ANALISIS PROSES INTERAKSI (API)
PADA PASIEN PERILAKU HALUSINASI
OLEH
ANA PAI DIAZ
PO5303209211471
Pembimbing Klinik Pembimbing Institusi
Aplonia Nenobais,[Link].,Ns.,[Link] Trifonia S. Nurwela, [Link],
Ns.,[Link]
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KUPANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI NERS
2025
FORMAT
ANALISIS PROSES INTERAKSI (API)
Inisial klien : Nn.F
Lingkungan :Tenang, posisi berhadapan Nama mahasiswa : Ana Pai Diaz
Deskripsi klien : Klien berjenis kelamin perempuan Tanggal : 27 Mei 2025
umur 14 tahun, berpenampilan Jam : 15.00 WITA
rapi Fase : orientasi
dan bersih, rambut dikepang,
warna rambut hitam, warna kulit
sawo matang, klien menggunakan
baju berwarna kuning dan celana
berwarna cokelat.
Tujuan : Diharapkan klien dan perawat
dapat membina hubungan saling
percaya
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA BERPUSAT PADA
PERAWAT KLIEN
P: Selamat Sore kaka P: Tersenyum duduk Perawat memulai Klien nampak bersedia Salam merupakan
didepan klien percakapan dengan sikap menjawab salam kalimat terbuka untuk
ramah memulai interaksi
K: Selamat Sore Ibu K: Menatap kearah sehingga dapat
perawat membangun rasa saling
percaya
P: Perkenalkan nama P:Mengulurkan tangan Perawat menjaga posisi Klien berespon positif Perkenalan diharapkan
saya ana , mahasiswa untuk bersalaman duduk dengan terapeutik dengan menyebut dapat meningkatkan rasa
perawat dari poltekkes namanya dan saling percaya satu sama
kupang, kalau boleh tau tersenyum lain
nama bapak siapa?
K: Nama saya fitri ibu K: Menjabat tangan
perawat dan ada kontak
mata
P: Bagaimana perasaan P: Menatap klien Merasa lega karena Berbicara dengan nada Menanyakan keadaan
bapak hari ini? masih mendapat respon semangat untuk membina
yang baik hubungan baik
K: kabar saya baik- K: Menjawab dengan
baik saja ibu semangat
P: Baiklah, bagaimana P: Terjadi kontak mata Merasa senang karena Bicara nada pelan
kalau kita berbicara klien masih berespon
tentang perasaan kaka K: Menjawab singkat dengan baik
saat ini
K: Iya ibu
P: kaka mau mengobrol P: Menatap klien Berharap dapat Klien bersedia Kontrak pertemuan
dimana? Bagaimana K: Menjawab singkat melanjutkan melanjutkan pembicaraan sangat penting
kalau disini saja? saya pembicaraan dilakukan untuk
minta waktunya 15 menilai ketersediaan
menit ya? dan kesiapan klien
berinteraksi dengan
K: Iya perawat
P: Apa kaka sering P: Menatap klien dan Perawat senang karena Berespon dengan baik Mengidentifikasi isi
mendengar suara dan bertanya klien mau menjawab Perilaku Kekerasan
apa yang dikatakan
suara itu?
K: Iya, suara orang K:melihat perawat dan
yang sedang berbicara menjawab dengan suara
jelas
P: Apakah terus P: Menatap klien dan Perawat senang karena Menjawab dengan suara Mengidentifikasi
menerus? Bertanya klien masih menjawab jelas frekuensi Perilaku
dengan baik Kekerasan
K: Tidak K:melihat perawat dan
menjawab dengan suara
jelas
P: apa yang kaka Terdapat kontak mata Bertanya dengan ramah Menjawaban pertanyaan Mengidentifikasi
lakukan saat mendengar dengan baik respon akibat
suara itu ? Perilaku Kekerasan
K: saya tidur saja ibu
P: Apa dengan cara Antusias bertanya dan Merasa senang karena Menjawab singkat
tersebut suara akan pasien menjawab singkat pasien terbuka
hilang?
