0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan8 halaman

MSDS Solar: Keselamatan dan Penanganan

Dokumen ini adalah Lembar Data Keselamatan Bahan (MSDS) untuk produk Solar (Diesel Fuel) yang diproduksi oleh PT. Pertamina, mencakup informasi tentang identitas produk, bahaya, penanganan darurat, serta data fisik dan kimia. Produk ini dapat menyebabkan iritasi dan potensi kanker dengan paparan berkepanjangan, dan harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kebakaran dan pencemaran lingkungan. Penyimpanan dan penggunaan harus dilakukan dengan ventilasi yang baik dan perlindungan pribadi yang sesuai.

Diunggah oleh

KMZWAY87AA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan8 halaman

MSDS Solar: Keselamatan dan Penanganan

Dokumen ini adalah Lembar Data Keselamatan Bahan (MSDS) untuk produk Solar (Diesel Fuel) yang diproduksi oleh PT. Pertamina, mencakup informasi tentang identitas produk, bahaya, penanganan darurat, serta data fisik dan kimia. Produk ini dapat menyebabkan iritasi dan potensi kanker dengan paparan berkepanjangan, dan harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kebakaran dan pencemaran lingkungan. Penyimpanan dan penggunaan harus dilakukan dengan ventilasi yang baik dan perlindungan pribadi yang sesuai.

Diunggah oleh

KMZWAY87AA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tanggal Pembuatan : Juni 2015

PT. PERTAMINA (PERSERO)


Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 1 dari 8

MATERIAL SAFETY DATA SHEET


(LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN)
1. PRODUK DAN IDENTITAS PERUSAHAAN
NAMA PRODUK : SOLAR
NAMA LAIN : DIESEL FUEL
PRODUSEN : PT. PERTAMINA (PERSERO)
Jl. Medan Merdeka Timur No.1A Jakarta Pusat - Kode Pos 10110
Telepon : 021-79173000
SMS (021) 71113000
Pertamina Contact Centre (PCC) :
Faksimili : (021) 7972177
Email : pcc@[Link]

Nomor Telepon Dalam Keadaan Darurat dalam 24 Jam : 021-3816732


Nomor Telepon Informasi MSDS/LDKB : 021-3815578 / 3815504

2. KOMPOSISI / INFORMASI Hydrokarbon dan Additive

3. PENGENALAN BAHAYA Standar Komunikasi Bahaya :


Berdasarkan OSHA 29 CFR 1910.1200 (berbahaya)

Efek Pemaparan :
Iritasi pernapasan, pusing, mual, pingsan. Pada
pemaparan dalam waktu yang lama dan berulang
ulang akan menyebabkan iritasi kulit atau gangguan
kulit yang lebih serius. Selain itu dilaporkan juga dari
penelitian bahwa produk ini dapat menyebabkan
kanker kulit pada manusia dengan kondisi kesehatan
yang buruk, diperkuat dengan pemaparan sinar
matahari, waktu pemaparan yang lama dan berulang.

Data Tanggap Darurat :


Cairan dapat terbakar

Kontak Mata :
4. TATA CARA PERTOLONGAN PERTAMA
Bilas mata sebanyak-banyaknya dengan air. Jika
terjadi rasa sakit / kelainan hubungi dokter.

Kontak Kulit :
Keringkan bagian kulit yang terkena kontak dengan
lap kering dan bersih. Bilas bagian yang terkena bahan
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 2 dari 8

ini menggunakan air sabun.

Terhirup :
Jauhkan korban dari pemaparan selanjutnya. Jika
terjadi iritasi pernapasan, pusing, mual dan pingsan
maka segera cari pertolongan tenaga kesehatan atau
segera panggil dokter. Bila terjadi HENTI NAPAS,
lakukan RESUSITASI DARI MULUT KE MULUT.

Tertelan :
Bila tertelan, segera beri minum 1 sampai 2 gelas air
dan kemudian segera panggil / bawa ke dokter,
Instalasi Gawat Darurat atau pusat pelayanan medis
lainnya
PERHATIAN :
Jangan sekali-kali merangsang efek muntah atau
memberikan sesuatu pada penderita yang tidak
sadarkan diri.

