MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN FASE C KELAS V / 5
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Syarifah Qadarsih
Satuan Pendidikan : SDN 09 Maransi
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fase / Kelas : C/ 5
Unit/Tema : 4 / aku dan lingkungan sekitarku
Topik : B. Gotong Royong Di Lingkungan Sekitar
Elemen : Negara Kesatuan Republik Indonesia
Capaian Pembelajaran : Menunjukkan perilaku gotong royong untuk menjaga
persatuan dan kesatuan
Alokasi Waktu : 1 x 35 Menit
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik memiliki pemahaman dasar mengenai gotong royong yang ada di lingkungan sekitar
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Bernalar kritis
3. Kreatif
D. SARANA DAN PRASARANA
1) Sumber Belajar
Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas V. Penulis :
Adi darma indra, andul azis, dan luh gede maya wirastuti dewi.
Buku Panduan Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas V. Penulis :
Adi darma indra, andul azis, dan luh gede maya wirastuti dewi.
2) Sumber Lain :
[Link]
3) Papan tulis , Spidol , Laptop, Speaker dan Infocus
4) Gambar Bergotong Royong
5) Video Contoh Praktik Gotong Royong
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik mampu menyebutkan contoh praktik gotong royong di lingkungan sekitar
F. JUMLAH PESERTA DIDIK
9 Peserta didik
G. MODEL PEMBELAJARAN
Model : Problem Based Learning (PBL)
Metode : Diskusi
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menyebutkan contoh praktik gotong royong di lingkungan
sekitar.
Indikator Tujuan Pembelajaran:
1) Melalui kegiatan menyimak dan mengamati video tentang gotong royong, peserta didik mampu
menyebutkan Contoh Praktik Gotong Royong Di Lingkungan Sekitar dengan tepat.
2) Melalui kegiatan LKPD, Peserta didik mampu mengidentifikasi Contoh Praktik Gotong
Royong Di Lingkungan Sekitar dengan benar
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Dengan mempelajari materi ini , peserta didik diharapkan dapat memahami pentingnya gotong
royong/kerja sama serta dapat melaksanakannya di lingkungan sekitar
C. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Anak-anak ibu, apa itu gotong royong?
2. Apa anak ibu pernah melihat atau mengikuti gotong royong di tempat tingganya?
3. Apa saja manfaat dari gotong royong?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan ;
1. Guru mengkondisikan kelas dengan membuka pembelajaran, dan menanyakan kabar.
2. Guru bersama peserta didik berdoa sebelum pelajaran dimulai disiapkan oleh seorang siswa.
3. Guru dan peserta didik menyanyikan lagu “Garuda Pancasila”
4. Guru melakukan apersepsi terkait kehidupan nyata peserta didik dengan memberikan
pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari hari ini “Gotong royong di
lingkungan sekitar”.
Pertanyaan:
Pernahkah anak ibuk ikut membantu tetangga dalam melakukan kerja bakti? Apa
yang anak ibuk lakukan?
5. Guru menyampaikan motivasi terkait materi hari ini.
Dengan bergotong royong, anak ibuk bukan hanya meyelesaikan tugas, tetapi
juga menciptakan rasa kebersamaan yang mempererat hubungan masyarakat
6. Guru menyebutkan tujuan pembelajaran “Gotong royong di lingkungan sekitar”. yang akan
dicapai.
7. Guru menyampaikan cakupan materi pelajaran hari ini.
8. Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan peserta didik dalam
proses pembelajaran.
Kegiatan Inti :
Sintak 1 : Orientasi Peserta Didik Pada Masalah
1. Guru menampilkan sebuah gambar terkait dengan materi Gotong Royong.
2. Peserta didik dan guru melakukan tanya jawab mengenai gambar yang telah
ditampilkan. Pertanyaan :
a. Apa yang sedang dilakukan orang-orang pada gambar tersebut!
b. Kegiatan apa yang sedang mereka lakukan pada gambar tersebut?
c. Pernahkah anak-anak ikut membantu masyarakat seperti gambar ini?
