0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Modul Ajar IPAS SD Kelas 5: Budaya Daerah

Modul Ajar Kurikulum Merdeka 2025 untuk IPAS SD Kelas 5 membahas tentang keberagaman budaya di Indonesia, dengan fokus pada warisan budaya daerah. Peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami sejarah, dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan mereka melalui berbagai kegiatan pembelajaran. Modul ini juga mencakup penilaian dan refleksi untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.

Diunggah oleh

Indra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Modul Ajar IPAS SD Kelas 5: Budaya Daerah

Modul Ajar Kurikulum Merdeka 2025 untuk IPAS SD Kelas 5 membahas tentang keberagaman budaya di Indonesia, dengan fokus pada warisan budaya daerah. Peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami sejarah, dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan mereka melalui berbagai kegiatan pembelajaran. Modul ini juga mencakup penilaian dan refleksi untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.

Diunggah oleh

Indra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA 2025

IPAS SD KELAS 5

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Addina Afnaniah
Instansi : SD N 01 Sungai Limau
Tahun Penyusunan : Tahun 2025
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Fase / Kelas : C/5
BAB 7 : Daerahku Kebanggaanku.
Topik : A. Seperti apakah budaya didaerahku?
Alokasi Waktu : 1x35 menit
Elemen : Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial)
Capaian Pembelajaran : Peserta didik dapat mengidendifikasi berbagai keragaman yang
ada di Indonesia, Peserta didik dapat mengetahui faktor yang
menyebabkan keberagaman di Indonesia, Peserta didik dapat
menerapkan sikap menghargai keberagaman di lingkungannya.

B. KOMPETENSI AWAL
 Mengetahui sejarah warisan budaya yang ada di daerahmya.
 Memahami aktivitas melalui sejarah warisan budaya yang ada di daerahnya.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
2) Bergotong-royong,
3) Bernalar kritis, dan
D. SARANA DAN PRASARANA
 Sumber Belajar :
1. (KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN REPUBLIK INDONESIA,
2021 Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V, Penulis: Amalia Fitri Ghaniem
Anggayudha A. Rasa Ati H. Oktora Miranda Yasella)
2. Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tulis;
3. alat mewarnai.
3. Perlengkapan yang dibutuhkan guru (optional):
1. buku-buku tentang warisan budaya setempat dan sejarahnya;
2. buku atlas yang memiliki informasi tentang budaya daerah;
3. kumpulan artikel dari internet tentang hasil budaya di daerah setempat beserta sejarahnya.
4. Lkpd
5. PPT.

E. TARGET PESERTA DIDIK


 Peserta didik dapat mengidentifikasi warisan budaya yang ada di daerahnya.
 Peserta didik mengetahui sejarah warisan budaya yang ada di daerahnya.
 Peserta didik memahami akulturasi melalui sejarah warisan budaya yang ada di daerahnya.
 Peserta didik mampu memahami materi dengan cepat dan memiliki keterampilan dalam memimpin.
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Pembelajaran INKUIRI
 Metode : Ceramah, kelompok , Tanya Jawab.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Peserta didik dapat mengidentifikasi warisan budaya yang ada di daerahnya.
 Peserta didik mengetahui sejarah warisan budaya yang ada di daerahnya.
 Peserta didik memahami akulturasi melalui sejarah warisan budaya yang ada di daerahnya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Pengenalan tema
 Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat kembali hal-hal yang sudah diketahui berkaitan
dengan tema pembelajaran. mengetahui apa yang ingin dan akan dipelajari di bab ini. dan membuat
rencana belajar

Topik A. Seperti apakah budaya didaerahku?

Meningkatkan kemampuan siswa dalam warisan budaya yang ada di daerahnya. mengetahui sejarah
warisan budaya yang ada di daerahnya. dan memahami akulturasi melalui sejarah warisan budaya yang
ada di daerahnya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Jenis warisan budaya apa saja yang ada di daerahku?
2. Apakah warisan-warisan budaya daerahku memiliki sejarah khusus?
3. Apakah di daerahku terdapat bentuk budaya yang merupakan hasil gabungan dua atau lebih
budaya yang berbeda?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
 KEGIATAN PEMBUKA
1. Guru memberikan salam kepada peserta didik.
2. Guru memeriksa Kesehatan fisik peserta didik.
3. Guru meminta peserta didik untuk memeriksa kebersihan dan kesiapan.
4. Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
5. Guru memastikan kehadiran peserta didik.
6. Guru memimpin peserta didik untuk ice breaking sebelum memulai kegiatan pembelajaran;
Tepuk negaraku…
Indonesia…
Benderanya…
Merah putih…

