Resume “Memory”
Kerja otak dalam memori adalah proses kompleks yang melibatkan beberapa
bagian otak untuk menerima, menyimpan, dan mengambil kembali informasi.
Memori bukan hanya satu sistem, melainkan terdiri dari beragam jenis dan tahapan
yang saling berkaitan.
Bagaimana Otak Memproses Memori?
1. Tahapan Proses Memori
Memori terbentuk melalui 3 tahap utama:
Bagian Otak yang
Tahap Penjelasan
Terlibat
Otak menerima informasi dari pancaindra Korteks sensorik,
1. Enkoding
dan mulai memprosesnya. prefrontal cortex
Informasi disimpan dalam jaringan neuron Hippocampus,
2. Penyimpanan
untuk jangka pendek atau panjang. korteks asosiasi
Otak mengakses kembali informasi saat Prefrontal cortex,
3. Pengambilan
dibutuhkan. hipokampus
2. Jenis-Jenis Memori
Jenis Memori Fungsi Contoh
Menyimpan info sangat Melihat cahaya sebentar
Sensorik
singkat (ms–detik). setelah memejamkan mata.
Memori jangka pendek Menyimpan info Mengingat nomor telepon
(working memory) sementara saat berpikir. yang baru didengar.
Menyimpan info dalam Mengingat ulang tahun,
Memori jangka panjang
waktu lama. pelajaran sejarah.
Jenis Memori Fungsi Contoh
Deklaratif (eksplisit) Sadar, bisa dijelaskan. Fakta & peristiwa.
Tidak sadar, berbasis
Non-deklaratif (implisit) Bersepeda, mengetik.
kebiasaan.
Bagian Otak yang Mengatur Memori
1. Hippocampus: Mengonversi memori jangka pendek ke jangka panjang
(terutama memori deklaratif).
2. Amygdala: Mengaitkan memori dengan emosi (contohnya: trauma atau
kenangan indah).
3. Prefrontal cortex: Mengatur kerja memori jangka pendek, fokus, dan
pengambilan keputusan.
4. Cerebellum & basal ganglia: Mengatur memori motorik dan prosedural
(berkaitan dengan gerakan/kebiasaan).
Faktor yang Mempengaruhi Memori
1. Emosi: Emosi kuat (positif atau negatif) memperkuat penyimpanan memori.
2. Tidur: Tidur yang cukup penting untuk konsolidasi memori.
3. Pengulangan: Memperkuat koneksi sinaptik (neuron).
4. Stres kronis: Dapat merusak hippocampus dan mengganggu ingatan.