0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Panduan Pemasangan Bouwplank Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah persiapan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, termasuk pengukuran, pemasangan bouwplank, pembongkaran, dan pekerjaan pondasi. Setiap tahap pekerjaan memerlukan tenaga kerja yang terampil dan peralatan khusus, serta mematuhi prosedur keselamatan yang ketat. Selain itu, dokumen ini menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait dan persetujuan sebelum melanjutkan pekerjaan untuk memastikan keamanan dan kesesuaian dengan rencana.

Diunggah oleh

Elsy Lisdiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Panduan Pemasangan Bouwplank Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah persiapan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, termasuk pengukuran, pemasangan bouwplank, pembongkaran, dan pekerjaan pondasi. Setiap tahap pekerjaan memerlukan tenaga kerja yang terampil dan peralatan khusus, serta mematuhi prosedur keselamatan yang ketat. Selain itu, dokumen ini menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait dan persetujuan sebelum melanjutkan pekerjaan untuk memastikan keamanan dan kesesuaian dengan rencana.

Diunggah oleh

Elsy Lisdiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

PEKERJAAN PERSIAPAN

1. Pengukuran dan pekerjaan pemasangan bouwplank

Pekerjaaan pengukuran dan pemasangan bouwplank wajib dilakukan sebelum pelaksanaan Pembangunan

dimulai. Pekerjaan pembongkaran dinding, lantai, plafond, kusen, atap dan lain-lain.

Melakukan rekayasa kembali pada lokasi pembangunan dengan dilengkapi keterangan-keterangan

mengenai elevasi ketinggian tanah, letak batas-batas tanah.

Pemasangan Bouwplank untuk memenuhi pembangunan bengkel ini.

Dimana Perkiraan,

-Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Site Manager

- Site Enginer

- Arsitek

- K3

- Juru ukur (Estimator)

- Drafter

- Logistik

- Admin

- Pengawas Mutu Pelaksana Konstruksi

- Mandor ;

- Tukang kayu ;

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan : sesuai dengan yg digunakan dalam analisa

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

 Perlu dilakukan pengukuran ulang atau melakukan rekayasa lapangan pada lokasi pembangunan

dikarenakan kemungkinan adanya ketidak cocokan antara gambar dan keadaan lapangan yang

sebenarnya.
 Penentukan titik ketinggian elevasi hanya dilakukan dengan menggunakan alat ukur type Waterpass dan

penetuan sudut-sudut bangunan dan areal lapangan dapat menggunakan alat ukur theodolit digital atau

Total station.

 Pengukuran dan pemasangan Bouwplank merupakan pekerjaan yang sangat menentukan oleh karena itu

dalam pelaksanaan harus disaksikan pihak-pihak terkait termasuk konsultan perencana, konsulatan

pengawas dan pihak Dinas Cipta Karya.

 Gambar rencana yang akan digunakan sebagai acuan pengukuran adalah gambar rencana kerja yang

telah ditetapkan dan disahkan dari pihak Direksi,

PEKERJAAN BONGKARAN DAN PENGUPASAN CAT

 Sebelum memulai pekerjaan pembongkaran, Kontraktor harus memastikan saluran-saluran plumbing

dan jaringan listrik sudah diputus atau dimatikan.

 Kontraktor harus memberitahu Pemberi Tugas / Konsultan Pengawas bilamana bermaksud akan

memulai pekerjaan pembongkaran.

 Perlu ditekankan bahwa tanggung jawab atas keamanan konstruksi bangunan seluruhnya terletak pada

kontraktor.

 Pekerjaan pembongkaran harus sedemikian rupa sesuai dengan gambar rencana, sehingga tidak sampai

merusak bagian-bagian lainy ang tidak dibongkar.

 Untuk pembongkaran bagian-bagian konstruksi utama, Kontraktor harus terlebih dahulu mendapat

persetujuan dari Konsultan Pengawas, tetapi dengan adanya persetujuan tersebut

tidakberartiKontraktorlepasdaritangungjawab.

 Apabila Konraktor melakukan pembongkaran melebihi ukuran yang telah ditetapkan, maka Kontraktor

harus memperbaiki menurut ukuran / struktur yang benar. Semua kelebihan

pekerjaaninitidakakanmendapattambahanpembayaran.

 Apabila pada saat pembongkaran terjadi kerusakan-kerusakan yang dianggap dapat menggangu

kekuatan struktur bangunan, maka Kontraktor segera memberhentikan pekerjaan dan melaporkan hal

tersebut kepada Konsultan Pengawas. Pekerjaan baru boleh dilanjutkan kembali apabila sudah ada

pemecahan permasalahannya.

 Dalam pelaksanaan pembongkaran harus memperhatikan segi keamanan dan keselamatan pekerja.

PEMASANGAN BOUWPLANK

 Bouwplank berfungsi untuk membuat titik-titik as bangunan sesuai dengan gambar denah bangunan

yang diperlukan untuk penentuan jalur/arah pondasi dan juga sebagai dasar ukuran tinggi/level/peil

penentuan ketinggian lantai dalam rumah dengan permukaan jalan.

