0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan27 halaman

Analisis Interaksi Klien Halusinasi

Dokumen ini adalah analisis proses interaksi antara perawat dan klien yang mengalami halusinasi. Tujuan interaksi adalah untuk membina hubungan saling percaya, mengenali halusinasi, dan mengontrolnya. Melalui komunikasi verbal dan non-verbal, perawat berusaha menggali informasi dan memberikan teknik untuk mengatasi halusinasi yang dialami klien.

Diunggah oleh

icu amira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan27 halaman

Analisis Interaksi Klien Halusinasi

Dokumen ini adalah analisis proses interaksi antara perawat dan klien yang mengalami halusinasi. Tujuan interaksi adalah untuk membina hubungan saling percaya, mengenali halusinasi, dan mengontrolnya. Melalui komunikasi verbal dan non-verbal, perawat berusaha menggali informasi dan memberikan teknik untuk mengatasi halusinasi yang dialami klien.

Diunggah oleh

icu amira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS PROSES INTERAKSI

HALUSINASI

DISUSUN OLEH:
Eka Lismeiana
18240100095

PROGRAM PENDIDIKAN STUDI PROFES

NERS

UNIVERSITAS INDONESIA MAJU

2025
ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial Klien : Tn. A


Usia : 27 tahun
Interaksi ke : Pertemuan ke-1
Hari/Tanggal : 22 Mei 2025
Jam : 08.00-12.00
Lingkungan dengan klien : Tempat tunggu poli jiwa. Perawat dan pasien duduk di kursi berhadapan.
Deskripsi Klien : penampilan klien cukup rapi, rambut bersih disisir dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Membina hubungan saling percaya
- Mengenali halusinasi yang dialami: isi, frekuensi, waktu terjadi, situasi pencetus, perasaan, respon.
- Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Rasional
Perawat Klien
P: Assalamu’alaikum, Pak P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi kepada klien menunjukkan
tersenyum, sikap terbuka terbuka penghargaan perawat kepada
klien. Penghargaan kepada
K: Melihat ke arah perawat orang lain merupakan modal
dan mengulurkan tangan awal seseorang dapat
membuka diri dengan orang
lain
K: Waalaikumsalam K: Klien memandang Perawat tetap menjaga posisi Klien berespon positif Perawat mempertahankan
perawat dan menjawab tubuh dengan terapeutik dengan menjawab salam sikap terbuka, memandang
salam dari perawat yang disampaikan oleh dan mendengarkan dengan
P: Mempertahankan sikap perawat penuh perhatian ketika
terbuka, memandang, dan berinteraksi dengan klien
mendengarkan dengan
perhatian
P: perkenalkan nama saya P : Suara jelas memandang Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Membuka diri bagi perawat
perawat Eka Lismeiana, klien dengan bersahabat membuka diri dan mencoba pertanyaan perawat untuk memudahkan dan
saya senang dipanggil Eka. sikap terbuka dan menggali identitas klien membina hubungan saling
Saya mahasiswa Ners tersenyum percaya dengan klien
Universitas Indonesia Maju. K : Memandang perawat
Nama Bapak siapa? Dan dan tersenyum
senang dipanggil apa bu?
K: Tn. A, panggil saja Tn. A K: Suara klien terdengar Perawat menunjukkan sika Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri dan
ya jelas dan lantang juga terbuka dengan klien menampakkan rasa percaya mengatakan nama panggilan
memandang perawat dengan dengan perawat yang disukai dapat
serius meningkatkan rasa percaya
P: Mendengarkan dengan kepada orang lain
penuh perhatian dan sikap
terbuka
P: Oh baik Tn. A. P: Suara jelas, tetap Perawat mencoba menggali
Bagaimana perasaan ibu tersenyum, kondisi klien dengan
hari ini? Apakah ada mempertahankan sikap pertanyaan terbuka,
keluhan? terbuka, memandang klien memberi kesempatan klien
dengan bersahabat mengeksplorasikan apa yang
K: Memandang perawat, dirasakan klien
wajah tampak rileks
K: Saya sedang kesal mbk K: Suara terdengar jelas, Perawat menunjukkan sikap Klien sudah mulai Klien sudah mulai membuka
klien tenang, klien terbuka dengan klien menanamkan sikap terbuka diri dengan perawat. Ini
memandang perawat dengan perawat merupakan awal yang baik
P: memandang klien dengan untuk mengetahui lebih
sikap bersahabat dan dalam lagi tentang masalah
mempertahankan sikap yang dihadapinya
terbuka
P: Tadi kan ibu bilang P: Mempertahankan kontak Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
pernah dengar bisikan- mata, sambil mengangguk klasifikasi terhadap masalah penjelasan dan terlihat ingin memastikan ucapan klien.
bisikan, gimana kalau kita perlahan, dengan suara yang yang dihadapi klien mengungkapkan Kontrak waktu, topik dan
bercakap-cakap tentang penuh perhatian, dengan serta membuat kontrak permasalahan yang dihadapi tempat merupakan cara
bisikan yang ibu pernah suara penuh perhatian pertemuan dan menentukan untuk menjalin hubungan
alami itu? Jika ibu bersedia K: memandang perawat topik pembicaraan yang terapeutik
mau dimana dimana kita mendengarkan dan
berbincang-bincang? Dan menjawab ertanyaan, muka
mau berapa lama bu? tampak mulai rileks, tangan
diletakkan di atas meja
K: Boleh kita ngobrol di sini K: Wajah sudah tampak Perawat mempertahankan Klien sudah tampak percaya Klien sudah membuat suatu
saja ya, mau berapa lama aja rileks, memandang lawan sikap terbuka dengan klien dengan kehadiran perawat keputusan sederhana
boleh saja sama bu bicara, dan sesekali dan dapat membuat kontrak
tersenyum sendiri yang jelas
P: Tersenyum dan
menganggukkan kepala
P : Baiklah bagaimana kalau P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi isi,
kita ngobrol 20 menit, mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat waktum frekuensi, situasi,
baiklah sekarang coba ibu terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang dan respon pasien jika
ceritakan aakah ibu K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terjadi halusinasi
mendengar suara tetapi tidak menjawab pertanyaan
ada wujudnya? Lalu apa perawat, memandang
yang dikatakan suara itu bu? perawat.
K: Iya dulu saya mendengar K: Menjawab dengan suara Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentang Klasifikasi dari klien
suara bisikan tetapi yang ibu yang jelas menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien sudah
dengarkan itu bisikan P: mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran yang perawat mencoba berpikir rasional.
menyuruh untuk memukul dari klien dengan serius dialami oleh klien Hal ini dilakukan perawat
orang mbk untuk meningkatkan
Perawar mendengarkan kemampuan analisa klien
keterangan yang terhadap suatu masalah
disampaikan klien
P: apakah terus menerus P: mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengar Perawat berusaha
terdengar atau sewaktu- terbuka, suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengekplorasi dengan
waktu saja (kadang- halusinasi pendengaran yang memberikan pertanyaan
kadang)? K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terbuka yang bertujuan
Kapan yang paling sering menjawab pertanyaan untuk menggali pikiran dan
ibu dengar suara itu? Berapa perawat, memandang perasaan klien
kali dalam sehari suara itu perawat
muncul?
K: Suara tersebut muncul K: Menjawab dengan suara Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentang Klarifikasi dari klien
setiap saat, biasanya muncul yang jelas menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien sudah
pada siang dan malam hari P: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang perawat mencoba berpikir rasional.
penjelasan dari klien dengan dialami oleh klien Hal ini dilakukan perawat
serius untuk meningkatkan
Perawar mendengarkan kemampuan analisa klien
keterangan yang terhadap suatu masalah
disampaikan klien
P: Pada keadaan apa suara P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
itu terdengar bu? Apakah terbuka, suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengekplorasi dengan
pada waktu sendiri? Apa halusinasi pendengaran yang memberikan pertanyaan
saja yang ibu rasakan pada K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terbuka yang bertujuan
saat mendengar suara menjawab pertanyaan untuk menggali pikiran dan
tersebut? Apa yang ibu perawat, memandang perasaan klien
lakukan jika mendengar perawat
suara itu? Apakah dengan
cara itu suaranya hilang bu?
K: Iya syara itu muncul saat