K: Tidak
P: Bagaimana kalau kita P: Menatap klien dan Meminta persetujuan klien mulai kooperatif
belajar cara mencegah Bertanya klien
agar suara itu tidak
muncul ? K:melihat perawat dan
menjawab dengan suara
K: Iya, boleh jelas
P: Begini kaka, terdapat P: Terdapat kontak mata Bicara menjelaskan Klien mendengarkan Diharapkan pasien
4 cara yang pertama dengan jelas mengerti cara
yaitu dengan cara mengatasi masalah
menghardik suara yang menimpanya
tersebut,kedua
bercakap-cakap dengan
orang lain,ketiga
melakukan kegiatan K: Menjawab singkat
sesuai jadwal dan yang
ke empat rutin meminum
obat
K: Oh begitu ya
ibu
P: Bagaimana kalau kita P: memperagakan Memperagakan dengan Memperhatikan dengan Mengajarkan cara
belajar salah satu cara jelas seksama dan mengontrol Perilaku
yaitu menghardik memperagakan dengan Kekerasan dengan
misalnya saya tidak mau baik tarik napas dalam
mendengar, pergi jangan
ganggu saya, kamu suara
palsu begitu diulang-
ulang sampai suara itu
tidak terdengar lagi.
Coba kaka peragakan
K: Iya ibu P: memperhatikan
P: Bagus sekali, kaka P:Mampu bekerja sama Merasa senang Pasien merasa lega dan
sudah bisa dan terjadi kontak mata tenang
memperagakannya.
Bagaiman perasaannya
setelah latihan tadi
K: saya merasa lebih K: klien tampak
tenang tersenyum
P: kalau kaka mulai Terjadi kontak mata Berharap klien tetap Menjawab singkat
mendengar suara itu kooperatif
coba cara tersebut.
K: Iya ibu
P: Apakah kaka ingin Saling berhadapan Berharap klien antusias klien mau melakukan Untuk mengurangi
berlatih dengan cara kegiatan Perilaku Kekerasan
yang lain untuk agar tidak terjadi lagi
mengontrol
halusinasinya kaka?
K: Mau ibu
P: Besok kita akan Membuat jadwal Membuat jadwal klien mampu mengisi
bertemu lagi untuk pertemuan bersama klien jadwal
belajar cara mengontrol
mengontrol
halusinasinya ya?
K: Iya ibu
P: Dimana besok kita Menatap dan tersenyum Tetap tenang
akan mengobrol?
K: Disini saja ibu
P: Besok ketemu jam Memandang klien Mengontrak waktu klien merespon dengan Untuk melanjutkan
berapa? baik intervensi
K: Dari ibu saja
P: Baiklah sampai jumpa Berjabat tangan dan Merasa senang Kooperatif
besok kaka tersenyum
K: Iya,Selamat pagi
ibu
ANALISIS PROSES INTERAKSI (API)
PADA PASIEN HALUSINASI
Inisial klien : Nn.F Nama mahasiswa :Ana Pai Diaz
Status interaksi perawat-klien : Pertemuan ke-2 (SP2) Tanggal : 28 Mei 2025
Lingkungan : Kursi, berhadapan
Jam : 8.00 WIB
dengan klien
Tempat : Ruang Nihiwatu
Deskripsi klien :Penampilan rapi
Tujuan (berorientasi klien) :
1. Klien dapat menjawab semua pertanyaan
perawat dan mampu menjelaskan dengan tepat.
2. Klien dapat membuat jadwal kegiatan sesuai
dengan kemampuan.
KOMUNIKAS KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
I VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA PADA KLIEN
PERAWAT
P: Selamat pagi kaka P: Tersenyum, Perawat menyapa klien, Klien dapat menjawab Mengucapkan salam
menatap klien, perawat memposisikan salam dari perawat terapeutik untuk
berjabat tangan dengan diri terapeutik membina hubungan
klien. saling percaya
K : Selamat pagi ibu K: Tersenyum,
menjabat tangan
perawat
P: Bagaimana kaka P : Mencoba meningkatkan Perawat mencoba Klien mengenal dan Meningkatkan daya ingat
masih ingat dengan daya ingat klien mengetahuai daya ingat memahami pertanyaan klien
saya? klien dari perawat
K: klien mengingat nama
K: masih ibu Perawat
P: Baiklah. Sesuai P: Menatap klien Perawat memberikan Klien dapat menjawab Setiap interaksi harus
dengan perjanjian kita dengan tersenyum stimulus agar klien pertanyaan perawat berdasarkan kontrak yang
kemarin, hari ini kita mampu menjawab dan telah dibuat dank lien slalu
akan berlatih cara K: menjawab sambil berharap klien dapat harus diingatkan pada
mengontrol halusinasi menganggukkan kepala mengerti dari kontrak yang telah
yang kaka alami pembicaraan perawat disepakati untuk
dengan cara memudahkan serta
bersosialisasi atau mengarahkan proses
berbicara dengan interaksi.
orang lain saat
halusinasi itu muncul
ya ?
