Cari artikel di sini!
Academic English
Recount Text: Definisi,
Struktur, Jenis-Jenis, dan
Contohnya
Intan Aulia Husnunnisa
February 19, 2024 • 18 minutes read
Kamu hobi bercerita tentang pengalaman masa lalu?
Sudah tahu belum, kalau ternyata hobi tersebut bisa
jadi sebuah cerita dalam bentuk recount text? Hmm,
apa tuh recount text? Yuk, simak penjelasannya di
artikel ini!
Guys, jenis teks dalam bahasa Inggris maupun
bahasa Indonesia ternyata cukup banyak, loh. Kamu
masih ingat nggak? Di English Academy, kita sudah
pernah membahas beberapa macam teks. Mulai dari
teks eksplanasi, narrative text, dan juga
descriptive text.
Kali ini, materi bahasa Inggris yang akan dikupas
tuntas adalah mengenai recount text. Buat kamu
yang masih duduk di bangku sekolah, pasti familiar
dengan jenis teks yang satu ini, kan?
Itu loh, teks yang erat hubungannya sama
pengalaman seseorang. Kuy, scroll sampai bawah
untuk pembahasan lebih lanjut, mulai dari pengertian
hingga contohnya!
Apa yang Dimaksud dengan
Recount Text? (What is
Recount Text)
Apa pengertian recount text? Definisi recount text
adalah jenis teks bahasa Inggris yang
menceritakan kembali kejadian atau peristiwa di
masa lampau. Cerita tersebut dapat berupa aksi
atau aktivitas sebelum seseorang menuliskan teks.
Kalau dalam bahasa Inggris, recount text is a text
which retells events or experiences in the past.
Tanpa disadari, kita pasti sering menceritakan
pengalaman lampau dalam kehidupan sehari-hari.
Misal, bercerita tentang aktivitas berlibur seperti di
artikel 11 Cerita Liburan Bahasa Inggris Singkat dan
Artinya, mengikuti perlombaan, sampai cerita saat
momen perayaan ulang tahun.
Tujuan Recount Text
(Purpose of Recount Text)
Ada beberapa tujuan dari teks recount, yaitu:
1. Memberikan informasi pada
pembaca
Recount text dapat digunakan untuk memberikan
informasi tentang suatu kejadian atau pengalaman di
masa lalu pada orang lain. Dalam hal ini, informasi
tersebut bisa berupa laporan perjalanan,
pengalaman pribadi, atau laporan tentang suatu
acara.
2. Menghibur pembaca
Seperti kebanyakan teks lain, recount text juga
berfungsi untuk menghibur pembaca. Pasalnya,
jenis teks bahasa Inggris yang satu ini umumnya
ditulis untuk menceritakan sesuatu yang
menyenangkan.
3. Merefleksikan suatu hal
Dalam beberapa kasus, teks recount bisa dijadikan
sebagai media untuk merefleksikan dan
menganalisis peristiwa atau pengalaman tertentu.
Inilah alasan mengapa diary dan jurnal pribadi
termasuk sebagai recount text.
4. Mendokumentasikan pengalaman
penting
Selain melalui foto dan video, kamu juga dapat
mengabadikan pengalaman penting di masa lalu
melalui teks recount.
5. Mempelajari sejarah
Dalam konteks pendidikan, recount text sering
digunakan untuk mempelajari dan memahami
peristiwa sejarah.
Generic Structure of Recount
Text (Struktur Recount Text)
Guys, perlu kita ketahui bahwa teks apapun
umumnya memiliki struktur penulisan. Pada teks
recount pun tentu ada struktur yang harus kita ikuti.
Generic structure of recount text ada tiga,
yaitu orientation berupa pengenalan, series of
event yang berisi rangkaian cerita, serta re-
orientation yang menuangkan rangkuman dan
ending dari keseluruhan isi cerita.
Ayo simak pembahasan struktur dan contoh
teks recount dengan saksama!
1. Orientation
Kamu sadar nggak, kalau sebagian besar teks akan
diawali dengan orientation. Dalam bahasa Indonesia,
artinya orientasi alias pengenalan. Sudah pasti, isi
dari orientation adalah informasi mengenai tokoh
atau karakter, lokasi, waktu kejadian, etc.
