0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan6 halaman

Peran Manusia dalam Sumber Daya Alam

Diunggah oleh

galuhmutiara89
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan6 halaman

Peran Manusia dalam Sumber Daya Alam

Diunggah oleh

galuhmutiara89
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS TUTORIAL 1

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

MATERI DAN PEMBELAJARAN IPS SD

PDGK4405

TUTOR : llham, S. Pd., M. Pd.

Disusun Oleh :

Nama : Galuh Mutiara Kusuma

NIM : 85001163

Program Studi : PGSD

Pokjar : Parakan

UNIVERSITAS TERBUKA
UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH (UPBJJ) YOGYAKARTA

TAHUN 2025
1. Eksistensi sebuah disiplin ilmu tidak harus membangun tubuh pengetahuannya
sendiri, tetapi bisa juga berasal dari unsur-unsur disiplin ilmu-ilmu lain yang
diorganisasi secara sistemik sehingga memiliki integritas sendiri. Uraikan secara
konseptual mengapa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) adalah disiplin
ilmu mandiri dan memiliki integritas!

Jawab :

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) adalah salah satu mata pelajaran
yang diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Meskipun banyak mengadopsi unsur
dari disiplin ilmu lain seperti sosiologi, antropologi, dan sejarah, PIPS memiliki
kerangka konseptual dan metodologis yang khas. Hal ini memungkinkan PIPS untuk
memiliki integritas sebagai disiplin ilmu mandiri. Integritas ini penting untuk
memastikan bahwa pengetahuan yang disampaikan kepada siswa adalah konsisten
dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

2. Materi, tujuan, dan pelaksanaan pembelajaran IPS di Indonesia disesuaikan dengan


tujuan pendidikan nasional. Namun demikian, ide dasar pembelajaran IPS di
Indonesia banyak mengadopsi pendapat bangsa Amerika Serikat. Telaah mengapa
Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang memberikan perhatian yang
sangat besar dalam pengembangan kajian sosial!

Jawab :

Amerika Serikat, sebagai salah satu negara maju, memiliki pemahaman yang
mendalam tentang pentingnya memahami dinamika sosial dalam masyarakat. Mereka
melihat bahwa pemahaman ini penting untuk memahami perubahan sosial, budaya,
dan ekonomi yang terjadi. Oleh karena itu, mereka memberikan perhatian besar dalam
pengembangan kajian IPS. Dengan memahami IPS, masyarakat dapat lebih
memahami perubahan yang terjadi dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

3. Terdapat kecenderungan global untuk mengakomodasi inisiatif pengelolaan yang


adaptif oleh masyarakat yang sudah secara turun-temurun menguasai dan
memelihara sumber daya alam. Komponen utama pengelolaan adaptif sumber daya
alam adalah sistem masyarakat, sistem lingkungan dan sistem kebudayaaan sebagai
satu kesatuan utuh yang tidak terpisahkan satu dengan lainnya. Terkait hal tersebut,
jelaskan kaitan antara kebudayaan, lingkungan sumber daya alam dengan peradaban
budaya manusia dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan!

Jawab :

Kaitan antara kebudayaan, lingkungan, dan sumber daya alam dengan


peradaban budaya manusia dalam pemanfaatan sumber daya alam secara
berkelanjutan dapat dijelaskan melalui beberapa aspek berikut:
1. Interaksi Manusia dengan Lingkungan

Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan


hidupnya, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Interaksi ini membentuk
hubungan yang erat antara manusia dan lingkungannya.

2. Pengaruh Kebudayaan terhadap Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Kebudayaan mencakup nilai-nilai, norma, dan praktik yang diwariskan dari


generasi ke generasi. Nilai-nilai ini mempengaruhi cara manusia mengidentifikasi,
mengelola, dan memanfaatkan sumber daya alam. Misalnya, budaya yang menghargai
keberlanjutan dapat mendorong penggunaan sumber daya secara bijaksana dan
pelestarian lingkungan.

