0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Pembelajaran Pecahan Senilai Kelas IV

Modul ajar ini disusun untuk pembelajaran matematika di kelas IV SD dengan fokus pada materi pecahan senilai. Pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning dan melibatkan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Peserta didik diharapkan dapat membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan penyebut yang sama serta memahami konsep pecahan senilai melalui kegiatan yang interaktif.

Diunggah oleh

zaidanariefy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Pembelajaran Pecahan Senilai Kelas IV

Modul ajar ini disusun untuk pembelajaran matematika di kelas IV SD dengan fokus pada materi pecahan senilai. Pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning dan melibatkan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Peserta didik diharapkan dapat membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan penyebut yang sama serta memahami konsep pecahan senilai melalui kegiatan yang interaktif.

Diunggah oleh

zaidanariefy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Zaidan Ariefyandi
Instansi : SDN...
Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Tahun Pelajaran : 2024/2025
Fase/Kelas : B/4 (Empat)
Elemen : Matematika
Materi Esensial : Pecahan Senilai
Jumlah Pertemuan : 1 Pertemuan (2x35 menit)
Moda Pembelajaran : Tatap Muka
B. KOMPETENSI AWAL
1. Menjelaskan bentuk pecahan dengan penyebut yang sama
2. Mengidentifikasi pecahan dengan penyebut yang sama
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Berkhibennekaan Global
3. Gotong Royong
4. Mandiri
5. Kreatif
6. Bernalar Kritis
Pada pembelajaran ini, fokus pada :
a. Bernalar kritis : Mengolah atau memproses sebuah gagasan dan informasi,
sehingga peserta didik memiliki rasa ingin tahu dan dapat
mengajukan pertanyaan yang relevan.
b. Mandiri : Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya
c. Gotong royong : Melakukan kegiatan bersama-sama dengan sukarela
D. SARANA DAN PRASARANA
Sarana dan prasarana yang digunakan :
1. Ruang kelas
2. Komputer/Laptop,
3. Proyektor,
4. Speaker aktif
5. Meja dan kursi
6. Papan tulis
7. Jaringan Internet
Media yang digunakan :
1. Power point
2. Video
Sumber Belajar :
1. Buku Siswa
2. Buku Guru
3. Internet
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal
F. PENDEKATAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Problem Based Learning (PBL)
1. Orientasi peserta didik pada masalah
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
3. Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil
5. Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah
G. METODE PEMBELAJARAN
Ceramah, Tanya Jawab,Diskusi, Penugasan dan Demonstrasi
H. MODA PEMBELAJARAN
Tatap Muka
KOMPONEN INTI
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase B, Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar pecahan
7
dengan penyebut yang sama (misalnya 2, 4 , )
8 8 8

