MODUL AJAR
Seni Rupa fase E kelas X
Seni Budaya merupakan salah satu
mata pelajaran yang ada di ssekolah SMA ASSA’ADAH
SMA ASSA’ADAH , Kata seni dari
bahasa Sansekerta sani yang Jl. Raya Bungah 01, Bungah-G resik
mempunyai arti persembahan, NSS : 304050115017
pelayanan dan pemberian yang tulus, [ NPSN : 20500659 ]
sehingga selalu dihubungkan dengan
sebuah upacara keagamaan yang NIS : 300140
disebut dengan kesenian. Kata Telp/Fax : 031 3949502
“budaya” juga berasal dari bahasa Website : [Link] sch.i d |email : smadahgresik@[Link]
sansekerta yaitu “buddayah” yang
artinya sesuatu yang terkait dengan
budi dan akal manusia, Jadi,
pengertian seni budaya adalahsegala
hal yang diciptakan oleh manusia MAULIDIYAH,
dengan cara hidup yang berkembang
Guru Seni Budaya
pada suatu kelompok. Yang berarti
Jl. Raya Bungah RT 03b/01
mempunyai unsur keindahan yang
Bungah – Bungah – Gresik 61152
turun temurun dari generasi ke
Email: [Link]. 377@gm [Link]
generasi yang akan datang. seni
Wa : 085708881865
budaya merupakan sebuah keahlian
dalam aktivitas mengekspresikan
ide-ide dan pemikiran estetika.
Termasuk juga untuk mewujudkan
kemampuan dan imajinasi pandangan
dari beberapa benda, karya, ataupun
suasana, yang mampu menghadirkan
rasa indah dan menciptakan
peradaban manusia yang lebih maju,
dikutip dari Harry Sulastianto. SMA ASSA’ADAH
Sumber:
[Link] SAMPURNAN BUNGAH
budaya/ 2021-2022
Nama Penyusun : Maulidiyah, [Link].
Nama Instasi : SMAS
ASSA’ADAH Tahun penyusunan
: 2021-2022
Jenjang sekolah : SMA
Kelas :X
Alokasi waktu : 2 JP ( 2x 40 Menit )
Fase Capaian Pembelajaran ( CP) : Fase E
Domain CP : Elemen Mengalami
Kompetensi Awal : Peserta didik sebelumnya memahami dasar ilmu
seni dan wawasan seni rupa
Beriman
Mandiri
Gotong-royong
Berfikir kritis
Kreatif
1. Fasilitas :
• LCD Projector
• Komputer/laptop
• Printer
• Alat Pengeras suara
• Jaringan Internet
2. Sarana Belajar : Kelas dan Luar Kelas ( Lapangan / Halaman Sekolah )
Peserta didik regular/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan daring (Blended
Learning)
1. Mendefinisikan seni rupa dan eksistensiny a dalam kehidupa n manusia.
2. Menganalisis fungsi seni rupa dalam kehidupan manusia.
3. Pengelo m pok an perkem ba ng an seni rupa berdasarkan masa perke m ban ga nny a (tradisio nal,
modern, kontemporer).
4. Memberi contoh karya-karya seni rupa berdasarkan masa perkembangannya.
Kondisi lingkungan sekitar yang divisualisasikan dalam Gambar Bentuk.
1. Sebutkan hal yang kalian ketahui mengenai seni rupa?
2. Apa kalian bisa menemukan perbedaan dari seni rupa 2Dimensi dengan 3Dimensi? Jelaskan!
3. Apa kalian mengerti tentang fungsi seni rupa? Jelaskan !
Peserta didik menyiapkan alat tulis, kertas dan handphone
Kegiatan Pendahuluan 1. Pendidik memberikan salam
2. Pendidik meminta peserta didik berdoa sebelum pelajaran
3. Pendidik menanyakan kesiapan belajar kepada peserta didik
4. Pendidik mengecek kehadiran peserta didik
5. Pendidik bersama peserta didik mengapresepsi materi
sebelumnya
6. Pendidik menyampaikan Tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti 1. mengidentifikasi topik serta mengatur kelompok diskusi.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran,
menam pilkan gambar yang berhubungan dengan
topik perkem bangan seni rupa berdasarkan
waktu perkembangannya.
• Siswa berkelom pok sesuai dengan topik yang
dipilih.
2. Merencanakan tugas yang akan dipelajari.
• Guru membantu siswa untuk merencanakan tugas
yang akan dipelajari, yaitu memandu mempelajari
topik-topik yang sudah dipilih siswa.
• Guru membagi tiga kelom pok besar siswa terkait
dengan topik Seni Rupa Tradisional, Seni Rupa
Modern, dan Seni Rupa Kontemporer
3. Melaksanakan investigasi.
• Guru menampilkan masing- masing topik
terkait dengan teks eksplanasi.
Siswa melaksanakan investigasi secara berkelom pok berdasa rka n
topik yang sudah ditentukan
4. Menyiapkan laporan akhir.
• Guru memberikan instruksi kepada siswa
untuk menyiapkan laporan akhir atau
menyusun teks eksplanasi berdasarkan topik
yang sudah diinvestigasi.
• Siswa menyusun laporan bedasarkan hasil investigasi.
5. Mempresentasikan laporan akhir.
Guru memandu siswa untuk melaksanakan presentasi laporan
akhir atau hasil menyusun teks eksplanasi secara berkelompok
Penutup 1. Peserta didik menyimpulkan materi
2. Pendidik Bersama peserta didik melakukan refleksi kegiatan
pembelajaran dengan memberikan pertanyaan :
Apa kalian senang dengan pembelajaran hari ini?
Manfaat apa yang kalian dapat dari pembelajran hari ini?
3. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang
aktif dan memberi motifasi untuk lainnya .
4. Pendidik memberikan penguatan kepada peserta didik agar
selalu semangat belajar
5. Pendidik mengajak peserta didik berdoa mengakhiri kegiatan
pembelajran
6. Pendidik menutup kegiatan pembelajaran
1. Diagnostik Kognitif
1 2
1. Pada contoh gambar 1 termasuk seni rupa………….
2. Pada contoh gambar 2 memiliki fungsi…………
3. Bahan apa yang digunakan pada contoh gambar 2……………
4. Apa perbedaan fungsi atau kegunaan dari kedua contoh gambar di atas? jelaskan……
5. Contoh gambar 1 biasa dijumpai di…………
6. Bahan apa yang digunakan pada contoh gambar 1.…………..
7. Contoh gambar 2 biasa dijumpai di ……………
8. Teknik pembuatan pada contoh gambar 1 adalah…………………..
9. Temukan perbedaan pada gambar ke satu dan kedua, Jelaskan !
10. Unsur apa saja yag terdapat pada gambar 1 dan 2 ?..........
2. Formatif
a. Tertulis
• Mengerjakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Lampiran
• Menceritakan secara jujur apa yang dipahami dan tidak dipahami tentang materi di
buku serta alasannya
b. Tidak tertulis
• keberanian dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelompok atau presentasi
• Menghargai perbedaan pendapat orang lain
• Bertanggung jawab menyelesaikan tugas mandiri pantang menyerah
3. Sumatif
Mengerjakan soal di akhir pembelajaran
Setelah kalian mempelajari pengertian, fungsi dan klasifikasi seni rupa berdasarkan
perkembangannya!
Langkah-langkah :
1. Buatlah pada kertas gambar ukuran A3
2. Buatlah peta konsep dengan memilih variasi yang cocok
a. Pohon jaringan
b. Rantai kejadian
c. Peta konsep laba-laba
d. Siklus peta konsep
3. Berilah hiasan dan warna sesuai kreativitas dengan memperhatikan nilai keindahan.
1. Pengayaan :
Bagi siswa sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan melakukan apresiasi
karya seni dengan level teknik yang lebih tinggi
2. Remidial
Bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi pendampingan untuk mengulangi
materi yang tidak dikuasai.
Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD
Nama Kelompok :…………………………………………
………………………………………….
………………………………………….
…………………………………….……
………………………………………….
Kelas :………………………………………....
1. Peserta didik mampu menguraikan pengertian atau definisi Seni Rupa melalui
pendapatnya dengan kalimatnya sendiri.
2. Peserta didik mampu memilah- milah beberapa gambar sesuai dengan fungsinya.
3. Peserta didik mampu membuat mind mapping atau peta konsep mengenai klasifikasi
perkembangan seni rupa sesuai kreatifitas peserta didik.
4. Peserta didik mampu menunjukkan hasil mind mapping atau peta konsep mereka dengan
mempresentasikan alasan membuat mind mapping atau peta konsep tersebut secara lisan.
Dasar Teori
Seni rupa sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita bisa menyaksikan seni rupa
sejak kita bangun dari tidur, melihat ornamen pakaian yang kita kenakan, lukisan yang
terpajang di rumah, desain cangkir yang kita gunakan untuk minum, gambar yang kita lihat
di layar telepon seluler, tayangan di televisi, gedung-gedung di perkotaan, alam yang penuh
warna dan semua yang tampak dalam kehidupan manusia. Dari berbagai benda seni rupa
tersebut dapat membuat perasaan kita tergugah, hampir semua benda, bangunan, pakaian dan
berbagai peralatan dirancang dengan mempertimbangkan nilai- nilai estetika.
Petunjuk Kerja
1. Kerjakan secara berkelompok, dengan masing-masing kelompok berisi 4 anak.
2. Analisis terkait objek pengertian seni rupa, fungsi seni rupa dan klasifikasi seni rupa berdasarkan
perkembangannya !