K: iya ibu
P: Bagaimana kalo P: menatap klien Perawat Klien mampu menjawab Kontrak topic agar
kita sambil tersenyum mempertahankan posisi pertanyaan dari perawat pembicaraan lebih
membicarakannya hal terapeutik terfokus
ini sekitar 20 menit, K: menatap klien
apa kaka bersedia ?
K: bersedia ibu
P: sesuai kontrak P: Memandang klien Perawat mengingatkan Klien mencoba Kontrak topic agar
kemarin, kita akan sambil menunjuk kontrak dengan klien mengingat kontrak yang pembicaraan lebih
berbicara di ruangan ruangan sudah disepakati terfokus
ini kan kaka?
K: Menganggukan
kepalanya
K:iya ibu disini saja
P: mempraktekkan Berharap klien bisa Klien tampak mengerti Melakukan identifikasi
P: jika kaka mulai
sambil melihat respon merespon dengan baik penyebab masalah, untuk
mendengar suara aneh,
klien menentukan sejauh mana
langsung saja cari
Perawat berusaha klien klien memahami
teman atau keluarga
K: memperhatikan dapat memahami dan masalahnya
untuk diajak ngobrol
dengan seksama mempraktekkannya
dengan cara (Tolong
ajak saya ngobrol
saya mendengar suara-
suara aneh itu)
K: baik ibu
P: Bagaimana perasaan P: Tersenyum , melihat Perawat senang karena Klien memberikan Melakukan evaluasi
kaka saat ini, setelah respons klien klien mengerti arahan respon yang baik kepada subyektif untuk menilai
kita berlatih cara untuk dari perawat perawat perasaan klien setelah
mengontrol halusinasi K: tersenyum interaksi
seperti yang ibu ajarkan
tadi ?
K: lebih agak tenang
P: Coba kaka lakukan P: Menatap klien sambil Perawat mencoba Klien mulai memikirkan Melakukan evaluasi
sekali lagi yang saya memperhatikan klien menggali kegiatan yang kegiatan yang telah obyektif untuk menilai
ajarkan tadi telah diajarkan kepada diajarkan oleh perawat pemahaman klien
K: menatap perawat dan klien setelah interaksi
muali memperagakan Klien mampu
K: Iya ibu kembali menjawabnya
P: Besok kita ketemu P: Bertanya Perawat mencoba Klien memikirkan Melakukan kontrak topic ,
lagi ya, kita akan dengan nada menawarkan kegiatan kegiatan yang ditawarkan agar klien dapat mengira-
melatih agar kaka lembut, tetap lainnya kepada klien dan kemampuan untuk ngira kapan akan bisa
dapat mengontrol tersenyum melaksanakannya berinteraksi lagi dengan
halusinasi kaka dan memandang klien perawat
melaksanakan jadwal
kegiatan sehari-hari K: Menatap perawat
lagi. dan menjawab
pertanyaan
K: baik ibu perawat
P: Baik, bagaimana P: Badan agak condong Perawat mencoba Klien memberikan respon Melakukan kontrak waktu
besok kalo ketemu jam ke depan, sambil mengontrak kembali setuju dan tempat berikutnya
15.30 dan ditempat ini menatap klien waktu kepada klien dengan klien kapan bisa
lagi, apa kaka setuju ? berinteraksi dengan
K: menatap perawat lagi
K: Iya ibu perawat
P: Oke kaka , kalo P: Berdiri, tersenyum Perawat meras senang Klien merespon salam dari Salam terapeutik
begitu saya permisi dan meninggalkan klien karena klien merespon perawat
dulu ya ! selamat pagi.. dengan baik
K: Menjawab sambil
K: pagi ibu tersenyum
ANALISIS PROSES INTERAKSI (API)
PADA PASIEN HALUSINASI
Inisial klien Nama mahasiswa :
Status interaksi perawat- Ana Pai Diaz
klien : Pertemuan ke-3 Tanggal : 29
(SP3) Mei 2025
Lingkungan : Kursi, berhadapan Jam :
dengan klien 15.30 WIB
Deskripsi klien :Penampilan rapi Tempat :
Ruang Nihiwatu
Tujuan (berorientasi klien) :
1) Klien dapat menjawab semua pertanyaan perawat dan mampu menjelaskan dengan tepat.