 Pertama dikerjakan adalah mengerjakan kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah/terlepas.
 Berjarak cukup dari rencana pekerjaan galian, diusahakan posisi bouwplank tidak terganggu atau tidak

goyang akibat pelaksanaan pekerjaan galian pondasi

 Pada permukaan papan atau kayu Bouwplank harus bisa dibuat titik atau tanda-tanda dengan cat dan

spidol untuk posisi pemasangan paku pengikat benang.

 Sisi permukaan atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bouwplank lainnya

dan water pas.

 Letak pemasangan papan bouwplank harus seragam (menghadap kedalam bangunan semua).

 Garis benang yang dipasang pada bouwplank merupakan as (garis tengah).

Pekerjaan Bouwplank

2. Pembersihan Lapangan dan Persiapan Peralatan

Pada item pekerjaan ini dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan pengukuran dan pemasangan bouwplank.

Pembersihan Lapangan dan Persiapan Peralatan sangat diperlukan agar mempermudah pada saat

pelaksanaan pekerjaan.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan :

- Tidak diperlukan.

Peralatan yang digunakan :

- Sapu ;

- Kuas ; dan

- Alat Bantu lainnya.


Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

 Bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan pengukuran dan pemasangan bouwplank pekerjaan

pembersihan lahan dapat dimulai pelaksanaanya.

 Pekerjaan selanjutnya adalah persiapan alat-alat dan tempat peralatan yang akan digunakan.

PEKERJAAN PONDASI

Persiapan alat dan bahan

[Link] ( tiang pancang )

[Link] Hummer

[Link] Crane

Hal yang harus diperhatikan sebelum pemancangan

1. Karakteristik tanah

2. Jenis tiang pancang

3. Cara/jenis pembebanan

4. Metode pukulan

Langkah kerja :

1. Penentuan tititk-tititk dimana tiang pancang akan diletakkan

penentuan ini harus sesuai dengan gambar konstruksi yang telah ditentukan oleh perencana. Jika sudah

fix titik mana yang akan dipancang, nahsampai saat itu, pekerjaan tiang pancang sudah bisa dilakukan.

2. Mendirikan alat pemancang

Alat pemancang tiang didirikan didaerah titik letak pemancangan pondasi yang akan di pancang, dimana

alat pemancang ini harus berdiri tegakterhadap muka tanah.

Bagian-bagian alat pemancang :

• Lead
Rangka baja dengan dua bagian paralel sebagai pengatur tiang agar pada saat tiang dipancang arahnya

benar. Jadi leader berfungsi agar jatuhnyapemukul tetap terpusat pada sistem tiang.

• Blok Anvil

Bagian yang terletak pada dasar pemukul yang menerima benturan dari ram dan mentranfernya ke kepala

tiang

•Topi Helment atau “drive cap”

Bahan yang dibuat dari baja coar yang diletakkan diatas tiang untuk mencegah tiang dari kerusakan saat

pemancangan dan untuk menjaga agaras tiang sama dengan as pemukul.

• Bantalan ( cushion )
Dibuat dari kayu keras atau bahan lain yang ditempatkan diantara penutup tiang ( pile cap )dan puncak

tiang untuk melindungi kepala tiang dari kerusakan.

• Ram

Bagian pemukul yang bergerak ke atas dan ke bawah yang terdiri dari piston dan kepala penggerak.

3. Pekerjaan Tanah

Galian tanah pile cap, sloof

Pekerjaan galian tanah pile cap dan sloof adalah pekerjaan galian tanah yang nantinya akan digunakan

sebagai footplat beton, yang mana pekerjaan sebelum pekerjaan footplat adalah pengeboran bore pile

pekerjaan urugan tanah dan urugan pasir di bawah foot plat, sloof dan bawah lantai.

Dimana Perkiraan,

-Waktu Pelaksanaan Galian : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

-Mandor ;

-Pekerja Biasa.

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

-Cangkul ;

-Sekop ;

-Karung ;

-Benang ; dan

-Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Pelaksana harus memperhatikan faktor keamanan bagi masyarakat di sekitar galian pada saat pelaksanaan

pekerjaan. Perlunya pembuatan pagar atau papan petunjuk agar setiap orang berhati-hati disekitar galian.

Hanya pekerja dan yang berkepentingan yang diijinkan memasuki area galian pondasi.

. Untuk pekerjaan galian yang digunakan secara manual, maka pelaksana harus memperhatikan kondisi si

pekerja dan juga harus menyiapkan peralatan yang dibutuhkan misalnya cangkul, sekop, tambang, ember/

karung pembuang tanah.

. Sebelum dilakukan penggalian pelaksana dan pengawas perlu memeriksa batas tanah pemilik. Jika tanah

berbatasan dengan pemilik lain maka terlebih dahulu dilakukan pembicaraan apakah galian tanah dapat

dibuang sementara ke lokasi tanahnya.

. Sebelum penggalian dimulai, Pengawas dan Pelaksana supaya memeriksa dimensi dan elevasi kedalaman

galian (disesuaikan dengan gambar ). Pelaksana harus membuat papan bowplank yang kuat untuk membuat
garis benang posisi dan batas tanah yang akan digali. Pemberian benang harus mudah dibuka dan

dipasangkan kembali supaya tidak menganggu pekerjaan galian.

