Rangkaian Penguat Non-Inverting
1.1 Rangkaian Non-Inverting Amplifier
Op-Amp adalah akronim dari Operational Amplifier.
Op-Amp merupakan rangkaian penguat tegangan dengan
elemen tahanan, kapasitor, dan transistor yang dibuat dalam
bentuk Integrated Circuit. Op-Amp Non-Inverting Amplifier
adalah rangkaian Op-Amp yang bekerja sebagai
penguat-tegangan pada tegangan-input-positif (V+). Pada
rangkaian ini hasil penguatan yang ada di tegangan-output
Op-Amp akan sefase (0°) dari tegangan-input-nya, atau
dengan kata lain, jika input berupa tegangan positif, maka
output akan berupa tegangan positif pula, dan begitupun
pada tegangan input negatif.
Pada gambar diatas terlihat rangkaian penguat tak membalik
diberikan inpul sinyal AC dengan tegangan 1 Vpp. Dari
gambar sinyal input dan output diatas terbukti bahwa
rangkaian penguat tak-membalik (non-inverting amplifier)
diatas memiliki output yang tegangannya 2 (dua) kali lebih
besar dari sinyal input dan memiliki fasa yang sama dengan
sinyal input yang diberikan ke rangkaian penguat
tak-membalik (non-inverting amplifier) tersebut.
1.2 IC LM741
LM741 adalah salah satu IC (Integrated Circuit) Op-Amp
(Operational Amplifier) yang memiliki 8 pin. IC Op-Amp
ini terdapat 2 jenis bentuk, yaitu tabung (lingkaran) dan
kotak (persegi), tetapi yang umum adalah yang berbentuk
persegi. Op-Amp banyak digunakan dalam sistem analog
komputer, penguat video/gambar, penguat audio, osilator,
detector dan lainnya. LM741 biasanya bekerja pada
tegangan positif/negatif 12 volt, dibawah itu IC tidak akan
bekerja. Setiap pin/kaki-kaki pada IC LM741 mempunya
fungsi yang berbeda-beda, keterangan pin/kaki-kaki LM741
dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Pada IC ini terdapat dua pin input, dua pin power supply,
satu pin
output, satu pin NC (No Connection), dan dua pin offset
null. Pin offset null
memungkinkan kita untuk melakukan sedikit pengaturan
terhadap arus
internal di dalam IC untuk memaksa tegangan output
menjadi nol ketika
kedua input bernilai nol.
IC LM741 berisi satu buah Op-Amp, terdapat banyak tipe
IC lain yang memiliki dua atau lebih Op-Amp dalam suatu
kemasan DIP. IC Op-Amp memiliki karakteristik yang
sangat mirip dengan konsep Op-Amp ideal pada analisis
rangkaian. Pada kenyataannya IC Op-Amp terdapat
batasan-batasan penting yang perlu diperhatikan.
1.Pertama, tegangan maksimum power supply tidak
boleh melebihi rating maksimum, karena akan merusak
IC.
2.Kedua, tegangan output dari IC op amp biasanya satu
atau dua volt lebih kecil dari tegangan power supply.
Sebagai contoh, tegangan swing output dari suatu op
amp dengan tegangan supply 15 V adalah ±13V.
3.Ketiga, arus output dari sebagian besar op amp
memiliki batas pada 30mA, yang berarti bahwa
resistansi beban yang ditambahkan pada output op amp
harus cukup besar sehingga pada tegangan output
maksimum, arus output yang mengalir tidak melebihi
batas arus maksimum.
2.3 Penerapan Non Invertin Amplifier
- Penerapan Non Inverting Amplifier Dalam
Elektronika Umum.
Pada non inverting amplifier dalam elektronika umum dapat
diaplikasikan sebagai :
1. Aplikasi RFID pada sistem keamanan
2. LCD dot-matrix HD 44780
3. Sensor gas methane TGS 2611
- Penerapan Non Inverting Amplifier Dalam Dunia
Kesehatan
Pada non inverting amplifier dalam dunia kesehatan dapat
diaplikasikan sebagai :
1. Penguat sinyal lemah EKG
2. Inkubator
3. Bed ride monitor