0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Memori Komputer: Jenis dan Fungsi

Dokumen ini menjelaskan tentang memori komputer, termasuk pengertian, jenis-jenis ROM dan RAM, serta fungsinya. Memori dapat bersifat volatile dan non-volatile, dengan ROM menyimpan firmware dan BIOS yang penting untuk booting. Jenis-jenis RAM yang dibahas meliputi DRAM, SDRAM, dan RDRAM, masing-masing dengan karakteristik dan kecepatan yang berbeda.

Diunggah oleh

ㅤㅤRendy420
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Memori Komputer: Jenis dan Fungsi

Dokumen ini menjelaskan tentang memori komputer, termasuk pengertian, jenis-jenis ROM dan RAM, serta fungsinya. Memori dapat bersifat volatile dan non-volatile, dengan ROM menyimpan firmware dan BIOS yang penting untuk booting. Jenis-jenis RAM yang dibahas meliputi DRAM, SDRAM, dan RDRAM, masing-masing dengan karakteristik dan kecepatan yang berbeda.

Diunggah oleh

ㅤㅤRendy420
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Rendi Agata Winda Sritama

Nim : 2018100

Memory pada sistem computer secara umum

Memori adalah istilah umum yang mengacu ke perangkat fisik komputer apa saja yang
mampu menyimpan data baik secara permanen maupun sementara. Memori termasuk komponen vital
karena performa dari sebuah unit komputer salah satunya ditentukan oleh komponen ini, semakin
besar ruang penyimpanan dan kecepatan dari memori, semakin bagus performa dari sebuah unit
komputer.

Memori komputer dapat memiliki sifat volatile atau non-volatile. Memori komputer yang
memiliki sifat folatile akan kehilangan konten (data atau informasi) ketika komputer mati (kehilangan
daya), sebaliknya memori komputer yang bersifat non-folatile akan tetap menyimpan konten
sekalipun komputer dalam keadaan mati. Memori komputer dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu
memori utama (main memory) dan memori sekunder (secondary memory).

Pengertian dan jenis jenis ROM

ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM adalah perangkat atau peralatan proses
yang terdapat di dalam CPU. ROM berisikan suatu program yang telah diterapakan oleh pembuat
perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi
oleh pemakai Komputer. Isi ROM diperlukan pada saat computer dihidupkan. Perintah yang ada di
dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk
membaca system operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit system,
dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik
padam.

ROM pada komputer diguanakan untuk sebagai penyimpan BIOS (Basic Input Output System). BIOS
adalah bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang berfungsi memberi tahu bagaimana
caranya dapat mengakses disk drive. Ketika komputer dihidupkan dalam kondisi RAM masih kosong
maka perintah pada ROM BIOS yang digunakan oleh CPU, kemudian baru memindahkan file-file
tersebut ke dalam RAM dan menjalankannya.

ROM sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit). IC ROM biasanya memiliki kode
tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan
kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.
Fungsi ROM

Seperti telah diungkapkan sebelumnya bahwa umumnya ROM berfungsi untuk menyimpan firmware.
Pada perangkat komputer, sering ditemukan untuk menyimpan BIOS.

Jenis – Jenis ROM

1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable) sehingga tidak dapat di
up-grade.
2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja
program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada
PROM seterusnya.
3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang dapat
diprogram ulang dan dihapus.
Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM :
a. UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk
menghapus data yang ada di dalamnya.
b. EEPROM (Electrical EPROM) menggunakan aliran listrik dalam menghapus atau
mem-program ulang isinya.

Jenis Jenis RAM

1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)


Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory)
DRAM (Dynamic Random Access Memory) yang merupakan memori semikonduktor yang
memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya.
RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan
SRAM. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit,
sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang
bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
2. SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)
Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory)
SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang
merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki
kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki
kecepatan sampai 100 MHz.

3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)


Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory)
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer
dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM
adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

Anda mungkin juga menyukai