3. Peserta didik menjawab pertanyaan Guru terkait gambar yang sudah ditampilkan..
Sintak 2 : Mengorganisasikan Peserta Didik Untuk Belajar
4. Guru menampilkan sebuah video terkait dengan Contoh Praktik Gotong Royong.
5. Peserta didik diminta untuk mengamati dan menganalisis Video terkait Contoh Praktik Gotong
Royong tersebut.
6. Guru memberikan penguatan terkait hasil pemikiran peserta didik.
Sintak 3 : Individual Maupun Kelompok
7. Guru memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) kepada peserta didik.
8. Perwakilan peserta didik diminta membaca Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Nyaring.
Sintak 4 : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
9. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengikuti kegiatan “Andai Aku jadi
Pemimpin Daerah”.
10. Peserta didik diarahkan untuk menuliskan program-program yang dapat mendorong terjadinya
gotong royong (jika seandainya peserta didik mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemimpin
di daerahnya).
Sintak 5 : Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah
11. Setelah selesai, Guru mempersilakan peserta didik untuk mengemukakan program-program yang
telah dibuat di depan kelas secara bergantian.
12. Secara bergiliran guru mengajak peserta didik untuk memberikan apresiasi kepada peserta didik
yang tampil.
Kegiatan Penutup :
1. Peserta didik bersama pendidik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
2. Pendidik melakukan tindak lanjut dengan memberikan tugas evaluasi.
3. Peserta didik dan pendidik menyanyikan lagu “Gotong royong”.
4. Peserta didik bersama pendidik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
5. Peserta didik memperhatikan pendidik saat menyampaikan materi pembelajaran untuk pertemuan
selanjutnya “Mengenal karakteristik wilayah”.
6. Peserta didik bersama pendidik berdoa untuk menutup pembelajaran.
E. REFLEKSI
A) Refleksi Peserta didik
NO PERTANYAAN JAWABAN
1 Pelajaran apa saja yang didapat hari ini?
2 Kesulitan apa yang anak ibu temui dalam kegiatan
pembelajaran hari ini?
3 Manfaat apa yang anak ibu peroleh dari kegiatan
pembelajaran hari ini?
4 Jika anak ibu diminta memberikan bintang dari 1
sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan
pada usaha yang sudah dilakukan untuk memahami
materi ini?
B) Refleksi Peserta didik
No Pertanyaan Jawaban
1. Apakah pemilihan media pembelajaran
telah mencerminkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai?
3. Apakah keseluruhan pembelajaran dapat
memberikan makna pembelajaran yang hendak dicapai?
4. Apakah pemilihan metode pembelajaran
sudah efektif untuk menerjemahkan tujuan
pembelajaran?
5. Apakah pelaksanaan pembelajaran tidak keluar dari topic ?
6. Apakah pelaksanan pembelajaran hari ini
dapat memberikan semangat kepada peserta didik untuk lebih
antusias dalam pembelajaran selanjutnya?
F. ASESMEN / PENILAIAN
a. Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
Penilaian sikap dapat dilakukan di sepanjang proses pembelajaran. Penilaian ini dilakukan dengan
instrument penilaian sebagai berikut:
Karakter Indikator Terlihat Belum
Terlihat
Beriman, Peserta didik dapat menggambarkan rasa syukur
Bertaqwa kepada Tuhan YME dengan menunjukkan contoh
kepada dan manfaat dengan tepat
Tuhan Peserta didik menghargaiperasaan dan sudut
Yang Maha pandang orang lain/kelompok lain
Esa
Peserta didik aktif menyampaikan atau menjawab
Bernalar pertanyaan dari guru.