K: Klien menjawab Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentang Klarifikasi dari klien
ibu sedang sendirian. Kalau
pertanyaan erawat dengan menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien sudah
bisikan itu muncul biasanya
serius. Terlihat sedih halusinasi pendengaran yang perawat mencoba berpikir rasional.
saya diamkan saja mbak. dialami oleh klien Hal ini dilakukan perawat
Kadang suara itu bisa P: Perawat mendengarkan untuk meningkatkan
hilang. keterangan yang kemampuan analisa klien
disampaikan klien terhadap suatu masalah
P: Bagaimana kalau kita P: tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
belajar cara-cara untuk mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
mengontrol dan mencegah terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang halusinasi pendengaran yang
suara-suara itu muncul? dialami oleh klien dialami oleh klien
K: Mendengarkan dan
menjawab pertanyaan
perawat, memandang
perawat
K: Iya boleh. Gimana K: Tampak bersemangat Perawat mencoba untuk Klien menjawab pertanyaan Klarifikasi dari klien
caranya mbak? menggali lebih jauh tentang perawat menandakan klien sudah
P: Perawat mendengarkan halusinasi pendengaran yang mencoba berpikir rasional.
keterangan yang dialami oleh klien Hal ini dilakukan perawat
disampaikan klien untuk meningkatkan
kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah
P: Ibu ada empat cara untuk P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
mencegah suara-suara itu terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
muncul. Pertama dengan mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
cara menghardik, kedua K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
dengan cara bercakap-cakap penjelasan perawat, dialami oleh klien
dengan orang lain. Ketiga memandang perawat
dengan cara melakukan
kegiatan yang sudah
terjadwal. Dan yang
keempat dengan cara minum
obat dengan teratur.
Bagaimana kalau sekarang
kita belajar cara yang
pertama dulu, yaitu dengan
menghardik
K: Iya boleh K: Tersenyum, sedang, Perawat mencoba untuk Klien menjawab ertanyaan Untuk
sambil menganggukan mengajarkan cara perawat mencegah/mengontrol
kepala mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
P: Perawat mendengarkan dialami alami oleh klien
keterangan yang
disampaikan klien
P: cara menghardik suara P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
suara tersebut yaitu sebagai terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
berikut: saat mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
suara-suara/bisikan itu K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
muncul langsung tutup penjelasan perawat, dialami oleh klien
telingan dan bila “pergi, memandang perawat,
pergi saya tidak mau dengar, menganggukan kepala
kamu suara palsu”. Kata-
kata itu diulang sampai
suara itu tidak terdengar
lagi. Coba sekarang ibu
peragakan.
K: Baik. Kalau suara itu K: Memeragakan cara Perawat mencoba untuk Klien memeragakan cara Untuk
muncul ibu langsung tutup menghardik suara mengajarkan cara menghardik suara mencegah/mengontrol
telingan “pergi, saya tidak mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
mau dengar, kamu suara P: Memperhatikan cara halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
palsu”. menghardik suara yang dialami oleh klien
diperagakan oleh klien
P: Ya bagus ibu sudah bisa P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
melakukannya dengan baik mempertahankan sikap mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
terbuka, suara jelas mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
penjelasan perawat, dialami oleh klien
memandang perawat
P: Bagaimana perasaan ibu P: Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi/validasi
setelah latihan cara yang mempertahankan sikap evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat perasaan klien setelah
pertama untuk mengontrol terbuka, suara jelas klien setelah melakukan cara melakukan cara menghardik
halusinasi dengan cara K: Mendengarkan menghardik
menghardik? penjelasan perawat,
memandang perawat
K: Ibu senang bisa K: Mengungkapkan Perawat melakukan Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi/validasi
melakukannya perasaannya setelah evaluasi/validasi perasaan perawat perasaan klien setelah
melakukan cara menghardik klien setelah melakukan cara melakukan cara menghardik
menghardik
P: Mendengarjan,
mempertahankan sikap
terbuka
P: Ciba ibu sebutkan lagi P: Mempertahankan sikap Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
cara mencegah dan terbuka, suara jelas subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
mengontrol suara-suara/ evaluasi objektif evaluasi objektif
bisikan itu? Setelah itu ibu K: Mendengarkan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
peragakan kembali caranya pertanyaan perawat, cara menghardik suara cara menghardik suara
memandang perawat
K: Caranya dengan K: Menyebutkan dan Perawat melakukan evaluasi Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi
menghardik. Caranya yaitu memperagakan cara subjektif (kognitif) dan perawat subjektif (kognitif) dan
saat suara-suara itu muncul mencegah suara dengan cara evaluasi objektif evaluasi objektif
langsung bilang “pergi, menghardik (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
pergi saya tidak mau dengar, cara menghardik suara cara menghardik suara
saya tidak mau dengar, P: Memperhatikan klien,
kamu suara palsu”. mempertahankan sikap
terbuka, suara jelas
P: Iya sudah benar yang ibu P: senang, tersenyum, Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
sebutkan, tapi ada tiga cara mempertahankan sikap subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
lagi yaitu dengan cara terbuka, suara jelas evaluasi objektif evaluasi objektif
bercakap-cakap, melakukan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
kegiatan terjadwal dan K: Mendengarkan cara menghardik suara cara menghardik suara
meminum obat. Lalu, tadi penjelasan perawat,
ibu sudah benar cara tersenyum
melakukannya. Wah ibu
hebat
P: Kita masukkan cara P: Tersenyum, Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
menghardik suara ke dalam mempertahankan sikap menghardik suara ke dalam pertanyaan perawat menghardik ke dalam jadwal
jadwal kegiatan harian ya terbuka, suara jelas jadwal kegiatan harian klien kegiatan harian klien agar
bu. Jadi, bila suara-suara itu dan perawat melakukan klien daat melakukan cara
muncul ibu bisa melakukan K: Mendengarkan rencana tindak lanjut kepada menghardik secara teratur
cara menghardik sesuai pertanyaan perawat, klien jika suara itu muncul
jadwal memandang perawat
P: Baiklah ibu, bagaimana K: Menyetujuk kontrak Perawat melakukan kontrak Klien menjawab pertanyaan Kontrak untuk kegiatan
kalau kita bertemu lagi yang akan datang, yang akan datang yaitu perawat selanjutnya
untuk latihan cara yang mengangguk dan tersenyum bercakap-cakap dengan
kedua yaitu bercakap-cakap orang lain
dengan orang lain? Mau jam P: Tersenyum,
berapa ibu? Bagaimana mempertahankan sikap
kalau jam 11? Lalu dimana terbuka, suara jelas
tempatnya disini atau
ditaman bu?
K: Iya boleh. Jam 11, disini K: menyetujui kontrak yang Perawat melakukan kontrak Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
saja mbak akan datang, mengangguk yang akan datang yaitu pertanyaan perawat selanjutnya
dan tersenyum bercakap-cakap dengan
orang lain
P: Tersenyum,
mempertahankan sikap
terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa bu. K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin rasa
Assalamu’alaikum (mengulurkan tangan), pertanyaan perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
K: Waalaikum’salam K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien menjawab pertanyaan Salam untuk menjalin rasa
(mengulurkan tangan), perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Ny. V
Usia : 25 tahun
Interaksi ke : Pertemuan ke-2
Hari/Tanggal : 10 Maret 2020
Jam : 14.00-14.20 (20 menit)
Lingkungan dengan klien : Tempat interaksi di ruang tamu. Perawat dan pasien duduk di kursi berhadapan.
Deskripsi Klien : penampilan klien cukup rapi, rambut bersih disisir dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Mengontrol halusinasi dengan cara bercakap-cakap

Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Rasional
Perawat Klien
P: Assalamu’alaikum, ibu P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi kepada klien menunjukkan
tersenyum, sikap terbuka terbuka penghargaan perawat kepada
klien. Penghargaan kepada
K: Melihat ke arah perawat orang lain merupakan modal
dan mengulurkan tangan awal seseorang dapat
membuka diri dengan orang
lain
K: Waalaikumsalam K: Klien memandang Perawat tetap menjaga posisi Klien berespon positif Perawat mempertahankan
perawat dan menjawab tubuh dengan terapeutik dengan menjawab salam sikap terbuka, memandang
salam dari perawat yang disampaikan oleh dan mendengarkan dengan
P: Mempertahankan sikap perawat penuh perhatian ketika
terbuka, memandang, dan berinteraksi dengan klien
mendengarkan dengan
perhatian
P: Ibu apakah masih ingat P : Suara jelas memandang Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Membuka diri bagi perawat
nama saya? klien dengan bersahabat membuka diri dan mencoba pertanyaan perawat untuk memudahkan dan
sikap terbuka dan menggali identitas klien membina hubungan saling
tersenyum percaya dengan klien
K : Memandang perawat
dan tersenyum
K: Masih mbak K: Suara klien terdengar Perawat menunjukkan sika Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri dan
jelas dan lantang juga terbuka dengan klien menampakkan rasa percaya mengatakan nama panggilan
memandang perawat dengan dengan perawat yang disukai dapat
serius meningkatkan rasa percaya
P: Mendengarkan dengan kepada orang lain
penuh perhatian dan sikap
terbuka
P: Baik bu. Bagaimana P: Suara jelas, tetap Perawat mencoba menggali
perasaan ibu hari ini? tersenyum, kondisi klien dengan
Apakah masih sering mempertahankan sikap pertanyaan terbuka,
mendengar suara-suara? terbuka, memandang klien memberi kesempatan klien
dengan bersahabat mengeksplorasikan apa yang
K: Memandang perawat, dirasakan klien
wajah tampak rileks
K: Masih mbak, tapi sudah K: Suara terdengar jelas, Perawat menunjukkan sikap Klien sudah mulai Klien sudah mulai membuka
berkurang klien tenang, klien terbuka dengan klien menanamkan sikap terbuka diri dengan perawat. Ini
memandang perawat dengan perawat merupakan awal yang baik
P: memandang klien dengan untuk mengetahui lebih
sikap bersahabat dan dalam lagi tentang masalah
mempertahankan sikap yang dihadapinya
terbuka
P: Bagus bu, Sesuai janji P: Mempertahankan kontak Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
kita tadi saya akan latih cara mata, sambil mengangguk klasifikasi terhadap masalah penjelasan dan terlihat ingin memastikan ucapan klien.
kedua untuk mengontrol perlahan, dengan suara yang yang dihadapi klien mengungkapkan Kontrak waktu, topik dan
halusinasi dengan bercakap- penuh perhatian, dengan serta membuat kontrak permasalahan yang dihadapi tempat merupakan cara
cakap dengan orang lain. suara penuh perhatian pertemuan dan menentukan untuk menjalin hubungan
Jika ibu bersedia mau K: memandang perawat topik pembicaraan yang terapeutik
dimana dimana kita mendengarkan dan
berbincang-bincang? Dan menjawab ertanyaan, muka
mau berapa lama bu? tampak mulai rileks, tangan
diletakkan di atas meja
K: Boleh kita ngobrol di sini K: Wajah sudah tampak Perawat mempertahankan Klien sudah tampak percaya Klien sudah membuat suatu
saja ya, mau berapa lama aja rileks, memandang lawan sikap terbuka dengan klien dengan kehadiran perawat keputusan sederhana
boleh saja sama bu bicara, dan sesekali dan dapat membuat kontrak
tersenyum sendiri yang jelas
P: Tersenyum dan
menganggukkan kepala