2) Klien dapat membuat jadwal kegiatan sesuai dengan kemampuan.
3) Klien dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuannya
KOMUNIKAS KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
I VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA PADA KLIEN
PERAWAT
P: selamat sore kaka P: Tersenyum, Perawat menyapa klien, Klien dapat menjawab Mengucapkan salam
menatap klien, perawat memposisikan salam dari perawat terapeutik untuk
K: iya selamat sore ibu berjabat tangan dengan diri terapeutik membina hubungan
klien. saling percaya
K: Tersenyum,
menjabat tangan
perawat
P: kaka masih ingat P: Memandang Membuka percakapan Klien mengenal dan Menanyakan apakah masih
dengan saya? klien sambil dengan klien berharap memahami pertanyaan ingat dengan perawat
Apakah kaka sudah tersenyum klien ingat dengan dari perawat untuk evaluasi
melakukan apa yang perawat / validasi, klien mengenal
saya ajarkan kemarin K: menatap perawat perawat maka akan
tentang mengontrol memudahkan proses
tentang menghardik interaksi
halusinasi dan
bercakap- cakap
dengan orang lain saat
halusinasi?
K: Iya ibu Ana
P: Sesuai kontrak P: Memandang Perawat mengingatkan Klien mencoba Kontrak topic agar
kemarin, kita akan klien sambil kontrak dengan klien mengingat kontrak yang pembicaraan lebih
berbicara diruangan menunjuk sudah disepakati terfokus
ini, benarkan kaka? ruangan
K: Menganggukan
K: iya ibu kepalanya
P: kaka, kemarin kan P:Tersenyum sambil Berharap klien bisa klien tampak berpikir Bisa mengingat dengan
sudah saya ajarkan cara menyodorkan kertas ke merespon dengan baik baik.
menghardik dan cara klien
untuk melatih berbicara
dengan orang lain saat K: menatap perawat
halusinasi kaka muncul. sambil mengangguk
Apa sudah kaka
terapkan dalam sehari-
hari ?
K: iya ibu saya sudah
bisa
P: Selanjutnya kita Terdapat kontak mata Berharap klien Klien mulai membuat Menajarkan cara
belajar cara untuk menuliskan mampu jadwal mengontrol perilaku
mencegah halusinasi membuat jadwal kekerasan dengan
dengan cara membuat membuat jadwal
jadwal kegiatan kaka
mulai dari bangun pagi
sampai tidur malam.
Ini kertas kosong yang
bisa bapak pakai
K: iya ibu
P: Coba sekarang bapak P: Tersenyum sambil Perawat senang karena Klien mulai memikirkan Perawat menunjukkan
tuliskan kegiatan yang menyuruh klien klien mau memikirkan kemampuan melakukan hubungan yang terbuka
dilakukan dari bangun menuliskan jadwal alternative kegiatan kegiatannya dengan klien dan
pagi sampai tidur keluarga .Dimana bahwa
malam. Caranya kaka K: segera melakukan Perawat mencoba Klien mencoba percaya untuk mendapatkan data
tulis dulu apa yang diperintah memberikan dorongan apa yang dikatakan diperlukan pertanyaan
jam di kolom pertama oleh
kemudian kegiatan di
kolom kedua.
Contohnya begini:
sampai tidur malam
K: Iya ibu
P: bagaimana perasaan P: Tersenyum , melihat Perawat senang karena Klien memberikan Melakukan evaluasi
kaka setelah membuat respons klien klien mengerti arahan respon yang baik kepada subyektif untuk menilai
jadwal kegiatan dari perawat perawat perasaan klien setelah
K: Tersenyum interaksi
K: Senang ibu
P: baiklah, sekarang P: Berdiri, tersenyum Perawat meras senang Klien merespon salam Salam terapeutik
kaka lanjutkan dan meninggalkan klien karena klien merespon dari perawat
kegitan sesuai dengan baik
dengan jadwal yang K: Menjawab sambil
telah kita buat tadi, tersenyum
saya permisi dulu
Terimakasih atas
kerjasamanya
K: iya ibu, terimakasih
juga ibu