3. Tuangkan hasil analisis kalian dalam tebel dibawah ini !
Hasil pengamatan
NO ASPEK
PENJELASAN
1. PENGERTIA N SENI RUPA
2. FUNGSI SENI RUPA
3. KLASIFIKASI SENI
RUPA BERDASARKAN
PERKEMBANGANNYA
EVALUASI PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA ASSA’ADAH
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Rupa)
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Seni Rupa Disekitar KIta
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
A. PENILAIAN SIKAP
Aspek Perilaku yang
No Nama Siswa Jumlah Skor Skor Kode
Dinilai
Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
3
4
5
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = nilai sikap tertinggi dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
B. PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Penilaian pada saat Diskusi
Aspek Penilaian
NO Nama Kemampuan Kemampuan
Keaktifan wawasan mengajukan mengeluarkan
pertanyaan Pendapat
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Keaktifan 1. Sangat aktif 5
2. Aktif 4
3. Cukup aktif 3
4. Kurang aktif 2
5. Tidak aktif 1
Wawasan 1. Sangat berwawasan 5
2. Berwawasan 4
3. Cukup berwawasan 3
4. Kurang berwawasan 2
5. Tidak berwawasan 1
Kemampuan 1. Sangat berani bertanya 5
mengajukan 2. Berani bertanya 4
pertanyaan 3. Cukup berani bertanya 3
4. Kurang berani bertanya 2
5. Tidak berani bertanya 1
Kemampuan 1. Sangat berani mengeluarkan pendapat 5
mengeluarkan 2. Berani mengeluarkan pendapat 4
Pendapat 3. Cukup berani mengeluarkan pendapat 3
4. Kurang berani mengeluarkan pendapat 2
5. Tidak berani mengeluarkan pendapat 1
2. Penilaian Hasil Diskusi 1
NO Nama Aspek Penilaian Jumlah Rata
Bentuk Prinsip Teknik Rata
Dasar
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Bentuk Dasar 1. Sangat Benar 5
2. Benar 4
3. Cukup Benar 3
4. Kurang Benar 2
5. Salah 1
Prinsip 1. Sangat Benar 5
2. Benar 4
3. Cukup Benar 3
4. Kurang Benar 2
5. Salah 1
Teknik 1. Sangat Benar 5
2. Benar 4
3. Cukup Benar 3
4. Kurang Benar 2
5. Salah 1
C. PENILAIAN KETERA M PILAN
Penilaian Hasil Diskusi
NO INDIKATOR RUBRIK
1. Kemampuan menjelaskan 1. Penjelasan laporan lengkap 5
Pengertian atau Definisi Seni dan terperinci
Rupa 2. Penjelasan laporan lengkap 4
dan tidak terperinci
3. Penjelasan laporan kurang 3
lengkap
4. Penjelasan laporan tidak 2
lengkap
5. Tidak ada penjelasan 1
2 Kemampuan membuat 1. Laporan berisi pengertian dan 5
Laporan pengertian dan fungsi seni rupa secara
fungsi seni rupa. lengkap
2. Laporan berisi pengertian Seni 4
Rupa secara lengkap
3. Laporan berisi pengertian dan 3
fungsi seni rupa tidak lengkap.
4. Laporan berisi pengertian Seni
2
rupa tidak lengkap.
5. Tidak membuat laporan 1
3. Kemampuan 1. Mempresentasikan dengan 5
mempresentasikan laporan jelas dan lengkap
hasil analisis tentang
pengertian seni rupa, fungsi seni 2. Mempresentasikan dengan 4
rupa dan klasifikasi seni rupa jelas dan tidak lengkap
berdasarkan perkembangannya
3. Mempresentasikan tidak jelas 3
dan lengkap
4. Mempresentasikan tidak jelas 2
dan tidak lengkap
1
5. Tidak mempresentasikan
a. Definisi Seni Rupa
Seni sudah menjadi salah satu bagian dalam kehidupan manusia dari zaman ke zaman,
dari masa pra sejarah hingga sekarang, keberadaan seni sangat melekat dalam setiap
sendi kehidupan dan jiwa manusia sehingga tidak dapat terpisahkan sampai saat ini.
Seni rupa sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita bisa menyaksikan
seni rupa sejak kita bangun dari tidur, melihat ornamen pakaian yang kita kenakan,
lukisan yang terpajang di rumah, desain cangkir yang kita gunakan untuk minum,
gambar yang kita lihat di layar telepon seluler, tayangan di televisi, gedung-gedung
di perkotaan, alam yang penuh warna dan semua yang tampak dalam kehidupan
manusia. Dari berbagai benda seni rupa tersebut dapat membuat perasaan kita tergugah,
hampir semua benda, bangunan, pakaian dan berbagai peralatan dirancang dengan
mempertimbangkan nilai-nilai estetika.
b. Fungsi Seni Rupa dalam Kehidupan Manusia
Fungsi seni rupa sangat beragam, tergantung kepada latar belakang terciptanya karya
seni rupa. Misalnya seni rupa terapan memiliki fungsi untuk memenuhi nilai guna
atau fungsi praktis dalam kehidupan sehari- hari, dan seni murni memiliki fungsi
sebagai sarana kepuasan batin
akan keindahan. Secara umum, seni memiliki banyak fungsi seperti merangsang
masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya, sebagai proses pembelajaran masyarakat
terhadap segala sesuatu, baik nilai- nilai maupun fenomena alam, sebagai penyadaran
terhadap peristiwa, baik sejarah, sosial, politik dan budaya, seni mampu mengisi dan
mempengaruhi zamannya, dan seni sebagai penjaga nilai keindahan dan kemanusiaan
dalam kehidupan masyarakat.
Keberadaan seni rupa menurut Feldman (1967) memiliki 3 fungsi dalam kehidupan
manusia, yaitu:
1. Fungsi Individual, seni digunakan untuk mengungkapan rasa/ emosi dengan
cara memberi tanggapan dan penghayatan seseorang terhadap lingkungannya.
2. Fungsi sosial kemasyarakatan, seni digunakan untuk kepentingan masyarakat
luas seperti untuk penerangan, pendidikan, kesehatan, agama dan sebagainya.
3. Fungsi fisik kebendaan, seni digunakan untuk keindahan di berbagai benda
keperluan manusia: arsitektur, interior bangunan, furnitur, serta benda-benda
pakai lainnya.
c. Klasifikasi Karya Seni Rupa Berdasarkan Waktu Perkembangannya
Seni Rupa Tradisional berkaitan erat dengan khazanah lokal budaya di daerah tertentu.
Sehingga berbagai daerah biasanya memiliki karya Seni Rupa Tradisional yang unik
dan beragam. Karya Seni Rupa Traditional umumnya diwarnai dengan pelambangan
(simbolis), baik dalam bentuk metafora binatang, tumbuhan, bangunan, atau figur
manusia. Simbol tersebut banyak ditemui di candi-candi, motif hias kain tenun,
bahkan perabotan sehari-hari, biasanya bersifat spiritual, religius, dan mitologis.
Seni Rupa Modern mulai menanggalkan pakem-pakem suatu tradisi, dan
mengutamakan eksperimen demi kemajuan seni, yang tergolong dalam Seni Rupa
Modern yaitu Seni Murni (Fine Art) dengan mengutamakan sifat estetikanya. Seni
Rupa Murni terdiri dari Seni Lukis, Seni Patung dan Seni Grafis.
Seni Rupa Kontemporer berkembang pada masa kini, merespons dan
mempresentasikan situasi sosial dan budaya kekinian. Seni Rupa Kontemporer
berorientasi bebas dengan medium yang tidak terbatas, dan dapat menggabungkan
nilai- nilai tradisional dan modernitas. Karya
Seni Rupa Kontemporer berkaitan dengan perkembangan teknologi yang berkembang
di masa kini.
d. Contoh Karya Seni Rupa Berdasarkan Waktu Perkembangannya
Seni Rupa Tradisional:
Gambar 1.1. Ragam Hias Toraja yang diterapkan di kain tenun.
Sumber: Berita Sastra Buday a/Melay u Online (2014)
Gambar 1.2. Anyaman Purun dari Kalimantan sebagai peralatan tradisional.
Sumber: Tokopedia/Native Borneo (2015)
Seni Rupa Modern:
Gambar 1.3. Lukisan Pemandangan karya Wakidi.
Sumber: Indoartnow/Wakidi (1954)
DAFTAR PUSTAKA
Feldman, E. B. (1967). Art as Image and Idea. New Jersey: Prentice-Hall Inc.
Joyce, B. and Weil, M. (2000). Models of Teaching. New Jersey: Prentice- Hal, Inc
Maria, Mia, 2016, Seni Rupa Kita, Yayasan Jakarta Biennale, Jakarta.
[Link]
dan-contoh/
Nama Penyusun : Maulidiyah, [Link].
Nama Instasi : SMAS ASSA’ADAH
Tahun penyusunan : 2021-2022
Jenjang sekolah : SMA
Kelas :X
Alokasi waktu : 2 JP ( 2x 40 Menit )
Fase Capaian Pembelajaran ( CP) : Fase E
Domain CP : Elemen Mengalami, dan merefleksikan.
Kompetensi Awal : Peserta didik sebelumnya memahami dasar ilmu
seni dan wawasan seni rupa
Berfikir kritis
Kreatif
3. Fasilitas :
• LCD Projector
• Komputer/laptop
• Printer
• Alat Pengeras suara
• Jaringan Internet
4. Sarana Belajar : Kelas dan Luar Kelas ( Lapangan / Halaman Sekolah )
Peserta didik regular/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan daring (Blended
Learning)
1. Mendeskripsikan karya seni rupa yang diamati dengan tepat.
2. Menganalisis karya seni rupa menggunakan metode apresiasi seni berdasarkan hasil
pengamatan dengan baik.
3. Menginterpretasi karya seni rupa berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang
dimilikinya.
4. Menilai karya seni rupa berdasarkan kriteria kualitas karya yang telah dipelajarinya.
5. Mempresentasikan hasil pengamatan berdasarkan tahapan pembelajaran kritik dengan
tepat.
6. Menguraikan contoh ruang publikasi karya seni yang ada di lingkungan sekitarnya
Karya seni yang berada pada lingkungan dan direfleksikan melalui kegiatan apresiasi atau
pengamatan suatu karya seni.
1. Ceritakan pengalaman siswa saat menikmati karya!
2. Apa jenis karya yang memberikan dampak bagi diri siswa?
3. Apa yang siswa rasakan ketika melihat karya tersebut? Ceritakan!
4. Menurut siswa, mengapa karya tersebut dapat memberikan dampak bagi diri sendiri dan
lingkungan?
5. Apakah siswa pernah membuat karya?
6. Ceritakan pengalaman siswa saat membuat karya!
7. Apa tujuan siswa membuat karya?
8. Apakah karya yang pernah siswa buat memberikan dampak untuk diri siswa sendiri?
9. Apakah karya yang pernah siswa buat memberikan dampak untuk lingkungan?
10. Menurut siswa, mengapa perlu membuat karya yang dapat berdampak bagi diri sendiri dan
lingkungan?
Peserta didik menyiapkan alat tulis, kertas dan handphone
Kegiatan Pendahuluan 7. Pendidik memberikan salam
8. Pendidik meminta peserta didik berdoa sebelum pelajaran
9. Pendidik menanyakan kesiapan belajar kepada peserta didik
10. Pendidik mengecek kehadiran peserta didik
11. Pendidik bersama peserta didik mengapresepsi materi
sebelumnya
12. Pendidik menyampaikan Tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti Tahap 1 Mengidentifikasikan Topik
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menampilkan
gambar yang berhubungan dengan topik unsur , prinsip,
tempat dan cara mengapresiasi karya dua dimensi.
• Guru membuka diskusi dengan memberikan pertanyaan
pemantik.
• Siswa merespon pertanyaan terbuka dari guru.
• Guru menjelaskan mengenai unsur , prinsip, tempat dan
cara mengapresiasi karya dua dimensi.
• Guru memberikan tugas berupa beberapa gambar karya
seni dua dimensi yang akan diamati.
Tahap 2. Tahap 2 Mengamati karya seni dua dimensi
Siswa mengamati gambar karya seni dua dimensi yang
diberikan guru.
Siswa mencatat unsur, prinsip yang berada pada gambar
karya tersebut.
