Analisis Interaksi Klien Halusinasi
Analisis Interaksi Klien Halusinasi
HALUSINASI
DISUSUN OLEH:
Eka Lismeiana
18240100095
NERS
2025
ANALISA PROSES INTERAKSI
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Rasional
Perawat Klien
P: Assalamu’alaikum, ibu P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi kepada klien menunjukkan
tersenyum, sikap terbuka terbuka penghargaan perawat kepada
klien. Penghargaan kepada
K: Melihat ke arah perawat orang lain merupakan modal
dan mengulurkan tangan awal seseorang dapat
membuka diri dengan orang
lain
K: Waalaikumsalam K: Klien memandang Perawat tetap menjaga posisi Klien berespon positif Perawat mempertahankan
perawat dan menjawab tubuh dengan terapeutik dengan menjawab salam sikap terbuka, memandang
salam dari perawat yang disampaikan oleh dan mendengarkan dengan
P: Mempertahankan sikap perawat penuh perhatian ketika
terbuka, memandang, dan berinteraksi dengan klien
mendengarkan dengan
perhatian
P: Ibu apakah masih ingat P : Suara jelas memandang Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Membuka diri bagi perawat
nama saya? klien dengan bersahabat membuka diri dan mencoba pertanyaan perawat untuk memudahkan dan
sikap terbuka dan menggali identitas klien membina hubungan saling
tersenyum percaya dengan klien
K : Memandang perawat
dan tersenyum
K: Masih mbak K: Suara klien terdengar Perawat menunjukkan sika Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri dan
jelas dan lantang juga terbuka dengan klien menampakkan rasa percaya mengatakan nama panggilan
memandang perawat dengan dengan perawat yang disukai dapat
serius meningkatkan rasa percaya
P: Mendengarkan dengan kepada orang lain
penuh perhatian dan sikap
terbuka
P: Baik bu. Bagaimana P: Suara jelas, tetap Perawat mencoba menggali
perasaan ibu hari ini? tersenyum, kondisi klien dengan
Apakah masih sering mempertahankan sikap pertanyaan terbuka,
mendengar suara-suara? terbuka, memandang klien memberi kesempatan klien
dengan bersahabat mengeksplorasikan apa yang
K: Memandang perawat, dirasakan klien
wajah tampak rileks
K: Masih mbak, tapi sudah K: Suara terdengar jelas, Perawat menunjukkan sikap Klien sudah mulai Klien sudah mulai membuka
berkurang klien tenang, klien terbuka dengan klien menanamkan sikap terbuka diri dengan perawat. Ini
memandang perawat dengan perawat merupakan awal yang baik
P: memandang klien dengan untuk mengetahui lebih
sikap bersahabat dan dalam lagi tentang masalah
mempertahankan sikap yang dihadapinya
terbuka
P: Bagus bu, Sesuai janji P: Mempertahankan kontak Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
kita tadi saya akan latih cara mata, sambil mengangguk klasifikasi terhadap masalah penjelasan dan terlihat ingin memastikan ucapan klien.
kedua untuk mengontrol perlahan, dengan suara yang yang dihadapi klien mengungkapkan Kontrak waktu, topik dan
halusinasi dengan bercakap- penuh perhatian, dengan serta membuat kontrak permasalahan yang dihadapi tempat merupakan cara
cakap dengan orang lain. suara penuh perhatian pertemuan dan menentukan untuk menjalin hubungan
Jika ibu bersedia mau K: memandang perawat topik pembicaraan yang terapeutik
dimana dimana kita mendengarkan dan
berbincang-bincang? Dan menjawab ertanyaan, muka
mau berapa lama bu? tampak mulai rileks, tangan
diletakkan di atas meja
K: Boleh kita ngobrol di sini K: Wajah sudah tampak Perawat mempertahankan Klien sudah tampak percaya Klien sudah membuat suatu
saja ya, mau berapa lama aja rileks, memandang lawan sikap terbuka dengan klien dengan kehadiran perawat keputusan sederhana
boleh saja sama bu bicara, dan sesekali dan dapat membuat kontrak
tersenyum sendiri yang jelas
P: Tersenyum dan
menganggukkan kepala
P : Baiklah bagaimana kalau P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi isi,
kita ngobrol 20 menit, Cara mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat waktum frekuensi, situasi,
kedua untuk terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang dan respon pasien jika
mencegah/mengontrol K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terjadi halusinasi
halusinasi yang lain adalah menjawab pertanyaan
dengan bercakap-cakap perawat, memandang
dengan orang lain. Jadi perawat.
