0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Kalimat Perspektif Masa Lalu

Simple Past Future Tense adalah bentuk tense yang digunakan untuk menjelaskan peristiwa yang direncanakan terjadi di masa depan dari perspektif masa lalu. Tense ini dapat dibentuk dengan menggunakan 'would' atau 'was/were going to', dan berfungsi untuk menyatakan prediksi, rencana, atau harapan yang telah dinyatakan sebelumnya. Menguasai tense ini penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dalam bahasa Inggris.

Diunggah oleh

Kholihatul Sahadah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Kalimat Perspektif Masa Lalu

Simple Past Future Tense adalah bentuk tense yang digunakan untuk menjelaskan peristiwa yang direncanakan terjadi di masa depan dari perspektif masa lalu. Tense ini dapat dibentuk dengan menggunakan 'would' atau 'was/were going to', dan berfungsi untuk menyatakan prediksi, rencana, atau harapan yang telah dinyatakan sebelumnya. Menguasai tense ini penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dalam bahasa Inggris.

Diunggah oleh

Kholihatul Sahadah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1) Definisi Simple Past Future Tense

Simple Past Future Tense adalah bentuk tense dalam


bahasa Inggris yang digunakan untuk menjelaskan
peristiwa atau tindakan yang direncanakan akan
terjadi di masa depan, tetapi dilihat dari perspektif
masa lalu. Tense ini umumnya digunakan dalam
kalimat tidak langsung atau dalam konteks prediksi
serta rencana yang telah disusun sebelumnya.

Fungsi :

1. Mengungkapkan rencana atau prediksi tentang


masa depan dari perspektif masa lalu.

2. Mengungkapkan apa yang orang pikir, katakan,


atau rencanakan tentang masa depan pada waktu
tertentu di masa lalu.

Struktur kalimat:

1. Kalimat positif:
• S + would + V1 = kata kerja dasar

Contoh:

I thought I would go to the party this evening.

2. Kalimat negatif:

• S + would not (wouldn't) + V1

Contoh:

I believed I would not attend the party this evening.

3. Kalimat tanya:

• Would + S + V1?

Contoh:

Did you think you'd go to the party today evening


time?

Contoh 1 : "I thought I would be a specialist when I


developed up"
Artinya : Saya pikir saya akan menjadi dokter ketika
saya dewasa

Contoh 2 : "She mentioned that she would contact me


later"

Artinya : Dia bilang dia akan menghubungi saya nanti.

Contoh 3 : "We were beyond any doubt we would win


the diversion"

Artinya : Kami yakin kami akan memenangkan


permainan

2) Ada dua cara utama untuk membentuk Simple Past


Future Tense:

• Metode menggunakan 'would' :

- Bentuk kalimat positif : Subjek + akan + kata kerja


bentuk pertama. Contoh : 'Dia mengungkapkan
bahwa dia akan hadir dalam pertemuan.'

- Untuk kalimat negatif: Subjek tidak akan diikuti


kata kerja bentuk pertama. Contoh: 'Dia bilang dia
tidak akan beli mobil.'

- Untuk kalimat tanya: Apakah subjek akan kata kerja


bentuk pertama?

Contoh : ”Apakah Anda mau memberikan bantuan


jika saya mengajukan pertanyaan?”

• Metode menggunakan 'was/were going to' :

- Kalimat positif dibentuk dengan Subjek + was/were


+ going to + kata kerja bentuk pertama.

Contoh lagi: 'Saya mau hubungi kamu kemarin, tapi


saya lupa.'

- Kalimat negatif dibentuk dengan Subjek + was/were


+ tidak akan diikuti oleh kata kerja bentuk pertama.

Contoh : 'Dia tidak akan hadir di acara tersebut.'

Kalimat tanya: Was/Were + subjek + going to + kata


kerja bentuk pertama?
Contoh: 'Apakah dia berencana untuk mengunjungi
neneknya?'

Fungsi dan penerapan Simple Past Future Tense


meliputi beberapa kegunaan, seperti :

1. Menyatakan prediksi yang dibuat di masa lalu.

Contoh: 'Saya yakin hari ini akan hujan.'

2. Menjelaskan rencana yang telah ditetapkan


sebelumnya. Contoh: 'Kami telah merencanakan
perjalanan ke China tahun lalu, namun pandemi
terjadi.'

3. Menyatakan komitmen atau harapan yang telah


dinyatakan sebelumnya. Contoh : 'Dia telah
berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada
saya.'

Kesimpulan : Tense Simple Past Future


memungkinkan kita untuk mengungkapkan hal-hal
mengenai masa depan dari perspektif masa lalu, baik
itu prediksi, rencana, atau harapan. Menguasai tenses
ini dengan baik dapat meningkatkan efektivitas dan
akurasi dalam komunikasi kita.

Sumber :

[Link]
dalam-bahasa-inggris/

[Link]
oad/3082/1498

Anda mungkin juga menyukai