P : Baiklah bagaimana kalau P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi isi,
kita ngobrol 20 menit, Cara mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat waktum frekuensi, situasi,
kedua untuk terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang dan respon pasien jika
mencegah/mengontrol K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terjadi halusinasi
halusinasi yang lain adalah menjawab pertanyaan
dengan bercakap-cakap perawat, memandang
dengan orang lain. Jadi perawat.
kalau ibu mulai mendengar
suara-suara, langsung saja
cari teman untuk diajak
ngobrol. Minta teman untuk
ngobrol dengan ibu.
Contohnya begini; …
tolong, saya mulai dengar
suara-suara. Ayo ngobrol
dengan saya! Begitu bu.
Coba ibu lakukan seperti
saya tadi lakukan.
K: Baik. Kalau suara itu K: Memeragakan cara Perawat mencoba untuk Klien memeragakan cara Untuk
mengajak teman untuk bercakap-cakap suara mengajarkan cara bercakap-cakap suara mencegah/mengontrol
mengobrol. tolong, saya mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
mulai dengar suara-suara. P: Memperhatikan cara halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
Ayo ngobrol dengan saya! . bercakap-cakap suara yang dialami oleh klien
diperagakan oleh klien
P: Ya, begitu. Bagus! Coba P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
sekali lagi! Bagus! Nah, mempertahankan sikap mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
latih terus ya bu! terbuka, suara jelas mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran yang
K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang dialami oleh klien
penjelasan perawat, dialami oleh klien
memandang perawat
P: Bagaimana perasaan ibu P: Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi/validasi
setelah latihan cara yang mempertahankan sikap evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat perasaan klien setelah
kedua untuk mengontrol terbuka, suara jelas klien setelah melakukan cara melakukan cara bercakap-
halusinasi dengan bercakap- K: Mendengarkan bercakap-cakap cakap
cakap? penjelasan perawat,
memandang perawat
K: Ibu senang bisa K: Mengungkapkan Perawat melakukan Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi/validasi
melakukannya perasaannya setelah evaluasi/validasi perasaan perawat perasaan klien setelah
melakukan cara bercakap- klien setelah melakukan cara melakukan cara bercakap-
cakap bercakap-cakap cakap