Bahasanya…
Indonesia…

Semboyannya…
Bhineka Tunggal ika…
YES YES YES…
7. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran serta menjabarkan manfaat dari pembelajaran.
8. Guru menanyakan pertanyaan pemantik...
a. Jenis warisan budaya apa saja yang ada di daerahku?
b. Apakah warisan-warisan budaya daerahku memiliki sejarah khusus?
9. Guru menuliskan materi di papan tulis.
10. Guru menayangkan ppt.

 KGIATAN INTI
1. Guru meminta peserta didik untuk lakukan kegiatan literasi dengan membaca narasi pembuka
Topik A pada Buku Siswa. Pantik diskusi mengenai narasi dengan memberikan pertanyaan
untuk menggali pengetahuan peserta didik mengenai Candi Borobudur. Guru juga dapat
menggali pengetahuan peserta didik mengenai warisan budaya yang ada di daerahnya.
2. Minta peserta didik untuk menyalin tabel yang terdapat pada Buku Siswa dengan
menambahkan 3 baris tambahan ke bawah.
3. Arahkan peserta didik untuk melakukan pencarian informasi melalui buku atau artikel yang
sudah disediakan untuk melengkapi table.
4. Guru memandu kegiatan saat peserta didik melakukan presentasi hasil tabelnya.
5. Di akhir presentasi, tanyakan kepada peserta didik:
a) Warisan budaya apa yang sudah mereka ketahui sejak sebelum pembelajaran
ini dilakukan?
b) Dari manakah mereka mengetahuinya?
c) Adakah warisan-warisan budaya setempat yang baru mereka ketahui hari ini?
d) Bagaimana perasaan mereka setelah mengenal lebih banyak tentang
warisan budaya setempat?
6. Bentuk kelompok yang terdiri atas 2-3 peserta didik. Arahkan peserta didik untuk
menyiapkan kembali tabel dari kegiatan sebelumnya dan melakukan kegiatan kelompok
sesuai instruksi pada Buku Siswa.
7. Guru membagikan LKPD kepada peserta didik.
8. Setelah gambar selesai, instruksikan peserta didik untuk membuat laporan mengenai sejarah
warisan budaya yang dicarinya. Arahkan peserta didik untuk menggunakan pertanyaan pada
Buku Siswa sebagai alat bantu.
9. Siapkan media informasi yang bisa digunakan peserta didik, baik itu berupa buku, artikel,
internet, ataupun narasumber yang bisa diwawancara.( Cari informasi tentang sejarah atau asal
usul warisan budaya tersebut dan buatlah laporan sederhana;
a) Kapan warisan budaya ini muncul?
b) Apa fungsi warisan budaya tersebut bagi masyarakat? (Jika merupakan warisan
budaya benda)
c) Apa tujuan dilakukannya upacara/adat tersebut? (jika merupakan warisan
budaya tak benda)
d) Adakah budaya lain selain budaya daerah kalian yang memengaruhi warisan
budaya tersebut? Jika ada, budaya manakah itu?
e) Apakah warisan budaya tersebut merupakan bentuk akulturasi budaya?
10. Tuliskan laporan peserta didik di dalam kertas HVS/lkpd.
11. Setelah laporan selesai, lakukan kegiatan literasi dan penguatan mengenai cara menjaga warisan
budaya dengan menggunakan teks pada Belajar Lebih Lanjut sebagai alat bantu.
12. Guru membagikan lkpd kepada peserta didik dan memina peserta didik untuk mengerjakan nya
lalu dikumpulkan untuk di presentasi kan.
 KEGIATAN PENUTUP
1. Guru memberikan peserta didik tugas kelompok yang dikerjakan dirumah.
2. Guru memberikan refleksi untuk mencari tau seberapa paham peserta didik pada pelajaran ini.
3. Guru menjelaskan sedikit tentang materi yang akan dipelajari berikutnya.
4. Guru meminta peserta didik untuk menutup pelajaran dengan berdoa.
E. REFLEKSI
1. Apa yang paling menarik dari kegiatan ini?(Bervariasi)
2. Warisan budaya apa saja yang menurut kalian paling menarik di daerah kalian?
(Bervariasi).
3. Adakah warisan budaya di daerah kalian yang merupakan hasil dari akulturasi budaya? Jika ada,
apakah nama warisan budayanya dan kebudayaan apa sajakah yang membentuknya?
(Bervariasi).
4. Menurut kalian apa dampak dari akulturasi budaya?
a. Menambah keberagaman kebudayaan yang ada di Indonesia.
b. Pengetahuan masyarakat tentang budaya luar semakin berkembang sehingga masyarakat
semakin mudah menerima perkembangan teknologi.
c. Perubahan sikap masyarakat terhadap budaya tertentu.
d. Contoh: Dulu silaturahmi harus langsung berhadapan. Namun sekarang dengan adanya teknologi
komunikasi, silaturahmi dapat dilakukan jarak jauh.
F. ASESMEN / PENILAIAN
1. Pengamatan Profil pelajar Pancasila
NO Nama Peserta Beriman, bertakwa Gotong royong Bernalar Kritis
didik kepada Tuhan Yang
Maha Esa dan berakhlak
mulia
Berdo’a sebelum dan Kerja sama dalam Aktif dalam
sesudah belajar diskusi berpendapat dan
bertanya
ya Tidak ya tidak ya tidak
1
2
dst

