0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan9 halaman

Efektivitas E-Learning PAI di SMAN 1

Proposal ini membahas efektivitas penggunaan media pembelajaran e-learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Kuantan Mudik. E-learning diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan akses yang lebih luas dan interaktif, meskipun terdapat beberapa kendala teknis yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis proses dan hasil belajar siswa.

Diunggah oleh

ikhsandi Alfadilla
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan9 halaman

Efektivitas E-Learning PAI di SMAN 1

Proposal ini membahas efektivitas penggunaan media pembelajaran e-learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Kuantan Mudik. E-learning diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan akses yang lebih luas dan interaktif, meskipun terdapat beberapa kendala teknis yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis proses dan hasil belajar siswa.

Diunggah oleh

ikhsandi Alfadilla
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SINOPSIS PROPOSAL

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN


E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM DI SMAN 1 KUANTAN MUDIK

OLEH:
RAPI CANDRA
(230307063)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI
TELUK KUANTAN
1446 H/ 2025 M
A. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa

perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam metode

pembelajaran. Salah satu inovasi yang banyak diterapkan adalah media

pembelajaran berbasis e-learning. E-learning memungkinkan proses belajar

mengajar dilakukan secara daring dengan fleksibilitas waktu dan tempat, serta

menyediakan berbagai bahan ajar yang interaktif dan menarik. 1 Dalam konteks

Pendidikan Agama Islam (PAI), penggunaan e-learning berpotensi

meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran dengan memberikan akses

yang lebih luas dan mendalam terhadap materi ajar.2

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam

membentuk karakter dan moral siswa sesuai nilai-nilai agama. Namun, metode

pembelajaran konvensional sering kali terbatas oleh waktu, ruang, dan

kurangnya variasi media pembelajaran.3 Dengan kemajuan teknologi, e-learning

muncul sebagai solusi yang dapat mengatasi keterbatasan tersebut. 4 E-learning

adalah singkatan dari electronic learning atau pembelajaran elektronik yang

memanfaatkan teknologi informasi, khususnya internet, untuk menyampaikan

1
Muttaqin, Z. (2024). Efektivitas Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama
Islam: Studi Kasus Impementasi Platform E-Learning. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan
Kemasyarakatan, 18(3), 2153-2168.
2
Firman, F. (2024). Inovasi dalam manajemen pendidikan Islam untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran di era pendidikan digital. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(3),
9035-9044.
3
Dalimunthe, N. (2021, June). Penggunaan Media Pembelajaran E-Learning Kaitannya Dengan
Efektifitas Belajar Dan Perkembangan Karakter. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL
PENELITIAN (Vol. 4, No. 1, pp. 261-267).
4
Melati, S., Yogica, R., & Fitri, R. (2021, September). Peran blended learning sebagai alternatif
pembelajaran di masa pandemi COVID 19. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 1, No. 1,
pp. 799-803).

1
materi, memfasilitasi interaksi, dan memungkinkan pembelajaran jarak jauh. Ini

meliputi penggunaan berbagai perangkat digital dan platform online untuk

membantu proses belajar-mengajar.5 Media pembelajaran e-learning

memungkinkan siswa mengakses materi secara fleksibel melalui teks, audio, dan

visual yang interaktif, sehingga dapat meningkatkan minat dan partisipasi

belajar.6 Studi menunjukkan bahwa e-learning dapat meningkatkan efektivitas

pembelajaran PAI dengan memberikan kemudahan akses dan menjembatani

kesenjangan pendidikan, terutama bagi siswa di daerah terpencil dan rawan

terkena bencana alam seperti banjir. 7 Sehingga membuat pengalaman belajar

menjadi lebih praktis dan menyenangkan karena siswa dapat mengakses materi

kapan saja dan di mana saja menggunakan gadget mereka, serta mengulang

materi sesuai kebutuhan.8 Melalui pembelajaran e-learning ini siswa dapat aktif

dan berpartisipasi lebih dalam proses pembelajaran sehingga meningkatkan

pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Interaksi antara guru dan siswa

dipermudah karena difasilitasi oleh fitur e-learning seperti forum komunikasi

dan video conference. Dengan ini dapat memicu keberhasilan siswa dalam

mencapai prestasi dan kompetensi yang maksimal melalui pembelajaran e-

learning.

5
Purwanti, Y. G., Maruti, E. S., & Budyartati, S. (2022). Penguatan Literasi Digital Siswa Sekolah
Dasar Melalui Penerapan E-learning. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 3, 288-297.
6
Waty, H. R. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif E-Learning Pendidikan
Agama Islam melalui aplikasi Classpoint. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic
Education, 4(1), 1-10.
7
Anzika, M., & Alfurqan, A. (2022). Implementasi E-Learning dalam Pembelajaran PAI pada
Masa Covid 19 di SMA Negeri 4 Pariaman. ISLAMIKA, 4(1), 1-20.
8
Parawanti, A. (2019). Pengaruh Pembelajaran Berbasis E-Learning Model Blended Learning
Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Negeri (IAIN)
Parepare (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

2
Namun, masih ada kendala yang ditemukan dalam penggunaan media

pembelajaran e-learning ini, seperti permasalahan teknis media dan jaringan,

masalah dalam komunikasi, kurangnya respon peserta didik, sehingga peserta

didik kurang terkontrol dan membuat efektivitas pembelajaran jadi berkurang.