P: Mendengarjan,
mempertahankan sikap
terbuka
P: Coba ibu sebutkan lagi P: Mempertahankan sikap Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
berapa cara mencegah dan terbuka, suara jelas subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
mengontrol suara-suara/ evaluasi objektif evaluasi objektif
bisikan itu? Setelah itu ibu K: Mendengarkan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
peragakan kembali caranya pertanyaan perawat, cara menghardik suara cara menghardik suara
memandang perawat

K: Caranya dengan K: Menyebutkan dan Perawat melakukan evaluasi Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi
menghardik dan bercakap- memperagakan cara subjektif (kognitif) dan perawat subjektif (kognitif) dan
cakap. Caranya yaitu saat mencegah suara dengan cara evaluasi objektif evaluasi objektif
suara-suara itu muncul bercakap-cakap (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
langsung bilang “pergi, cara bercakap-cakap cara bercakap-cakap
pergi saya tidak mau dengar, P: Memperhatikan klien,
saya tidak mau dengar, mempertahankan sikap
kamu suara palsu”. Dan terbuka, suara jelas
tolong, saya mulai dengar
suara-suara. Ayo ngobrol
dengan saya!
P: Iya sudah benar yang ibu P: senang, tersenyum, Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
sebutkan, tapi ada dua cara mempertahankan sikap subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
lagi yaitu dengan cara terbuka, suara jelas evaluasi objektif evaluasi objektif
melakukan kegiatan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien tentang
terjadwal dan meminum K: Mendengarkan cara bercakap-cakap cara bercakap-cakap
obat. Lalu, tadi ibu sudah penjelasan perawat,
benar cara melakukannya. tersenyum
Wah ibu hebat
P: Kita masukkan cara P: Tersenyum, Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
bercakap-cakap suara ke mempertahankan sikap bercakap-cakap suara ke pertanyaan perawat menghardik ke dalam jadwal
dalam jadwal kegiatan terbuka, suara jelas dalam jadwal kegiatan kegiatan harian klien agar
harian ya bu. Jadi, bila harian klien dan perawat klien daat melakukan cara
suara-suara itu muncul ibu K: Mendengarkan melakukan rencana tindak bercakap-cakap secara
bisa melakukan cara pertanyaan perawat, lanjut kepada klien teratur jika suara itu muncul
bercakap-cakap sesuai memandang perawat
jadwal
P: Baiklah ibu, bagaimana K: Menyetujuk kontrak Perawat melakukan kontrak Klien menjawab pertanyaan Kontrak untuk kegiatan
kalau kita bertemu lagi yang akan datang, yang akan datang yaitu perawat selanjutnya
untuk latihan cara yang mengangguk dan tersenyum melakukan kegiatan yang
ketiga yaitu melakukan terjadwal dengan orang lain
kegiatan yang terjadwal? P: Tersenyum,
Mau jam berapa ibu? mempertahankan sikap
Bagaimana kalau jam 9? terbuka, suara jelas
Lalu dimana tempatnya
disini atau ditaman bu?