Melalui orientation, harapannya pembaca dapat
memahami jalan/alur cerita dari penulis. Contoh
orientation dalam recount text:
A few years ago, I had the opportunity to go on a
vacation to one of my dream countries, Turkey. I
went there with my husband. We departed from
Soekarno-Hatta Airport in Tangerang. We had a
very long flight for around 12 hours by Turkish
Airlines and we landed at Istanbul Airport, Istanbul.
Beberapa tahun lalu, aku berkesempatan untuk pergi
berlibur ke salah satu negara impian saya, Turki. Aku
pergi ke sana dengan suamiku. Kami berangkat dari
Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang. Kami
memiliki penerbangan yang sangat panjang selama
sekitar 12 jam dengan Turkish Airlines dan kami
mendarat di Bandara Istanbul, Istanbul.
Dapat kita lihat dari potongan paragraf di atas,
bahwa penulis mengenalkan tokoh, lokasi, dan
juga waktu peristiwa yang akan diceritakan.
Jangan skip kabar penting di bawah ini guys!
Penasaran dengan kemampuan bahasa Inggris-mu
sekarang? Kira-kira ada di level mana ya? Tenang,
ada Free Placement Test dari English Academy
yang bisa bantu cari tau. Bersertifikat, loh!
2. Series of Events
Kamu familiar dengan kata events? Yes, event
adalah kejadian, sedangkan series berarti
rangkaian. Dalam bagian ini, penulis akan
menuliskan rangkaian mengenai
peristiwa/kejadian yang mereka alami (inti dari
recount text).
Selain itu, biasanya para author mengungkapkan
personal remarks on the events, alias pernyataan
pribadi mengenai cerita yang ditulis. Contoh
paragrafnya seperti ini:
On the first day, due to exhaustion, we just stayed
at the hotel near Hagia Sophia to rest. The next
day, we left for Taksim to visit one of the popular
destinations, Galata Tower. We saw a lot of
shopping centers and local authentic cafes there.
After that, we visited one of the Malaysian
restaurants that I really wanted to visit in the Blue
Mosque area.
Pada hari pertama, karena kelelahan, kami hanya
menginap di hotel dekat Hagia Sophia untuk
beristirahat. Keesokan harinya, kami berangkat
menuju Taksim untuk mengunjungi salah satu
destinasi populer, Galata Tower. Kami melihat
banyak pusat perbelanjaan dan kafe otentik lokal di
sana. Setelah itu, kami mengunjungi salah satu
Restoran Malaysia yang sangat ingin kami kunjungi
di area Blue Mosque.
3. Re-orientation
Dalam membuat recount text, akhir dari sebuah
cerita disebut dengan re-orientation. Pada bagian
ini, penulis akan menuangkan rangkuman dan
kesimpulan dari keseluruhan cerita sekaligus
memberitahu ending-nya (sad/happy). Jika ada,
author juga akan menambahkan kesan dan pesan
untuk pembaca. Contoh sederhana dari re-
orientation:
A trip to Turkey a few years ago was an experience
I will never forget for the rest of my life. The bonus,
two weeks after arriving in Indonesia, God trusts
us to have the child. We think that having quality
time with a partner is very important.
Perjalanan ke Turki beberapa tahun yang lalu adalah
pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan
seumur hidup. Bonusnya, dua minggu setelah tiba di
Indonesia, Tuhan mempercayakan kami untuk
memiliki anak. Kami berpikir bahwa memiliki waktu
yang berkualitas dengan pasangan sangat penting.
Baca Juga : 15 Cerpen Bahasa Inggris, Lengkap
dengan Struktur dan Ciri-Cirinya
Ciri-Ciri Recount Text
(Characteristics of Recount
Text)
Recount text memiliki dua ciri utama, yaitu:
1. Dalam recount text tidak ada konflik yang
diceritakan oleh penulis, berbeda dengan
teks naratif bahasa Inggris yang
memiliki conflict pada strukturnya.
2. Selalu ada urutan cerita secara kronologis,
misal ada cerita di hari pertama, hari kedua,
dan seterusnya.
Language Features of
Recount Text (Kaidah
Kebahasaan Recount Text)
Saat akan membuat recount text, tentu ada
beberapa kaidah kebahasaan yang perlu kamu
perhatikan. Hal ini bertujuan untuk membedakan
recount text dengan jenis teks yang lain.