B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


1. Menentukan pecahan yang lebih besar. (C3)
2. Menyelidiki hubungan antara besaran pecahan satuan dengan menggunakan garis
bilangan (C4)
3. Menemukan pecahan yang berukuran sama. (C4)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui diskusi, peserta didik mampu menentukan pecahan yang lebih besar. (C3)
2. Melalui video yang ditampilkan, peserta didik dapat memahami hubungan antara
besaran pecahan satuan dengan menggunakan garis bilangan. (C4)
3. Melalui diskusi, peserta didik mampu menemukan pecahan yang berukuran sama.
(C4)
D. PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan memahami materi dan
mampu mengurutkan dan membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama.
E. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Mengapa disebut pecahan senilai?
2. Bagaimana contoh pecahan senilai?
3. Apa yang dimaksud dengan pecahan senilai dan tidak senilai?
F. ASSESMEN
a. Assesmen diagnostik (terlampir)
b. Assesmen formatif (terlampir)
c. Assesmen sumatif (terlampir)
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (15 menit)
1. Peserta didik dan guru masuk ruang kelas
2. Peserta didik dan guru hadir pada ruang kelas tepat waktu. (Sikap/PPP:Mandiri)
3. Peserta didik menjawab salam dari guru dengan ramah. (Communication)
(Sikap/PPP: Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia)
4. Peserta didik memberikan respon positif saat guru melakukan pengecekan kehadiran
(Sikap/PPP:Bergotong royong)
5. Peserta didik dan guru berdoa sebelum pembelajaran. Guru meminta salah satu
peserta didik utnuk memimpin doa (Sikap/PPP: Beriman, bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia)
6. Peserta didik menyanyikan lagu Profil Pelajar Pancasila
7. Peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan (Sikap/PPP:Berkebinekaan global)
8. Guru mengecek kesiapan peserta didik sebelum belajar, dengan peserta didik
menyiapkan alat tulis. (Sikap/PPP:Mandiri)
9. Guru melakukan asesmen diagnostik
10. Guu menampilkan PPT bacaan literasi, peserta didik membaca secara bergantian
(Melatih fokus peserta didik)
11. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan meteri yang akan dipelajari.
12. Peserta didik berdiskusi bersama menjawab pertanyaan pemantik dari guru.
13. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. (Integritas)
14. Guru dan peserta didik melakukan kesepakata sebelum memulai pembelajaran.
15. Guru memberikan penguatan kepada peserta didik agar tetap semangat dengan ice
breaking.
Kegiatan Inti (50 menit)
Sintak 1. Orientasi peserta didik pada masalah
1. Guru menampilkan PPT memberikan permasalahan kepada peserta didik mengenai
pecahan. (TPACK, Communication) (Saintifik-Mengamati)
2. Peserta didik mengamati permasalahan. (Critical Thinking) (Saintifik-Mengamati)
3. Guru dan peserta didik menetapkan inti permasalahan
4. Peserta didik bersama guru meninjau permasalahan yang telah di tampilkan.
Sintak 2. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
1. Peserta didik dibagi menjadi 3 kelompok (Sikap/PPP:Gotong royong)
2. Peserta didik diberikan LKPD
3. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar
yang berhubungan dengan masalah.
4. Guru melakukan ice breaking
Sintak 3. Membimbing penyelidikan peserta didik dengan kelompok
1. Peserta didik mendiskusikan mendiskusikan pertanyaan dan melakukan
penyelidikan pada LKPD dalam kelompok. (Diferensiasi Proses). (Collaboration,
Creative thinking)
2. Guru membimbing peserta didik dengan berkeliling untuk memberikan bantuan
saat peserta didik berdiskusi. Guru dapat memberikan pertanyaan pancingan
apabila terdapat peserta didik dan kelompok belum menjalankan diskusi dengan
baik. (Diferensiasi Proses) (guru memberikan scaffolding terhadap peserta didik
yang membutuhkan bantuan)
3. Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat berdiskusi. Saat menilai
guru menggunakan rubrik.
Sintak 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
1. Peserta didik menuliskan hasil diskusinya pada lembar kerja peserta didik.
(Mandiri, bernalar kritis, kreatif)
2. Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompok yang telah di lakukan.
(Kreatif)
Sintak 5. Menganalisis dan eveluasi proses pemecahan masalah
1. Peserta didik dan guru mengevaluasi dan menyimpulkan hasil diskusi dan
pengerjaannya cara mengubah pecahan senilai berdasarkan kegiatan yang telah
dilakukan.
2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didikyang telah aktif dalam kegiatan
berkelompokmaupun menanggapi presentasi kelompok lain. (Communication)
3. Peserta didik mengumpulkan LKPD
4. Guru memberikan soal evaluasi. (Bernalar Kritis)
5. Peserta didik dan guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.
6. Peserta didik memberikan lembar jawaban kepada guru.
7. Guru memberikan penguatan konsep materi tentang pecahan senilai.
Kegiatan Penutup (5menit)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran. (Critical Thinking)
2. Guru mengajak peserta didik merapikan meja, membuang sampah yang masih
tercecer di kelas, dan mengingatkan untuk melakukan piket kelas.
(Sikap/PPP:Bergotong royong)
3. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucap salam dan berdoa. (Sikap/PPP:
Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia)
H. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU
Refleksi Guru
1. Apakah saya sebagai pendidik selalu mendengarkan peserta didik saya?
2. Apakah perencanaan yang telah saya buat telah saya laksanakan pada proses
pembelajaran?
3. Apakah saya sebagai pendidik dapat berlaku adil kepada peserta didik saya?
4. Apakah terdapat hal-hal yang perlu saya perbaiki dalam proses pembelajaran?
5. Bagaimana cara saya untuk memperbaiki proses pembelajaran?
Refleksi Pendidik dari sisi Peserta Didik
1. Apakah peserta didik saya memahami yang saya ajarkan?
2. Apakah peserta didik saya merasa senang selama proses pembelajaran?
3. Apakah peserta didik saya terlibat dalam pembelajaran?
4. Apakah peserta didik saya mendapatkan pengetahuan baru?
5. Bagaimana cara saya untuk memperbaiki proses pembelajaran?
Refleksi untuk Peserta Didik
Nama :
1. Bagaimana perasanmu saat mengikuti pembelajaran ini?
2. Apa yang membuatmu tertarik saat belajar tadi?
3. Apa yang kamu pelajari hari ini?
4. Pada saat melakukan apa kamu merasa palinh bingung dalam belajar tadi?
5. Apa kamu puas dengan proses belajarmu hari ini?
I. ASESMEN
Asesmen Formatif : Dilakukan saat proses pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi
berlangsung. Dapat dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Sebagai berikut
penilaiannya.
1. Penilaian sikap : Observasi
2. Penilaian pengetahuan : Lembar evaluasi
3. Penilaian keterampilan : Unjuk Kerja saat diskusi, presentasi.
J. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti pembelajaran dengan
pengayaan.
Remedial
Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mencapai CP.
LAMPIRAN
Lampiran 1 : Bahan Ajar
Lampiran 2 : Media Pembelajaran
Lampiran 3 : LKPD
Lampiran 4 : Kisi-kisi dan Soal Evaluasi
Lampiran 5 : Asesmen Diagnostik
Lampiran 5 : Instrumen Penilaian
GLOSARIUM

Untuk mencari pecahan yang berukuran sama, letakkan penggaris pada garis bilangan
dan bandingkan hasilnya. Pecahan yang besarnya sama disebut "pecahan ekuivalen".
Dalam pelajaran ini, siswa diharapkan dapat menemukan pecahan yang setara dengan
menggunakan garis bilangan sebagai petunjuk. Untuk mengembangkan minat dan
motivasi ini, Anda dapat menyiapkan garis bilangan tanpa skala dan meminta siswa
menandai sendiri skala tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Tim Gakko Tosho, Penyadur : Zetra Hainul Putra, ISBN : 978-602-244-540-1, Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Buku
Panduan Guru Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas IV – Vol 2
Tim Gakko Tosho, Penyadur : Zetra Hainul Putra, ISBN : 978-602-244-542-5, Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Belajar
Bersama Temanmu Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas IV - Volume 2
[Link]
[Link]

Anda mungkin juga menyukai