0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan4 halaman

Bios

Dokumen ini membahas beberapa penelitian terkait kesehatan ibu dan anak, termasuk hubungan pemberian tablet tambah darah dengan anemia pada remaja putri, metode skrining preeklamsia pada ibu bersalin, dan efektivitas promosi kesehatan melalui WhatsApp. Selain itu, terdapat analisis perbedaan lama lepas tali pusat antara terapi topikal ASI dan perawatan terbuka, serta perawatan luka perineum pada ibu nifas. Setiap penelitian mencakup populasi, teknik sampling, serta kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan.

Diunggah oleh

indrinoviawati1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan4 halaman

Bios

Dokumen ini membahas beberapa penelitian terkait kesehatan ibu dan anak, termasuk hubungan pemberian tablet tambah darah dengan anemia pada remaja putri, metode skrining preeklamsia pada ibu bersalin, dan efektivitas promosi kesehatan melalui WhatsApp. Selain itu, terdapat analisis perbedaan lama lepas tali pusat antara terapi topikal ASI dan perawatan terbuka, serta perawatan luka perineum pada ibu nifas. Setiap penelitian mencakup populasi, teknik sampling, serta kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan.

Diunggah oleh

indrinoviawati1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Indri Noviawati

NPM : F624025
Kelas : A
Prodi : S1 Kebidanan Alih Jenjang
BIOSTATISTIK

1. Hubunga pemberian tablet tambah darah (ttd) dengan kejadian anemia dengan kejadian
anemia pada remaja putri di SMA Angkasa tahun 2022. Periode penelitian juli-september

Hubungan metode skrining preeklamsia terhadap kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di
RSUD Kota Bandung Tahun 2021?
Populasi? → Tehnik sampling?
Kriteria inklusi-eksklusi?

Efektifitas promosi kesehatan menggunakan media audio visual melalui whatapp terhadap
pengetahuan ibu hamil tentang cara minum Tablet Tambah Darah (TTD) di Puskesmas
Pangalengan Periode Penelitian November-Desember 2022

 Seorang peniliti ingin mengetahui perbedaan lama lepas tali pusat pada bayi antara terapi
topical ASI dengan perawatan terbuka. Data kepustakaan rerata lama pelepasan tali pusat
topical asi dan perawatan terbuka masing-masing 52(n=30) dan 7+2(n=20). Zalfa 5% dan
Zbeta 20%, perbedaan rerata yang dianggap bermakna 0,3, rumus besaran sempel mana
yang digunakan dan berapa besaran sampel yang diperlukan
 Seorang peneliti belum mengetahui jumlah ibu nifas di Desa Chideung, peneliti tsb akan
meneliti tentang perawatan luka perineum pada ibu nifas. Diketahui dari penelitian
sebelumnya oleh Amanda tahun 2016 di Daerah Cimahi, didapatka nilai P5%. Berapa
perkiraan jumlah sampel?
1. Hubungan pemberian tablet tambah darah (TTD) dengan kejadian anemia pada remaja
putri di SMA Angkasa tahun 2022
Periode penelitian: Juli–September
Populasi
 Semua remaja putri yang bersekolah di SMA Angkasa pada periode penelitian.
Teknik Sampling
 Teknik stratified random sampling atau purposive sampling. Pemilihan teknik
bergantung pada kondisi populasi:
o Stratified random sampling: Jika populasi terbagi ke dalam strata, misalnya
berdasarkan kelas (X, XI, XII).
o Purposive sampling: Jika hanya memilih subjek yang sudah menerima tablet
tambah darah.
Kriteria inklusi
1. Remaja putri yang aktif bersekolah di SMA Angkasa selama periode penelitian.
2. Bersedia berpartisipasi dalam penelitian dengan menandatangani informed consent.
3. Sudah menerima tablet tambah darah dalam waktu tertentu (misalnya 3 bulan terakhir).
Kriteria eksklusi
1. Remaja putri yang sedang sakit berat saat penelitian.
2. Responden yang tidak bersedia menyelesaikan proses penelitian (drop out).

2. Hubungan metode skrining preeklamsia terhadap kejadian preeklamsia pada ibu


bersalin di RSUD Kota Bandung Tahun 2021
Populasi
 Seluruh ibu bersalin yang mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bandung selama tahun
2021.
Teknik Sampling
 Total sampling jika populasi dalam setahun cukup kecil.
 Simple random sampling atau systematic sampling jika jumlah populasi besar dan data
sudah terdokumentasi.
Kriteria inklusi
1. Ibu bersalin yang mendapatkan metode skrining preeklamsia di RSUD Kota Bandung.
2. Memiliki rekam medis lengkap terkait diagnosis dan metode skrining.
3. Bersedia data rekam medisnya digunakan untuk penelitian.
Kriteria eksklusi
1. Ibu bersalin dengan komplikasi lain yang signifikan selain preeklamsia.
2. Rekam medis yang tidak lengkap atau sulit diakses.