K: Iya boleh. Jam 9, disini K: menyetujui kontrak yang Perawat melakukan kontrak Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
saja mbak akan datang, mengangguk yang akan datang yaitu pertanyaan perawat selanjutnya
dan tersenyum melakukan kegiatan yang
terjadwal dengan orang lain
P: Tersenyum,
mempertahankan sikap
terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa bu. K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin rasa
Assalamu’alaikum (mengulurkan tangan), pertanyaan perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
K: Waalaikum’salam K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien menjawab pertanyaan Salam untuk menjalin rasa
(mengulurkan tangan), perawat saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan untuk
berjabat tangan), tersenyum
ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Ny. V
Usia : 25 tahun
Interaksi ke : Pertemuan ke-3
Hari/Tanggal : 10 Maret 2020
Jam : 09.00-09.20 (20 menit)
Lingkungan dengan klien : Tempat interaksi di ruang tamu. Perawat dan pasien duduk di kursi berhadapan.
Deskripsi Klien : penampilan klien cukup rapi, rambut bersih disisir dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Mengontrol halusinasinya dengan melaksanakan aktivitas terjadwal

Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Klien Rasional
Perawat
P: Assalamu’alaikum, P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Salam merupakan kalimat
ibu mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi pembuka untuk memulai
tersenyum, sikap terbuka terbuka suatu percakapan sehingga
dapat terjalin rasa percaya.
K: Waalaikumsalam K: Melihat ke arah perawat
dan mengulurkan tangan dan
menjawab salam perawat
P: Bagaimana perasaan P: duduk berhadapan, Perawat tetap menjaga Klien berespon positif dengan Menanyakan kabar
ibu V hari ini? bertanya jelas dan posisi tubuh dengan menjawab pertanyaan dari menunjukkan sikap
memandang klien terapeutik perawat kepedulian terhadap klien
K : baik mbak
K: Klien menjawab
pertanyaan dari perawat

dari perawatKlien
memandang perawat dan
menjawab salam dari perawat
P: Apakah suara-suara P : Suara jelas memandang Perawat tetap menjaga Klien menunjukkan rasa Menanyakan halusinasi yang
nya masih muncul? klien dengan bersahabat sikap posisi tubuh dengan nyaman saat berbincang- dialami klien sebagai evaluasi
Apakah sudah dipakai terbuka dan tersenyum dan terapeutik bincang dengan perawat keefektifan tindakan
dua cara yang telah kita mendengarkan dengan sebelumnya
latih? Bagaiamana perhatian
hasilnya ?
K : Memandang perawat dan
K: suara-suara itu tersenyum
kadang-kadang masih
muncul, sudah saya
coba 2 cara kemarin
dan suara-suara itu
pergi
P: Bagus ! P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan sikap Klien terlihat lebih percaya Memberikan pujian atas
klien dengan bersahabat sikap terbuka dengan klien dan diri dan senang keberhasilan tindakan klien
K:- terbuka dan tersenyum nampak memberi pujian agar klien lebih percaya diri
K : Memandang perawat dan yang tulus atas keberhasilan dalam mengontrol
tersenyum klien halusinasinya
P: Sesuai janji kita hari P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan sika Klien menjawab pertanyaan Kontrak tempat, waktu untuk
ini kita akan belajar klien dengan bersahabat sikap terbuka dengan klien dan perawat interkasi selanjutnya
cara yang ketiga untuk terbuka dan tersenyum selalu tersenyum
mencegah halusinasi
yaitu kegiatan
terjadwal. Mau dimana K: Suara klien terdengar jelas
kita bicara? dan lantang juga memandang
perawat dengan serius
K : Di tempat makan

P : baik, kita duduk di P: Mendengarkan dengan


tempat makan. Berapa penuh perhatian dan sikap
lama kita bicara ? terbuka
bagaimana kalau 30
menit ?

K : 20 menit saja mbak


P: Apa saja yang biasa P: tetap tersenyum, Perawat menunjukkan sikap Klien nampak kooperatif, Mengidentifikasi kegiatan
ibu V lakukan ? Pagi- mempertahankan kontak mata antusias berharap klien tetap mengingat-ngingat yang dilakukan klien untuk
pagi...terus... melanjutkan ceritanya kegiatannya menentukan jadwal kegiatan
K : menggunakan nada suara harian klien
K : Mandi, merapikan sedang tapi jelas
tempat tidur, membantu
bersih-bersih,
membantu menyiapkan Perawat memberikan
sarapan, cuci piring, apresiasi yang dilakukan Klien terlihat senang Merencanakan
senam pagi, bermain pasien kegiatan/tindakan yang akan
sendirian, ngobrol sama dilakukan selanjutnya
orang lain, minum
obat, mandi sore, tidur,
ingin menulis tapi tidak
punya alat tulis

P : Wah...banyak sekali
kegiatannya. Dari P : mempertahankan kontak
kegiatan yang sudah mata dan mendengarkan
ibu V sebutkan tadi, dengan serius
pilih 2 kegiatan apa
yang ibu V sukai dan K : menggunakan nada suara
ingin ibu V lakukan sedang tapi jelas
dan mari kita latihan?

