Workshop 4 Hari: Dasar HR Profesional
Workshop 4 Hari: Dasar HR Profesional
1
Agenda BHRP Dasar Online (4 Hari)
Day #1 Day #3
Day #2 Day #4
2
Ground Rules...
1 2 3
4 5 6
3
Day #3.1
Performance Management
4
HR Management System
WORKFORCE
Business Career &
Plan & Talent MANAGEMENT
HR Strategy Management
Employee &
Organization Manpower Recruitment & Training & Performance
Industrial Termination
Design Planning Selection Development Management
Relations
Job
Evaluation
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT
5
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
6
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
7
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
infinity
8
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
infinity
(R)outine
“ada tetap ada”
9
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
Berdirinya Corporate
University: Q4 2015
Mendapat Sertifikasi ISO
1one
(I)mprovement
infinity
9001-2015: Q4 2016
(R)outine
“ada tetap ada”
10
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
Berdirinya Corporate
University: Q4 2015
Mendapat Sertifikasi ISO
1one
(I)mprovement
(R)outine
“ada tetap ada”
11
Konsep Zero-One-Infinity di Organisasi
Segala aktivitas dalam organisasi dapat dikelompokkan kedalam aktivitas yang bersifat
breakthrough (terobosan), improvement (perbaikan), ataupun routine (rutin)
0zero
(B)reakthrough
Berdirinya Corporate
University: Q4 2015
Mendapat Sertifikasi ISO
1 one
(I)mprovement
(R)outine
“ada tetap ada”
Gaji dibayarkan tepat waktu: tanggal 28 setiap bulannya
12
Filosofi Beladiri Jepang: Shu-Ha-Ri
13
Keseimbangan Peran pada Setiap Layer Organisasi
Top Management
(e.g.: BOD, Chief, EVP)
40% 60% 0%
Middle Management
(e.g.: Mgr, GM, VP, SVP)
10% 70% 20%
First-line Management
(e.g.: SPV, Asst Mgr, AVP)
0% 60% 40%
14
Breakthrough/Improvement/Routine?
Tentukan kategori ukuran kinerja berikut ini apakah termasuk dalam kategori
Breakthrough (B), Improvement (I), atau Routine (R)?
Achievement Target B/I/R
Perspective Key Performance Measures
2013 2014 2015 2016 2014 2015 2016
Financial Keuntungan kotor (revenue) cabang per bulan 100 juta rupiah 150 juta rupiah 200 juta rupiah 300 juta rupiah I I I
Keuntungan bersih (profit) cabang per bulan 7.5 juta rupiah 15 juta rupiah 25 juta rupiah 50 juta rupiah I I I
Jumlah kunjungan 8 per jam 15 per jam 30 per jam 50 per jam I I I
Customer Kepuasan pelanggan Rata-rata 3/5 Rata-rata 4/5 Rata-rata 4.5/5 Rata-rata 4.75/5 I I I
Leadtime penyajian Rata-rata 12 menit Max 10 menit Max 7 menit Max 5 menit I I I
Jumlah pengunjung loyal 10% dari total 20% dari total 40% dari total 50% dari total I I I
Harga kompetitif = kompetitor 90% kompetitor 80% kompetitor 70% kompetitor I I I
Internal Sosialisasi SOP Setiap kuartal Min 1x per bulan Min 2x per bulan Min 1x per minggu I I I
Downtime perangkat AVG 4 jam Max 2 jam Max 1 jam Max 30 menit I I I
Stock fulfillment 3 hari 2 hari 1 hari 1/2 hari I I I
Jumlah vendor 1-2 per kategori 3 per kategori 4 per kategori 5 per kategori I I I
Learning & MPP fulfillment 90% 100% 100% 100% I R R
Growth
Sertifikasi internal untuk frontliner 65% 100% 100% 100% I R R
Koneksi cabang 90% online 100% online 100% online 100% online I R R