2. Pengetahuan tentang masa/ materi


a) Salah satu contoh waarisan budaya yang tak bisa diraba namun bisa dlihat
adalah?
b) Contoh warisan budaya benda adalah?
c) Makanan khas minang yang terbuat dari daging dan pernh dnobatkan menjadi
makanan terenak didunia adalah?
d) Apa yang dimaksud dengan warisan budaya benda?
e) Apa yang dimaksud dengan warisan budaya tak benda?
f) Mengapa penting untuk memasukkan warisan budaya sebagai pelajaran di
sekolah?
Jawaannya:

a) Tarian adalah salah satu contoh warisan budaya non-benda yang bisa dilihat dan
dinikmati keindahannya.
b) Contoh warisan budaya benda adalah candi, keris, batik, wayang, angklung,
perahu pinisi, noken (tas tradisional masyarakat Papua), gamelan, lukisan,
gambar, cetakan, mozaik, buku, situs sejarah, dan juga patung.
c) Rendang adalah makanan khas Minangkabau yang terbuat dari daging dan
pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia.
d) Warisan budaya benda adalah benda-benda fisik yang diwariskan dari generasi
ke generasi, dan memiliki nilai sejarah, seni, dan budaya. Contoh warisan budaya
benda adalah candi, keris, batik, wayang, dan rumah adat.
e) Warisan budaya tak benda adalah warisan budaya yang tidak berwujud,
melainkan berupa pengetahuan, keterampilan, tradisi, dan ekspresi. Warisan
budaya tak benda diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
f) Warisan budaya dapat berupa pengetahuan, nilai, dan keyakinan yang diwariskan
dari generasi ke generasi. Warisan budaya dapat diintegrasikan ke dalam
kurikulum sekolah melalui: Pembelajaran nilai budaya lokal dalam setiap
pembelajaran, Kegiatan ekstrakurikuler, Pendekatan multidisiplin dan lintas
sektoral.

Scor nilai
No Soal Scor
Soal no 1 10
Soal no 2 20
Soal no 3 30
Soal no 4 10
Soal no 5 20
Soal no 6 20
Scor tertinggi 110
Nilai perolehan =scor perolehan/scor tertingg x 100

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)


TAHUN PELAJARAN 2025

Penyusun : addina afnaniah


Instansi : SDN 01 sungai limau
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Fase / Kelas : C/5
Semester : 1 (Ganjil)
BAB/Tema : BAB 7 Daerahku Kebanggaanku.
Topik : A. Seperti apakah budaya didaerahku?
BAB TOPIK INTERVAL
Perlu bimbingan Cukup Baik Baik sekali
BAB 7 A. Seperti 0-68 69-79 80-89 90-100
Daerahku apakah
Kebanggaa budaya
nku didaerahk
u?

Kesimpulan :
Peserta didik dianggap mencapai tujuan pembelajaran jika minimal memperoleh nilai
kategori Baik. Jika memperoleh nilai kategori cukup tidak tuntas, maka perlu dilakukan
Penayaan agar pencapaian peserta didik ini bisa diperbaiki.