Mengutip dari berbagai sumber, terdapat 10
language features of recount text:
1. Using simple past tense
Kamu masih ingat dengan tenses ini, kan? Yap,
dalam recount text bahasa inggris, sebagian besar
cerita diisi menggunakan kalimat simple past tense
untuk menunjukkan aktivitas di masa lampau.
Pola kalimatnya terbagi menjadi dua, yaitu ada
verbal sentence dengan rumus subject + verb 2 +
complement dan nominal sentence yang rumusnya
subject + be + complement. Kalau lupa, cek lagi
artikel Simple Past Tense: Pengertian, Rumus,
Fungsi, dan Contoh Kalimat ya! Ini contoh
kalimatnya:
Last week, my friends and I went to Jogja.
(Minggu lalu, saya dan teman-teman pergi ke
Jogja.)
Went merupakan bentuk simple past tense dari go.
2. Using specific participant
Recount text juga erat hubungannya dengan
specific participant, yaitu sesuatu yang memiliki
objek tertentu, tidak bersifat umum, dan unik
(hanya ada satu). Contohnya antara lain Istanbul
Airport, Borobudur Temple, Muara Angke, Geusan
Ulun Museum, etc.
3. Using personal participant
Personal participant contohnya seperti I, my group,
my friends, my husband, etc. Dalam recount text,
biasanya personal participant akan muncul di
bagian orientation sebagai pengenalan tokoh
ataupun karakter dalam cerita.
4. Using action verb
Mengutip dari artikel 11 Tipe Kata Kerja Bahasa
Inggris (Verb) Beserta Contohnya, action verb
adalah kata kerja yang merujuk pada tindakan yang
kamu lakukan dan bisa terlihat oleh orang lain. Verb
ini dikenal juga dengan dynamic verb. Contoh
kalimatnya:
First, we visited Parangtritis beach.
(Pertama, kami mengunjungi pantai Parangtritis.)
Visited adalah kata kerja yang bisa terlihat oleh
orang lain.
5. Using linking verb
Masih soal kata kerja, sebagai teks yang
menceritakan rangkaian peristiwa tentu tak lepas
dari linking verb, yaitu kata kerja yang
menghubungkan antara subjek dan keterangan.
Tapi, yang harus digarisbawahi adalah, linking verb
digunakan untuk memberi keterangan deskriptif
dan identitas dari subjek. Jadi, bukan merujuk
pada tindakan yang dilakukan oleh subjek.
Beberapa contoh yang termasuk linking verb
adalah be, become, seem, appear, grow. Be terdiri
dari is, am, dan are untuk simple present tense.
Sementara itu, yang berlaku pada recount text
adalah bentuk simple past tense–nya, yaitu was
dan were. Contoh kalimatnya:
Yesterday, I was busy towards the end of the month
and I had to work late.
(Kemarin, saya sibuk menjelang akhir bulan dan
saya harus bekerja lembur.)
Di sana, was berfungsi untuk menghubungkan
antara I dan busy towards the end of the month.
6. Using chronological
connection/sequence connective
Chronological connection atau yang dikenal juga
sebagai chronological connector/connector of
sequence adalah kata sambung yang digunakan
untuk menyatakan urutan terjadinya peristiwa.
Tentunya kaidah ini sejalan dengan definisi dari
recount text itu sendiri.
Chronological connector berguna untuk
menyatakan aktivitas yang terjadi lebih dulu dan
mana yang terjadi selanjutnya. Kata sambung ini
memudahkan pembaca untuk memahami urutan
peristiwa secara keseluruhan. Contoh chronological
connector adalah then, next, in the end, in addition,
dan lain sebagainya. Perhatikan contoh berikut ini:
We looked around in that Zoo, and also took pictures
of those animals. Then, we felt hungry, so we went
to a restaurant.
(Kami melihat-lihat di Kebun Binatang itu, dan juga
memotret binatang-binatang itu. Kemudian, kami
merasa lapar, jadi kami pergi ke restoran.)
7. Using conjunction
Conjunction adalah bagian dari part of speech
yang tugasnya adalah menghubungkan dua kata,
frasa, atau kalimat. Contoh-contoh conjunction
dalam recount text adalah and, or, until, although,
while, but, and many more. Begini jika diaplikasikan
dalam kalimat:
One of my friends warned me that Samyang was
very spicy, but I didn’t want to listen to her.
