlu men
B. Produk Kerajinan Limbah Kain Perca
Diketahui paduan warna-warna, agar produk kerajinan yang dibuat dapat terlihat artistik.
Dalam pembuatan kerajinan dari limbah kain perca dapat dilakukan dengan beberapa teknik
yaitu dengan ditempel saja, dijahit dengan tangan, dianyam, dan dijahit dengan mesin. Selain
bahan dasar kain perca, ada pula yang memanfaatkan kancing, manik-manik, aluminium, atau
tali temali untuk memberi aksen pada produk kerajinan yang dibuat agar nampak lebih menarik 8.
Produk kerajinan limbah kain perca sudah banyak dibuat orang, dan masih disukai oleh
setiap kalangan. Bentuk dan paduan warnanya yang menarik membuat kerajinan limbah kain
perca ini menjadi incaran pada konsumen dalam setiap event pameran.
Produk kerajinan limbah kain perca;
a. wadah alat jahit,
b. aksesoris kalung,
C. Beberapa manfaat kain perca apabila di jadikan sebagai sebuah kerajinan yang unik
dan menarik.
8
[Link] pada tanggal 23 desember 2021 pukul 14.18 WIB.
9
1. Meningkatkan ide kerajinan
2. Mengasah pengetahuan mengetahui teknik jahit kain perca
3. Menghemat biaya
Kebutuhan sandang manusia yang berupa pakaian merupakan kebutuhan primer sehari-hari yang
harus dipenuhi. Produksi pakaian yang dilakukan oleh para penjahit atau konveksi sebagai
perusahaan pakaian jadi, menghasilkan banyak limbah kain yang biasa disebut kain perca. Kain
perca
yang dihasilkan banyak jenis bahannya dan bervariasi corak dan warnanya, ada batik kotak-
kotak, bunga, dan sebagainya. Terkadang limbah ini bisa dijadikan lap pel atau lap tangan
dengan cara dijahit. Semakin banyak orang menekuni limbah kain perca sebagai bahan dasar
kerajinan, telah terbukti bahwa limbah jenis ini dapat memberi peluang usaha bagi setiap orang.
Limbah kain perca dapat dibuat sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik dan
menarik. Bahkan busana itu sendiri dapat dihasilkan dari kain-kain perca yang dijahit
bersambung-sambungan. Bagi sebagian orang ada juga yang berminat pada busana jenis ini
karena unik. Sekarang sudah semakin banyak orang melirik produk kerajinan berbahan kain
perca, karena selain murah juga desainnya selalu berkembang dari waktu ke waktu.
C. Teknik Membuat Kerajinan Tangan
Ada beberapa teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan lunak. Teknik Tersebut
disesuaikan dengan bahan yang digunakkan. Adapun teknik yang dapat digunakan untuk
membuat karya kerajinan dari bahan lunak antara lain, Membentuk, Menganyam, Menenun, dan
Mengukir.
Dalam pembuatan produk kerajinan bahan lunak, terdapat beberapa teknik yang digunakan.
10
1. Membentuk9
Biasanya teknik ini digunakan untuk membuat kerajinan dari tanah liat. Teknik ini sangat
bermacam – macam, yaitu :
a). Teknik Coil (Lilin Pilin)
Teknik coil merupakan teknik pembentukan yang bebas untuk membuat bentuk – bentuk
yang kita inginkan.
b). Teknik Putar
Teknik putar merupakan teknik pembentukan yang menggunakan alat putar dan bisa
menghasilkan banyak bentuk yang simetris dan bervariasi. Teknik ini sering dipakai leh
pengrajin keramik.
c). Teknik Cetak
Teknik ini terbagi dua yaitu : sekali cetak dan cetak berulang. Teknik ini biasa digunakan
leh pabrik – pabrik keramik dengan produksi massal.
2. Menganyam
Teknik menganyam digunakan untuk pembuatan karya kerajinan bahan lunak dengan
karakteristik tertentu. Bahan baku yang digunakan untuk teknik ini berasal dari berbagai
tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan. Contoh karya
kerajinan dengan teknik menganyam: keranjang, tikar, topi dan tas.
9
[Link] diakses pada tanggal 01
januari 2022 pukul 13.45 WIB.
11
3. Menenun
Teknik menenun pada dasar nya hampir sama dengan teknik menganyam, perbedaannya
hanya pada alat yang digunakan. Pada kerajinan menenun kita menggunakan alat bantu,
sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsin dan pakan.
4. Membordir
Bordir merupakan hiasan dari benang pada kain. Istilah lain yang hampir sama dengan
bordir adalah sulam.
5. Mengukir
Teknik mengukir meupakan kegiatan menggores, memahat dan menoreh pola pada
permukaan benda yang diukir. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu.
Namun teknik ini dapat pula diterapkan pada bahan lunak lain seperti sabun padat dan lilin.
Kain perca tidak perlu diberi pewarnaan lagi, karena sudah nampak corak dan warnanya.
Sebagai perancang produk, perlu mengetahui paduan warna-warna, agar produk kerajinan yang
dibuat dapat terlihat artistik.
[Link]
Menjahit merupakan sebuah kerajinan tangan yang menggunakan jarum dan benang untuk
mengikat sesuatu atau menyambungkan sesuatu. Sejarah menjahit sudah berasal dari ribuan
tahun sebelum masehi. Menjahit mempunyai teknik dasar menjahit tersendiri, berbeda dengan
menganyam dan menyulam. Pada umumnya semua masih menggunakan teknik dasar menjahit
secara tradisional, hingga mesin jahit keluar pada tahun 1790. 10
10
[Link] diakses pada tanggal 01
januari 2022 pukul 14.35 WIB.
12