. Pelaksana harus mengatur metode pengalian, pembuangan dan penumpukan tanah. Penumpukan tanah galian

tidak boleh terkonsentrasi dekat galian untuk mengurangi resiko runtuhan tanah masuk kembali ke dalam

galian pondasi.

. Bila ukuran galian lebih dari 1 m, pelaksana harus menyediakan tangga sementara, disediakan buat pekerja

sebagai akses turun naik ke dalam penggalian.

. Untuk jenis tanah berlumpur, kemungkinan terjadinya longsoran/runtuhan tanah cukup besar. Karena itu

buat galian sisi miring dan lebar galian dibuat lebih besar dari ukuran dimensi tapak. Lakukan penambahan

cerucuk sebagai turap. Tujuannya supaya tekanan lumpur akan berkurang ke bekisting.

. Untuk galian pondasi kedalaman lebih dari 1 m dimana jenis tanah adalah tanah runtuhan, pengawas

memerintahkan pelaksana segera melakukan pemasangan struktur penahan tanah (turap).

. Untuk galian tanah yang terdapat sumber mata air dibawahnya maka subkontraktor harus menyiapkan

mesin pompa air untuk mengeluarkan air tersebut. Begitu juga apabila galian menampung air hujan maka

sebelum meneruskan pekerjaan selanjutnya maka air harus dibuang terlebih dahulu.

. Selama proses pengalian, pelaksana dan pengawas harus memperhatikan keselamatan pekerja yang ada di

dalam galian. Pelaksana harus memastikan tersedia orang yang membuang

tumpukan tanah di pinggir galian supaya tanah tidak bertumpuk. Hal ini untuk menghindari longsoran

dimana tanah galian masuk kembali ke dalam.

. Jika proses penggalian sudah selesai, pengawas harus melakukan pengecekan kembali ukuran dan elevasi

kedalaman galian apakah sudah sesuai dengan gambar rencana. Setelah proses pengecekan selesai dan

sudah memenuhi syarat, selanjutnya pekerjaan siap dilanjutkan dengan pembuatan lantai kerja.

Urugan tanah dan pasir bawah foot plat, sloof dan bawah lantai

Pengertian urugan pasir bawah foot plat, sloof dan bawah lantai adalah pekerjaan yang dikerjakan dibawah

cor lantai kerja, yang berguna untuk menstabilkan pondasi dari goyangan pada saat di kerjakan. Dimana

pekerjaan ini di lakukan dengan ketebalan yang telah ditentukan.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ; dan

- Pekerja Biasa ;

Bahan Yang Digunakan :

- Pasir Urug ;

- Air ; dan
- Bahan bantu lainnya ;

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Water Tank ;

- Dump Truck ;

- Stamper ;

- Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Persiapkan bahan/material dan peralatan yang diperlukan, urugan pasir bisa dilakukan apabila galian tanah

pondasi sudah sesuai dengan yang direncanakan

. Pengurugan dilaksanakan secara bertahap dengan ketebalan urugan sesuai dengan spesifikasi yang telah

ditentukan dengan menyiapkan bahan dengan menggunakan dump truck kemudian di tumpahkan didaerah

yang akan dikerjakan.

. pemadatan urugan dilakukan dengan stamper dan diberi air secara bertahap dan sesuai dengan elevasi

yang ditentukan oleh konsultan pengawas

. pastikan sebelum pekerjaan selanjutnya setelah pekerjaan urugan pasir bawah pondasi sudah siap untuk

dilanjutkan dilakukan pengecekan bahan yang akan digunakan.

Cor Lantai Kerja

Pekerjaan cor lantai kerja adalah pekerjaan yang mana pekerjaan ini dikerjakan setelah pekerjaan urugan

pasir dibawah pondasi dan setelah pekerjaan tiang pancang mini pile, yang mana pekerjaan ini berfungsi

sebagai dasaran pekerjaan footplat yang akan dikerjakan yang telah disesuaikan dengan perencanaan yang

telah disepakati. Kegunaan pekerjaan ini adalah untuk mengurangi kelebihan cor beton footplat yang akan

dikerjakan

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Tenaga terampil cor beton ; dan

- Pekerja Biasa.

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Water Tank ;

- Concrete Mixer ;

- Concrete vibrator ; dan

- Alat Bantu lainnya.


Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Pekerjaan sebelumnya adalah pekerjaan urugan pasir bawah pondasi yang berguna untuk pekerjaan

pengatur dasaran cor beton

. Siapkan bahan yang akan dikerjakan yaitu semen, pasir, agregat, dan air yang di masukkan dalam concrete

mixer

. Setelah pekerjaan adukkan selesai dikerjakan dengan alat concrete mixer maka selanjutnya adalah

pekerjaan pemasukkan kedalam lokasi pekerjaan yang di bantu dengan alat concrete pump

. Selanjutnya pekerjaan cor beton selesai dengan menggunakan concrete pump maka berikutnya pemadatan

dengan menggunakan concrete vibrator yang dilakukan secara bertahap mengikuti pekerjaan pengisian

lokasi cor beton ke lokasi pekerjaan

. Berikutnya meratakan permukaan yang sudah di padatkan dengan concrete vinbrator dengan menggunakan

papan kayu untuk mendapatkan hasil permukaan yang rata

- Footplat Beton K-250

Fondasi Telapak /Foot Plat, biasanya dipakai pada bangunan yang besar. Footplat adalah pondasi yang

diletakkan pada kolom utama bangunan. Setiap footplat harus mempenuhi persyaratan yang ditentukan

oleh konsultan dimana acuan pekerjaan memalui gambar rencana.

Dimana Perkiraan,

-Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

-Mandor ;

-Tenaga terampil il cor beton ;

-Tenaga terampil il bending besi beton ;

-Tenaga terampil il pengelasan ; dan

-Pekerja Biasa.

Bahan Yang Dibutuhkan :

-Ready Mix K-250 0

-Besi beton

-Begestink footplaat ( Kayu dan Multiplex = 9 mm)

-Kawat Bendrat

-Paku

-Kawat Las
Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

-Water Tank ;

-Concrete Mixer ;;

-Concrete Pump ;

-Concrete Vibrat tor ;

-Bar Cutter dan B Bar Bender ;

-Diesel Generato or ;

-Air Compresor ;

-Mesin Las ;

-Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Pada pelakasanaan pekerjaan pondasi footplat ini dilakukan secara bersamaan dengan pekerjaan sloof ,

dan sebelumnya dilakukan pemasangan bekisting terlebih dahulu dasar atau atasnya diratakan dengan

menggunakan adukan dengan campuran 1 Pc : 4 Ps supaya permukaannya rata.

. setelah permukaannya rata, baru dipasang bekisting (papan cetakan dari bahan multiplek) dengan

ketebalan ± 1 cm, supaya tidak terjadi perubahan pada waktu pengecoran.

. Lalu dilakukan pembesian atau pemasangan besi tulangan untuk pondasi footplat yang dilakukan secara

bersamaan dengan pembesian angker untuk pekerjaan kolom stamp

. Setelah proses pembesian selesai, baru dilakukan pembersihan bekisting yang sudah dipasang tulangan

dengan menggunakan compressor, supaya tidak ada kotoran saat pelaksanaan pengecoran nantinya

. Kemudian dilakukan pengecoran dengan menggunakan coran beton ready mixed yang penyuplaiannya

dilakukan dengan menggunakan concrete pump

. Setelah pekerjaan penyuplaiannya selesai maka selanjutnya dilakukan pekerjaan pemadatan pengecoran

dengan menggunakan concrete vibrator, waktu pemadatan bersamaan dengan pekerjaan alat concrete

pump agar mempermudah pemadatan karena belum keringnya cor beton itu sendiri

. Pekerjaan selanjutnya adalah pekerjaan pemasukkan angker besi beton yang berguna untuk pembantu

pekerjaan kolom stamp

. Setelah pekerjaan semua terlaksana tahap akhirnya adalah pekerjaan perataan permukaan cor beton

dengan menggunakan papan

- Kolom Beton K-250

Kolom adalah tiang (pilar) penyangga (biasanya dari dari beton yang bertulang besi). Dalam konstruksi

bangunan masjid agung ini menggunakan kolom stamp 60 x 60 cm dengan mutu beton K-250 yang berfungsi

sebagai balok.
Dimana Perkiraan,

-Waktu Pelaksanaan : sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan

Tenaga yang diperlukan :

-Mandor ;

-Tenaga terampil bending besi

-Tenaga terampil cor beton ; beton ;

-Tenaga terampil il pengelasan ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan :

- Ready Mix K-250

- Besi beton

- Begestink kolom m

- Kawat Bendrat

- Paku

- Kawat Las

- stamp ( Kayu dan Multiplex = 9 mm)

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Water Tank ;

- Concrete Mixer ;

- Concrete Pump ;

- Bar Cutter dan Bar Bender ;

- Diesel Generator ;

- Air Compresor ;

- Mesin Las ;

- Alat Bantu lainnya

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Pada pelakasanaan pekerjaan kolom stamp pertama adalah menyiapkan bahan yang akan digunakan yang

kemudian diikat pada angkur

. Pengikatan besi beton untuk kolom stamp menggunakan kawat bendrat atau apa bila diperlukan adalah

pekerjaan pengelasan dengan menggunakan mesin las dan diesel generator


. setelah pekerjaan pembesian pada kolom stamp baru dipasang bekisting (papan cetakan dari bahan

multiplek) dengan ketebalan ± 1 cm, supaya tidak terjadi perubahan pada waktu pengecoran.