K : Membersihkan kaca P : menatap pasien sambil


dan menulis cerita mengacungkan jempol

P : bagus sekali ibu V K : tersenyum


bisa melakukannya.
Kegiatan lain akan kita
latih lagi agar ibu V ada
kegiatan

K:-
P : Bagaimana perasaan P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Pasien tersenyum dengan Agar tahu perasaan klien
Ibu V setelah kita menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dan dapat setelah berbincang-bincang
bercakap-cakap cara mengungkapkan perasaannya
yang ketiga untuk K : tersenyum dan
mencegah suara-suara? memandang ke arah perawat
Bagus sekali

K: senang...
P : coba ibu V sebutkan P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Klien menjawab pertanyaan Mengevaluasi klien mengerti
3 cara yang telah kita menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dengan benar atau tidak
latih untuk mencegah
suara-suara...Bagus
Sekali !

K : Menghardik, K : menjawab dengan nada


mengobrol dengan sedang tapi jelas
orang lain dan
melakukan kegiatan
terjadwal
P : Coba lakukan sesuai P : mempertahankan kontak Perawat memperhatikan Pasien menatap perawat, Kesepakatan dari pasien
jadwal ya Ibu V. mata dan tetap tersenyum pasien kemudian mengangguk diperlukan untuk kelancaran
Bagaiamana kalau interaksi
menjelang makan siang K : tersenyum
nanti kita membahas
cara minum obat yang
baik serta guna obat.

K : iyaa
P : mau jam berapa? P : mempertahankan kontak Perawat menyudahi diskusi Pasien menatap perawat, Agar pasien merasa dihargai
Bagaimana kalo jam mata dan tetap tersenyum sambil memperhatikan kemudian mengangguk dan dan pasien bisa kembali
12.00 pagi ? pasien dengan tersenyum istirahat
K : Tersenyum dan menatap menganjurkan istirahat
K : iya mbak perawat

P : Diruang makan ya !
Ibu V silahkan istirahat
dulu nanti kita bertemu
lagi

K : iya mbak ...


ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Ny. V
Usia : 25 tahun
Interaksi ke : Pertemuan ke-4
Hari/Tanggal : 10 Maret 2020
Jam : 12.00-12.20 (20 menit)
Lingkungan dengan klien : Tempat interaksi di ruang makan. Perawat dan pasien duduk di kursi berhadapan.
Deskripsi Klien : penampilan klien cukup rapi, rambut bersih disisir dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Mengontrol halusinasinya dengan menggunakan obat secara teratur

Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Klien Rasional
Perawat
P: Assalamu’alaikum, P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Salam merupakan kalimat
ibu mengulurkan tangan, percakapan dengan sikap berinteraksi pembuka untuk memulai suatu
tersenyum, sikap terbuka terbuka percakapan sehingga dapat
terjalin rasa percaya.
K: Waalaikumsalam K: Melihat ke arah perawat
dan mengulurkan tangan dan
menjawab salam perawat
P: Bagaimana P: duduk berhadapan, Perawat tetap menjaga Klien berespon positif dengan Menanyakan kabar
perasaan ibu V hari bertanya jelas dan posisi tubuh dengan menjawab pertanyaan dari menunjukkan sikap kepedulian
ini? memandang klien terapeutik perawat terhadap klien

K : baik mbak K: Klien menjawab


pertanyaan dari perawat

dari perawatKlien
memandang perawat dan
menjawab salam dari
perawat
P: Apakah suara-suara P : Suara jelas memandang Perawat tetap menjaga Klien menunjukkan rasa Menanyakan halusinasi yang
nya masih muncul? klien dengan bersahabat posisi tubuh dengan nyaman saat berbincang- dialami klien sebagai evaluasi
Apakah jadwal sikap terbuka dan tersenyum terapeutik bincang dengan perawat keefektifan tindakan
kegiatannya sudah dan mendengarkan dengan sebelumnya
dilakukan? perhatian

K: suara-suara itu K : Memandang perawat dan


kadang-kadang masih tersenyum
muncul... tadi pagi
saya sudah melakukan
bersih-bersih
P: Bagus ! apakah pagi P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan Klien terlihat lebih percaya Memberikan pujian atas
ini sudah minum obat? klien dengan bersahabat sikap terbuka dengan klien diri dan senang keberhasilan tindakan klien agar
sikap terbuka dan tersenyum dan nampak memberi klien lebih percaya diri dalam
K : sudah mbak K : Memandang perawat dan pujian yang tulus atas mengontrol halusinasinya
tersenyum keberhasilan klien
P: Baik hari ini kita P : Suara jelas memandang Perawat menunjukkan sika Klien menjawab pertanyaan Kontrak tempat, waktu untuk
akan mendiskusikan klien dengan bersahabat terbuka dengan klien dan perawat interkasi selanjutnya,
tentang obat-obatan sikap terbuka dan tersenyum selalu tersenyum memberikan terapi agar pasien
yang ibu V minum. lebih tenang dan dapat
Kita akan diskusi mengontrol suara yang tidak
selama 20 menit K: Suara klien terdengar nyata itu.
sambil menunggu jelas dan lantang juga
makan siang. Mau memandang perawat dengan
dimana kita bicara? serius

K : Di tempat makan

P : baik, kita duduk di


tempat makan.