3. Efektivitas promosi kesehatan menggunakan media audio visual melalui WhatsApp


terhadap pengetahuan ibu hamil tentang cara minum Tablet Tambah Darah (TTD) di
Puskesmas Pangalengan
Periode Penelitian: November–Desember 2022
Populasi
 Ibu hamil yang terdaftar dan mendapatkan pelayanan di Puskesmas Pangalengan selama
periode penelitian.
Teknik Sampling
 Convenience sampling: Jika peserta diambil berdasarkan kemudahan akses (misalnya
ibu hamil yang bersedia dihubungi melalui WhatsApp).
 Cluster sampling: Jika ada pembagian wilayah pelayanan di Puskesmas, dan responden
dipilih per wilayah.
Kriteria inklusi
1. Ibu hamil yang memiliki akses ke WhatsApp.
2. Bersedia berpartisipasi dengan menandatangani informed consent.
3. Berusia kehamilan tertentu (misalnya trimester 2–3).
Kriteria eksklusi
1. Ibu hamil yang tidak memiliki akses atau kemampuan menggunakan media WhatsApp.
2. Ibu hamil dengan gangguan kesehatan yang memengaruhi partisipasi.

1. Perbedaan Lama Lepas Tali Pusat antara Terapi Topikal ASI dengan Perawatan
Terbuka
Diketahui:
 Rerata lama pelepasan tali pusat untuk terapi topikal ASI (μ1\mu_1μ1) = 5,2 hari
 Rerata lama pelepasan tali pusat untuk perawatan terbuka (μ2\mu_2μ2) = 7,2 hari
 Standar deviasi (σ1\sigma_1σ1) = 2 hari, (σ2\sigma_2σ2) = 2 hari
 Perbedaan rerata yang dianggap bermakna (Δ\DeltaΔ) = 0,3 hari
 Tingkat signifikansi (α\alphaα) = 5%
 Zα = 1,96 (untuk α=5%)
 Zβ = 0,84 (untuk power = 80%, β = 20%)
Rumus yang digunakan: Rumus jumlah sampel untuk dua kelompok independen:
n=(Zα+Zβ)2⋅(σ12+σ22)Δ2n = \frac{{(Z_\alpha + Z_\beta)^2 \cdot (\sigma_1^2 + \sigma_2^2)}}
{\Delta^2}n=Δ2(Zα+Zβ)2⋅(σ12+σ22)
Substitusi nilai:
n=(1,96+0,84)2⋅(22+22)0,32n = \frac{{(1,96 + 0,84)^2 \cdot (2^2 + 2^2)}}
{0,3^2}n=0,32(1,96+0,84)2⋅(22+22)
Hitung nilai nnn:
Jumlah sampel yang diperlukan untuk setiap kelompok adalah sekitar 697 subjek per
kelompok.
Jika menggunakan desain penelitian dengan dua kelompok (topikal ASI dan perawatan terbuka),
total jumlah sampel yang diperlukan adalah sekitar 1.394 subjek.

2. Perawatan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Desa Chideung


Diketahui:
 Proporsi dari penelitian sebelumnya (PPP) = 5% = 0,05
 Tingkat kesalahan yang diinginkan (ddd) = 5% = 0,05
 Tingkat signifikansi (α\alphaα) = 5%, sehingga Zα=1,96Z_\alpha = 1,96Zα=1,96
Rumus yang digunakan: Jika jumlah populasi belum diketahui, gunakan rumus untuk proporsi:
n=Zα2⋅P⋅(1−P)d2n = \frac{{Z_\alpha^2 \cdot P \cdot (1 - P)}}{d^2}n=d2Zα2⋅P⋅(1−P)
Substitusi nilai:
n=(1,96)2⋅0,05⋅(1−0,05)0,052n = \frac{{(1,96)^2 \cdot 0,05 \cdot (1 - 0,05)}}
{0,05^2}n=0,052(1,96)2⋅0,05⋅(1−0,05)
Hitung nilai nnn:
Jumlah sampel yang diperlukan untuk penelitian ini adalah sekitar 73 subjek.

Anda mungkin juga menyukai