. Setelah proses pembesian selesai , baru dilakukan pembersihan bekisting yang sudah dipasang tulangan

dengan menggunakan compressor, supaya tidak ada kotoran saat pelaksanaan pengecoran nantinya

. Kemudian dilakukan pengecoran dengan menggunakan coran beton ready mixed yang penyuplaiannya

dilakukan dengan menggunakan concrete pump

. Setelah pekerjaan penyuplaiannya selesai maka selanjutnya dilakukan pekerjaan pemadatan pengecoran

dengan menggunakan concrete vibrator, waktu pemadatan bersamaan dengan pekerjaan alat concrete

pump agar mempermudah pemadatan karena belum keringnya cor beton itu sendiri

. Pekerjaan selanjutnya adalah pekerjaan pemasukkan angker besi beton yang berguna untuk pembantu

pekerjaan kolom stamp

. Setelah pekerjaan semua terlaksana tahap akhirnya adalah pekerjaan perataan permukaan cor beton

dengan menggunakan papan.

C. PEKERJAAN STRUKTUR

1. Sloof Beton K-250

Sloof adalah jenis enis Konstruksi Beton Bertulang yang sengaja didisain khusus Luas Penampang dan

Jumlah Pembesiannya, disesuaikan dengan kebutuhan Beban yang akan dipikul oleh Sloof tersebut nantinya.

Untuk menentukan Luas Penampang (ukuran Sloof ini), untuk itu sebaiknya kita menggunakan jasa Konsultan

untuk menghitung dan mendisain Dimensi Sloof ini.

Dimana Perkiran,

-Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

-Tenaga terampil il bending besi beton ;

-Tenaga terampil il cor beton ;

-Tenaga terampil il pengelasan ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan Yang Dibutuhkan :

-Ready Mix K-250

-Besi beton

-Begestink sloof ( Kayu dan Multiplex = 9 mm)

-Kawat Bendrat
-Paku

-Kawat Las

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

-Water Tank ;

-Concrete Mixer ;;

-Concrete Pump ;

-Concrete Vibrat tor ;

- Bar Cutter dan Bar Bender ;

- Diesel Generator ;

- Air Compresor ;

- Mesin Las ;

- Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

Untuk Pekerjaan Besi Tulangan

. Besi Tulangan dipotong lalu dibengkokan sesuai keperluan yang telah disesuaikan dengan Gambar Rencana

Pekerjaan (Shop Drawing).

. Besi Tulangan yang telah dibentuk kemudian dipasang/disusun lalu dirakit sesuai dengan Gambar Rencana

Pekerjaan (Shop Drawing) dan setiap persilangan diikat dengan Kawat Bendrat

Untuk Pekerjaan Bekisting

. Bekisiting yang dibuat dengan proses pabrikasi dari panel – panel yang dibentuk sedemikian rupa sehingga

membentuk ukuran yang diinginkan

. untuk mendapatkan level dan ukuran yang diinginkan, diperlukan penyangga, baik vertikal maupun

horizontal.

. Pastikan bekisiting yang akan dikerjakan tidak bocor yang bisa saja dalam pekerjaan pengecoran

mengakibatkan berhamburanya cor – coran yang di kerjakan


Pekerjaan Bekisiting

Untuk pekerjaan Beton K-225

. Siapkan lahan yang akan di cor

. Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan Concrete

Mixer

. Beton di cor ke dalam bekesting yang telah disiapkan dengan menggunakan concrete pump

. Kemudian cor beton di padatkan dengan menggunakan concrete vibrator

Pengecoran Sloof

Balok K-250

Balok adalah suatu gelagar yang berfungsi untuk menahan beban serta menyalurkannya pada Kolom.

Dimana Perkiraan,

Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan


Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Tenaga terampil bending besi beton ;

- Tenaga terampil cor beton ;

- Tenaga terampil pengelasan ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan Yang Dibutuhkan :

- Ready Mix K-250 ;

- Besi beton ;

- Begestink balok ( Kayu dan Multiplex = 9 mm) ;

- Kawat Bendrat ;

- Paku ; dan

- Kawat Las ;

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Water Tank ;

- Concrete Mixer ;

- Concrete Pump ;

- Concrete Vibrator ;

- Bar Cutter dan Bar Bender ;

- Diesel Generator ;

- Air Compresor ;

- Mesin Las ; dan

- Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Memasang besi tulangan balok harus dibuat dengan perhitungan yang sangat cermat, karena dari element

inilah yang menjadi sumner kekuatan oendirian bangunan selain dinding dan beberapa element yang lain.

Pekerjaan pemasangan bisa dilakukan apabila semua kebutuhan tulang untuk balok serta tulang plat beton

sudah terpenuhi. Sebaiknya pemasangan ini dilakukan oleh tukang atau ahli yang berpengalaman dan

memahami benar ilmu konstruksi

. sebelum dipasang, besi tulangan balok tersebut harus dirakit lebih dahulu. Biasanya besi yang digunakan

ada dua jenis yaitu ukuran besar yang sebagai pemersatu kerangka. Agar bisa menjadi susunan yang baik,

dibutuhkan kawat yang dimanakan bendrat


. setelah dibuat susunan. Balok bisa langsung dipasang dibagian atas kolom baja. Pemasangan tulang balok

ini harus dilakukan dengan cara yang benar terutama ketika menyatukan dengan plat beton. Apabila jika

posisinya berada diantara dua plat beton atau pertigaan. Jika kedua jenis pekerjaan ini selesai dilakukan

bisa diteruskan dengan memasang papan untuk pengecoran atau sering dinamakan dengan membuat mal

balok.