kalau ibu mulai mendengar
suara-suara, langsung saja
cari teman untuk diajak
ngobrol. Minta teman untuk
ngobrol dengan ibu.
Contohnya begini; …
tolong, saya mulai dengar
suara-suara. Ayo ngobrol
dengan saya! Begitu bu.
Coba ibu lakukan seperti
saya tadi lakukan.
K: Baik. Kalau suara itu K: Memeragakan cara Perawat mencoba untuk Klien memeragakan cara Untuk
mengajak teman untuk bercakap-cakap suara mengajarkan cara bercakap-cakap suara mencegah/mengontrol
mengobrol. tolong, saya mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
mulai dengar suara-suara. P: Memperhatikan cara halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
Ayo ngobrol dengan saya! . bercakap-cakap suara yang dialami oleh klien
diperagakan oleh klien
P: Ya, begitu. Bagus! Coba P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
sekali lagi! Bagus! Nah, mempertahankan sikap mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
latih terus ya bu! terbuka, suara jelas mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
penjelasan perawat, dialami oleh klien
memandang perawat
P: Bagaimana perasaan ibu P: Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi/validasi
setelah latihan cara yang mempertahankan sikap evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat perasaan klien setelah
kedua untuk mengontrol terbuka, suara jelas klien setelah melakukan cara melakukan cara bercakap-
halusinasi dengan bercakap- K: Mendengarkan bercakap-cakap cakap
cakap? penjelasan perawat,
memandang perawat
K: Ibu senang bisa K: Mengungkapkan Perawat melakukan Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi/validasi
melakukannya perasaannya setelah evaluasi/validasi perasaan perawat perasaan klien setelah
melakukan cara bercakap- klien setelah melakukan cara melakukan cara bercakap-
cakap bercakap-cakap cakap
P: Mendengarjan,
mempertahankan sikap
terbuka
P: Coba ibu sebutkan lagi P: Mempertahankan sikap Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
berapa cara mencegah dan terbuka, suara jelas subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
mengontrol suara-suara/ evaluasi objektif evaluasi objektif
bisikan itu? Setelah itu ibu K: Mendengarkan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
peragakan kembali caranya pertanyaan perawat, cara menghardik suara cara menghardik suara
memandang perawat
K: Caranya dengan K: Menyebutkan dan Perawat melakukan evaluasi Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi
menghardik dan bercakap- memperagakan cara subjektif (kognitif) dan perawat subjektif (kognitif) dan
cakap. Caranya yaitu saat mencegah suara dengan cara evaluasi objektif evaluasi objektif
suara-suara itu muncul bercakap-cakap (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
langsung bilang “pergi, cara bercakap-cakap cara bercakap-cakap
pergi saya tidak mau dengar, P: Memperhatikan klien,
saya tidak mau dengar, mempertahankan sikap
kamu suara palsu”. Dan terbuka, suara jelas
tolong, saya mulai dengar
suara-suara. Ayo ngobrol
dengan saya!