Indeks kebersihan Rata-rata 3.2/5 Rata-rata 4/5 Rata-rata 4.5/5 Rata-rata 4.75/5 I I I
16
Improvement: Balanced Scorecard (BSC) Kedai Kopi “Harman”
Strategi Besaran Kedai Kopi “Harman” (Harum-Nyaman)
Mendorong kompetensi Strategy Map Scorecard
utama di sajian serta Strategic Objective KPI Target 2014
penyajian minuman • Keuntungan kotor • 150 juta rupiah
kopi dan variannya Pemasukan
Financial
(revenue)
sebagai basis untuk bulanan yang
• Keuntungan bersih • 15 juta rupiah
mengembangkan meningkat
(profit) per bulan
jaringan layanan (1) • Jumlah kunjungan • 15 per jam
Membangun
keunggulan SDM untuk • Kepuasan pelanggan • Rata-rata 4/5
Customer
menghasilkan layanan Pelayanan (1) Produk yang • Leadtime penyajian • Max 10 menit
(1) yang cepat terjangkau & • Jumlah pengunjung • 20% dari total
memuaskan dan (3) berkualitas
dan ramah loyal per bulan
pengalaman spektakuler • Harga kompetitif • 90% kompetitor
bagi pengunjung (2)
Klarifikasi segmentasi Perangkat • Sosialisasi SOP • Min 1x / bulan
• Downtime • Max 2 jam /
Internal
17
Routine: Job Description Kedai Kopi “Harman”
Aktivitas Routine
Aktivitas routine dari
suatu jabatan bisa didapat
dari job description
Selain job description, bisa
didapat pula dari Service
Level Agreement (SLA)
Sumber lain untuk
aktivitas routine adalah
dari Standard Operating
Procedure (SOP)
18
Routine: Dimensi Pengukuran Berbasis QCDSM
19
Routine: Dimensi Pengukuran Berbasis SQCDP
20
Bermitra dengan Bawahan untuk Pencapaian Kinerja
Performance Planning
Sasaran kinerja harus SMART
(specific, measurable,
attainable, relevant,
time bound)
Berlaku Golden Rule: atasan
Partnering for
yang berhak memutuskan Performance
Lalu tentukan tingkatan
pengembangan saat ini dan gaya
kepemimpinan yang dibutuhkan
untuk setiap sasaran kinerja,
menurut bawahan
Sumber: Leadership and the One Minute Manager; Ken Blanchard, Patricia Zigarmi, Drea Zigarmi (1986) 21
YEAR : 2014 Individual Performance Plan (IPP)
NAME Ahmad Baidowi – HR Section Head
SUPERIOR Doni Mulyadi – HR & GA Department Head
DATE 10 Januari 2014 SIGNATURE:
Untuk setiap sasaran kinerja dapat ditetapkan standar yang harus dicapai yang bersifat
kuantitatif (standar adalah target pencapaian minimal yang harus dicapai)
Bagaimana membuat sasaran kinerja untuk hal-hal yang termasuk dalam area attitude
seperti:
1. Inisiatif Diberi skala penilaian (misal 1 s.d. 5),
2. Kreativitas lalu setiap tingkatan dalam skala penilaian akan lebih baik
jika dilengkapi dengan indikator perilaku
3. Kejujuran
(= BARS: Behaviorally Anchored Rating Scale)
4. Loyalitas
Contoh:
1 2 3 4 5
Mampu Mampu Mampu Mampu Mampu
menyebutkan dan menjelaskan dan memperlihatkan melaksanakan mempraktekkan
mengulangi memberi contoh tanpa contoh visual secara lancar dan secara spontan dan
secara lisan secara lisan tepat otomatis
24
YEAR : 2014 Individual Performance Plan (IPP)
NAME Ahmad Baidowi – HR Section Head
SUPERIOR Doni Mulyadi – HR & GA Department Head
DATE 10 Januari 2014 SIGNATURE:
Level Alokasi
Kriteria
Prioritas Poin Bobot
Indikator penting, tetapi bukan main value
Penting driver untuk operasional organisasi atau 5-10 5-10%
proses pendukung.
Indikator sangat penting, dan merupakan
Sangat
main value driver untuk operasional 10-15 10-15%
Penting
organisasi atau proses pendukung.
Indikator sangat penting dan kritikal dalam
Kritikal pencapaian tujuan operasional organisasi > 15 > 15%
atau proses pendukung.
26
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
1. PENILAI 3
27
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
28
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
29
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.1. Strict Rating/Severity Error
5 Penilai memberi nilai lebih rendah dari
penilai-penilai lain pada umumnya
30
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.1. Strict Rating/Severity Error
5 Penilai memberi nilai lebih rendah dari
penilai-penilai lain pada umumnya
1 2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.2. Lenient Rating/Leniency Error
Penilai memberi nilai lebih tinggi dari
penilai-penilai lain pada umumnya
31
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.1. Strict Rating/Severity Error
5 Penilai memberi nilai lebih rendah dari
penilai-penilai lain pada umumnya
1 2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.2. Lenient Rating/Leniency Error
Penilai memberi nilai lebih tinggi dari
penilai-penilai lain pada umumnya
32
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.1. Strict Rating/Severity Error
5 Penilai memberi nilai lebih rendah dari
penilai-penilai lain pada umumnya
1 2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.2. Lenient Rating/Leniency Error
Penilai memberi nilai lebih tinggi dari
penilai-penilai lain pada umumnya
33
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
1 2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.2. Lenient Rating/Leniency Error
Penilai memberi nilai lebih tinggi dari
penilai-penilai lain pada umumnya
34
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
1 2. PENILAI-PENILAI LAIN
2.2. Lenient Rating/Leniency Error
Penilai memberi nilai lebih tinggi dari
penilai-penilai lain pada umumnya
35
Sejumlah Bias/Kesalahan dalam Penilaian Kinerja
36
YEAR : 2014 Individual Performance Plan (IPP)
NAME Ahmad Baidowi – HR Section Head
SUPERIOR Doni Mulyadi – HR & GA Department Head
DATE 10 Januari 2014 SIGNATURE:
Sumber: Leadership and the One Minute Manager; Ken Blanchard, Patricia Zigarmi, Drea Zigarmi (1986) 38
Strategi Pengembangan Talenta
Belum
Berkarya
Mampu
Belum
10% Mampu
Mau
Mau Bertindak 70%
Formal Learning Experiential Learning
Self-Development: read books, Mentoring & Management-
higher education, surf the Internet 20% improvement: task assignment,
Technical-Development: technical improvement projects
training/tutoring, certification
Social Learning Real Job Assignment:
Counseling & Situational Leadership: Apprenticeship, job rotation
Management-Development:
Directing, Coaching, Supporting, Delegating Acting & job promotion
executive development program
Sumber: Competency-Based Training Basics; William J. Rothwell & Jim M. Graber, American Society for Training and Development/ASTD (2010) 39
Career Architect Development Planner; Michael M. Lomardo & Robert W. Eichinger – Lominger (2006)
MONTH : April 2014 Individual Performance Tracking (IPT)
NAME Ahmad Baidowi – HR Section Head
SUPERIOR Doni Mulyadi – HR & GA Department Head
DATE 4 April 2014 SIGNATURE:
KEY PERFORMANCE MEASURES TARGET ACHIEVEMENT PROBLEM & ISSUES COUNTER ACTION
Insentif sales dibayarkan tepat Approval dari BOD sedikit terlambat di Memastikan approval BOD bisa dilakukan
Max tgl 28 Maret Tercapai
waktu bulan Maret karena ybs. sedang keluar Max tgl 25
negeri Mencoba opsi approval via email apabila
Gaji dibayarkan tepat waktu Max tgl 28 Maret Tercapai BOD sedang diluar kantor
ROUTINE:
ORDINARY
Max 1w sblm Sempat ada gangguan sistem HRIS pada Memastikan tidak ada gangguan lagi pada
CONTROL POINT THR dibayarkan tepat waktu Belum (on-track)
Lebaran bulan Maret yang mengakibatkan HRIS sistem HRIS
berjalan lambat, setelah dicek ke IT Meminta jadwal patch antivirus dan
Bonus dibayarkan tepat waktu Max tgl 28 Des Belum (on-track) ternyata sedang ada patch antivirus lainnya ke IT serta meminta mereka tidak
melakukannya di masa-masa hari gajian
MPP 2014 tersedia Feb 2014 Feb 2014 Rekrutmen di kampus-kampus mulai Memastikan persiapan dan pelaksanaan
dijalankan dan akan diintensifkan karena campus recruitment berjalan lancar
memasuki masa-masa kelulusan sesuai rencana
Fulfillment rate 100% 100% 45% Merancang ulang booth dan menyiapkan
standing banner
Matriks kompetensi, kurikulum,
Q2 2014 80% (on-track)
silabus tersedia Sedang dijajaki menggunakan pihak Terdapat cost-benefit dari melakukan
eksternal untuk melakukan sertifikasi sertifikasi frontliner menggunakan
IQP vs. PQP tersedia 100% 40% (on-track) frontliner vendor
IMPROVEMENT: Memanggil sejumlah vendor dan
KEY PERFORMANCE Frontliner tersertifikasi pada Batch 1 85% 0% meminta penawaran dari mereka
INDICATOR
Frontliner tersertifikasi pada Batch 2 100% 0% Paket remunerasi baru sudah selesai Sosialisasi paket remunerasi baru berjalan
disusun dan mulai dilakukan sosialisasi melalui e-mail dan kunjungan ke cabang-
kepada seluruh karyawan cabang
Paket remunerasi saat ini tersedia Feb 2014 Jan 2014 Memastikan jadwal kunjungan ke cabang-
cabang dan menyiapkan daftar hadir
Paket remunerasi baru tersedia Apr 2014 Apr 2014 serta laporan kegiatan
BREAKTHROUGH:
n/a
40
MILESTONE
Bermitra dengan Bawahan untuk Pencapaian Kinerja
POIN FINAL
PENUGASAN LAIN-LAIN
SELF SUPERIOR
Terlibat dalam akuisisi perusahaan lain di bulan September, bertugas memastikan pengalihan karyawan berjalan baik dan lancar 5.0 5.0
TOTAL POIN 5.0 5.0
42
TOTAL POIN KESELURUHAN 96.5 96.5
Ilustrasi Pelaksanaan Siklus Performance Management
43
Performance Appraisal: Rentang Nilai (Rating Scale)
Penggunaan rentang/selang nilai merupakan metode yang paling umum dan paling
sering digunakan dalam penentuan hasil akhir indeks kinerja seseorang
0 50 80 90 100
65%
(“B”)
Peringkat 18-20
15% terdegradasi ke
(“C”) Divisi Championship
45
Performance Appraisal: Distribusi dan Kurva Normal
Penggunaan distribusi dan kurva normal pada saat performance appraisal akan
memberikan hasil yang lebih adil dan proporsional sehingga lebih dapat diandalkan
x
D C B A A+
~3% ~13% ~68% ~13% ~3%
47
Performance Management dengan Bonus
DAN
3P: Pay for Position, Pay for People, Pay for Performance
48
Performance Management dengan Kenaikan Gaji
DAN
3P: Pay for Position, Pay for People, Pay for Performance
D C B A A+
Manager 0 inflasi inflasi + 1% inflasi + 2% inflasi + 2%
49
Day #3.2
Bonus Formulation
50
HR Management System
WORKFORCE
Business Career &
Plan & Talent MANAGEMENT
HR Strategy Management
Employee &
Organization Manpower Recruitment & Training & Performance
Industrial Termination
Design Planning Selection Development Management
Relations
Job
Evaluation
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT
51
Pay for
52
Pay for
Poin Pengali Bonus Tahunan harus murni berdasarkan pencapaian kinerja tahun
berjalan dan tidak terpengaruhi dengan Poin Pengali Bonus Tahunan sebelumnya
53
Pay for
Pencapaian sasaran kinerja individu, terwakili oleh Kinerja Individu, perlu mendapat
bobot yang proporsional sesuai dengan kontribusi masing-masing karyawan
54
Pay for
Koefisien Gamma = Poin Murni dari Performance Appraisal (PA) * Faktor Pengali,
diperlukan karena sebaran jumlah karyawan pada masing-masing level berbeda
A+ thd A 2 2 2 2 2
A thd B 2 2 2 2 2
B thd C 2 2 2 2 2
A+ thd B 4 4 4 4 4
55
Pay for
Koefisien Gamma = Poin Murni dari Performance Appraisal (PA) * Faktor Pengali,
diperlukan karena sebaran jumlah karyawan pada masing-masing level berbeda
Faktor Pengali
Nilai Perf. Poin Faktor Pengali Nilai Perf. Poin GM Mgr Spv Staff
Appraisal Murni 3 2 1 ½ Appraisal Murni 8 4 2 1
A+ 8 24 16 8 4 A+ 8 64 32 16 8
A 4 12 8 4 2 A 4 32 16 8 4
B 2 6 4 2 1 B 2 16 8 4 2
C 1 3 2 1 ½ C 1 8 4 2 1
D 0 0 0 0 0 D 0 0 0 0 0
A+ thd A 2 2 2 2 2 A+ thd A 2 2 2 2 2
A thd B 2 2 2 2 2 A thd B 2 2 2 2 2
B thd C 2 2 2 2 2 B thd C 2 2 2 2 2
A+ thd B 4 4 4 4 4 A+ thd B 4 4 4 4 4
56
Pay for
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Amir Supervisor A 8
Badu Supervisor B 4
Charlie Supervisor A 8
Doni Supervisor B 4
Elisabeth Staff A 4
Firdaus Staff B 2
Gatot Staff A 4
Helena Staff B 2
Pencapaian sasaran kinerja unit bisnis, terwakili oleh Kinerja Unit Bisnis, perlu
berdasarkan sasaran-sasaran kinerja yang relevan dengan unit bisnis
58
Pay for
Penambahan cabang, penambahan tenaga kerja (manpower), dll akan tercermin pada
angka PBT (Profit Before Tax)
59
Pay for
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Amir Supervisor A 8
Badu Supervisor B 4
Charlie Supervisor A 8
Doni Supervisor B 4
Elisabeth Staff A 4
Firdaus Staff B 2
Gatot Staff A 4
Helena Staff B 2
Keterangan:
Unit bisnis ‘Api’ melebihi target namun profitnya lebih rendah dibanding tahun lalu.
Unit bisnis ‘Tanah’ tidak mencapai target namun profitnya sama dengan tahun lalu.
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Keterangan:
Unit bisnis ‘Api’ melebihi target namun profitnya lebih rendah dibanding tahun lalu.
Unit bisnis ‘Tanah’ tidak mencapai target namun profitnya sama dengan tahun lalu.
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
65
Pay for
Koefisien Delta diperlukan sebagai faktor koreksi terhadap perhitungan total bonus
yang dapat saja melebihi batas maksimal bonus pool tahunan yang tersedia
Misal:
14,351 milyar
δ= 10,283 milyar
= 1.4 (berarti seluruh data dikali dengan 1.4)
10,283 milyar
δ= 14,351 milyar
= 0.7 (berarti seluruh data dikali dengan 0.7)
66
Pay for
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Pengali
Unit Gaji Nominal Realisasi Realisasi Faktor
Nama Jabatan PA Gamma Lambda Tahun Ini Delta
Bisnis Pokok Ideal Nominal PTI Koreksi
(PTI)
Charlie Supervisor A 8 Tanah * 0.75 = 6.00 * 14,000 = 84,000 * 0.44 = 36,571 2.61 0.44
Firdaus Staff B 2 Api * 1.00 = 2.00 * 7,000 = 14,000 * 0.44 = 6,095 0.87 0.44
Gatot Staff A 4 Tanah * 0.75 = 3.00 * 7,000 = 21,000 * 0.44 = 9,142 1.31 0.44
Helena Staff B 2 Tanah * 0.75 = 1.50 * 7,000 = 10,500 * 0.44 = 4,571 0.65 0.44
Total 367,500 160,000
Bonus Pool yang Tersedia 160,000
Delta 0.44 = 160,000 / 367,500