. Bahan yang digunakan untuk membuat mal adalah papan kayu, paku, kawat beton, Benang. Papan kayu

dipakai untuk penahan adonan cor. paku untuk memasang papan, kawat beton atau bendrat untuk mengikat

papan kayu lalu benang untuk membuat bentangan yang berfungsi sebagai garis panduan dan pipa peralon

untuk saluran pembungan air yang bila mana ingin dipasang di bagian dalam.

. Setelah mal selesai atau papan untuk pengecoran sudah selesai dipasang, sekarang saatnya memasukkan

adonan cor yang sudah disiapkan. Masukan adonan sedikit demi sedikit tersebut kedalam papan dengan

menggunakan concrete pump sambil ditekan – tekan dengan concrete vibrator agar celah yang ada di dalam

susunan besi tulangan bisa tertutup semua. Jangan sampai ada yang terlewatkan karena bisa memunculkan

rongga atau lubang. Jika semuanya

suadah terisi penuh, tunggu beberapa hari hingga cor tersebut kering lalu papan mal bisa dilepas.

. Yang harus selalu mendapatkan perhatian dari pekerjaan ini yaitu, ketika proses pengecoran sedang

dilakukan, balok harus diusahakan selalu dalam posisi yang tepat, tidak boleh miring apalagi melengkung.

Jika cor terlanjur kering, pekerjaan ini harus diulang dari awal lagi yaitu membuat kolom lagi,

memasangnya dan seterusnya. Tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang tidak sedikit.

Dan memang dari beberapa jenis pekerjaan, pengecoran pada kolo termasuk bagian yang paling sulit.

Balok K-250

Balok adalah suatu gelagar yang berfungsi untuk menahan beban serta menyalurkannya pada Kolom.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Tenaga terampil bending besi beton ;

- Tenaga terampil cor beton ;

- Tenaga terampil pengelasan ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan Yang Dibutuhkan :

- Ready Mix K-250 ;

- Besi beton ;

- Begestink balok ( Kayu dan Multiplex = 9 mm) ;


- Kawat Bendrat ;

- Paku ; dan

- Kawat Las ;

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Water Tank ;

- Concrete Mixer ;

- Concrete Pump ;

- Concrete Vibrator ;

- Bar Cutter dan Bar Bender ;

- Diesel Generator ;

- Air Compresor ;

- Mesin Las ; dan

- Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Memasang besi tulangan balok harus dibuat dengan perhitungan yang sangat cermat, karena dari element

inilah yang menjadi sumner kekuatan oendirian bangunan selain dinding dan beberapa element yang lain.

Pekerjaan pemasangan bisa dilakukan apabila semua kebutuhan tulang untuk balok serta tulang plat beton

sudah terpenuhi. Sebaiknya pemasangan ini dilakukan oleh tukang atau ahli yang berpengalaman dan

memahami benar ilmu konstruksi

. sebelum dipasang, besi tulangan balok tersebut harus dirakit lebih dahulu. Biasanya besi yang digunakan

ada dua jenis yaitu ukuran besar yang sebagai pemersatu kerangka. Agar bisa menjadi susunan yang baik,

dibutuhkan kawat yang dinamakan bendrat

. setelah dibuat susunan. Balok bisa langsung dipasang dibagian atas kolom baja. Pemasangan tulang balok

ini harus dilakukan dengan cara yang benar terutama ketika menyatukan dengan plat beton. Apabila jika

posisinya berada diantara dua plat beton atau pertigaan.

Jika kedua jenis pekerjaan ini selesai dilakukan bisa diteruskan dengan memasang papan untuk pengecoran

atau sering dinamakan dengan membuat mal balok.

. Bahan yang digunakan untuk membuat mal adalah papan kayu, paku, kawat beton, Benang. Papan kayu

dipakai untuk penahan adonan cor. paku untuk memasang papa, kawat beton atau bendrat untuk mengikat

papan kayu lalu benang untuk membuat bentangan yang berfungsi sebagai garis panduan dan pipa peralon

untuk saluran pembungan air yang bila mana ingin dipasang di bagian dalam.

. Setelah mal selesai atau papan untuk pengecoran sudah selesai dipasang, sekarang saatnya memasukkan

adonan cor yang sudah disiapkan. Masukan adonan sedikit demi sedikit tersebut kedalam papan dengan
menggunakan concrete pump sambil ditekan – tekan dengan concrete vibrator agar celah yang ada di dalam

susunan besi tulangan bisa tertutup semua. Jangan sampai ada yang terlewatkan karena bisa memunculkan

rongga atau lubang. Jika semuanya

suadah terisi penuh, tunggu beberapa hari hingga cor tersebut kering lalu papan mal bisa dilepas.

. Yang harus selalu mendapatkan perhatian dari pekerjaan ini yaitu, ketika proses pengecoran sedang

dilakukan, balok harus diusahakan selalu dalam posisi yang tepat, tidak boleh miring apalagi melengkung.