Kritis Peserta didik dapat menyimpulkan kegiatan yang
dilakukan
Peserta didik menujukkan sikap
kreatif( memiliki pola pikir yang berbeda dalam
Kreatif mengemukakan pendapat)
Peserta didik menujukkan sikap
kreatif( meninjau masalah menyelesaikan tugas
dengan pola yang kreatif dan konsisten)
Berilah tanda cek list pada kolom yang tersedia jika peserta didik sudah menunjukkan sikap/perilaku
tersebut.
Pedoman Penilaian
Kelas : ..............................
Hari, Tanggal : ..............................
Pertemuan Ke- : ..............................
Aspek Penilaian
Kreatif Beriman, Bertakwa Bernalar Kritis
Nama Peserta
No kepada Tuhan YME
Didik
dan Berakhak Mulia
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Audea
2. Desma
3. Kosman
4. Gustia
5. Umaira
6. Novia
7. Zairifki
Berilah tanda cek list (✓) pada kolom yang tersedia jika peserta didik sudah menunjukan
sikap/perilaku tersebut.
Profil Pelajar Pancasila Elemen Sub-Elemen
Beriman, Bertakwa kepada Akhlak Melaksanakan Hak dan Kewajiban
Tuhan YME dan Berakhak bernegara sebagai Warga Negara Indonesia.
Mulia
Berkebhinekaan Global Mengenal dan Mengeksplorasi dan membandingkan
menghargai pengetahuan busaya, kepercayaan, serta
budaya praktiknya.
Bergotong Royong Kerjasama Dapat mengajak Kerjasama seluruh
anggota
Soal Skor
Nama
No
Peserta 1 2 3 4 5
Didik
1. Audea
2. Desma
3. Kosman
4. Gustia
5. Umaira
6. Novia
7. Zairifki
8. Zahara
9. Widya
Skor Predikat Klasifikasi
81 - 100 A SB (Sangat Baik)
71 - 80 B B (Baik)
60 - 70 C C (Cukup)
< 60 D K (Kurang)
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
TAHUN PELAJARAN 2024/ 2025
c. Penilaian Keterampilan
Pengambilan nilai keterampilan dapat dilakukan saat mengamati kegiatan siswa pada awal
pembelajaran, diskusi, dan menyimak penjelasan materi yang disampaikan. Adapun panduan asesmen
Rublik Keterampilan sebagai berikut:
Perhitungan Perolehan Nilai:
Nilai peserta didik dihitung pada setiap kriteria sesuai tingkatan skornya sesuai berdasarkan hasil
pengamatan dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika pada setiap kriteria penilaian terlihat sangat baik maka nilainya 30, baik 25, cukup baik 20,
dan kurang baik 15, maka total perolehan nilai maksimal yang terkumpul Sadalah 90.
G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
Guru dapat menyampaikan materi pengayaan untuk dipelajari oleh peserta didik secara mandiri
atau berkelompok. Guru dapat mengangkat topik atau materi yang sama tetapi tingkat / level
pertanyaan yang berbeda.
Remedial
Memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat daya serapnya
terhadap materi yang dipelajari
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama :
Kelas :
Andai Aku Menjadi
Pada aktivitas ini, kalian akan membayangkan dan berperan jika kalian menjadi pemimpin daerah
seperti walikota/bupati. Dalam melaksanakan tugas mulia sebagai pemimpin, kalian dituntut untuk
mampu memberikan manfaat bagi orang banyak melalui berbagai macam program yang kalian susun.
Buatlah program sederhana yang akan kalian buat untuk membangun daerah kalian menjadi daerah
yang berkembang. Tentunya seluruh program sederhana yang kalian buat, tidak bertentangan dengan
peraturan serta norma yang berlaku di masyarakat.
B. TUGAS EVALUASI
TUGAS EVALUASI
A. Pilihlah huruf a, b, c, atau d pada soal berikut dengan benar!
1. Di Desa Barugaya, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terdapat sebuah tradisi gotong
royong yang dikenal dengan nama Mappalete Bola.
Tradisi ini dilakukan untuk memindahkan rumah panggung dengan cara mengangkatnya
bersama-sama. Selain mencerminkan kebersamaan antarwarga, kegiatan ini juga bertujuan
untuk mempertahankan warisan budaya.