Media Pemadam Kebakaran :


5. TATA CARA PENANGGULANGAN KEBAKARAN
Karbon dioksida, dry chemical dan foam
Prosedur Khusus Pemadam Kebakaran :
a. Karbon dioksida :
Semprotkan pada pangkal api searah dengan
angin
b. Dry Chemical :
Semprotkan pada pangkal api searah dengan
angin
c. Foam / Busa :
Bila dalam suatu wadah semprotkan busa pada
dinding bagian dalam jangan pada cairan yang
terbakar, searah dengan angin dan bila hanya
suatu ceceran semprotkan pada pangkal api
sampai semua terselimuti searah dengan angin

Alat Pelindung Khusus :


Untuk kejadian kebakaran pada area yang relatif
tertutup, orang yang melakukan pemadaman
kebakaran harus menggunakan Self Contained
Breathing Apparatus (SCBA)

Bahaya Ledakan dan Kebakaran lain :


Terjadi bila ada suatu tempat penampungan tidak
terlindung di sekitar lokasi kebakaran
Titik Nyala : 140 oF atau 60 oC
Rentang Dapat Terbakar : Batas Bawah : 1,3 %,
Batas Atas : 6,0 %
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 3 dari 8

Tingkat Bahaya Menurut NFPA :


Kemudahan Terbakar : 2(Terbakar bila dengan
panas yang cukup)
Instabilitas : 1(Tidak stabil bila
dipanaskan- lakukan tindakan
pencegahan normal)
Bahaya Kesehatan : 1 (Sedikit berbahaya)
Dekomposisi Bahan Berbahaya : Karbon Monoksida.

Pelaporan :
6. TATA CARA PENANGGULANGAN TUMPAHAN
Jika terjadi tumpahan segera laporkan sesuai dengan
DAN KEBOCORAN otrisasi setempat yang telah ditentukan

Prosedur penanggulangan kebocoran atau


tumpahan :
Singkirkan semua kondisi yang memungkinkan
terjadinya penyalaan. Keringkan tumpahan
menggunakan bahan penyerap (Sorbent), pasir, tanah
lempung dan bahan penghambat kebakran lainnya
yang telah ditentukan oleh peraturan setempat.

Perlindungan Lingkungan :
Cegah masuknya tumpahan ke dalam selokan umum,
saluran pembuangan atau perembesan ke dalam
tanah.

Penanganan :
7. PENANGANAN DAN PENYIMPANAN
Menyebabkan efek yang serius jika terserap melalui
kulit. Hindari agar uap atau mist tidak terhisap oleh
saluran nafas. Wadah yang dapat dipindah yang
digunakan untuk menyimpan harus diletakkan ditanah
dan nozzle harus selalu kontak dengan wadah ketika
pengisian untuk mencegah timbulnya listrik statis

Penyimpanan :
Untuk penyimpanan di dalam ruangan harus
memperhatikan sistem ventilasi. Penyimpanan di
tangki timbun harus memperhatikan persyaratan
sesuai dengan klasifikasinya. Uap yang mudah
terbakar dapat terbentuk walaupun disimpan pada
temperatur dibawah titik nyala. Jauhkan dari bahan
bahan yang mudah terbakar. Tempat penyimpanan
harus di "grounding" dan "bonding" serta dilengkapi
dengan pressure vacuum valve dan flame arrester.
Jauhkan dari bahan yang mudah terbakar, api, listrik
atau sumber panas lainnya
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 4 dari 8

Ventilasi :
8. PENGENDALIAN PEMAPARAN /
Apabila Solar digunakan pada ruangan yang relatif
PERLINDUNGAN DIRI tertutup maka harus dilengkapi dengan Ventilasi
keluar (exhaust fan). Ventilasi dan peralatan yang
dipakai harus bersifat kedap gas.