P: Iya sudah benar yang ibu P: senang, tersenyum, Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
sebutkan, tapi ada dua cara mempertahankan sikap subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
lagi yaitu dengan cara terbuka, suara jelas evaluasi objektif evaluasi objektif
melakukan kegiatan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
terjadwal dan meminum K: Mendengarkan cara bercakap-cakap cara bercakap-cakap
obat. Lalu, tadi ibu sudah penjelasan perawat,
benar cara melakukannya. tersenyum
Wah ibu hebat
P: Kita masukkan cara P: Tersenyum, Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
bercakap-cakap suara ke mempertahankan sikap bercakap-cakap suara ke pertanyaan perawat menghardik ke dalam jadwal
dalam jadwal kegiatan terbuka, suara jelas dalam jadwal kegiatan kegiatan harian klien agar
harian ya bu. Jadi, bila harian klien dan perawat klien daat melakukan cara
suara-suara itu muncul ibu K: Mendengarkan melakukan rencana tindak bercakap-cakap secara
bisa melakukan cara pertanyaan perawat, lanjut kepada klien teratur jika suara itu muncul
bercakap-cakap sesuai memandang perawat
jadwal
P: Baiklah ibu, bagaimana K: Menyetujuk kontrak Perawat melakukan kontrak Klien menjawab pertanyaan Kontrak untuk kegiatan
kalau kita bertemu lagi yang akan datang, yang akan datang yaitu perawat selanjutnya
untuk latihan cara yang mengangguk dan tersenyum melakukan kegiatan yang
ketiga yaitu melakukan terjadwal dengan orang lain
kegiatan yang terjadwal? P: Tersenyum,
Mau jam berapa ibu? mempertahankan sikap
Bagaimana kalau jam 9? terbuka, suara jelas
Lalu dimana tempatnya
disini atau ditaman bu?
K: Iya boleh. Jam 9, disini K: menyetujui kontrak yang Perawat melakukan kontrak Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
saja mbak akan datang, mengangguk yang akan datang yaitu pertanyaan perawat selanjutnya
dan tersenyum melakukan kegiatan yang
terjadwal dengan orang lain
P: Tersenyum,
mempertahankan sikap
terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa bu. K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin rasa
Assalamu’alaikum (mengulurkan tangan), pertanyaan perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
K: Waalaikum’salam K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien menjawab pertanyaan Salam untuk menjalin rasa
(mengulurkan tangan), perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Ny. V
Usia : 25 tahun
Interaksi ke : Pertemuan ke-3
Hari/Tanggal : 10 Maret 2020
Jam : 09.00-09.20 (20 menit)
Lingkungan dengan klien : Tempat interaksi di ruang tamu. Perawat dan pasien duduk di kursi berhadapan.
Deskripsi Klien : penampilan klien cukup rapi, rambut bersih disisir dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Mengontrol halusinasinya dengan melaksanakan aktivitas terjadwal
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Klien Rasional
Perawat
P: Assalamu’alaikum, P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Salam merupakan kalimat
ibu mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi pembuka untuk memulai
tersenyum, sikap terbuka terbuka suatu percakapan sehingga
dapat terjalin rasa percaya.
K: Waalaikumsalam K: Melihat ke arah perawat
dan mengulurkan tangan dan
menjawab salam perawat
P: Bagaimana perasaan P: duduk berhadapan, Perawat tetap menjaga Klien berespon positif dengan Menanyakan kabar
ibu V hari ini? bertanya jelas dan posisi tubuh dengan menjawab pertanyaan dari menunjukkan sikap
memandang klien terapeutik perawat kepedulian terhadap klien
K : baik mbak
K: Klien menjawab
pertanyaan dari perawat
dari perawatKlien
memandang perawat dan
menjawab salam dari perawat
P: Apakah suara-suara P : Suara jelas memandang Perawat tetap menjaga Klien menunjukkan rasa Menanyakan halusinasi yang
nya masih muncul? klien dengan bersahabat sikap posisi tubuh dengan nyaman saat berbincang- dialami klien sebagai evaluasi
Apakah sudah dipakai terbuka dan tersenyum dan terapeutik bincang dengan perawat keefektifan tindakan
dua cara yang telah kita mendengarkan dengan sebelumnya
latih? Bagaiamana perhatian
hasilnya ?