P: Ibu V adakah P: Mendengarkan dengan Perawat mendengarkan Klien nampak kooperatif Mengetahui terapi obat setelah
bedanya setelah penuh perhatian dan sikap yang disampaikan pasien dengan menjawab pertanyan diminum oleh pasien
minum obat secara terbuka, mempertahankan perawat dan sambil
teratur? kontak mata mengingat-ngingat yang
dialaminya
K : tenang, bisa tidur
K : menggunakan nada suara
P : apakah suara-suara sedang tapi jelas
berkurang /hilang?

K : iya mbak

P : mempertahankan kontak
mata dan mendengarkan
dengan serius

K : menggunakan nada suara


sedang tapi jelas

P : menatap pasien sambil


mengacungkan jempol

K : tersenyum
P : Minum obat sangat P : perawat menatap pasien Perawat mulai menjelaskan Pasien mendengarkan perawat Agar pasien tahu pentingnya
penting supaya suara- sambil tersenyum manfaat obat yang minum obat teratur untuk
suara yang Ibu V dikonsumsi pasien mengontrol halusinasinya
dengar dan K : serius memperhatikan
mengganggu selama perawat
ini tidak muncul lagi.
Berapa macam obat
yang di minum ibu V?
K : 3 macam mbak
P : Ini yang warna P : perawat menunjukkan Perawat menjelaskan obat- Pasien mendengarkan Memberikan edukasi tentang
orange diminum 3 kali obat, menyentuh pasien agar obatan yang diberikan penjelasan dari perawat obat agar pasien bisa tenang
sehari jam 7 pagi, jam tetap memperhatikan dan kepada pasien, jenis, waktu menghadapi sosok yang tidak
1 siang dan jam 7 menjaga kontak mata serta minumnya dan efek nyata
malam gunanya untuk selalu tersenyum sampingnya
menghilangkan suara-
suara. Ini yang putih, 3 K : Serius memperhatikan
kali sehari jamnya perawat, pandangan ke
sama gunanya untuk perawat dan diam
rileks dan tidak kaku.
Sedangkan yang
merah jambu 3 kali
sehari jamnya sama
gunanya untuk pikiran
biar tenang. Kalau
suara-suara itu hilang
obatnya tidak boleh
diberhentikan. Nanti
konsultasikan dengan
dokter, sebab kalau
putus obat ibu V akan
kambuh dan sulit
untuk mengembalikan
ke keadaan semula.
Kalau obat habis ibu V
bisa minta ke dokter
untuk mendapatkan
obat lagi. Ibu V juga
harus teliti sat
menggunakan obat-
obatan ini. Pastikan
obatnya benar, artinya
ibu V harus
memastikan bahwa itu
obat yang benar-benar
punya ibu V. Jangan
keliru dengan obat
miliki orang lain . baca
nama kemasannya.
Pastikan obat diminum
pada waktunya,
dengan cara yang
benar. Yaitu diminum
sesudah makan dan
tepat jamnya. Ibu V
juga harus perhatikan
berapa jumlah obat
sekali minum, dan
harus cukup minum 10
gelas per hari.

K : iya mbak nanti


saya tetap minum obat
teratur dan minum air
yang banyak
P : Bagaimana P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Pasien tersenyum dengan Agar tahu perasaan klien setelah
perasaan Ibu V setelah menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dan dapat berbincang-bincang
kita bercakap-cakap mengungkapkan perasaannya
tentang obat ? Bagus K : tersenyum dan
sekali memandang ke arah perawat

K: senang...
P : sudah berapa cra P : menatap pasien dan Perawat mendengarkan Klien menjawab pertanyaan Mengevaluasi klien mengerti
yang kita latih untuk menjaga kontak mata pasien dan memuji pasien perawat dengan benar atau tidak
mencegah suara-
suara? coba ibu V
sebutkan...Bagus
Sekali !
K : menjawab dengan nada
K : Menghardik, sedang tapi jelas
mengobrol dengan
orang lain dan
melakukan kegiatan
terjadwal dan minum
obat secara teratur
P : Jangan lupa pada P : mempertahankan kontak Perawat menyudahi diskusi Pasien menatap perawat, Agar pasien merasa dihargai dan
waktunya minta obat mata dan tetap tersenyum sambil memperhatikan kemudian mengangguk dan pasien bisa kembali beraktivitas
pada perawat atau pasien dengan tersenyum sesuai jadwal kegiatannya
pada keluarga kalau di K : Tersenyum dan menatap menganjurkan istirahat
rumah. Nah, makanan perawat
sudah datang. Besok
kita ketemu lagi untuk
melihat manfaat 4 cara
mencegah suara yang
telah kita bicarakan.
Ibu V mau jam
berapa? Bagaimana
kalo jam 10.00 pagi ?

K : iya mbak, disini


lagi saja ya mbak

P : Diruang makan
ya ! Ibu V silahkan
makan besok kita
bertemu lagi

K : iya mbak ...

Anda mungkin juga menyukai