Pelindung Pernapasan :
Pakailah alat perlindung pernapasan jika konsentrasi
di udara telah melebihi Nilai Ambang Batas.

Pelindung Mata :
Pakailah kacamata pelindung (goggles) untuk bahan
kimia.

Perlindungan Kulit :
Pakailah sarung tangan dari karet atau PVC. Terapkan
kebersihan perorangan yang baik

Nilai Ambang Batas : 500 ppm

9. DATA FISIK & KIMIAWI


BATASAN METODE
No. KARAKTERISTIK SATUAN
MIN MAKS ASTM IP
1 Bilangan Cetana
Angka Setana atau - 48 - D 613-95
Indeks Setana - 45 - D 4737-96a
2 Berat Jenis 150C Kg/m3 815 870 D1298/D4052-96
3 Viskositas (pada suhu 400C) mm2 2.0 5.0 D 445-97
4 Kandungan sulfur %mm - 0.35 1) D 2622-98
5 Distilasi
0
Temp. 95 C - 370
0
6 Titik Nyala C 60 - D 93-99c
0
7 Titik Tuang C - 18 D 97
8 Residu Karbon %mm - 0.1 D 4530-93
9 Kandungan Air mg/kg -45 500 D 1744-92
10 Biological Growth*) -
11 Kandungan FAME*) % v/v -
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 5 dari 8

12 Kandungan Metanol & Etanol % v/v D 4815


13 Korosi Lempeng Tembaga merit - 10 D 130-94
14 Kandungan Abu % v/v - D 482-95
15 Kandungan Sedimen % m/m - Kelas 1 D 473
16 Bilangan Asam Kuat mg KOH/g - 0,01 D 664
17 Bilangan Asam Total mg KOH/g - 0,01 D 664
18 Partikulat mg/l - 0 D 2276-99
19 Penampilan Visual 0,6
20 Warna [Link] - 3,0 D 1500

*) Khusus untuk Minyak Solar yang mengandung Bio Diesel, jenis dan spesifikasi Bio Dieselnya mengacu
ketetapan Pemerintah

CATATAN UMUM
1. Aditif harus kompatibel dengan minyak mesin (tidak menambah kekotoran mesin/kerak) Aditif yang
mengandung komponen pembentuk abu (ash forming) tidak diperbolehkan.
2. Pemeliharaan secara baik untuk mengurangi kontaminasi (debu, air, bahan bakar lain dll)
3. Pelabelan pada pompa harus memadai dan terdefinisi

CATATAN KAKI
CATATAN 1 Batasan 0.35% m/m setara dengan 3500 ppm
Spesifikasi tersebut sesuai Lampiran Keputusan Dirjen Migas 3675 K/24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006
dan dapat berubah sewaktu-waktu

Stabilitas terhadap suhu, cahaya, dll.:


10. REAKTIVITAS
Stabil.
Keadaan situasi yang harus dihindari :
Panas, percikan api, nyala maupun kondisi dimana
dapat terbentuk listrik statis.
Ketidak sesuaian (bahan yang harus dihindari) :
Dekomposisi Bahan Berbahaya :
Karbon monoksida.
Polimerisasi pembentukan bahan-bahan berbahaya :
Tidak terjadi.

DATA TOKSIKOLOGI AKUT :


11. DATA TOKSIKOLOGI
Hasil toksikologi akut menunjukkan tidak ada
pengaruh akut melalui pernafasan, pada saat uji
menggunakan mist maupun uapnya.
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 6 dari 8

DATA TOKSIKOLOGI SUB KRONIK


Percobaan dilakukan terhadap tikus dengan paparan
melalui kulit selama 5 hari / minggu selama 90 hari
pada dosis paparan yang diperkirakan lebih tinggi dari
pada kondisi normal. Pada percobaan ini dilakukan
pengamatan terhadap organ-organ bagian dalam dan
kimia klinis cairan tubuh, ternyata hasilnya
menunjukkan bahwa produk ini tidak mempunyai
efek yang merugikan

DATA TOKSIKOLOGI REPRODUKSI :


Paparan melalui kulit terhadap tikus yang sedang
hamil pada dosis representatif tidak memberikan efek
yang merugikan baik terhadap induknya maupun
terhadap keturunannya.