K : Memandang perawat dan
K: suara-suara itu tersenyum
kadang-kadang masih
muncul, sudah saya
coba 2 cara kemarin
dan suara-suara itu
pergi
P: Bagus ! P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan sikap Klien terlihat lebih percaya Memberikan pujian atas
klien dengan bersahabat sikap terbuka dengan klien dan diri dan senang keberhasilan tindakan klien
K:- terbuka dan tersenyum nampak memberi pujian agar klien lebih percaya diri
K : Memandang perawat dan yang tulus atas keberhasilan dalam mengontrol
tersenyum klien halusinasinya
P: Sesuai janji kita hari P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan sika Klien menjawab pertanyaan Kontrak tempat, waktu untuk
ini kita akan belajar klien dengan bersahabat sikap terbuka dengan klien dan perawat interkasi selanjutnya
cara yang ketiga untuk terbuka dan tersenyum selalu tersenyum
mencegah halusinasi
yaitu kegiatan
terjadwal. Mau dimana K: Suara klien terdengar jelas
kita bicara? dan lantang juga memandang
perawat dengan serius
K : Di tempat makan
P : Wah...banyak sekali
kegiatannya. Dari P : mempertahankan kontak
kegiatan yang sudah mata dan mendengarkan
ibu V sebutkan tadi, dengan serius
pilih 2 kegiatan apa
yang ibu V sukai dan K : menggunakan nada suara
ingin ibu V lakukan sedang tapi jelas
dan mari kita latihan?
K:-
P : Bagaimana perasaan P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Pasien tersenyum dengan Agar tahu perasaan klien
Ibu V setelah kita menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dan dapat setelah berbincang-bincang
bercakap-cakap cara mengungkapkan perasaannya
yang ketiga untuk K : tersenyum dan
mencegah suara-suara? memandang ke arah perawat
Bagus sekali
K: senang...
P : coba ibu V sebutkan P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Klien menjawab pertanyaan Mengevaluasi klien mengerti
3 cara yang telah kita menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dengan benar atau tidak
latih untuk mencegah
suara-suara...Bagus
Sekali !
K : iyaa
P : mau jam berapa? P : mempertahankan kontak Perawat menyudahi diskusi Pasien menatap perawat, Agar pasien merasa dihargai
Bagaimana kalo jam mata dan tetap tersenyum sambil memperhatikan kemudian mengangguk dan dan pasien bisa kembali
12.00 pagi ? pasien dengan tersenyum istirahat
K : Tersenyum dan menatap menganjurkan istirahat
K : iya mbak perawat
P : Diruang makan ya !
Ibu V silahkan istirahat
dulu nanti kita bertemu
lagi
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Klien Rasional
Perawat
P: Assalamu’alaikum, P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Salam merupakan kalimat
ibu mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi pembuka untuk memulai suatu
tersenyum, sikap terbuka terbuka percakapan sehingga dapat
terjalin rasa percaya.
K: Waalaikumsalam K: Melihat ke arah perawat
dan mengulurkan tangan dan
menjawab salam perawat
P: Bagaimana P: duduk berhadapan, Perawat tetap menjaga Klien berespon positif dengan Menanyakan kabar
perasaan ibu V hari bertanya jelas dan posisi tubuh dengan menjawab pertanyaan dari menunjukkan sikap kepedulian
ini? memandang klien terapeutik perawat terhadap klien
dari perawatKlien
memandang perawat dan
menjawab salam dari
perawat
P: Apakah suara-suara P : Suara jelas memandang Perawat tetap menjaga Klien menunjukkan rasa Menanyakan halusinasi yang
nya masih muncul? klien dengan bersahabat posisi tubuh dengan nyaman saat berbincang- dialami klien sebagai evaluasi
Apakah jadwal sikap terbuka dan tersenyum terapeutik bincang dengan perawat keefektifan tindakan
kegiatannya sudah dan mendengarkan dengan sebelumnya
dilakukan? perhatian
K : Di tempat makan
P: Ibu V adakah P: Mendengarkan dengan Perawat mendengarkan Klien nampak kooperatif Mengetahui terapi obat setelah
bedanya setelah penuh perhatian dan sikap yang disampaikan pasien dengan menjawab pertanyan diminum oleh pasien
minum obat secara terbuka, mempertahankan perawat dan sambil
teratur? kontak mata mengingat-ngingat yang
dialaminya
K : tenang, bisa tidur
K : menggunakan nada suara
P : apakah suara-suara sedang tapi jelas
berkurang /hilang?