Jika cor terlanjur kering, pekerjaan ini harus diulang dari awal lagi yaitu membuat kolom lagi,

memasangnya dan seterusnya. Tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang tidak sedikit.

Dan memang dari beberapa jenis pekerjaan, pengecoran pada kolo termasuk bagian yang paling sulit.

PEKERJAAN DINDING, PLASTERAN

1. Pasangan Bata Merah Pasangan Bata Merah 1 : 4

pengertian dari pekerjaan ini tebal dinding tembook tersebut sama dengan panjang 11/2 bata. dinding

tembok 1/2 bata a ini terdiri dari 2 macam lapisan. lpisan 1 terdiri bata strek semuanya, sed lapisan ap

edangkan

2 diawali dan diakhirikhiri dengan bata 1/2. fungsi dinding tembok 1/2 bata adalah sebagai tem embok

pembatas, atau pemisah, yaitu u untuk membatasi atau memisahkan ru ruangan yang satu dengan yang lainy

inya.

Dimana Perkiraan,

Waktu Pelaksanaan : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

-Mandor ;

-Tenaga ahli arsit itek ;

-Pelaksana arsitek ek ;

-Kepala tukang ;

-Tukang ; dan

-Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutu uhkan :

-Batu bata merahh

-Semen

-Pasir

- air

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Waterpass ; dan

- Alat Bantu lainnya


Dan uraian pekerjaannya adalah :

. Batu bata merah yang digunakan batu bata eks lokal dengan kualitas baik yang disetujui oleh Pengawas,

yaitu siku dan sama ukurannya.

. Sebelum digunakan batu bata harus direndam dalam air.

. Tidak diperkenankan memasang bata merah yang patah dua melebihi 5 %. Bata yang patah lebih dari dua

tidak diperkenankan untuk digunakan.

. Sebelum pemasangan batu bata harus dibuatkan acuan berupa benang antara kolom ke kolom lainnya

sehingga dalam pelaksanaannya lebih mudah.

. Pemasangan mengikuti acuan yang telah dibuat dengan campuran adukan semen, pasir, dan air sebagai

pengikat bata satu dengan bata lainnya dengan ketebalannya mengikuti spesifikasi teknis yang telah

ditetapkan.

. Pelaksanaan pasangan batu bata pada dinding harus rapi dan benar benar tegak lurus.

Plesteran Dinding

Pengertian dari item pekerjaan ini suatu lapisan yang biasa di pakai sebagai lapisan penutup pasangan batu

bata.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksana : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Tenaga ahli arsitek ;

- Pelaksana arsitek ;

- Kepala tukang ;

- Tukang ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan :

- Semen ;

- Pasir ;

- Air.

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Kasut ;

- Cetok ; dan

- Alat Bantu lainnya


Dan uraian pekerjaannya adalah :

. Siapkan material campuran pasir, semen, dan air sesuai dengan yang telah ditetapkan.

. Dalam pekerjaan plesteran dibuat dalam campuran 1 Pc : 2 Ps pada (trasraam) dan 1 Pc : 3 ps

. Bersihkan permukaan dinding batu bata dari noda-noda debu, minyak cat dan bahan-bahan lain yang dapat

mengurangi daya ikat plesteran

. agar benar-benar siap untuk dilakukan pekerjaan plesteran. Permukaan yang akan diplester disiram air

hingga jenuh.

. Singkirkan semua hal yang dapat merusak/mengganggu pekerjaan plesteran.

. Pekerjaan plesteran harus lurus, sama rata, datar maupun tegak lurus Plesteran Dinding

Plesteran Dinding

Acian Dinding

Pengertian dari pekerjaan ini merupakan langkah akhir dari rangkaian pemasangan dinding, dimulai dari

pekerjaan pasangan dinding batu bata, batako atau selcon kemudian dilakukan plesteran dan diakhiri

dengan acian. setelah acian dilakukan maka bisa ditinggal begitu saja

untuk mendapatkan nuansa dinding bertekstur batu buatan atau dilapisi dengan cat, meskipun terkesan

sederhana yaitu hanya mengoleskan dan menghaluskan semen di permukaan dinding namun pekerjaan acian

ini memerlukan keahlian khusus agar finishing dinding bisa benar-benar bagus, oleh karena itu diperlukan

tukang bangunan yang telah profesional dalam mengaci dinding sehingga dapat menghasilkan pekerjaan

yang baik serta dapat selesai dalam waktu secepat mungkin.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksana : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Tenaga ahli arsitek ;


- Pelaksana arsitek ;

- Tukang ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan :

- Semen ;

- Air

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

- Alat Bantu lainnya

Dan uraian pekerjaannya adalah :

. Perisapan bahan peralatan seperti air, semen, cetok, kertas bekas zak semen dan bahan-bahan lainya

sesuai kebutuhan.

. Menyiapkan tempat penampungan air, bisa berupa ember cor, ember bekas tempat cat atau tempat lainya

yang dapat digunakan untuk menampung air acian.

. Pelan-pelan menaburkan semen kedalam air, cukup ditaburkan saja dan tidak boleh diaduk karena dapat

menyebabkan semen menggumpal serta cepat kering sehingga tidak dapat digunakan untuk bahan acian

dinding.