Tahap 3 Merefleksikan hasil mengamati(presentasi)
• Guru memandu siswa untuk melaksanakan presentasi
hasilpengamatan pada beberapa gambar karya seni dua
dimensi dan menunjuk beberapa siswa sebagai perwakilan.
Tahap 6 Evaluasi
• Guru memandu proses evaluasi yaitu pemberian umpan
balik kepada siswa
Penutup 7. Peserta didik menyimpulkan materi
8. Pendidik Bersama peserta didik melakukan refleksi kegiatan
pembelajaran dengan memberikan pertanyaan :
Apa kalian senang dengan pembelajaran hari ini?
Manfaat apa yang kalian dapat dari pembelajran hari ini?
9. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang
aktif dan memberi motifasi untuk lainnya .
10. Pendidik memberikan penguatan kepada peserta didik agar
selalu semangat belajar
11. Pendidik mengajak peserta didik berdoa mengakhiri kegiatan
pembelajran
12. Pendidik menutup kegiatan pembelajaran
4. Diagnostik Kognitif
1 2
1. Pada gambar bentuk 1 diatas terdapat unsur…………
2. Pada gambar bentuk 2 diatas terdapat unsur……………
3. Teknik yang digunakan pada gambar bentuk diatas adalah.…………..
4. Teknik arsir adalah…………………..
5. Teknik pointilis adalah…………………..
6. Temukan perbedaan pada gambar ke satu dan kedua, Jelaskan !
7. Perbedaan dari bentuk kubistis dengan bentuk bebas adalah…………
8. Bentuk silindris adalah……………
5. Formatif
c. Tertulis
• Mengerjakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Lampiran
• Menceritakan secara jujur apa yang dipahami dan tidak dipahami tentang materi di
buku serta alasannya
d. Tidak tertulis
• keberanian dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelompok atau presentasi
• Menghargai perbedaan pendapat orang lain
• Bertanggung jawab menyelesaikan tugas mandiri pantang menyerah
6. Sumatif
Mengerjakan soal di akhir pembelajaran
Setelah kalian mempelajari unsur , prinsip, tempat dan cara mengapresiasi karya dua
dimensi, sekarang saatnya kalian mencoba membuat peta konsep lengkap dengan
komponen-komponen nya !
Langkah-langkah :
1. Buatlah pada kertas gambar ukuran A3
2. Buatlah peta konsep dengan memilih variasi yang cocok
a. Pohon jaringan
b. Rantai kejadian
c. Peta konsep laba-laba
d. Siklus peta konsep
3. Berilah hiasan dan warna sesuai kreativitas dengan memperhatikan nilai keindahan.
3. Pengayaan :
Bagi siswa sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan melakukan apresiasi
karya seni dengan level teknik yang lebih tinggi
4. Remidial
Bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi pendampingan untuk mengulangi
materi yang tidak dikuasai.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) I
Nama Siswa : ……………………………………
Kelas : ……………………………………
Tema : ……………………………………
Kegiatan Pembelajaran
1. Cari minimal 3 karya seni visual dari beberapa seniman
2. Buat dan Isi tabel di bawah ini sesuai dengan karya seni yang
didapatkan
Mendeskripsikan dan Menganalisis Karya Seni
Aspek Pertanyaan Hasil Pengamatan
1. Mengidentifikasi • Figur apa yang kamu ...................................
isi atau subjek lihat? ...................................
pada karya seni • Tentang apa gambar ...................................
yang kamu lihat? ...................................
2. Mengenal teknik • Apa bahan yang ...................................
dan media digunakan seniman? ...................................
• Bagaimana cara/teknik ...................................
menggunakannya? ...................................
3. Mengidentifikasi • Apakah obyek yang ...................................
unsur seni rupa terlihat? ...................................
• Apakah bentuk yang ...................................
terlihat? ...................................
4. Mengenal • Apakah keunikan karya ...................................
keunikan dan ini dibandingkan dengan ...................................
gaya seniman seniman lain ...................................
• Bagaimana gayanya ...................................
5. Mencari • Pesan apa yang ...................................
makna seni dan disampaikan karya ...................................
menemukan tersebut? ...................................
penafsiran
6. Mengidentifikasi • Apa yang kamu pikirkan ...................................
konteks mengenai latar belakan g ...................................
munculnya karya ini? ...................................
Sumber: Diadaptasi dari Wachowiak dan Clements (1993: 149)
EVALUASI PEMBEL AJARAN
Sekolah : SMA ASSA’ADAH
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Rupa)
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Mengamati Dan Mendeskripsikan
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
D. PENILAIAN SIKAP
Aspek Perilaku yang
Kode
No Nama Siswa Dinilai Jumlah Skor Skor
Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
3
4
5
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = nilai sikap tertinggi dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
E. PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Penilaian pada saat Diskusi
Aspek Penilaian
NO Nama Kemampuan Kemampuan
Keaktifan wawasan mengajukan mengeluarkan
pertanyaan Pendapat
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Keaktifan 6. Sangat aktif 5
7. Aktif 4
8. Cukup aktif 3
9. Kurang aktif 2
10. Tidak aktif 1
Wawasan 6. Sangat berwawasan 5
7. Berwawasan 4
8. Cukup berwawasan 3
9. Kurang berwawasan 2
10. Tidak berwawasan 1
Kemampuan 6. Sangat berani bertanya 5
mengajukan 7. Berani bertanya 4
pertanyaan 8. Cukup berani bertanya 3
9. Kurang berani bertanya 2
10. Tidak berani bertanya 1
Kemampuan 6. Sangat berani mengeluarkan pendapat 5
mengeluarkan 7. Berani mengeluarkan pendapat 4
Pendapat 8. Cukup berani mengeluarkan pendapat 3
9. Kurang berani mengeluarkan pendapat 2
10. Tidak berani mengeluarkan pendapat 1
2. Penilaian Hasil Diskusi 1
NO Nama Aspek Penilaian Jumlah Rata
Bentuk Prinsip Teknik Rata
Dasar
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Bentuk Dasar 6. Sangat Benar 5
7. Benar 4
8. Cukup Benar 3
9. Kurang Benar 2
10. Salah 1
Prinsip 6. Sangat Benar 5
7. Benar 4
8. Cukup Benar 3
9. Kurang Benar 2
10. Salah 1
Teknik 6. Sangat Benar 5
7. Benar 4
8. Cukup Benar 3
9. Kurang Benar 2
10. Salah 1
F. PENILAIAN KETERA M PILAN
Penilaian Hasil Diskusi
NO INDIKATOR RUBRIK
1. Kemampuan menceritakan 6. Penjelasan secara lengkap 5
pengalaman mengamati dan terperinci
karya seni rupa 7. Penjelasan secara lengkap 4
dan tidak terperinci
8. Penjelasan secara kurang 3
lengkap
9. Penjelasan secara tidak 2
lengkap
10. Tidak ada penjelasan 1
2 Kemampuan 6. Laporan berisi unsur, prinsip 5
mendeskripsikan dan dan media secara lengkap
menganalisis karya seni rupa. 7. Laporan berisi unsur, dan 4
prinsip secara lengkap
8. Laporan berisi unsur, prinsip 3
dan media tidak lengkap.
9. Laporan berisi unsur, dan 2
prinsip tidak lengkap.
10. Tidak membuat laporan 1
3. Kemampuan 6. Mempresentasikan dengan 5
mempresentasikan laporan jelas dan lengkap
hasil menganalisis karya seni 7. Mempresentasikan dengan 4
rupa jelas dan tidak lengkap
8. Mempresentasikan tidak jelas 3
dan lengkap
9. Mempresentasikan tidak jelas 2
dan tidak lengkap
10. Tidak mempresentasikan 1
a. Pengalaman Mengamati Karya Seni Rupa
Semua orang tentu memiliki pengalaman dalam mengamati karya seni
dalam kehidupannya. Berdasarkan pengalaman tersebut, setiap orang mendapatkan
pembelajaran dari karya yang diamatinya.
Pada sesi ini siswa diajak untuk menceritakan pengalaman masing-
masing dalam bentuk diskusi tentang pengamatan karya yang pernah dirasa
memberikan dampak bagi diri sendiri maupun lingkungannya.
b. Mendeskripsikan dan Menganalisis Karya Seni Rupa
Guru memberikan materi kepada siswa terkait cara mendeskripsikan dan
menganalisis karya seni. Untuk itu, siswa diperkenalkan dengan metode kritik
seni dalam mendeskripsikan karya yang diapresiasi.
Mendeskripsikan karya seni rupa
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mendeskripsikan karya seni adalah:
• Medium yang digunakan (teknik dan bahan), contoh: Jika siswa melihat sebuah
lukisan kanvas yang menggunakan cat minyak, maka teknik yang digunakan adalah
melukis dan bahannya adalah cat minyak dan kanvas.
• Unsur karya (obyek yang terlihat, warna-warna yang nampak,
bentuk yang terlihat).
Gambar 2.1. Unsur - unsur dalam karya seni
karya koleksi [Link] (2020)
c. Tempat Mengapresiasi Karya Seni Rupa :
Galeri
Galeri adalah ruang untuk menampilkan karya seni dalam bentuk pameran, biasanya galeri
dikelola secara komersial yang bertujuan untuk menjual karya seni.
Museum
Ruang untuk menyim pan, merawat, merestorasi benda-benda bersejarah dan berfungsi sebagai
tempat publik untuk mengakses karya seni secara edukatif.
• Museum Publik: Museum yang dikelola oleh pemerintah dan terbuka
untuk public.
• Museum Privat: Museum yang dimiliki oleh individu tertentu atau
sebuah perusahaan swasta.
Ruang Publik
Tempat-tempat umum seperti jalanan, taman, dan gedung-gedung yang
digunakan oleh masyarakat luas. Misalnya: patung-patung di taman, mural, graff
iti, dsb.
Ruang Alternatif
Ruang yang digunakan oleh komunitas seni rupa untuk berkumpul,
berbagai pengetahuan dan memamerkan karya seni.
Ruang Virtual
Disajikan dalam bentuk virtual di platform tertentu, misalnya: Website,
Instagram, dsb.
d. Cara Mengapresiasi Karya Seni Rupa
Berbagai cara dapat dilakukan dalam mengapresiasi karya seni rupa di
pameran, contoh:
1. Berbicara langsung dengan seniman/kurator/pemandu pameran.
2. Mengikuti tur galeri dan mendengarkan penjelasan atau membaca
penjelasan dari setiap karya seni yang dipamerkan.
3. Tidak menyentuh karya kecuali diperkenankan.
4. Mematuhi peraturan yang diberlakukan di ruang pameran. Di setiap ruang
pameran, tentu saja memiliki peraturan yang berbeda-beda. Sebagai contoh
peraturan atau tata tertib yang diberlakukan di Galeri Nasional Indonesia:
Gambar 2.2. Tata Tertib Galeri Seni
karya koleksi [Link]
(2020)
• Dilarang merokok
• Dilarang menyentuh karya
• Dilarang memakai jaket
• Dilarang membawa tas
• Dilarang memakai topi dan kacamata hitam
• Dilarang membawa hewan
• Dilarang menggunakan flash kamera
• Dilarang membawa makanan/minuman
• Dilarang menggunakan flash kamera handphone
• Dilarang menggunakan tongsis/self ie stick
• Dilarang membuang sampah
• Dilarang berisik
1. Membagikan wawasan dan apresiasi dalam berbagai bentuk (contoh: media
sosial)
2. Contoh dampak karya seni bagi diri sendiri dan lingkungannya, contoh:
• Memiliki muatan emosional/spiritual
• Memberikan nilai keindahan dan kepuasan tersendiri
• Memberikan dampak psikologis (contoh: salah satu bentuk
terapi) dan kesenangan hati
• Meningkatkan dan mengasah kreativitas dan daya imajinasi
• Melepas penat dan coping stress
Pemaparan contoh karya seni yang berdampak untuk diri sendiri dan lingkungan.
Gambar 2.3. Pemaparan contoh karya seni yang berdampak untuk diri sendiri dan
lingkungan
Sumber: Indoartnow/Pameran Titik Temu (2018)
DAFTAR PUSTAKA
Baret, T. (1994). Critizing Art, Understanding the Contemporary.
California: Mayfield Publishing Company
Feldman, E. B. (1967). Art as Image and Idea. New Jersey: Prentice-Hall Inc.
Sobandi, B. (2007). Model Pembelajaran Kritik dan Apresiasi Seni Rupa.
Solo: Maulana Offset.
Maria, Mia dan JJ Adibrata. (2015), Buku Seni Rupa Kita. Jakarta: Yayasan Jakarta Biennale.
Cipta, Angga. 2015. ”Edukasi Publik Jakarta Biennale”, Seni Rupa Kita, 29 November 2015.
<https:://[Link]/acip/docs/buku-seni-rupa- kita-fa/>
Pengajarku. 2020. “Apresiasi Seni Rupa”, 17 Desember 2020. <https:// [Link]/apresiasi-seni-
rupa/>
Nama Penyusun : Maulidiyah, [Link].
Nama Instasi : SMAS
ASSA’ADAH Tahun penyusunan :
2021-2022 Jenjang sekolah :
SMA
Kelas :X
Alokasi waktu : 2 JP ( 2x 40 Menit )
Fase Capaian Pembelajaran ( CP) : Fase E
Domain CP : Elemen Mengalami, menciptakan, merefleksikan berpikir
dan bekerja artistik.
Kompetensi Awal : Peserta didik sebelumnya memahami unsur,
prinsip seni rupa dua dimensi.
Berfikir kritis
Kreatif
5. Fasilitas :
• LCD Projector
• Komputer/laptop
• Printer
• Alat Pengeras suara
• Jaringan Internet
6. Sarana Belajar : Kelas dan Luar Kelas ( Lapangan / Halaman Sekolah )
Peserta didik regular/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan daring (Blended
Learning)
7. Mendeskripsikan karya seni rupa yang diamati dengan tepat.
8. Menganalisis karya seni rupa dua dimensi dengan baik.
9. Menentukan media, bahan dan teknik sebelum membuat karya seni dua dimensi.
10. Membuat karya seni dua dimensi.
11. Mempresentasikan hasil karya seni dua dimensi.
Membuat karya seni dua dimensi sesuai dengan media, bahan dan teknik yang diinginkan.
1. Apa yang dimaksud dengan karya dua dimensi?
2. Adakah yang bisa memberikan contoh karya seni rupa dua dimensi ?
3. Apakah fungsi dari karya seni dua dimensi?
4. Apa saja unsur seni yang dipakai pada karya dua dimensi?
5. Apa saja bahan yang bisa digunakan dalam berkarya dua dimensi?
6. Sebutkan karya dua dimensi yang ada di kota tempat tinggal siswa?
7. Contoh: ragam hias batik, lukisan, mural, dll.
8. Teknik apa yang digunakan pada karya tersebut?
9. Contoh: batik cap menggunakan teknik cap dengan pewarna alami
10. Sebutkan bahan dan alat yang digunakan pada teknik tersebut? Apakah termasuk bahan baku
alam atau bahan sintetis?
Peserta didik menyiapkan alat tulis, kertas dan handphone
Kegiatan Pendahuluan 13. Pendidik memberikan salam
14. Pendidik meminta peserta didik berdoa sebelum pelajaran
15. Pendidik menanyakan kesiapan belajar kepada peserta didik
16. Pendidik mengecek kehadiran peserta didik
17. Pendidik bersama peserta didik mengapresepsi materi
sebelumnya
18. Pendidik menyampaikan Tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti Tahap 1 Mengidentifikasikan Topik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran,
menampilkan gambar yang berhubungan
dengan topik fungsi, unsur dan ragam
karya dua dimensi.
Guru membuka diskusi dengan memberikan pertanyaan
pemantik.
Siswa merespon pertanyaan terbuka dari guru.
Guru menjelaskan mengenai fungsi, unsur
dan ragam karya dua dimensi dengan alat
peraga.
Guru mengatur siswa ke dalam beberapa
kelompok diskusi yang terdiri dari 3-5
orang/kelompok dengan topik diskusi
seputar kebudayaan lokal.
Tahap 2. Tahap 2 Demonstrasi Teknik
Guru memandu dengan memberikan contoh
teknik berkarya dengan menggunak a n
beberapa bahan, sebagai contoh: Teknik
Opaque dengan media cat minyak atau cat
akrilik dan Teknik Aquarel dengan media cat
air atau Gouache.
Siswa melaksanakan demonstrasi yang
diberikan oleh guru
Tahap 3 Observasi Alat dan Bahan
Guru memberikan instruksi kepada siswa
untuk melakukan observasi bahan dan alat
yang ada di sekitar siswa (kegiatan ini bisa
dilakukan sebagai pekerjaan rumah yang
kemudian dilanjutkan di sekolah pada
pertemuan selanjutnya).
Tahap 4 Eksperimen Teknik dengan Bahan
Temuan
Guru memberikan instruksi kepada siswa
untuk menyiapkan bahan dan alat untuk
membuat karya dua dimensi dengan bahan
temuan.
Siswa melakukan eksperimen pembuatan
karya dengan teknik dengan bahan
temuan.
Tahap 5 Presentasi Hasil Karya
Guru memandu siswa untuk melaksanakan presentasi
hasil karya yang sudah dibuat berdasarkan laporan hasil
eksperimen dengan menunjuk beberapa siswa sebagai
perwakilan.
Tahap 6 Evaluasi
Guru memandu proses evaluasi yaitu pemberian umpan
balik kepada siswa
Penutup 13. Peserta didik menyimpulkan materi
14. Pendidik Bersama peserta didik melakukan refleksi
kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan :
Apa kalian senang dengan pembelajaran hari ini?
Manfaat apa yang kalian dapat dari pembelajran hari ini?
15. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang
aktif dan memberi motifasi untuk lainnya .
16. Pendidik memberikan penguatan kepada peserta didik agar
selalu semangat belajar
17. Pendidik mengajak peserta didik berdoa mengakhiri
kegiatan pembelajran
18. Pendidik menutup kegiatan pembelajaran
7. Diagnostik Kognitif
1 2
1. Pada gambar 1 terdapat unsur………….
2. Pada gambar 2 terdapat unsur............
3. Pada gambar 1 menggunakan bentuk dasar…………
4. Pada gambar 2 menggunakan bentuk dasar……………
5. Pada gambar 1 terdapat prinsip apa saja…………
6. Pada gambar 2 terdapat prinsip apa saja ……………
7. Teknik yang digunakan pada gambar 1 adalah.…………..
8. media yang digunakan pada gambar 2 adalah …………………..
9. Pada gambar 1 menggunakan warna............
10. Pada gambar 2 menggunakan warna............
8. Formatif
e. Tertulis
• Mengerjakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Lampiran
• Menceritakan secara jujur apa yang dipahami dan tidak dipahami tentang materi di
buku serta alasannya
f. Tidak tertulis
• keberanian dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelompok atau presentasi
• Menghargai perbedaan pendapat orang lain
• Bertanggung jawab menyelesaikan tugas mandiri pantang menyerah
9. Sumatif
Mengerjakan soal di akhir pembelajaran
Setelah kalian mempelajari definisi, unsur, ragam karya seni, bahan dan teknik pembuatan
karya seni dua dimensi, sekarang saatnya kalian mencoba membuat peta konsep lengkap
dengan komponen-komponen nya !
Langkah-langkah :
1. Buatlah pada kertas gambar ukuran A3
2. Buatlah peta konsep dengan memilih variasi yang cocok
a. Pohon jaringan
b. Rantai kejadian
c. Peta konsep laba-laba
d. Siklus peta konsep
3. Berilah hiasan dan warna sesuai kreativitas dengan memperhatikan nilai keindahan.
5. Pengayaan :
Bagi siswa sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan melakukan apresiasi
karya seni dengan level teknik yang lebih tinggi
6. Remidial
Bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi pendampingan untuk mengulangi
materi yang tidak dikuasai.
Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD I
Nama Siswa : ......................................................
Kelas : ......................................................
Tema : ......................................................
Mencari Potensi Bahan Yang Ada Di Sekitar
Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
1. Hasil bumi apa yang paling banyak ............................................
dihasilkan di kota tempat tinggal kamu? ............................................
2. Mata pencaharian seperti apa yang ............................................
paling banyak di daerah tempat tinggal ............................................
kamu? ............................................
3. Potensi seni apa yang paling khas di ............................................
daerah tempat tinggal kamu? ............................................
4. Adakah limbah aman yang dapat diolah ...........................................
dan dikembangkan menjadi media ...........................................
berkarya? ...........................................
5. Sesuai pengamatan lingkunganmu, bahan ...........................................
apa sajakah yang paling memungkinkan ...........................................
digunakan sebagai bahan utama ataupun ...........................................
bahan penunjang terkait dengan teknik yang ...........................................
sudah dipelajari (teknik lukis ...........................................
Opaque & Aquarel)? ...........................................
6. Bahan temuan apa yang kamu pilih untuk ............................................
membuat karya dua dimensi ? ...........................................
Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD II
Nama Siswa : ……………………………………
Kelas : ……………………………………
Tema : ……………………………………
Buatlah karya dua dimensi dengan ketentuan berikut:
1. Buat dua karya lukis yang menggunakan teknik yang sudah dipelajari,
sebagai contoh teknik Opaque dan teknik Aquarel.
2. Menentukan objek yang akan dipakai di dalam karya, boleh berupa objek
benda mati/suasana/hewan/tumbuhan.
3. Karya dibuat dalam ukuran minimal A4 (21 cm X 29,7 cm).
4. Bahan yang digunakan adalah hasil bahan temuan yang ada di
lingkungan sekitar.
Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD III
Nama Siswa : ……………………………………
Kelas : ……………………………………
Tema : ……………………………………
Mengenal hasil eksperimen bahan karya dua dimensi
No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa yang kamu temukan di sekitarmu
sebagai bahan dan alat alternatif ?
2. Apa kesulitan yang dihadapi kamu ketika
membuat eksperimen dari alat dan bahan
yang ditemukan tersebut?
3. Potensi apa yang kamu temukan dari
bahan dan alat tersebut?
4. Menurut kalian apa yang perlu dievaluasi
dari proses tersebut? dari segi alat
maupun bahan yang digunakan.
5. Menurut kalian teknik lukis apa yang
paling efektif untuk diaplikasikan ke
dalam bahan dan alat tersebut?
EVALUASI PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA ASSA’ADAH
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Rupa)
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Pengenalan Bahan dan Aneka Teknik
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
G. PENILAIAN SIKAP
Aspek Perilaku
Kode
No Nama Siswa yang Jumlah Skor Skor
Sikap Nilai
Dinilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... .. ... ... ... ... ...
.
3
4
5
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = nilai sikap tertinggi dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
H. PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Penilaian pada saat Diskusi
Aspek Penilaian
NO Nama Kemampuan Kemampuan
Keaktifan wawasan mengajukan mengeluarkan
pertanyaan Pendapat
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Keaktifan 11. Sangat aktif 5
12. Aktif 4
13. Cukup aktif 3
14. Kurang aktif 2
15. Tidak aktif 1
Wawasan 11. Sangat berwawasan 5
12. Berwawasan 4
13. Cukup berwawasan 3
14. Kurang berwawasan 2
15. Tidak berwawasan 1
Kemampuan 11. Sangat berani bertanya 5
mengajukan 12. Berani bertanya 4
pertanyaan 13. Cukup berani bertanya 3
14. Kurang berani bertanya 2
15. Tidak berani bertanya 1
Kemampuan 11. Sangat berani mengeluarkan pendapat 5
mengeluarkan 12. Berani mengeluarkan pendapat 4
Pendapat 13. Cukup berani mengeluarkan pendapat 3
14. Kurang berani mengeluarkan pendapat 2
15. Tidak berani mengeluarkan pendapat 1
2. Penilaian Hasil Diskusi 1
NO Nama Aspek Penilaian Jumlah Rata
Bentuk Prinsip Teknik Rata
Dasar
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Bentuk Dasar 11. Sangat Benar 5
12. Benar 4
13. Cukup Benar 3
14. Kurang Benar 2
15. Salah 1
Prinsip 11. Sangat Benar 5
12. Benar 4
13. Cukup Benar 3
14. Kurang Benar 2
15. Salah 1
Teknik 11. Sangat Benar 5
12. Benar 4
13. Cukup Benar 3
14. Kurang Benar 2
15. Salah 1
I. PENILAIAN KETERAM PILAN
Penilaian Hasil Diskusi
NO INDIKATOR RUBRIK
1. Kemampuan menjelaskan 11. Penjelasan laporan lengkap 5
Definisi, unsur, ragam, dan terperinci
bahan, dan alat dalam 12. Penjelasan laporan lengkap 4
berkarya seni rupa dua dan tidak terperinci
dimensi 13. Penjelasan laporan kurang 3
lengkap
14. Penjelasan laporan tidak 2
lengkap
15. Tidak ada penjelasan 1
2 Kemampuan membuat 11. Laporan berisi Definisi, unsur, 5
laporan Definisi, unsur, ragam, bahan, dan alat dalam
ragam, bahan, dan alat berkarya seni rupa dua
dalam berkarya seni rupa dimensi secara lengkap
dua dimensi - 12. Laporan berisi Definisi, unsur, 4
dan ragam karya seni rupa
dua dimensi secara lengkap
13. Laporan berisi Definisi, unsur, 3
ragam, bahan, dan alat dalam
berkarya seni rupa dua
dimensi tidak lengkap.
14. Laporan berisi Definisi, unsur, 2
dan ragam karya seni rupa
dua dimensi tidak lengkap.
15. Tidak membuat laporan 1
3. Kemampuan 11. Mempresentasikan dengan 5
mempresentasikan laporan jelas dan lengkap
hasil analisis tentang 12. Mempresentasikan dengan 4
Definisi, unsur, ragam, jelas dan tidak lengkap
bahan, dan alat dalam 13. Mempresentasikan tidak jelas 3
berkarya seni rupa dua
dan lengkap
dimensi
14. Mempresentasikan tidak jelas 2
dan tidak lengkap
15. Tidak mempresentasikan 1
a. Definisi, Fungsi, Unsur dan Ragam Karya Dua Dimensi
definisi, fungsi, unsur dan ragam karya dua dimensi dengan alat peraga yang berisi:
1. Definisi Karya Dua Dimensi
Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni yang memiliki dua
ukuran atau dua sisi. Karya seni ini hanya memiliki panjang dan lebar saja,
tanpa dimensi ketiga yaitu ruang.
2. Fungsi Karya Dua Dimensi
Fungsi karya dua dimensi yaitu sebagai elemen estetik pada
permukaan datar. Sebagai bentuk rupa yang mudah dibuat dari segi
media dan teknis karena hanya perlu mengisi bidang panjang dan lebar
saja.
3. Unsur Fisik Seni Rupa Dua Dimensi
Seni rupa dua dimensi berasal dari berbagai unsur pembentuk
kesatuan yang diolah sedemikian rupa oleh perupa atau desainer. Unsur
tersebut adalah:
• Garis
• Bidang
• Ruang
• Tekstur
• Gelap-Terang
• Warna
• Ragam Teknik Berkarya Dua Dimensi
Beberapa macam teknik dalam membuat karya dua dimensi
diantaranya:
• Teknik gambar
• Teknik cetak/grafis
• Teknik lukis
• Teknik kolase
• Teknik fotografi
• Teknik media campuran (mixed media)
• Teknik ragam hias
Ga mbar 3.1. Teknik Ga mbar
Ga mbar 3.2. Teknik cetak/grafis
Gambar 3.3. Teknik lukis Gambar 3.4. Teknik kolase
Karya koleksi [Link] (20
Gambar 3.5. Teknik fotografi
Ga mbar 3.6. Teknik media ca mpuran
Ga mba r 3.6. Tekni k Ra ga m Hi a s
Karya koleksi [Link] (2020)
Teknik Opaque atau teknik plakat merupakan teknik yang menggunakan sapuan
dan paduan warna yang tebal atau menutup latar belakang obyeknya.
Gambar 3.8. Lukisan dengan teknik Opaque
Karya koleksi [Link] (2020)
Teknik Aquarel atau teknik transparan merupakan teknik yang digunakan baik
dalam menggambar maupun melukis dengan sapuan dan paduan warna yang tipis,
transparan, dan tembus pandang.
Gambar 3.9. Lukisan dengan teknik Aquarel
Karya koleksi [Link] (2020)
b. Bahan dan Alat Dalam Karya Dua Dimensi
b.1. Bahan yang digunakan dalam karya dua dimensi:
Bahan terdiri dari dua kriteria yaitu bahan utama atau disebut medium,dan ke dua
yaitu bahan penunjang yakni bahan yang mendukung medium utamanya. Sebagai
contoh, dalam karya seni lukis, kanvas dan cat merupakan bahan utama pada
lukisan, kemudian kayu dan paku sebagai bahan penunjang. Kayu digunakan
sebagai bingkai
yang mengikat bentang kanvas atau biasa disebut dengan spanram (stretch board).
Bahan untuk berkarya dua dimensi dikategorikan menjadi bahan alami
dan bahan sintetis:
• Bahan baku alami merupakan material yang bahan dasarnya berasal dari
alam dan diolah tanpa proses kimiawi, contohnya adalah pewarna alami.
• Bahan sintetis adalah bahan alam yang telah diolah melalui proses industri atau
pabrikasi tertentu sehingga menjadi bahan baru yang memiliki sifat dan karakter
khusus, contohnya adalah cat.
Bahan untuk berkarya dua dimensi juga dikategorikan berdasarkan sifat
materialnya bahan lunak, bahan cair dan bahan padat.
b.2. Peralatan Dalam Karya Dua Dimensi
Peralatan yang digunakan dalam karya dua dimensi dikenal dengan beberapa kategori
yaitu alat untuk menggambar, membentuk, mewarnai, mencetak (melipatgandakan),
memotong, mengukur, dan sebagainya.
DAFTAR PUSTAKA
Baret, T. (1994). Critizing Art, Understanding the Contemporary.
California: Mayfield Publishing Company
Feldman, E. B. (1967). Art as Image and Idea. New Jersey: Prentice-Hall Inc.
Sobandi, B. (2007). Model Pembelajaran Kritik dan Apresiasi Seni Rupa.
Solo: Maulana Offset.
Maria, Mia dan JJ Adibrata. (2015), Buku Seni Rupa Kita. Jakarta: Yayasan Jakarta Biennale.
Cipta, Angga. 2015. ”Edukasi Publik Jakarta Biennale”, Seni Rupa Kita, 29 November 2015.
<https:://[Link]/acip/docs/buku-seni-rupa- kita-fa/>
Pengajarku. 2020. “Apresiasi Seni Rupa”, 17 Desember 2020. <https:// [Link]/apresiasi -
seni-rupa/>
Nama Penyusun : Maulidiyah, [Link].
Nama Instasi : SMAS ASSA’ADAH
Tahun penyusunan : 2021-2022
Jenjang sekolah : SMA
Kelas :X
Alokasi waktu : 2 JP ( 2x 40 Menit )
Fase Capaian Pembelajaran ( CP) : Fase E
Domain CP : Elemen Mengalami, menciptakan, berpikir dan bekerja
artistik
Kompetensi Awal : Peserta didik sebelumnya memahami unsur-unsur
dan prinsip-prinsip karya seni rupa.
Berfikir kritis
Kreatif
7. Fasilitas :
• LCD Projector
• Komputer/laptop
• Printer
• Alat Pengeras suara
• Jaringan Internet
8. Sarana Belajar : Kelas dan Luar Kelas ( Lapangan / Halaman Sekolah )
Peserta didik regular/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan daring (Blended
Learning)
5. Mengkonsepsikan eksplorasi dan eksperimentasi dalam berkarya seni rupa.
6. Memilih aktivitas untuk mengenal alat, teknik, proses dan teknologi yang
akan dipakai dalam berkarya.
Peserta didik memahami unsur-unsur dan prinsip-prinsip karya seni rupa.
1. Apakah komponen warna yang menguatkan emosi sedih dan dingin?
2. Apakah komponen warna yang menguatkan emosi semangat dan marah?
3. Keterangan mengenai warna dapat dilengkapi dari hasil pencarian bersama dalam
kelompok.