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIA


Pengayaan
 Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti pembelajaran dengan
pengayaan.

Remedial
 Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP.
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

kelompok: .............................................................................
Kelas : .............................................................................
Petunjuk!

BUATLAH SALAH SATU GAMBAR WARISAN BUDAYA!

BUATLAH LAPORAN DARI GAMBAR DIATAS!


Nilai Paraf Guru

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Sejak awal peradabannya, manusia berpindah tempat dari satu tempat ke
tempat lain untuk kemudian menetap di suatu tempat. Untuk memenuhi
kebutuhannya, manusia menciptakan berbagai kebiasaan dan alat yang
dikenal sebagai hasil budaya. Keduanya, baik itu kebiasaan atau alat-alat yang
diciptakan, diwariskan kepada keturunannya dengan tujuan agar
keturunannya pun bisa menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan.
Kita mengenal dua jenis hasil budaya, atau jika hasil budaya tersebut
merupakan warisan dari leluhur disebut sebagai warisan budaya. Kedua jenis
hasil budaya ini berupa hasil budaya benda dan hasil budaya tak benda. Hasil
budaya benda adalah hasil budaya yang bisa diraba. Contohnya, alat produksi,
alat musik, transportasi, bangunan, makanan, atau benda-benda seni.
Adapun hasil budaya tak benda adalah hasil budaya yang tidak bisa diraba,
seperti kebiasaan, cara bercocok tanam, keahlian menciptakan benda, tarian,
musik, dan adat istiadat.
Banyak hasil budaya leluhur yang bisa bertahan sampai sekarang
sehingga kita bisa menelusuri sejarah. Perbedaan letak geografis
dan sejarah peradaban di suatu daerah membuat warisan budaya di
satu tempat berbeda dengan warisan budaya di tempat lain. Budaya
Indonesia dengan sejarah peradaban dan perkembangannya
mengalami banyak pengaruh dari bangsa luar. Mulai dari masa
masuknya para pedagang Tionghoa, India, dan Arab yang membawa
pengaruh agama, seperti Hindu, Budha, dan Islam, hingga sejarah
kolonialisme yang bertahan lebih dari 300 tahun. Hal ini
menimbulkan sebuah akulturasi budaya, yaitu percampuran dua
budaya atau lebih yang membentuk hasil budaya baru tanpa
menghilangkan ciri budaya yang membentuknya.
Pada topik ini, peserta didik diajak untuk mengenal lebih lanjut
budaya daerah setempat dan juga budaya daerah lain yang ada
di sekitar mereka. Diharapkan dengan semakin mengenal budaya
daerah yang merupakan sumber budaya nasional, peserta didik
dapat mengembangkan karakter berkebhinekaan global di mana
mereka dapat menghormati perbedaan dengan tidak menganggap
budaya daerahnya sebagai budaya yang lebih baik dari budaya
daerah lain, tetapi merasa bahwa setiap budaya yang ada di
Indonesia merupakan warisan leluhur yang patut dihargai, dicintai,
dan dilestarikan.
C. GLOSARIUM
Warisan budaya benda: warisan yang kit araba dan lihat.
Warisan budaya tak benda :warisan budaya yang tidak bis akita raba namun bis akita
lihat disekitar kita.
D. DAFTAR PUSTAKA
Angell, Shelomi. 2019. Segala Hal tentang Tanah Airku. Jakarta: Erlangga for
Kids.
Hariana, Arief. 2008. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 2. Jakarta: Penebar
Swadaya.
Hasna, Amira Naura. 2018. Sistem Ekologi. Yogyakarta: Istana Media.
Hemitt, Sally dkk. 2006. Menjelajahi dan Mempelajari Aku dan Tubuhku. Klaten:
Pakar Raya Pakarnya Pustaka.
Heyworth, R.M. 2010. Science Alive! 3. Indonesia: Pearson Education South Asia.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 4.
Malaysia: Marshall Cavendish Education.
Irtanto, Koes dan Putranto Jokohadikusumo. 2010. Sains Kesehatan Masyarakat.
Bandung: PT. Sarana Ilmu Pustaka.
Judith S. Rycus, Ph.D., dan Ronald C. Hughes, Ph.D. 1998. The Field Guide to
Child Welfare Volume III: Child Development and Child Welfare. New York:
Child Welfare League of America Press.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2017. Buku
Siswa Kelas 5 SD Tema Ekosistem. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai