0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Rancangan Sistem Thermoelectric Peltier HHO

Dokumen ini menjelaskan tahap pelaksanaan dalam perancangan sistem Thermoelectric Generator Knalpot yang melibatkan alat dan bahan, serta rancangan fungsional dan struktural. Sistem ini menggunakan termoelektrik Peltier untuk mengubah energi panas menjadi listrik, yang kemudian digunakan untuk mengisi tabung hidrogen melalui reaktor HHO. Hasil pengujian menunjukkan variasi tegangan yang dihasilkan berdasarkan perbedaan suhu antara plat panas dan dingin.

Diunggah oleh

Adiani Ani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Rancangan Sistem Thermoelectric Peltier HHO

Dokumen ini menjelaskan tahap pelaksanaan dalam perancangan sistem Thermoelectric Generator Knalpot yang melibatkan alat dan bahan, serta rancangan fungsional dan struktural. Sistem ini menggunakan termoelektrik Peltier untuk mengubah energi panas menjadi listrik, yang kemudian digunakan untuk mengisi tabung hidrogen melalui reaktor HHO. Hasil pengujian menunjukkan variasi tegangan yang dihasilkan berdasarkan perbedaan suhu antara plat panas dan dingin.

Diunggah oleh

Adiani Ani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 3.

TAHAP PELAKSANAAN
3.1. Block diagram
PUMP WATER

Knalpot Peltier STEP UP

REACTOR HHO AMPER METER

Gambar 3. 1. Blok Diagram

3.2. Flowcha
rt Star

Indikator Panas Knalpot


dari Bahan Bakar

Lempeng Peltier tidak terbaca oleh sensor suhu

Apakah sensor suhu No


tegpot Lebih kecil
dari 42° C

Yes
Converter 24 V DC mengisi daya

Reaktor HHO akan bekerja mengisi


tabung Hidrogen

Tabung hydrogen penuh

End

Gambar 3. 2. Flowchart
3.3. Alat dan Bahan

3.3.1. Alat
Alat-alat yang digunakan dalam perancangan Tegpot sebagai berikut:
1. Mesin bor listrik

2. Gerinda

3. Tool set

4. Gergaji besi

5. Las listrik

6. Alat tap (pembuat ulir)

7. Multitester

8. Solder

3.3.2. Bahan
Bahan-bahan yang digunakan dalam perancangan system Tegpot
1. Plat Aluminium, dan Pipa Besi
2. Termoelektrik Peltier tipe (TEG unit penghasil listik DC)
3. Baut dan mur
4. Stop kontak, saklar,led,Instalasi kabel dan Tabung Accumulator
5. Arduino , step up ,servo,dan ball valve
6. Hho (unit penghasil bahan bakar)
7. Pelindung knalpot
8. Plat stanless steel
9. Katalis soda api (NAOH)
3.4. Perumusan Ide Rancangan

3.4.1. Rancangan Fungsional dan Struktural


Dalam Thermoelectric Generator Knalpot ini terdiri dari dua unit utama,
yaitu sistem termoelektrik Peltier (thermopile) dan unit transmisi daya listrik
beserta reactor hho. Kerangka alat terdiri dari:

3.4.2. Kerangka luar


Kerangka luar ini terdiri dari dudukan termoelektrik Peltier (thermopile) dan
sistem pendinginan water cooling block . Dudukan termoelektrik Peltier dirangkai
dengan pengencang berupa skrup. Sistem pendinginan terletak pada dudukan
termoelektrik Peltier.

3.4.3. Installation Electronica dan Reactor HHO


Instalasi Elektronika ini terdiri dari unit kabel, saklar, ARDUINO UNO
(mikrokontroler), peningkat tegangan, dan sensor servo ball valve. Unit kabel
diselubungi oleh bahan isolator yang tahan terhadap panas knalpot. Saklar
dipasang pada alat reactor hho untuk mengatur on/off alat. Arduino uno dan
perangkat elektronika lainnya digunakan sebagai indikator pengontrol listrik dan
sistem reactor hho menghasil gas dari hasil perangkat alat termoelektrik Peltier
tersebut. Ditambahkan peningkat tegangan dengan step up converter dan pwm
untuk menstabilkan proses electrolisis dan meningkatkan tegangan yang
dihasilkan oleh termoelektrik peltier. Panas buang yang telah diubah menjadi
energi listrik selanjutnya dimanfaatkan sebagai alat sumber daya untuk
mengaktifkan proses [Link] sebab itu, perlu adanya tabung
(accumulator )sebagai tempat penyimpan semetara gas hydrogen sebelum di arah
kan pembakaran. (Zaidi, 2024).

3.5. Gambar Sistem Kerja Alat


Sistem kerja dari termoelektrik Peltier adalah memanfaatkan perbedaan
suhu pada dua sisinya. Untuk menjaga perbedaan suhu termoelektrik Peltier tetap
stabil, pada sisi dingin alat tersebut dipasang water block yang terdiri dari selang-
selang yang dialiri air dinggin. Energi listrik yang dihasilkan dari konversi energi
panas knalpot oleh termoelektrik Peltier tersebut selanjutnya dihubungkan pada
instalasi elektronika. untuk diarahkan ke pensuplaian daya reactor hho setelah
reaksi terjadi dan menghasilkan gas hydrogen pada unit penyimpanan tabung
accumulator yang nantinya akan langsung digunakan kepembakaran motor
setelah sistem itu tercapai sensor servo valve akan menutup selang bahan bakar
minyak dan selang bahan bakar gas hydrogen terbuka untuk mengantikan proses
pembakaran bahan bakar minyak bensin ke bahan bakar gas hydrogen yang
dihasilkan.
Gambar 3. 3. Desain alat

[Link] Uji Tegangan dan Suhu Thermoelektrik Peltier


Parameter Pengujian Termoelektrik Peltier yang diukur secara bertahap
adalah beda suhu antara plat panas dan plat dingin, tegangan output dan kuat
[Link] hasil pengujian rancangan alat.

Data hasil pengujian kondisi awal identifikasi spesikasi Termoelektrik Peltier


Pengujian Bentuk
ke- hasil
Jumlah Peltier Pemanas Pendingin
1 Setrika bersuhu Headsink dan Tegangan
1 buah 100oC kipas angin = 2.88-
3.3 volt
2 Setrika Tegangan
1 buah bersuhu 100oC Water block dan
= 2.86-3
air
volt.
3 Setrika Tegangan
1 buah bersuhu 186oC Kipas fan dan air
= 3.9-
dingin
4.45 volt.
4 buah Plat panas Water block Tegangan
3dirangkai seri
bersuhu dan angin = 3.6-4.0
100oC volt.
5 buah Plat panas Tegangan
3dirangkai seri Water block dan
bersuhu = 4.9-
air dinggin
100oC 8.0 volt
Tabel 1. 1. Data hasil pengujian

Anda mungkin juga menyukai