0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Mengatasi Disleksia di Sekolah

Dokumen ini menggambarkan perjalanan Rey yang mengalami disleksia di sekolah, termasuk kesulitan yang dihadapinya saat belajar dan dukungan dari Pa Andam. Melalui karya tulisnya, Pa Andam memberikan inspirasi dan metode belajar yang inovatif untuk membantu Rey. Cerita berakhir dengan refleksi Pa Andam sepuluh tahun kemudian, mengenang momen ketika ia membantu Rey berkembang.

Diunggah oleh

latifva0719
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Mengatasi Disleksia di Sekolah

Dokumen ini menggambarkan perjalanan Rey yang mengalami disleksia di sekolah, termasuk kesulitan yang dihadapinya saat belajar dan dukungan dari Pa Andam. Melalui karya tulisnya, Pa Andam memberikan inspirasi dan metode belajar yang inovatif untuk membantu Rey. Cerita berakhir dengan refleksi Pa Andam sepuluh tahun kemudian, mengenang momen ketika ia membantu Rey berkembang.

Diunggah oleh

latifva0719
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DISLEKSIA

SCENE 1 : EXT – HALAMAN SEKOLAH


Footage halaman sekolah dan keramaian siswa masuk sekolah atau kelas

SCENE 2 : INT – KELAS


Memperlihatkan keadaan kelas yang sedang belajar dengan guru.

SCENE 3 : INT – KELAS


Rey kebingungan dan gelisah menulis di dalam kelas saat belajar, terlihat tulisan
guru di papan tulis berubah menjadi visual imajinasi seperti jalanan, pohon,
gambaran lainnya.

SCENE 4 : INT – KELAS


Rey berada di kursi depan meja guru, dan dimarahi oleh beberapa guru yang
berbeda.

SCENE 5 : EXT – DEPAN PINTU KELAS


Pa Andam melihat kejadian yang dialami Rey di depan pintu kelas, merasa
kasihan dan ingin berusaha membantunya.

SCENE 6 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Rey termenung di podium lapangan, memikirkan tentang dirinya yang kesulitan
menulis.

SCENE 7 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Pa Andam menempelkan karya tulisnya berupa sajak atau puisi (berisi tentang
disleksia) di mading sekolah, sejajar dengan pandangan Rey yang sedang
merenung, sambil melihat Rey dari kejauhan.

SCENE 8 : EXT – LORONG KELAS


Para siswa lain melihat Pa Andam yang memajang karya tulisnya yang ditunggu-
tunggu untuk dibaca.

SCENE 9 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Tiba-tiba banyak siswa yang berlarian sesaat setelah Pa Andam memajang karya
tulisnya, ternyata banyak digemari oleh para siswa.

SCENE 10 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Rey tersadar ketika melamun dan melihat di depannya sudah dipenuhi siswa
yang berkerumun melihat mading.

SCENE 11 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Rey berjalan mendekati mading.

SCENE 12 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Rey membaca karya Pa Andam dan terharu dengan isi tulisannya.
SCENE 13 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH
Pa Andam menghampiri Rey yang sedang membaca karya tulisnya sambil
menepuk pundaknya.

SCENE 14 : EXT – LAPANGAN SEKOLAH


Rey memohon Pa Andam untuk membantunya belajar menulis.

SCENE 15 : INT – KELAS


Pa Andam membantu Rey dengan memberikan metode belajar yang inovatif
(menjadi badut, bermain peran, pantomim, games dan lainnya)

SCENE 16 : INT - KELAS


Memperlihatkan suasana kelas yang sedang diajar Guru dengan kondisi Rey
yang sudah tidak kebingungan dan fokus untuk belajar

FADE OUT – 10 TAHUN KEMUDIAN

SCENE 17 : INT - KELAS


Memperlihatkan situasi kelas yang sedang diajar oleh Pa Andam dengan usia
saat sudah tua

SCENE 18 : INT - KELAS


Dua siswa masuk ke dalam kelas sambil bercanda dengan membawa buku, satu
siswa menabrak Pa Andam karena dia berjalan mundur dan menjatuhkan
bukunya.

SCENE 19 : INT - KELAS


Pa Andam mebawa bukunya ke meja guru

SCENE 20 : INT - KELAS


Pa Andam membaca buku dan dia terharu karena isi di dalam bukunya

FLASHBACK 10 TAHUN LALU SAAT PA ANDAM MENGAJAR REY UNTUK BISA


BERKEMBANG

SCENE 21 : INT – KELAS


Pa Andam Menangis

SELESAI

Anda mungkin juga menyukai