Peserta didik menyiapkan alat tulis, kertas dan handphone
Kegiatan Pendahuluan 19. Pendidik memberikan salam
20. Pendidik meminta peserta didik berdoa sebelum pelajaran
21. Pendidik menanyakan kesiapan belajar kepada peserta didik
22. Pendidik mengecek kehadiran peserta didik
23. Pendidik bersama peserta didik mengapresepsi materi
sebelumnya
24. Pendidik menyampaikan Tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti Kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran
investigasi kelompok dengan tahapan:
1. Tahap 1 :
• mengidentifikasi topik serta mengatur ke dalam
kelompok berdiskusi. Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran, menampilkan gambar yang berhubungan
dengan topik kesetaraan, potensi diri serta konsep
bereksplorasi dan bereksperimentasi.
• Siswa berkelompok sesuai dengan arahan kegiatan yang
dilakukan.
2. Tahap 2 :
• merencanakan tugas yang akan dipelajari. Guru
membantu siswa untuk merencanakan tugas yang akan
dipelajari, yaitu memandu mempelajari topik-topik
diskusi dan alternatif kegiatan yang sudah dipilih untuk
dilakukan oleh siswa.
• Guru membagi siswa ke dalam kelompok untuk
melakukan diskusi kelompok dengan alternatif kegiatan
yang telah dicontohkan.
3. Tahap 3 :
• melaksanakan investigasi. Guru menampilkan masing-
masing topik terkait dengan teks eksplanasi.
• siswa melaksanakan investigasi secara berkelom pok
berdasarkan topik yang sudah ditentukan.
4. Tahap 4 :
• menyiapkan laporan akhir. Guru memberikan instruksi
kepada siswa untuk menyiapkan laporan akhir atau
menyusun teks eksplanasi berdasarkan topik yang sudah
diinvestigasi.
• Siswa Menyusun laporan berdasarkan hasil investigasi.
5. Tahap 5 :
• mempresentasikan laporan akhir. Guru memandu siswa
untuk melaksanakan presentasi laporan akhir atau hasil
menyusun teks eksplanasi secara berkelom pok.
6. Tahap 6 :
• evaluasi. Guru memandu proses evaluasi yaitu pemberian
umpan balik antar kelompok.
7.
Penutup 19. Peserta didik menyimpulkan materi
20. Pendidik Bersama peserta didik melakukan refleksi kegiatan
pembelajaran dengan memberikan pertanyaan :
Apa kalian senang dengan pembelajaran hari ini?
Manfaat apa yang kalian dapat dari pembelajran hari ini?
21. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang
aktif dan memberi motifasi untuk lainnya .
22. Pendidik memberikan penguatan kepada peserta didik agar
selalu semangat belajar
23. Pendidik mengajak peserta didik berdoa mengakhiri kegiatan
pembelajran
24. Pendidik menutup kegiatan pembelajaran
10. Diagnostik Kognitif
1. Karya gambar yang kalian buat termasuk pada fungsi seni rupa…..?
2. Teknik apa yang kalian gunakan dalam menggambar karya seni tersebut.........
3. Jelaskan unsur yang terdapat pada hasil gambar kalian……………
4. Hasil gabungan dari unsur titik adalah…………
5. Bahan apa yang kalian gunakan dalam membuat karya gambar tersebut……………
6. Alat apa saja yang kalian gunakan dalam menggambar karya seni rupa tersebut.…………..
7. Konsep apa yang kalian gunakan dalam menggambar karya seni
tersebut…………………..
8. Dalam menggambar karya seni rupa ini, apa yang kalian eksperimenkan.....?
9. Apa yang kalian ketahui mengenai menggambar mandala......
10. Buatlah sketsa mandala yang akan kalian buat.
11. Formatif
g. Tertulis
• Mengerjakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Lampiran
• Menceritakan secara jujur apa yang dipahami dan tidak dipahami tentang materi di
buku serta alasannya
h. Tidak tertulis
• keberanian dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelompok atau presentasi
• Menghargai perbedaan pendapat orang lain
• Bertanggung jawab menyelesaikan tugas mandiri pantang menyerah
12. Sumatif
Mengerjakan soal di akhir pembelajaran
Setelah kalian mempelajari Konsep eksplorasi dan eksperimentasi dalam berkarya seni
rupa, sekarang saatnya kalian mencoba membuat peta konsep lengkap dengan komponen-
komponen nya !
Langkah-langkah :
1. Buatlah pada kertas gambar ukuran A3
2. Buatlah peta konsep dengan memilih variasi yang cocok
a. Pohon jaringan
b. Rantai kejadian
c. Peta konsep laba-laba
d. Siklus peta konsep
3. Berilah hiasan dan warna sesuai kreativitas dengan memperhatikan nilai keindahan.
7. Pengayaan :
Bagi siswa sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan melakukan apresiasi
karya seni dengan level teknik yang lebih tinggi
8. Remidial
Bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi pendampingan untuk mengulangi
materi yang tidak dikuasai.
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
Nama Siswa : ……………………………………
Kelas : ……………………………………
Tema : ……………………………………
Tujuan Pembelajaran : Siswa memiliki keterampilan dalam mengolah elemen seni dan desain
sebagai dasar pemilihan teknik pengolahan bahan.
Langkah-Langkah Kegiatan:
1. Tahap persiapan
a. sialahkan memilih salah satu dari beberapa alternatif bereksperimentasi dalam berkarya
seni rupa.
b. Masing-masing siswa menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.
2. Tahap pelaksanaan
a. Setelah melakukan tahap persiapan, selanjutnya silahkan mengikuti instruksi sebagai
berikut:
a) Silahkan memanfaatkan elemen seni dan desain.
b) Lakukan dengar rapih, teratur dan madiri.
c) Presentasikan hasil karya kalian dalam bentuk lisan dan tulisan.
EVALUASI PEMBEL AJARAN
Sekolah : SMA ASSA’ADAH
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Rupa)
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Konsep Eksplorasi dan Eksperimentasi Karya Seni Rupa
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
J. PENILAIAN SIKAP
Aspek Perilaku yang
Kode
No Nama Siswa Dinilai Jumlah Skor Skor
Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
3
4
5
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = nilai sikap tertinggi dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
K. PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Penilaian pada saat Diskusi
Aspek Penilaian
NO Nama Kemampuan Kemampuan
Keaktifan wawasan mengajukan mengeluarka
pertanyaan nPendapat
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Ru Sko
bri r
k
Keaktifan 16. Sangat aktif 5
17. Aktif 4
18. Cukup aktif 3
19. Kurang aktif 2
20. Tidak aktif 1
Wawasan 16. Sangat berwawasan 5
17. Berwawasan 4
18. Cukup berwawasan 3
19. Kurang berwawasan 2
20. Tidak berwawasan 1
Kemampuan 16. Sangat berani bertanya 5
mengajukan 17. Berani bertanya 4
pertanyaan 18. Cukup berani bertanya 3
19. Kurang berani bertanya 2
20. Tidak berani bertanya 1
Kemampuan 16. Sangat berani mengeluarkan pendapat 5
mengeluarkan 17. Berani mengeluarkan pendapat 4
Pendapat 18. Cukup berani mengeluarkan pendapat 3
19. Kurang berani mengeluarkan pendapat 2
20. Tidak berani mengeluarkan pendapat 1
2. Penilaian Hasil Diskusi 1
NO Nama Aspek Penilaian Jumlah Rata
Bentuk Prinsip Teknik Rata
Dasar
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubri Sko
k r
Bentuk Dasar 16. Sangat Benar 5
17. Benar 4
18. Cukup Benar 3
19. Kurang Benar 2
20. Salah 1
Prinsip 16. Sangat Benar 5
17. Benar 4
18. Cukup Benar 3
19. Kurang Benar 2
20. Salah 1
Teknik 16. Sangat Benar 5
17. Benar 4
18. Cukup Benar 3
19. Kurang Benar 2
20. Salah 1
L. PENILAIAN KETERA M PILAN
Penilaian Hasil Diskusi
NO INDIKATOR RUBRIK
1. Kemampuan menjelaskan 16. Penjelasan laporan lengkap 5
Konsep eksplorasi dan dan terperinci 4
eksperimentasi dalam 17. Penjelasan laporan lengkap 3
berkarya seni rupa dan tidak terperinci
18. Penjelasan laporan kurang 2
lengkap 1
19. Penjelasan laporan tidak
lengkap
20. Tidak ada penjelasan
2 Kemampuan membuat 16. Laporan berisi Konsep 5
laporan Konsep eksplorasi eksplorasi dan eksperimentasi 4
dan eksperimentasi dalam dalam berkarya seni rupa
berkarya seni rupa secara lengkap 3
17. Laporan berisi Konsep
eksplorasi dalam berkarya seni
rupa secara lengkap 2
18. Laporan berisi Konsep
eksplorasi dan eksperimentasi
dalam berkarya seni rupa tidak 1
lengkap.
19. Laporan berisi Konsep
eksplorasi dalam berkarya seni
rupa tidak lengkap.
20. Tidak membuat laporan
3. Kemampuan 16. Mempresentasikan dengan 5
mempresentasikan laporan jelas dan lengkap 4
hasil analisis tentang 17. Mempresentasikan dengan 3
Konsep eksplorasi dan jelas dan tidak lengkap 2
eksperimentasi dalam 18. Mempresentasikan tidak jelas
berkarya seni rupa dan lengkap 1
19. Mempresentasikan tidak jelas
dan tidak lengkap
20. Tidak mempresentasikan
1. Pokok Materi
a. Konsep Eksperimentasi dan Eksplorasi dalam Membuat Karya Seni Rupa
Salah satu kendala dalam membuat karya seni rupa yaitu terbatas dan
tidak tersedianya berbagai perangkat, peralatan dan perlengkapan berkarya. Dalam unit
ini, siswa diajak untuk berpikir memanfaatkan potensi di sekitar mereka untuk
menjawab keterbatasan dan ketidaktersediaan berbagai perangkat, peralatan dan
perlengkapan berkarya. Setelah itu siswa diajak untuk berani bereksperimen dalam
berkarya.
Beberapa pertanyaan pemantik yang dapat dijadikan panduan saat memulai untuk
melakukan eksperimen dalam berkarya:
• Fase Penemuan: Benda/bahan apakah ini? Barang apa yang bisa dibuat dari
benda/bahan ini?
• Fase Eksplorasi: Dengan menggunakan bahan ini, benda apa saja yang
dapat dihasilkan?
• Fase Ekspansi: Variasi barang apa saja yang bisa dihasilkan dengan
bahan ini?
• Fase Manifestasi: Jenis barang seperti apa yang akan terlihat estetik jika
dibuat menggunakan bahan ini?
• Fase Transisi: Jika bahan ini digabungkan dengan bahan lainnya, bisa
menghasilkan barang apa?
• Fase Pencerahan: Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan sebelum nya,
akhirnya bisa didapatkan sesuatu pencerahan tentang barang apa yang paling
menarik dan estetik jika dibuat dari bahan tersebut? tidak hanya indah,
namun juga berfungsi dengan baik dan dapat berguna bagi masyarakat luas.