DATA TOKSIKOLOGI KRONIK :


Base oil yang terkandung dalam produk ini
merupakan solvent refined maupun hydrotreated.
Studi yang dilakukan dengan mengoleskan produk ini
pada kulit tikus tidak menunjukkan efek karsinogenik

DATA TOKSIKOLOGI LAIN :


Percobaan di laboratorium terhadap produk ini
setelah pemakaian pada kendaraan bermesin diesel
tidak memberikan efek karsinogenik

Pengaruh dan kerusakan terhadap lingkungan :


12. DATA TOKSIKOLOGI
Rembesan ke dalam tanah akan menyebabkan
pencemaran air tanah atau aquifer

Pembuangan Limbah :
13. PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN
Dapat dibakar pada incinerator atau sesuai ketentuan
PEMBUANGAN Pemerintah.

Informasi Perundang-undangan :
Limbah Sludge produk ini dapat dinyatakan sebagai
limbah B3 kecuali setelah dilakukan uji TCLP (Toxicity
Characteristic Leaching Procedure) tidak terbukti, dan
ketentuan pembuangannya harus sesuai dengan
ketentuan yang berlaku

USA DOT :
14. INFORMASI TRANSPORTASI PEMBUANGAN
SHIPPING NAME : DIESEL FUEL
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 7 dari 8

HAZARD CLASS & DIV : COMBUSTIBLE LIQUID


ID NUMBER : NA 1993
ERG NUMBER 12 8
PACKING GROUP : PG III
STCC : 4915112
DANGEROUS WHEN WET : Tidak ada
LABEL(s) : Combustible liquid
PLACARD (s) : Combustible

RID/ ADR :
HAZARD CLASS 3
HAZARD SUB CLASS : 31 (c)
LABEL :3
DANGER NUMBER 30
UN NUMBER 1202

IMO :
HAZARD CLASS & DIV : 3.3 ID/UN NUMBER 1202
PACKING GROUP : PG III
SHIPPING NAME : Diesel Fuel
LABEL(s) : Combustible liquid

ICAO/IATA :
HAZARD CLASS & DIV 3
ID/UN NUMBER 1202
PACKING GROUP : PG III
LABEL (S) : Combustible liquid

Status inventory :
15. INFORMASI PERUNDANG-UNDANGAN
Terdaftar pada TSCA dan EINECS/ELINCS
EEC labeling : Tidak ada
Symbol : Xn = Harmful,
F = Flammable
EU labeling : Tidak ada
Risk Phrase(s) :
R40, Possible risk of irreversible effects. Safety
Phrase (s) : S24-2-36/37-62

Hindari kontak dengan kulit. Jauhkan dari jangkauan


anak-anak. Kenakan pakaian pelindung dan sarung
tangan khusus. Jika tertelan, jangan merangsang
terjadinya muntah, segera hubungi dokter.

LABEL PERINGATAN :
16. INFORMASI LAIN-LAIN
Mengandung aromatic petroleum oil.
Berbahaya jika kontak dengan kulit pada pemaparan
Tanggal Pembuatan : Juni 2015
PT. PERTAMINA (PERSERO)
Direktorat – Pemasaran dan Niaga Revisi ke : -
Halaman : 8 dari 8

dalam waktu yang lama dan berulang-ulang. Produk


ini dapat terbakar

DAPAT MENYEBABKAN KANGKER KULIT, KERUSAKAN


PADA HATI, KERUSAKAN KOMPONEN, DARAH

Semua resiko penggunaan produk ditanggung oleh


pemakai. Tanda peringatan dan prosedur penanganan
produk ini harus dimiliki oleh pemakai dan petugas
yang menangani produk ini

17. KETERANGAN SIMBOL NFPA

Anda mungkin juga menyukai