Perencanaan Kebutuhan RKBM BMN
Perencanaan Kebutuhan RKBM BMN
KEBUTUHAN
BARANG MILIK
NEGARA
Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Pemerintah Tahun 2021
2. Dasar Hukum
4. Definisi
5. Ruang lingkup
7. Ruang lingkup
Pengadaan
Penganggaran
Pembinaan Perencanaan
Pengawasan Kebutuhan Penggunaan
Pengendalian
Pemanfaatan
Penghapusan
Siklus Pengelolaan
Asas Fungsional Barang Milik Negara
Asas Efisiensi
Pemindah- Pengamanan
tanganan
Asas Akuntabilitas
Penatausahaan Pemeliharaan
Asas Kepastian Nilai
Januari Nota
Pembicaraan
Keuangan;
Pendahuluan
RAPBN; RUU UU APBN
Arah RAPBN
APBN
Kebijakan
Rancangan Alokasi
Kabinet Awal RKP
RKP Pembaha
Anggaran K/L
san
Kemenkeu Pagu
Berita Acara
Anggaran
Pagu K/L Nota
Indikatif K/L Maret Keuangan; SELESAI
RAPBN; RUU
Feb M4 Juni APBN
Perkiraan Penelaahan
Kapasitas Hasil RKA-KL
Penge
Fiskal Penelaahan sahan
RKBMN DIPA
K/L
Indikasi M4 Juli
Kebutuhan Renja K/L
Penyu
Anggaran Penyesuaian sunan
RKA-KL DIPA
RKAKL
RKBMN
Tanah dan/atau
Bangunan;
Tanah dan/atau Perencanaan Selain Tanah
Bangunan;
PENGADAAN dan/atau
Alat Angkutan Bangunan,
bermotor; Perencanaan
PEMELIHARAAN
BMN selain yang telah terdapat
tersebut di atas SBSK-nya
dengan nilai
“Perencanaan aset tidak dapat dipisahkan antara tahap siklus
perolehan per
hidup aset yang satu dengan lainnya.”
satuan paling
sedikit Rp100juta. Dalam menyusun RKBMN Pengadaan dan Pemeliharaan, K/L agar
mempertimbangkan rencana pemindahtanganan, pemanfaatan, dan
penghapusan BMN.
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
8
8
PROSES BISNIS RKBMN & PERUBAHAN RKBMN
D. Standar Luas Bangunan E. Standar Luas dan Kebutuhan F. Standar Luas Tanah
Ruang Tempat Persidangan
Luas bangunan yang dijadikan 5 (lima) kali luas lantai dasar
Terdiri Ruang Persidangan dan Ruang Penunjang
standar untuk keperluan bangunan dibagi dengan
perencanaan kebutuhan adalah luas Ruang Sidang: Ruang Sidang Besar/Utama, Koefisien Dasar Bangunan
bangunan bruto. Ruang Sidang Biasa & Ruang Sidang Anak (KDB) yang berlaku di daerah
Ruang Penunjang: Ruang Tunggu Tahanan setempat dengan tetap
Dewasa & Anak, RT Saksi & Korban, Diversi,
Teleconference dll) memperhatikan Rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW)
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
SBSK T/B BANGUNAN GEDUNG RUANG TAHANAN
D. Standar Luas Bangunan E. Standar Luas Ruang Tahanan F. Standar Luas Tanah
Kendaraan Operasional dapat berasal dari Setingkat Eselon II/ Kantor Wilayah/ Kantor
Kendaraan Jabatan yang ditetapkan untuk Pelayanan :
dialihfungsikan, dengan ketentuan: Mobil : Sesuai dengan jumlah jabatan Eselon III+1
1. jenis dan spesifikasi Kendaraan Jabatan Sepeda Motor : Sesuai dengan jumlah jabatan Eselon
meliputi: III
a. kendaraan roda 4 (empat) SUV maksimal
2500 cc;
b. kendaraan roda 4 (empat) MPV maksimal Setingkat Eselon III/ Kantor Pelayanan :
2500 cc; atau Mobil : 50% jumlah jabatan Eselon IV
c. kendaraan roda 2 (dua); Sepeda Motor : Sesuai dengan jumlah jabatan Eselon
2. Kendaraan Jabatan telah berumur 5 (lima) IV
tahun sejak tanggal perolehan; dan
3. jumlah Kendaraan Operasional tidak
Setingkat Eselon IV/ Kantor Pelayanan
melebihi Standar Kebutuhan.
Mobil : -
Sepeda Motor : Sesuai dengan jumlah jabatan Eselon
IV + jumlah jabatan Eselon V jika ada
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 17
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA
DIREKTORAT BARANG MILIK NEGARA
TERIMA KASIH
\