3. Peran Lingkungan dalam Pembentukan Kebudayaan

Lingkungan fisik dan biologis tempat manusia tinggal mempengaruhi


kebudayaan yang berkembang. Misalnya, masyarakat yang tinggal di daerah dengan
sumber daya alam melimpah cenderung mengembangkan teknologi dan praktik yang
memanfaatkan sumber daya tersebut secara optimal.

4. Dampak Pemanfaatan Sumber Daya Alam terhadap Peradaban Budaya

Pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan memungkinkan peradaban


manusia untuk berkembang tanpa merusak lingkungan. Hal ini mendukung stabilitas
sosial-ekonomi-politik dan meningkatkan kualitas hidup manusia.

5. Pembelajaran dan Penyesuaian

Melalui pengalaman sejarah, masyarakat belajar tentang pentingnya menjaga


keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.
Penyesuaian ini tercermin dalam kebijakan dan praktik yang lebih bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kebudayaan, lingkungan, dan sumber daya alam saling terkait
dalam membentuk cara manusia memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan,
yang pada gilirannya mempengaruhi perkembangan peradaban budaya manusia.
4. Agar dapat mengelola lingkungan hidup dengan baik dan benar, maka perlu diketahui
permasalahan lingkungan yang harus ditangani/dikelola dengan cara-cara yang
sesuai dengan permasalahan lingkungan tersebut. Masalah lingkungan hidup dapat
dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu permasalahan lingkungan alam,
permasalahan lingkungan buatan dan permasalahan lingkungan sosial. Sebutkan dan
jelaskan permasalahan lingkungan yang terjadi saat ini berdasarkan 3 kelompok
permasalahan lingkungan tersebut!

Jawab :

Permasalahan lingkungan saat ini dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok


utama: permasalahan lingkungan alam, permasalahan lingkungan buatan, dan
permasalahan lingkungan sosial. Berikut adalah penjelasan dan contoh dari masing-
masing kategori:

1. Permasalahan Lingkungan Alam


Deforestasi : Penebangan hutan secara besar-besaran untuk
pertanian, perkebunan, atau penebangan kayu.

Degradasi Tanah : Erosi tanah dan penurunan kualitas tanah


akibat praktik pertanian yang tidak berkelanjutan.

Perubahan Iklim : Peningkatan suhu global dan perubahan pola


cuaca akibat emisi gas rumah kaca.

Kehilangan Keanekaragaman Hayati : Kepunahan spesies flora dan fauna akibat


perubahan habitat dan polusi.

2. Permasalahan Lingkungan Buatan

Polusi Udara : Emisi gas buang dari kendaraan bermotor dan industri yang
menyebabkan pencemaran udara.

Polusi Air : Limbah industri dan domestik yang mencemari sumber air.

Polusi Tanah : Pembuangan limbah berbahaya seperti plastik dan bahan


kimia ke tanah.

Penggunaan Energi : Tidak TerbarukanKetergantungan pada bahan bakar fosil


seperti minyak, batu bara, dan gas alam.

3. Permasalahan Lingkungan Sosial


Pembangunan yang Tidak Berkelanjutan Pembangunan infrastruktur yang
merusak lingkungan alam dan mengganggu ekosistem.
Pengelolaan Sampah : Produksi sampah yang tinggi dan
pengelolaan sampah yang tidak efektif, menyebabkan penumpukan sampah di tempat
pembuangan akhir (TPA)

Eksploitasi Sumber Daya : Pemanfaatan sumber daya alam secara


berlebihan tanpa mempertimbangkan keberlanjutan untuk kepentingan jangka
panjang.

Perubahan Penggunaan Lahan : Konversi lahan hijau menjadi lahan


non-hijau, seperti perumahan, industri, dan pertanian.

Setiap kategori permasalahan ini saling berkaitan dan mempengaruhi satu


sama lain, menunjukkan betapa kompleksnya isu-isu lingkungan yang dihadapi
manusia saat ini. Solusi yang efektif memerlukan pendekatan terpadu yang
melibatkan kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat.