K : iya mbak
P : mempertahankan kontak
mata dan mendengarkan
dengan serius
K : tersenyum
P : Minum obat sangat P : perawat menatap pasien Perawat mulai menjelaskan Pasien mendengarkan perawat Agar pasien tahu pentingnya
penting supaya suara- sambil tersenyum manfaat obat yang minum obat teratur untuk
suara yang Ibu V dikonsumsi pasien mengontrol halusinasinya
dengar dan K : serius memperhatikan
mengganggu selama perawat
ini tidak muncul lagi.
Berapa macam obat
yang di minum ibu V?
K : 3 macam mbak
P : Ini yang warna P : perawat menunjukkan Perawat menjelaskan obat- Pasien mendengarkan Memberikan edukasi tentang
orange diminum 3 kali obat, menyentuh pasien agar obatan yang diberikan penjelasan dari perawat obat agar pasien bisa tenang
sehari jam 7 pagi, jam tetap memperhatikan dan kepada pasien, jenis, waktu menghadapi sosok yang tidak
1 siang dan jam 7 menjaga kontak mata serta minumnya dan efek nyata
malam gunanya untuk selalu tersenyum sampingnya
menghilangkan suara-
suara. Ini yang putih, 3 K : Serius memperhatikan
kali sehari jamnya perawat, pandangan ke
sama gunanya untuk perawat dan diam
rileks dan tidak kaku.
Sedangkan yang
merah jambu 3 kali
sehari jamnya sama
gunanya untuk pikiran
biar tenang. Kalau
suara-suara itu hilang
obatnya tidak boleh
diberhentikan. Nanti
konsultasikan dengan
dokter, sebab kalau
putus obat ibu V akan
kambuh dan sulit
untuk mengembalikan
ke keadaan semula.
Kalau obat habis ibu V
bisa minta ke dokter
untuk mendapatkan
obat lagi. Ibu V juga
harus teliti sat
menggunakan obat-
obatan ini. Pastikan
obatnya benar, artinya
ibu V harus
memastikan bahwa itu
obat yang benar-benar
punya ibu V. Jangan
keliru dengan obat
miliki orang lain . baca
nama kemasannya.
Pastikan obat diminum
pada waktunya,
dengan cara yang
benar. Yaitu diminum
sesudah makan dan
tepat jamnya. Ibu V
juga harus perhatikan
berapa jumlah obat
sekali minum, dan
harus cukup minum 10
gelas per hari.
K: senang...
P : sudah berapa cra P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Klien menjawab pertanyaan Mengevaluasi klien mengerti
yang kita latih untuk menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dengan benar atau tidak
mencegah suara-
suara? coba ibu V
sebutkan...Bagus
Sekali !
K : menjawab dengan nada
K : Menghardik, sedang tapi jelas
mengobrol dengan
orang lain dan
melakukan kegiatan
terjadwal dan minum
obat secara teratur
P : Jangan lupa pada P : mempertahankan kontak Perawat menyudahi diskusi Pasien menatap perawat, Agar pasien merasa dihargai dan
waktunya minta obat mata dan tetap tersenyum sambil memperhatikan kemudian mengangguk dan pasien bisa kembali beraktivitas
pada perawat atau pasien dengan tersenyum sesuai jadwal kegiatannya
pada keluarga kalau di K : Tersenyum dan menatap menganjurkan istirahat
rumah. Nah, makanan perawat
sudah datang. Besok
kita ketemu lagi untuk
melihat manfaat 4 cara
mencegah suara yang
telah kita bicarakan.
Ibu V mau jam
berapa? Bagaimana
kalo jam 10.00 pagi ?
P : Diruang makan
ya ! Ibu V silahkan
makan besok kita
bertemu lagi