Pengenalan tentang Robotik
dan Arduino
Pertemuan ke-1
CPMK
• Memahami konsep dan prinsip dasar robotik, seperti mekanisme kerja
sensor dan actuator, sistem kontrol, dan bahasa pemrograman.
• Mampu mengaplikasikan konsep dan prinsip dasar robotik dalam
pembuatan sistem robotik sederhana, seperti robot sepak bola atau robot
pemadam kebakaran.
• Mampu menggunakan peralatan dan perangkat lunak yang dibutuhkan
untuk membangun sistem robotik, seperti Arduino, sensor, actuator, dan
software pemrograman.
• Mampu menulis program Arduino untuk mengontrol sistem robotik yang
dibuat.
• Mampu mengevaluasi keberhasilan dari proyek robotik yang telah dibuat,
serta menyusun rencana perbaikan jika diperlukan.
Topik ke-2 : Arduino
• Arduino merupakan sebuah perangkat elektronik yang bersifat open
source dan sering digunakan untuk merancang dan membuat
perangkat elektronik serta software yang mudah untuk digunakan.
Arduino ini dirancang sedemikian rupa untuk mempermudah
penggunaan perangkat elektronik di berbagai bidang.
([Link]
Mengapa Arduino ?
• Murah - Arduino boards relatif murah dibandingkan dengan
platform mikrokontroler lainnya. Versi paling murah dari
modul Arduino dapat dirakit dengan tangan, dan bahkan
modul Arduino pra-rakitan harganya kurang dari $50
• Cross-platform - Arduino Software (IDE) berjalan pada sistem
operasi Windows, Macintosh OSX, dan Linux. Sebagian besar
sistem mikrokontroler terbatas pada Windows.
Mengapa Arduino ?
• Simple, clear programming environment – Software Arduino
(IDE) mudah digunakan untuk pemula, namun cukup
fleksibel untuk dimanfaatkan oleh pengguna tingkat lanjut.
• Open source and extensible software – Software Arduino
diterbitkan open source. Bahasa ini dapat diperluas melalui
library C++, dapat ditambahkan kode AVR-C langsung ke
program Arduino jika mau.
Mengapa Arduino ?
• Open source dan extensible hardware - Rencana Arduino
board diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons,
sehingga desainer sirkuit yang berpengalaman dapat
membuat modul versi mereka sendiri, memperluas dan
memperbaikinya. Bahkan pengguna yang relatif tidak
berpengalaman pun dapat membuat modul versi board
tempat “breadboard” untuk memahami cara kerjanya dan
menghemat uang.
Arduinoo Uno R3 Mikrokontroler: ATmega328P
USB Driver Chip : CH340G
Tegangan operasi: 5V
Tegangan Vin: 6-12V
Flash Memori: 32KB
SRAM: 2KB
EEPROM: 1KB
Clock Speed: 16Mhz
Analog I/O Pin: 6
Digital I/O Pin: 14
PWM Output: 6
Arus GPIO: 40 mA
Ukuran PCB: 68.6X53.3mm
[Link] Berat board: 25g
high-quality-atmega328-ch340g-5v-16mhz-dev-board-uno-
r3?extParam=whid%3D2840052
Arduinoo Mega 2560 R3 CH340
Mikrokontroler: ATmega2560
USB Driver Chip : CH340G
Tegangan operasi: 5V
Tegangan Vin: 6-12V
Flash Memori: 256KB
SRAM: 8KB
EEPROM: 4KB
Clock Speed: 16Mhz
Analog I/O Pin: 16
Digital I/O Pin: 54
PWM Output: 15
Arus GPIO: 40 mA
[Link] Ukuran PCB: 33.3x18mm
r3-ch340-mega2560-high-quality-5v-16mhz-dev-board- Berat board: 40g
mega2560?extParam=whid%3D2840052
Arduinoo Mega 2560 R3 16U2
Mikrokontroler: ATmega2560
USB Driver Chip : Atmega16u2
Tegangan operasi: 5V
Tegangan Vin: 6-12V
Flash Memori: 256KB
SRAM: 8KB
EEPROM: 4KB
Clock Speed: 16Mhz
Analog I/O Pin: 16
Digital I/O Pin: 54
PWM Output: 15
Arus GPIO: 40 mA
[Link] Ukuran PCB: 33.3x18mm
r3-16u2-mega2560-high-quality-5v-16mhz-dev-board- Berat board: 4g
mega2560?extParam=whid%3D2840052