. menyiram dinding yang akan diaci dengan air hingga basah, hal ini dimaksudkan agar nantinya dinding tidak

banyak menyerap air semen.

. Melaburkan bahan acian semen yang sudah jadi ke permukaan dinding dengan menggunakan cetok.

. Menghaluskan pekerjaan acian dengan kertas bekas semen sehingga permukaan benar-benar rata dan

halus.

. Usahakan agar hasil acian dinding tidak cepat kering, bisa dengan cara menyiram air. karena pengeringan

yang terlalu cepat dapat menyebabkan keretakan dinding.

Urugan Tanah Dalam Bangunan + Pemadatan Dalam Bangunan + Pemadatan

Pekerjaan urugan tanah dalam bangunan adalah Urugan tanah yang diperlukan untuk mencapai muka tanah

yang dingiingi benda-benda yang ng dapat mengakibatkan turunnya m muka tanah, hal ini perlu dilakukan

unt tuk menghindari perubahan pada ba angunan, misalnya kayu, tumbuh-tumbbuhan. Untuk urugan tanah

galian pondasi, setelah

tanah dipasang po ondasi maka perlu diurug kembali. Set etelah diurug maka

dilakukan pemadattan sehingga didapatkan ukuran dan n kepadatan yang

telah ditentukan.

Dimana Perkiraan,
-Waktu Pelaksanana : Sesuai Jadwal PelaksanaanSesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

-Mandor ;

-Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutu uhkan :

-Tanah Pilihan

Peralatan yang dig igunakan dalam pekerjaan ini diantara ranya :

-Dump truck ;

-Stamper/Pemadatt Tanah ;

-Alat Bantu lainnya..

Adapun urutan pek ekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Tanah urug yang telah disiapkan harus diperiksa dan disetujui pemberi tugas.

. Dalam pelaksanaannya pengurugan harus lapis demi lapis dengan ketebalan minimum 20 cm. tanah buyar

dan dipadatkan sampai kepadatan optimum dan mencapai peil permukaan tanah yang direncanakan yang

diratakan

. Pemadatan urugan dilakukan dengan memakai alat Stamper/Pemadat Tanah dan dibasahi air.

Pemadatan Urugan Tanah Kembali

Urugan Pasir Bawah Lantai

Pengertian Urugan Pasir Bawah lantai pekerjaan ini di kerjakan dibawah urugan tanah dalam bangunan, yang

berguna untuk menstabilkan cor lantai kerja dari goyangan pada saat di kerjakan. Dimana pekerjaan ini di

lakukan dengan ketebalan yang telah ditentukan.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksana : Sesuai Jadwal Pelaksanaan


Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ; dan

- Pekerja Biasa.

Bahan yang dibutuhkan :

- Pasir ; dan

- Air ;

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

-Water Tank

-Alat Bantu lainnya.

Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Persiapkan bahan/material dan peralatan yang diperlukan, urugan pasir bisa dilakukan apabila urugan

tanah dalam bangunan selesai . Pengurugan dilaksanakan secara bertahap dengan ketebalan urugan sesuai

dengan spesifikasi yang telah ditentukan

. Untuk urugan pasir dibawah lantai dikerjakan, apabila tanah permukaan sudah rata, bersih dan telah

mencapai elevasi tertentu dan pekerjaan lantai kerja sudah siap agar tidak terbengkalai.

Cor Lantai Kerja

Pekerjaan cor lantai kerja adalah pekerjaan yang mana pekerjaan ini dikerjakan setelah pekerjaan urugan

pasir dibawah pondasi dan setelah pekerjaan pancangan cerucut ulin, yang mana pekerjaan ini berfungsi

sebagai dasaran pekerjaan pasangan batu gunung yang akan

dikerjakan yang telah disesuaikan dengan perencanaan yang telah disepakati. Kegunaan pekerjaan ini

adalah untuk mengurangi kelebihan batu gunung yang akan dipasang dan merapikan permukaan dasaran

pondasi yang akan dikerjakan.

Dimana Perkiraan,

- Waktu Pelaksana : Sesuai Jadwal Pelaksanaan

Tenaga yang diperlukan :

- Mandor ;

- Kepala tukang ;

- Tukang ; dan

- Pekerja Biasa.

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan ini diantaranya :

-Concrete Mixer ; dan

-Alat Bantu lainnya.


Adapun urutan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah :

. Pekerjaan sebelumnya adalah pekerjaan urugan pasir yang berguna untuk pekerjaan pengatur dasaran cor

beton

. Siapkan bahan yang akan dikerjakan yaitu semen, pasir, agregat, dan air yang di masukkan dalam concrete

mixer

. Setelah pekerjaan adukkan selesai dikerjakan dengan alat concrete mixer maka selanjutnya adalah

pekerjaan pemasukkan kedalam lokasi . Berikutnya meratakan permukaan yang sudah di padatkan dengan

menggunakan papan kayu untuk mendapatkan hasil permukaan yang rata

Anda mungkin juga menyukai