(Salah satu teman saya memperingatkan saya
bahwa Samyang sangat pedas, tetapi saya tidak
mau mendengarkannya.)
8. Using adverbs
Secara sederhana, adverbs adalah kata
keterangan. Ia memberikan lebih banyak informasi
atau mendeskripsikan lebih detail dari kata kerja,
kata sifat, dan kata lainnya. Contoh extremely,
carefully, slowly, etc. Kalau dalam kalimat,
contohnya adalah:
She walked carefully.
(Dia berjalan dengan hati-hati.)
Carefully berperan untuk menerangkan kata kerja
walked.
9. Using adverb(ial) phrase
Loh, apa bedanya adverbial phrase dan adverb?
Sekilas memang sulit untuk membedakannya,
guys. Adverbial phrase adalah frasa yang bersifat
adverb, alias frasa yang fungsinya menjelaskan.
Kalau adverb adalah bagian kalimat yang fungsinya
menjelaskan keseluruhan kalimat, verb, adjective,
atau adverb lain.
Nah, adverbial phrase adalah bagian dari adverb,
tapi nggak selalu satu kata dan biasanya merupakan
bagian dari klausa atau frasa. Adverbial phrase itu
sendiri jenisnya beragam, tapi yang paling banyak
digunakan dalam teks recount adalah adverb phrase
of time dan adverb phrase of place yang berfungsi
untuk menerangkan waktu dan tempat kejadian. Yuk,
simak baik-baik contoh di bawah ini:
Adverb phrase of time: Camelia found her book
in the classroom. (Camelia menemukan bukunya
di kelas.)
Adverb phrase of place: My team won the
volleyball tournament last week. (Tim saya
memenangkan turnamen bola voli minggu lalu.)
10. Using time connectives and
sequence connective
Jadi guys, connectives ini adalah kata atau frasa
yang menghubungkan bagian kata, frasa, klausa
atau kalimat. Kalau kamu lihat lagi di point nomor 6
dan 7, mereka adalah bagian dari connectives.
Adapun time connectives contohnya adalah in the
meantime, the next day, dsb.
Selain itu, ada juga sequence connective untuk
mengurutkan sebuah informasi berdasarkan
langkahnya. Contoh: before, after, then, first,
second, third, finally, at last.
Baca Juga : 5 Cara Memahami Teks Bahasa Inggris
dengan Cepat
Macam-Macam Recount Text
(Types of Recount Text)
Selanjutnya yang perlu diketahui adalah recount
memiliki beberapa jenis, nih.
Jenis recount text terdiri dari personal recount,
factual recount, imaginative recount, serta historical
recount. Berikut penjelasannya:
1. Personal Recount Text
Personal recount text adalah salah satu jenis teks
yang bertujuan untuk menceritakan mengenai
pengalaman pribadi penulis. Personal recount
adalah jenis paling umum yang sering ditemukan
dalam penulisan recount.
2. Factual Recount Text
Sudah pernah dengar jenis teks ini? Factual recount
text merupakan cerita untuk menyajikan laporan
terkait peristiwa yang terjadi berdasarkan fakta
(benar-benar terjadi).
Jadi, ini tidak terpaku pada kejadian personal, bisa
juga kejadian orang lain. Contohnya seperti laporan
mengenai percobaan sains a.k.a ilmu pengetahuan
ataupun laporan kepolisian.
3. Imaginative Recount Text
Bukan cuma teks naratif, recount text juga memiliki
jenis imaginative. Imaginative recount adalah teks
yang biasa digunakan seseorang sebagai cerita
dari peristiwa imajinatif yang dialami oleh
seseorang. Contohnya recount text yang
menceritakan pengalaman penulis mengenai
khayalan yang ia dapat dari mimpi.
4. Historical Recount Text
Historical recount text adalah bentuk recount text
yang isinya menceritakan peristiwa sejarah.
Intinya, teks ini adalah cerita sejarah dalam bahasa
Inggris. Eits, tapi bedakan dengan narrative ya.
Kalau di narrative, sifatnya adalah khayalan.
Sementara itu dalam recount text, sejarah yang
diceritakan memang benar-benar terjadi di masa
lampau. Contohnya tentang proklamasi
kemerdekaan Indonesia.
