PROGRAM
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
KEKERASAN
SMP SMART AULADI
TAHUN PELAJARAN 2024/2025
SMP SMART AULADI
DINAS PENDIDIKAN KOTA CIREBON
Jalan Merdeka No 63 Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon
A. PENDAHULUAN
Pendidikan yang berkualitas tidak hanya mencakup pencapaian akademik, tetapi juga
pembentukan karakter dan jaminan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari
kekerasan. SMP Smart Auladi sebagai satuan pendidikan yang berkomitmen pada nilai-nilai
luhur pendidikan berupaya untuk mewujudkan sekolah ramah anak, inklusif, dan bebas dari
segala bentuk kekerasan fisik maupun nonfisik.
Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, sekolah menyusun Program Pencegahan
dan Penanganan Kekerasan yang akan dijalankan secara sistematis dan berkelanjutan
selama Tahun Ajaran 2024–2025. Program ini mengacu pada Permendikbudristek No. 46
Tahun 2023 dan regulasi lainnya yang berkaitan dengan perlindungan peserta didik di
lingkungan sekolah.
B. LATAR BELAKANG
Kekerasan di satuan pendidikan, baik secara fisik, verbal, psikologis, seksual, maupun digital,
merupakan masalah serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan emosional,
sosial, dan akademik peserta didik. Fenomena ini sering kali tidak terlihat di permukaan dan
memerlukan perhatian serta pendekatan sistematis dari seluruh warga sekolah.
Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 memberikan panduan yang jelas bagi satuan
pendidikan untuk menyusun dan melaksanakan program pencegahan serta penanganan
kekerasan secara menyeluruh dan menyentuh semua aspek pendidikan. SMP Smart Auladi
menyadari pentingnya menciptakan ruang aman di sekolah, membangun relasi sehat
antarwarga sekolah, dan menumbuhkan budaya saling menghormati.
Oleh karena itu, penyusunan dan pelaksanaan program ini menjadi upaya strategis untuk
menanggulangi serta mencegah segala bentuk kekerasan di sekolah.
C. TUJUAN PROGRAM
1. Menyediakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan bebas kekerasan.
2. Membangun sistem pelaporan dan penanganan kekerasan yang efektif dan terpercaya.
3. Mengedukasi seluruh warga sekolah tentang bentuk, dampak, serta pencegahan
kekerasan.
4. Mengembangkan karakter peserta didik yang memiliki empati, saling menghargai,
dan bertanggung jawab.
5. Meningkatkan keterlibatan orang tua, guru, dan masyarakat dalam menciptakan
budaya sekolah yang sehat dan positif.
D. LANDASAN HUKUM
1. Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan
Kekerasan di Satuan Pendidikan.
2. Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
3. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
4. Peraturan Sekolah SMP Smart Auladi.
E. SASARAN
Seluruh warga sekolah: peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan pihak
terkait lainnya.
F. STRUKTUR TIM PPKS (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan
Sekolah)
No Nama Jabatan Peran
1 Kepala Sekolah Ketua Tim Penanggung jawab utama
2 Guru BK Wakil Ketua Koordinasi penanganan kasus
3 Perwakilan Guru Anggota Pendamping dan edukator
4 Perwakilan Orang Tua Anggota Komunikasi eksternal
5 Perwakilan Siswa Anggota Pelapor dan duta anti kekerasan
(OSIS)
G. BENTUK PROGRAM KEGIATAN
A. PENCEGAHAN
No Program Waktu Penanggung Keterangan
Jawab
1 Sosialisasi anti kekerasan kepada Juli & BK dan OSIS Melalui seminar,
siswa, guru, dan orang tua Januari poster, dan video
2 Penyusunan dan penandatanganan Juli Kepala Sekolah Siswa, guru, dan
Pakta Integritas Anti-Kekerasan & Wali Kelas orang tua
3 Kegiatan Penguatan Profil Pelajar Per Guru & Tema: "Bangun
Pancasila (projek kolaboratif, empati semester Kesiswaan Jiwa dan Raga"
sosial)
4 Pendidikan karakter melalui Harian Wali Kelas Tema: empati, anti-
pembiasaan dan kegiatan literasi bullying
5 Pelatihan guru dan tenaga November Kepala Sekolah Kerja sama dengan
kependidikan tentang deteksi dini psikolog atau LSM
dan penanganan kekerasan
6 Patroli Keamanan Sekolah oleh Mingguan Pembina OSIS Mengawasi titik
Satgas OSIS rawan (toilet,
lorong)
B. PENANGANAN
No Program Waktu Penanggung Keterangan
Jawab
1 Layanan Konseling Rahasia Setiap saat Guru BK Terbuka untuk siswa
yang mengalami
tekanan
2 Pos Pengaduan Kekerasan Aktif sepanjang Tim PPKS Dapat diakses anonim
(offline dan online via tahun
Google Form)
3 Prosedur Tanggap Cepat 1x24 jam Tim PPKS Klarifikasi, mediasi,
Penanganan Kasus setelah laporan rujukan
4 Pendampingan psikologis Sesuai BK & pihak Jika kasus berat
bagi korban kebutuhan profesional
5 Pemberian sanksi dan Sesuai berat Kepala Sekolah Berdasarkan kode etik
rehabilitasi pelaku ringannya & Tim PPKS sekolah
kasus
H. INDIKATOR KEBERHASILAN
Tidak ada laporan kekerasan yang berulang dari pelaku yang sama.
Meningkatnya jumlah laporan positif tentang rasa aman dan nyaman di lingkungan
sekolah (survei tahunan).
Semua warga sekolah memahami SOP pelaporan kekerasan.
Terbentuknya budaya saling menghargai dan empati di kalangan siswa.
Penanganan kasus kekerasan dilakukan secara cepat dan tuntas.
I. PENUTUP
Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di SMP Smart Auladi ini bukan hanya
sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud tanggung jawab moral dan profesional
seluruh warga sekolah terhadap tumbuh kembang anak didik. Keberhasilan program ini
sangat bergantung pada komitmen bersama dan kolaborasi antara pihak sekolah, peserta
didik, orang tua, dan masyarakat.
Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan SMP Smart Auladi dapat menjadi sekolah yang
tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi pelopor lingkungan belajar yang
ramah anak, berkarakter, dan bebas kekerasan.
Cirebon, Juli 2024