Dengan bereksperimen, siswa dimungkinkan untuk mengeksplorasi
kemungkinan-kem ungkinan baru dengan tanpa batasan, dengan bebas dan
menemukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Dengan menggabungkan bahan yang tersedia di sekitar siswa,
dikombinasikan dengan berbagai macam teknik yang telah dipelajari, sangat
memungkinkan untuk siswa membuat karya seni yang menarik dan
kontekstual.
b. Penggunaan Alat dan Bahan dalam Membuat Karya Seni Rupa.
Agar siswa dapat memilih berbagai bahan dan teknik dalam pembuatan karya seni,
Guru diharapkan mampu memantik pola pikir siswa agar secara sadar mampu
memanfaatkan keunggulan potensi lokal yang ada di sekitar mereka dengan dibantu
beberapa kegiatan seperti di bawah ini:
b.1. Pengenalan konsep kesetaraan
Kondisi di setiap daerah sangat beragam, karenanya masing-masing
sekolah memiliki keunggulan dan tantangan sendiri-sendiri. Guru diajak untuk
secara bijaksana mengajak siswa memperhatikan kondisi wilayah sekolahnya
masing- masing dan belajar untuk memanfaatkan
c. Penggunaan Elemen Seni Rupa dalam Membuat Karya Seni Rupa
Siswa diajak berkegiatan singkat dengan menggunakan beberapa alternatif kegiatan
yang dapat dipilih di bawah ini:
Alternatif Kegiatan I, untuk Peserta:
Latihan mencampur warna dari warna dasar dan mencari makna warna sebagai
penguat emosi karya “RODA WARNA”. (30 menit)
Tujuan kegiatan: Peserta diajak untuk belajar penggunaan warna untuk
meningkatkan emosi dalam karya, secara sederhana mereka akan diajak membuat cakra
warna, dimana detail berbagai pencam puran dari 3 warna dasar merah, biru dan
kuning menjadi 1 buah lingkaran utuh.
Gambar 4.1 Roda Warna
koleksi [Link] (2018)
Tahapan Pelaksanaan Kegiatan:
1. Sebelum memulai kegiatan, guru meminta siswa membuat lingkaran dengan
membagi lingkaran ke dalam minimal 9 ruang. Kegiatan ini dapat dilakukan
sendiri maupun berkelompok.
2. Jika telah ada 9 ruang, beri warna kuning pada ruang pertama yang diisi warna
(ruang ke 1), selanjutnya beri warna merah pada tiga kolom berikutnya setelah
warna kuning (ruang ke 4), dan tiga kolom berikutnya lagi diberi warna biru
(ruang ke 7).
3. Ruang ke 2 diisi dengan hasil pencampuran 70% Kuning 30% Merah.
4. Ruang ke 3 diisi dengan hasil pencampuran 30% Kuning dan 70% Merah.
5. Ruang ke 5 diisi dengan hasil pencampuran 70% Merah dan 30% Biru.
6. Ruang ke 6 diisi dengan hasil pencampuran 30% Merah dan 70% Biru.
7. Ruang ke 8 diisi dengan hasil pencampuran 70% Biru dan 30% Kuning.
8. Ruang ke 9 diisi dengan hasil pencampuran 30% Biru dan 70% Kuning.
Alternatif kegiatan II untuk siswa:
Latihan membuka konsep garis dalam membentuk kesan bidang
“Nirmana Garis”. (30 menit)
Tujuan kegiatan:
Siswa diajak untuk belajar menggunakan elemen garis untuk membuat kesan dalam
ruang.
Gambar 4.2. Nirmana Garis 01
Karya Kolektif [Link] (2020)
Gambar 4.3. Nirmana Garis 02
Karya Kolektif [Link] (2020)
Gambar 4.4. Nirmana Garis 03
Karya Kolektif [Link]
(2020)
Tahapan pelaksanaan kegiatan:
1. Sebelum memulai kegiatan, guru menyiapkan dokumen gambar berupa interior
dalam ruangan. Diharapkan ruangan tersebut memiliki beberapa elemen
dengan bentuk melengkung atau kurva.
2. Siswa diminta menggambar bidang ruang tersebut dengan mengambil
inti dari bidang rata dan lengkung kemudian menjadikannya sebagai
pembatas bidang.
3. Dengan menggunakan elemen garis, ketebalan dalam satu tarikan garis, patahan
sudut garis dan kurva lengkung, siswa diajak untuk belajar mendalami
elemen garis untuk dapat memberikan kesan ruang yang lebih dramatis.
4. Latihan ringan dengan penggunaan elemen garis ini dapat dilanjutkan
dengan diskusi teknik lain yang dapat memperkaya kemampuan siswa
dalam membuat karya.
Alternatif kegiatan III untuk siswa:
Latihan membuka konsep garis untuk membentuk kesan dalam bidang
“Nirmana Ruang ”. (30 menit)
Gambar 4.5. Nirmana Garis
Karya Kolektif [Link] (2020)
Tujuan kegiatan:
Peserta diajak untuk belajar menggunakan elemen garis dalam bidang
untuk membuat kesan dalam ruang.
Tahapan pelaksanaan kegiatan:
1. Sebelum memulai kegiatan, guru menyiapkan contoh dokumen kerja
berupa kotak dasar.
2. Siswa diajak berlatih kepekaan dengan mata untuk menciptakan ilusi
garis menjadi ilusi ruang dan bentuk.
Gambar 4.6. Pola Nirmana Ruang sebelum dipotong
Karya Kolektif [Link]
(2020)
DAFTAR PUSTAKA
How to Draw a Mandala: Learn How to Draw Mandalas for Spiritual Enrichment
and Creative Enjoyment
Art Therapy: How to Draw a Mandala
[Link] html#.X81bmOkzaRs
Eksplorasi Titik Menghasilkan Karya Seni Rupa Anak-anak Berkebutuhan
Khusus - Direktorat P2PTM
EKSP LORAS I MEDIA DAUN JATI KERING PADA
KARYA ADEK DIMAS AJISAKA
Eksplorasi Seni sebagai Wujud “Pemberontakan Kecil” dari Rumah | Kognisi
(PDF) SENI EKSPERIM ENT AL | Alifia Zaskia Anwar Unik,
Karya Seni Eksperimental!
Why Artists Must Experiment. Experimentation isn’t just for… | by Kat Crow | The
Startup
[Link] bar-nirm ana/ [Link]
[Link]
Nama Penyusun : Maulidiyah, [Link].
Nama Instasi : SMAS ASSA’ADAH
Tahun penyusunan : 2021-2022
Jenjang sekolah : SMA
Kelas :X
Alokasi waktu : 2 JP ( 2x 40 Menit )
Fase Capaian Pembelajaran ( CP) : Fase E
Domain CP : Elemen Mengalami
Kompetensi Awal : Peserta didik sebelumnya memahami unsur,
prinsip, bahan dan teknik pembuatan karya seni
rupa
Beriman
Mandiri
Gotong-royong
Berfikir kritis
Kreatif
9. Fasilitas :
• LCD Projector
• Komputer/laptop
• Printer
• Alat Pengeras suara
• Jaringan Internet
10. Sarana Belajar : Kelas dan Luar Kelas ( Lapangan / Halaman Sekolah )
Peserta didik regular/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar
Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan daring (Blended
Learning)
1. Mampu memilih bahan dan teknik berkarya dua dimensi.
2. Mampu merealisasikan konsep karya dua dimensi.
3. Mampu menyelesaikan pembuatan karya dua dimensi sebagai tugas akhir untuk
semester ganjil.
Menggambar sesuai dengan lingkungan disekitar.
1. Bagaim ana proses siswa dalam kelom poknya menentukan material, elemen dan
komposisi dalam Mandala?
2. Bagaimana cara menyelaraskan ide dalam kelompok?
3. Bagaimana siswa memaknai keseimbangan dalam karya ini?
Guru membuat materi sesuai topik dengan alat peraga, misalnya: menampilkan presentasi
PowerPoint/menuliskan di papan tulis/ memberikan fotokopi materi, membuat pra tes dan pasca tes,
atau pun menyertakan contoh benda/material yang dibutuhkan.
1. Sebelum pemaparan materi, Guru mencari tahu inform asi dan wawasan terkait
dengan materi yang akan diberikan kepada siswa melalui buku maupun internet
(Misalnya: Google, Pinterest, Youtube) agar pembelajaran dapat berlangsung
dengan lebih optimal.
2. Guru menyiapkan pertanyaan pemantik diskusi, contoh:
• Guru menyiapkan beberapa contoh alat dan bahan yang digunakan
dalam teknik berkarya seni lukis dua dimensi.
• Guru menyiapkan karya sebagai contoh dalam kegiatan praktik.
Kegiatan Pendahuluan 25. Pendidik memberikan salam
26. Pendidik meminta peserta didik berdoa sebelum pelajaran
27. Pendidik menanyakan kesiapan belajar kepada peserta didik
28. Pendidik mengecek kehadiran peserta didik
29. Pendidik bersama peserta didik mengapresepsi materi
sebelumnya
30. Pendidik menyampaikan Tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti 1. Tahap 1 mengidentifikasi topik serta mengatur
ke dalam kelompok berdiskusi.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran,
menam pilkan gambar yang berhubungan
dengan tema proyek yang dipilih.
• Siswa berkelompok sesuai dengan topik yang
dipilih. Pengerjaan dengan metode pembelajaran
berbasis proyek individual, kelompok dapat
dibuat untuk mengumpulkan siswa dengan
tema yang serupa guna mempermudah proses
diskusi.
2. Tahap 2 merencanakan tugas yang akan dipelajari
• Guru membantu siswa untuk
merencanakan tugas yang akan dipelajari,
yaitu memandu mempelajari topik-topik
atau pemilihan bahan dan teknik yang
sudah dipilih siswa.
3. Tahap 3 melaksanakan investigasi atau eksperimen
• Guru menampilkan masing- masing topik
terkait dengan teks eksplanasi.
• Siswa melaksanakan pembelajaran
berbasis proyek secara individual
berdasarkan topik yang sudah
ditentukan.
4. Tahap 4 menyiapkan laporan akhir.
• Guru memberikan instruksi kepada siswa
untuk menyiapkan laporan akhir atau
menyusun teks eksplanasi berdasarkan topik
yang sudah diinvestigasi atau berdasarkan
proses eksperimen.
• Siswa menyusun laporan berdasarkan
hasil eksperim en atau investigasi.
5. Tahap 5 mempresentasikan laporan akhir.
• Guru memandu siswa untuk
melaksanakan presentasi laporan akhir
atau hasil menyusun teks eksplanasi
secara berkelompok.
6. Tahap 6 evaluasi.
• Guru memandu proses evaluasi yaitu
pemberian umpan balik antar kelompok.
Penutup 25. Peserta didik menyimpulkan materi
26. Pendidik Bersama peserta didik melakukan refleksi kegiatan
pembelajaran dengan memberikan pertanyaan :
Apa kalian senang dengan pembelajaran hari ini?
Manfaat apa yang kalian dapat dari pembelajran hari ini?
27. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang
aktif dan memberi motifasi untuk lainnya .