Contoh Recount Text dalam
Bahasa Inggris
Berikut berbagai contoh judul teks recount:
1. Summer Vacation in Bali
2. My First Time Riding a Bike
3. Experience in an English Debate Competition
4. An Amazing Journey to the Summit of Everest
5. When I Met My Idol
6. Valuable Lessons from My First Business Failure
7. First Day of School in America
8. Memorable Moments at a Rock Music Concert
9. Scuba Diving Experience in Raja Ampat Island
10. A Spiritual Journey to Mecca for Hajj
Examples of Recount Text
(Contoh Recount Text)
Last but not least, ini dia beberapa contoh
teks recount bahasa Inggris yang bisa kamu baca
dan pelajari dengan lebih detail:
Contoh Personal Recount Text Singkat
Tentang Liburan
A Trip to the National Zoo and Aquarium
Yesterday, my family and I went to the National Zoo
and Aquarium to visit the new Snow Cubs and the
other animals. In the morning, when we got to the
Zoo and Aquarium there was a great big line, so we
had to wait awhile to get in.
After we entered the zoo, we went straight to the
enclosure for the Snow Cubs. My brother and I were
so excited to see them. They were so cute and
playful. At lunchtime Dad decided to cook a bbq. He
cooked sausages so we could have sausage
sandwiches. My Mom forgot the tomato sauce so we
had to eat them plain. In the afternoon, we visited
the aquarium. My brother was excited to see the
sharks and the tropical fish. At the end of the day
when we left we were going to go and get ice cream
but we decided we were too tired so we drove
straight home, but of course I was very happy.
Personal Recount Text Mengikuti
Lomba
A Memorable Choir Competition in Thailand
Last year, my school choir team and I had an
unforgettable opportunity to participate in an
international choir competition held in Bangkok,
Thailand. It was a thrilling experience that I will
always cherish.
We began our journey with rigorous training and
rehearsals in our school for months. Under the
guidance of our dedicated choir master, we
improved our vocal abilities and learned a wide
range of songs in various languages, including a
beautiful traditional Thai song.
Upon arriving in Bangkok, we were captivated by the
city’s vibrant culture and welcoming people. Despite
the nerves, we managed to enjoy sightseeing and
tasting delicious Thai cuisine.
The competition day was intense. Choirs from
various countries showcased their talent, and the
level of competition was high. The grand auditorium
was filled with anticipation and the harmonious
melodies of different songs echoed throughout the
room.
When it was our turn, I remember feeling a mix of
excitement and nervousness. We walked on the
stage, took a deep breath, and began to sing. Our
voices soared through the auditorium, harmonizing
and hitting every note perfectly. The Thai song we
had practiced so diligently was met with applause
and appreciation from the audience.
Although we didn’t win the first prize, the experience
was rewarding. We received commendable
feedback from the judges and a thunderous
applause from the audience. The trip taught us
about teamwork, resilience, and the beauty of music
that transcends language barriers. Participating in
the choir competition in Thailand was truly a
memorable experience.
Contoh Factual Recount Text
Empowering Underprivileged Children Through
Technology on Children’s Day 1999
On Children’s Day in 1999, a technology company
treated more than 200 underprivileged children to a
‘high-tech’ experience. They were given training on
information technology. The company wanted to
provide opportunities for these children to learn
more about the Internet and the latest technology.
They wanted to help the less fortunate in the
community.
The children had an enjoyable and educational
experience that day. They were exposed to the new
technology for the first time and they were very
interested. The company hoped to conduct many
more such training sessions for these children. They
felt that the skills the children had would be useful to
them when they grew up.
The company was very active in caring for the less
fortunate. They even put aside one day a year for
their employees to do volunteer work to help the
needy. They also donated money to many charitable
organizations. Many people had benefited from their
efforts. Many also praised the company for being so
generous towards the needy.
Contoh Imaginative Recount Text
Being a Spiderman
I dreamed of being a superhero when I was a
teenager. I imagined myself as Spiderman.
One day, when I was fishing at the river I was bitten
by a spider and luckily I was not dying. At first I felt
cold for 24 hours and I was alone in my room.
Nobody knew about it. I didn’t tell my family because
I was afraid they would be angry with me. After that,
something had happened in my body and I still did
not recognize it. I lived as I did usually, went to
school, went home, ate, did some activities and so
on.
I realized at the first time that I had a superpower
was when I was in an accident. I rode a motorcycle
and suddenly a bus crashed into me. I bounced out