5. Keberadaan lembaga sosial sangat penting dalam peri kehidupan masyarakat.


Lembaga sosial tersebut pada dasarnya merupakan suatu sistem nilai dan sistem
norma yang bertujuan untuk mengatur segala perilaku dan tindakan dari setiap
anggota dalam melangsungkan kehidupannya. Terkait dengan hal tersebut, jelaskan
peran lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga agama, lembaga pemerintah
dan lembaga hukum dalam menyikapi permasalahan penyimpangan yang dilakukan
oleh remaja saat ini!

Jawab :

Penyimpangan yang dilakukan oleh remaja merupakan tantangan serius yang


memerlukan pendekatan multidimensional. Berbagai lembaga sosial memiliki peran
penting dalam menyikapi dan menangani masalah ini. Berikut adalah peran masing-
masing lembaga:

1. Lembaga Keluarga

Peran Utama : Keluarga adalah unit dasar pendidikan dan sosialisasi pertama bagi
remaja. Di dalam keluarga, remaja belajar tentang nilai-nilai, norma, dan perilaku
yang diharapkan.

Pendekatan : Keluarga dapat memberikan dukungan emosional, bimbingan moral,


dan kontrol yang kuat untuk mencegah penyimpangan. Keterlibatan orang tua dalam
kehidupan remaja dan komunikasi yang terbuka sangat penting.

2. Lembaga Pendidikan
Peran Utama : Sekolah dan institusi pendidikan lainnya memainkan peran kunci
dalam membentuk karakter dan keterampilan remaja.
Pendekatan : Pendidikan yang efektif mencakup kurikulum yang mengajarkan
keterampilan hidup, etika, dan tanggung jawab. Program bimbingan konseling,
kegiatan ekstrakurikuler, dan lingkungan belajar yang positif juga membantu remaja
mengembangkan identitas yang kuat dan positif.
3. Lembaga Agama

Peran Utama : Lembaga agama menyediakan kerangka kerja spiritual dan moral
bagi remaja.
Pendekatan : Agama dapat memberikan panduan nilai dan tujuan hidup yang jelas.
Kegiatan keagamaan, pengajaran agama, dan komunitas yang mendukung dapat
membantu remaja menemukan jalan yang benar dan menjauhi perilaku menyimpang.

4. Lembaga Pemerintah

Peran Utama : Pemerintah bertanggung jawab untuk menciptakan kebijakan dan


regulasi yang mendukung kesejahteraan remaja.

Pendekatan : Pemerintah dapat mengimplementasikan program-program sosial,


pendidikan, dan kesehatan yang bertujuan untuk mencegah penyimpangan. Kebijakan
yang mendukung akses pendidikan, kesehatan mental, dan kesempatan kerja juga
penting untuk memberikan arah positif bagi remaja.

5. Lembaga Hukum

Peran Utama : Sistem hukum memberikan kerangka kerja yang mengatur perilaku
dan menegakkan hukum bagi pelanggaran yang dilakukan oleh remaja.

Pendekatan : Lembaga hukum dapat memberikan sanksi yang sesuai untuk


tindakan menyimpang, namun juga harus mempertimbangkan rehabilitasi dan
reintegrasi remaja ke dalam masyarakat. Hukuman yang proporsional dan program
koreksi yang konstruktif lebih efektif daripada hukuman yang berat tanpa dukungan
rehabilitasi.

Kerjasama antara kelima lembaga ini sangat penting untuk memberikan


pendekatan yang komprehensif terhadap penyimpangan remaja. Dukungan yang
holistik dan konsisten dari keluarga, pendidikan, agama, pemerintah, dan hukum akan
membantu remaja menemukan jalan yang benar dan mengurangi kemungkinan
terjadinya penyimpangan.

Anda mungkin juga menyukai