28. Pendidik memberikan penguatan kepada peserta didik agar
selalu semangat belajar
29. Pendidik mengajak peserta didik berdoa mengakhiri kegiatan
pembelajran
30. Pendidik menutup kegiatan pembelajaran
1. Diagnostik Kognitif
1. Konsep seperti apa yang kalian rencanakan……
2. Dalam menggambar karya seni rupa ini, apa yang kalian eksperimenkan……
3. Pada karya seni rupa yang kalian buat menggunakan bentuk dasar……
4. Perbedaan dari bentuk kubistis dengan bentuk bebas adalah……
5. Terdapat unsur apa saja yang kalian gunakan dalam karya seni rupa yang kalian buat…...
6. Teknik apa yang kalian kreasikan dalam karya seni rupa yang kalian buat……
7. Warna apa yang kalian eksperimenkan pada karya seni rupa yang kalian buat untuk
mendapatkan hasil yang kalian inginkan……
8. Bahan dan bedia apa yang kalian gunakan dalam membuata karya tersebut...…..
9. Proses mana yang menurut kalian paling sulit? Apakah saat pembuatan konsep/ ide, atau
saat penerapan konsep......
10. Jelaskan secara runtut proses pembuatan karya seni rupa yang kalian buat..........
2. Formatif
i. Tertulis
• Mengerjakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Lampiran
• Menceritakan secara jujur apa yang dipahami dan tidak dipahami tentang materi di
buku serta alasannya
j. Tidak tertulis
• keberanian dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelompok atau presentasi
• Menghargai perbedaan pendapat orang lain
• Bertanggung jawab menyelesaikan tugas mandiri pantang menyerah
3. Sumatif
Mengerjakan soal di akhir pembelajaran
Setelah kalian membuat karya seni rupa, silahkan mempresentasikan konsep yang kalian
buat dan deskripsikan secara rinci hasil dari karya seni rupa yangkalian buat.
1. Pengayaan :
Bagi siswa sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan melakukan apresiasi
karya seni dengan level teknik yang lebih tinggi
2. Remidial
Bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi pendampingan untuk mengulangi
materi yang tidak dikuasai.
Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
Nama Siswa : ……………………………………
Kelas : ……………………………………
Tema : ……………………………………
Tugas
Buatlah sebuah karya 2D (dua dimensi) dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pilihlah bahan dan teknik yang ada di lingkungan sekitar.
2. Buatlah deskripsi konsep karya.
3. Karya dibuat secara berkelompok dengan memperhatikan (alat, bahan, teknik,
konsep berkarya, hasil karya merupakan kegiatan yang menunjukan eksplorasi dan
eksperimentasi).
Keterangan: Tugas dapat dibuat secara perorangan, tapi dikelom pokkan berdasarkan pilihan
bahan atau teknik yang serupa sehingga mempermudah siswa dalam mengerjakan karya dan
berdiskusi.
4. Buatlah laporan singkat tentang proses pembuatan karya mencakup: konsep, proses
berkarya, teknik, alat, bahan, dan dokumentasi karya.
EVALUASI PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA ASSA’ADAH
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Rupa)
Kelas/Semester : X / Ganjil
Materi Pokok : Gambar Bentuk
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
A. PENILAIAN SIKAP
Aspek Perilaku yang
Kode
No Nama Siswa Dinilai Jumlah Skor Skor
Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
3
4
5
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = nilai sikap tertinggi dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
B. PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Penilaian pada saat Diskusi
Aspek Penilaian
NO Nama Kemampuan Kemampuan
Keaktifan wawasan mengajukan mengeluarka
pertanyaan nPendapat
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Keaktifan 21. Sangat aktif 5
22. Aktif 4
23. Cukup aktif 3
24. Kurang aktif 2
25. Tidak aktif 1
Wawasan 21. Sangat berwawasan 5
22. Berwawasan 4
23. Cukup berwawasan 3
24. Kurang berwawasan 2
25. Tidak berwawasan 1
Kemampuan 21. Sangat berani bertanya 5
mengajukan 22. Berani bertanya 4
pertanyaan 23. Cukup berani bertanya 3
24. Kurang berani bertanya 2
25. Tidak berani bertanya 1
Kemampuan 21. Sangat berani mengeluarkan pendapat 5
mengeluarkan 22. Berani mengeluarkan pendapat 4
Pendapat 23. Cukup berani mengeluarkan pendapat 3
24. Kurang berani mengeluarkan pendapat 2
25. Tidak berani mengeluarkan pendapat 1
2. Penilaian Hasil Diskusi 1
NO Nama Aspek Penilaian Jumlah Rata
Bentuk Prinsip Teknik Rata
Dasar
1.
5
6
Rubrik Penilaian
Aspek Rubrik Skor
Bentuk Dasar 21. Sangat Benar 5
22. Benar 4
23. Cukup Benar 3
24. Kurang Benar 2
25. Salah 1
Prinsip 21. Sangat Benar 5
22. Benar 4
23. Cukup Benar 3
24. Kurang Benar 2
25. Salah 1
Teknik 21. Sangat Benar 5
22. Benar 4
23. Cukup Benar 3
24. Kurang Benar 2
25. Salah 1
C. PENILAIAN KETERA M PILAN
Penilaian Hasil Diskusi
NO INDIKATOR RUBRIK
1. Kemampuan menjelaskan 21. Penjelasan laporan lengkap 5
bentuk dasar, prinsip dan dan terperinci
teknik 22. Penjelasan laporan lengkap
dan tidak terperinci 4
23. Penjelasan laporan kurang
lengkap 3
24. Penjelasan laporan tidak
lengkap 2
25. Tidak ada penjelasan
1
2 Kemampuan membuat 21. Laporan berisi pengertian, 5
laporan pengertian, macam- macam-macam bentuk dasar,
macam bentuk dasar, prinsip dan teknik Gambar
prinsip, dan teknik Gambar Bentuk secara lengkap
Bentuk
22. Laporan berisi pengertian, dan 4
teknik Gambar Bentuk secara
lengkap
23. Laporan berisi macam-macam
bentuk dasar, prinsip dan 3
teknik Gambar Bentuk tidak
lengkap.
24. Laporan berisi pengertian dan
2
teknik Gambar Bentuk tidak
lengkap.
25. Tidak membuat laporan
1
3. Kemampuan 21. Mempresentasikan dengan 5
mempresentasikan laporan jelas dan lengkap
hasil analisis tentang 22. Mempresentasikan dengan 4
macam-macam jelas dan tidak lengkap
bentuk dasar, prinsip dan 23. Mempresentasikan tidak jelas 3
teknik dalam Gambar Bentuk dan lengkap
24. Mempresentasikan tidak jelas
dan tidak lengkap 2
25. Tidak mempresentasikan
1
Penilaian Praktek Pembuatan Karya Seni Rupa 2D
Hasil Observas i
No Aspek yang dinilai Baik Sedang Kurang
(76-100) (60-75) (< dari 60)
A. Kemampuan memilih bahan
• Bahan yang dipilih mudah diperoleh
• Bahan yang dipilih ada di sekitar
lingkungan siswa
B. Kemampuan menggunakan alat
• Alat yang digunakan memadai
• Keterampilan menggunakan alat dalam
praktik
C. Ketepatan Teknik
• Ketepatan memilih teknik dalam
berkarya
• Kemampuan dalam menggunakan
teknik proses berkarya
D Konsep Berkarya
• Kejelasan deskripsi konsep berkarya
• Kesesuaian konsep berkarya dengan
dengan visualisasi karya yang
diciptakan
• Kualitas isi laporan tertulis tentang
karya yang dibuat
E. Kualitas Karya
• Pengaturan unsur-unsur karya (garis,
bidang, warna, dan sebagainya)
• Pengaturan Prinsip-Prinsip dalam
berkarya (kesatuan, keseim bangan,
komposisi, irama, dan sebagainya)
• Kualitas eksplorasi (bahan, alat,
teknik) dalam berkarya
• Kualitas eksperim entasi karya yang
dihasilkan
• Kualitas dokumentasi karya
F. Presentasi
Jumlah
Kriteria Penilaian:
Jumlah skor/15 = Nilai Akhir
Penilaian yang dilakukan menggunakan matriks penilaian guru yang mencakup:
1. Apakah penguasaan bahan dan penerapan teknik berupa karya dua dimensi
sudah dimanfaatkan dengan baik oleh siswa?
2. Apakah karya yang dibuat mampu menunjukkan keberanian dalam proses
berpikir guna melakukan eksplorasi dan eksperimen?
3. Penilaian keseluruhan hasil karya sesuai konteks eksperimentasi siswa dan
penggunaan teknik di atas bahan yang tepat.
a. Menentukan Alat, Bahan dan Teknik untuk Membuat Karya Dua Dimensi
Siswa diajak untuk memilih bahan dan material yang terdapat di
lingkungan sekitar rumah dan sekolah untuk membuat karya dua dimensi
sebagai ujian akhir semester ganjil. Pemilihan bahan dan material dapat
dilakukan oleh masing-masing siswa maupun dengan cara diskusi berkelompok.
b. Merealisasikan Konsep Karya Dua Dimensi dengan Alat, Bahan dan
Teknik yang Dipilih
Kegiatan Membuat Mandala
Untuk merealisasikan konsep karya dua dimensi, sebagai alternative
pilihan siswa dapat menggunakan kegiatan membuat Mandala. Dalam bentuk
paling dasarnya, Mandala merupakan kumpulan lingkaran dalam sebuah bujur
sangkar dan diatur mengelilingi titik pusatnya. Umumnya Mandala dibuat di atas
kertas atau kain dengan cara digambar atau diukir.
Mandala mengandung makna simbol meditatif. Mandala dapat dipahami
dalam dua cara. Pertama dalam konsep eksternal sebagai perlambang visual
tentang alam semesta dan ke dua dalam konsep internal sebagai panduan berbagai
aktivitas kebudayaan Asia seperti meditasi.
Esensi Mandala sebagai salah satu bentuk seni yaitu untuk melatih
kesabaran dan keterampilan dalam menyusun bentuk dari bidang geometri
yang simetris, melatih kepekaan siswa dalam memanfaatkan elemen dari
benda-benda di sekitar dan memanfaatkan kerja kelompok sehingga dapat
menjadi sarana melatih eksperim entasi proses berkarya.
Alternatif Kegiatan I untuk siswa:
Latihan menggunakan media dasar dua dimensi dengan menggunakan bahan-
bahan dari lingkungan sekitar dengan tema “MANDALA”. (30 menit)
Gambar 5.1. Mandala menggunakan bahan alam sekitar
Karya Koleksi [Link] (2020)
DAFTAR PUSTAKA
How to Draw a Mandala: Learn How to Draw Mandalas for Spiritual Enrichment
and Creative Enjoyment
Art Therapy: How to Draw a Mandala
[Link]
html#.X81bmOkzaRs
[Link]
Daya-Alam-Tingkatkan-Nilai-Tambah
[Link] kerajinan-
tangan-dari-bahan-alam
[Link]
[Link]