PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ELEKTORNIK (E-
LEARNING) DI SEKOLAH DALAM ERA INDUSTRI 4.0 UNTUK
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI
SOGAN TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020
Disusun oleh :
AZIS ALDI
NIM : 17013004
Program Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas : Ilmu Pendidikan
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI WATES
2020
Judul
Pengaruh Penerqapan Model Pembelajaran Elektronik (E-
Leaerning) Di Sekolah Dalam Era Industri 4.0 Untuk Meningkatkan
Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Sogan Tahun Ajaran 2019/2020
Latar Belakang Masalah
Motivasi belajar peserta didik sangat penting untuk membuat situasi
kondusif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Hal ini
membuat guru senantiasa berpikir untuk melakukan metode pembelajaran
yang mampu memotivasi peserta didik untuk terus belajar dan memilih
media pembelajaran yang tepat. Sebagaimana Syaiful Bahri Djamarah dan
Aswan Zain (2006: 121) menyatakan bahwa media adalah alat bantu apa
saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan
pengajaran.
Ketepatan memilih media pembelajaran juga dapat mendukung
keberhasilan proses pembelajaran. Media pembelajaran terkini melibatkan
kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Guru tidak bisa
mengabaikan perkembangan jaman ini. Justru kreativitas dan inovasi
diharapkan terus muncul. Media berbasis TIK menawarkan kelebihan-
kelebihan yang mampu mengatasi beberapa persoalan pembelajaran seperti
minimnya jam pertemuan, keterbatasan sumber materi tercetak dan mampu
mengatasi jarak yang jauh.
Uwes A. Chaeruman (2008: 26) menyebutkan bahwa pembelajaran
yang menggunakan atau menerapkan TIK ini dikenal dengan istilah e-
learning. E-learning merupakan sebuah proses pembelajaran yang dilakukan
melalui network (jaringan komputer), biasanya lewat internet atau intranet.
Elearning membawa perubahan dalam proses pembelajaran, dari yang
berpusat pada pengajar menjadi berpusat pada pembelajar atau peserta didik.
Ini merupakan salah satu strategi pembelajaran yang memungkinkan peserta
didik mengakses materi pembelajaran dimana saja dan kapan saja (Munir,
2009: 170). Persoalan lain dalam proses pembelajaran yaitu motivasi belajar.
Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi.
Motivasi belajar dapat timbul karena faktor intrinsik maupun ekstrinsik yang
keduanya disebabkan oleh rangsangan tertentu, sehingga seseorang
berkeinginan untuk belajar dengan lebih giat dan bersemangat.
Faktor intrinsik berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan
kebutuhan belajar, harapan akan cita-cita. Sedangkan faktor ekstrinsik yaitu
adanya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan belajar
yang menarik (Hamzah [Link], 2011: 23). Kelebihan-kelebihan yang
ditawarkan oleh e-learning patut dimanfaatkan guru untuk memotivasi
belajar peserta didik yang telah menguasai komputer dan internet dasar.
Tulisan ini bermaksud umum mengkaji cara menggunakan e-learning
sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh guru untuk memotivasi
belajar peserta didik
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperoleh rumuusan
masalahpenelitian sebagai berikut : Apakah ada pengaruh penerapan model
pembelajaran elektronik (e- learning) di sekolah dalam era industri 4.0 untuk
meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Sogan tahun ajaran
2019/2020
Tujuan Penelitian
Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran
elektronik (e- learning) di sekolah dalam era industri 4.0 untuk
meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Sogan tahun ajaran
2019/2020.
Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini memberikan tambahan pengetahuan bagi
pendidik atau calon pendidik dalam mengelola proses pembelajaran
terutama pengaruh penerapan model pembelajaran elektronik (e- learning)
di sekolah dalam era industri 4.0 untuk meningkatkan motivasi belajar siswa
sekolah dasar
2. Manfaat Praktis
Bagi siswa dapat memberikan pemahaman secara jelas tentang
pembelajaran jika menggunakan metode pembelajaran elektronik (e-
learning) yaitu dengan belajar dengan audio atau video di website tertentu
dengan akses jaringan internet dalam mempelajari materi pembelajaran.
Sedangkan bagi guru, untuk menambah pengetahuan pemahaman atau
wawasan mengenai pengaruh model pembelajaran elektronik (e-learning) di
era industri 4.0 sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kreatifitas
guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Jenis Penelitian adalah
Metode Penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif Ekperimental,
karena dalam metode ini bertujuan mencari atau mendapatkan hubungan
antara sebab dan akibat yang mungkin terjadi.
Teknik Penentuan Subjek
1. Populasi Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kela V SD Negeri Sogan
Kecamatan Wates Kabupaten Kulon Progo tahun ajaran 2019/2020.
2. Sampel Penelitian
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik
Propotional Random Sampling. Teknik ini digunakan karena pengambilan
sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang
ada dalam populasi dan semua populasi mendapatkan kesempatan yang
sama.
Teknik Pengumpulan data
Dalam penelitian ini mengginakan teknik pengumpulan data dengan
metode angket. Jika dilihat dari cara menjawabnya angket tertutup yaitu
responden tinggal memilih jawaban yang tersedia. Jika dipandang dari
jawaban yang diberikan maka menggunakan angket langsung, yaitu
responden menjawab tentang dirinya sendiri bukan menilai orangn lain.
Sedangkan bila dilihat dari bentuknya termasuk angket pilihan atau sudah
disediakan jawabannya. Peneliti memberikan petunjuk dalam angket
diharapkan dari angket itu diperoleh data yang benar-benar telah
menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari responden.