Berdasarkan informasi tersebut, apa makna utama dari pelaksanaan Mappalete Bola bagi
masyarakat Desa Barugaya?
e. Sebagai bentuk penghargaan terhadap individu yang memiliki rumah panggung
f. Untuk menciptakan suasana kompetitif dalam masyarakat
g. Sebagai upaya mempertahankan bentuk rumah tradisional dan menunjukkan nilai
kebersamaan
h. Menunjukkan sikap acuh tak acuh terhadap budaya tradisional
2. Sebagai bentuk penghargaan terhadap individu yang memiliki rumah panggung
Untuk menciptakan suasana kompetitif dalam masyarakat sebagai upaya mempertahankan
bentuk rumah tradisional dan menunjukkan nilai kebersamaan menunjukkan sikap acuh tak
acuh terhadap budaya tradisional. Gotong royong adalah bagian dari kebudayaan Indonesia
yang sudah ada sejak lama. Berbagai bentuk gotong royong terlihat di berbagai daerah di
Indonesia, seperti di Aceh, Yogyakarta, dan Bali.
Tradisi gotong royong ini memiliki nilai sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat.
Berdasarkan artikel yang telah dibaca, manakah pernyataan yang paling tepat terkait dengan
manfaat dari tradisi gotong royong bagi masyarakat Indonesia?
e. Tradisi gotong royong hanya dilakukan di desa-desa dan tidak penting bagi
masyarakat kota
f. Gotong royong membantu memperkuat hubungan antar individu dan menciptakan
solidaritas social
g. Gotong royong hanya dapat dilakukan oleh individu yang memiliki kekuatan fisik
besar
h. Kegiatan gotong royong dapat memperburuk hubungan sosial di masyarakat
3. Gotong royong di Indonesia tidak hanya dilaksanakan di tingkat desa, tetapi juga dapat
diterapkan di sekolah-sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Salah satu contoh kegiatan gotong royong yang dapat dilakukan di sekolah adalah menjaga
kebersihan lingkungan.
Jika kamu dan teman-temanmu memilih untuk melakukan kegiatan gotong royong dengan
tema kebersihan lingkungan sekolah, apa saja yang perlu dilakukan dalam tahap
perencanaan kegiatan tersebut?
e. Mempersiapkan makanan untuk acara kebersihan
f. Menentukan tujuan kegiatan, menyusun jadwal, dan menentukan alat yang diperlukan
g. Membagi tugas sesuai dengan jenis pekerjaan rumah
h. Hanya membuat pengumuman kepada seluruh warga sekolah
B. Essay
4. Apakah ada perbedaan antara gotong royong yang dilakukan masyarakat desa dan kota ?
Jelaskan!
5. Tuliskanlah dua contoh Praktik gotong royong pada lingkungan masyarakat, sekolah dan
rumah !
C. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
D, GLOSARUM
Gotong royong
Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan sukarela dalam hal tertentu dengan berdasarkan pada
prinsip persatuan dan kesatuan.
Melestarikan
Mempertahankan kelangsungan
Hakikat
Inti sari, dasar, atau kebenaran yang sesungguhnya
Kerja Bakti
kegiatan gotong-royong tanpa upah yang dilakukan untuk kepentingan bersama
Selokan
saluran untuk menyalurkan air pembuangan dan/atau air hujan
Penghijauan
kegiatan menanam pohon di lahan kosong untuk memulihkan, memelihara, dan meningkatkan kondisi
lahan
E, DAFTAR PUSTAKA
Adi darma indra, andul azis, dan luh gede maya wirastuti dewi. 2023. Buku Panduan Guru
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kelas 5 SD/MI. Jakarta: Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Adi darma indra, andul azis, dan luh gede maya wirastuti dewi. 2023. Buku Panduan sISWA
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kelas 5 SD/MI. Jakarta: Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
[Link]