Oleh karena itu, penelitian mengenai efektivitas penggunaan media

pembelajaran e-learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN

1 KUANTAN MUDIK perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pembelajaran

dan meningkatkan kesadaran siswa tentang manfaat dari penggunaan media

pembelajaran e-learning.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apakah penggunaan metode E-learning efektif digunakan pada mata

pelajaran PAI di SMAN 1 KUANTAN MUDIK?

C. METODE PENELITIAN

1. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif,

yaitu penelitian ini berusaha memperoleh deskripsi berupa gambaran

tentang efektivitas pembelajaran berbasis E-learning pada mata pelajaran

PAI.9

9
Rachmawati, A., & Rusydiyah, E. F. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis e-learning
pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 1-14.

3
2. Subjek Dan Objek

Subjek adalah pihak yang menjadi sumber data bagi peneliti yaitu guru

PAI yang berjumlah 2 orang dan 40 siswa yang terpilih. Objeknya adalah

fenomena yang akan diteliti seperti proses pembelajaran dan hasil belajar.

3. Teknik Pengumpulan Data

a. Observasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengamati

langsung fenomena atau perilaku yang terjadi di lapangan.

b. Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan cara bertanya

langsung kepada siswa yang terlibat untuk mendapatkan informasi

yang lebih mendalam.

c. Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara foto, video

dan mencatat laporan peristiwa yang terjadi agar mendapatkan

informasi yang akurat terkait penelitian.

4. Waktu Dan Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 KUANTAN MUDIK tepatnya di Desa

Bukit Pedusunan. Penelitian ini dilaksanakan setelah proposal diseminarkan.

4
5. Teknik Analisis Data

a. Reduksi Data

Reduksi data adalah proses merangkum, memilih hal-hal yang pokok

memfokuskan pada hal-hal yang inti, dicari tema dan polanya dan

membuang yang tidak di perlukan.10 Setelah di reduksi data akan

memberikan gambaran yang lebih tajam mengenai hasil wawancara.

Dalam penelitian ini peneliti akan melakukan penyaringan data kasar

yang telah di peroleh melalui wawancara.

b. Display Data

Display data adalah data yang disajikan dalam bentuk uraian deskriptif

yang mudah di pahami baik secara keseluruhan maupun bagian-bagian

dalam konteks sebagai satu kesatuan.

c. Verifikasi Data

Verifikasi data adalah melihat

kembali reduksi data ataupun display data yang sudah di lakukan

selama penelitian berlangsung sehingga dalam mengambil kesimpulan

tidak akan menyimpang dari data yang di analisis.

10
Wahyuningsih, A. N. (2021). Pengaruh Pembelajaran ELearning Terhadap Hasil Belajar Siswa
Dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Pada Masa Pandemic Covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah
(MI) At-Taufiq Samarinda.

5
DAFTAR KEPUSTAKAAN

Batubara, Hamdan Husein, and Dessy Noor Ariani, ‘Implementasi Program

Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Gugus Sungai Miai

Banjarmasin’, Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4.1 (2018), p. 15,

doi:10.30870/jpsd.v4i1.2965

Muttaqin, Z. (2024). Efektivitas Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran

Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus Impementasi Platform E-Learning. Al

Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(3), 2153-2168.

Firman, F. (2024). Inovasi dalam manajemen pendidikan Islam untuk

meningkatkan kualitas pembelajaran di era pendidikan digital. Jurnal Review

Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 9035-9044.

Dalimunthe, N. (2021, June). Penggunaan Media Pembelajaran E-Learning

Kaitannya Dengan Efektifitas Belajar Dan Perkembangan Karakter. In

6
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN (Vol. 4, No. 1,

pp. 261-267).

Melati, S., Yogica, R., & Fitri, R. (2021, September). Peran blended learning

sebagai alternatif pembelajaran di masa pandemi COVID 19. In Prosiding

Seminar Nasional Biologi (Vol. 1, No. 1, pp. 799-803).

Waty, H. R. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif E-Learning

Pendidikan Agama Islam melalui aplikasi Classpoint. Idarah Tarbawiyah:

Journal of Management in Islamic Education, 4(1), 1-10.

Purwanti, Y. G., Maruti, E. S., & Budyartati, S. (2022). Penguatan Literasi Digital

Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan E-learning. Prosiding Konferensi

Ilmiah Dasar, 3, 288-297.

Anzika, M., & Alfurqan, A. (2022). Implementasi E-Learning dalam

Pembelajaran PAI pada Masa Covid 19 di SMA Negeri 4 Pariaman.

ISLAMIKA, 4(1), 1-20.

Parawanti, A. (2019). Pengaruh Pembelajaran Berbasis E-Learning Model

Blended Learning Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi

Pendidikan Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare (Doctoral dissertation,

IAIN Parepare).

Rachmawati, A., & Rusydiyah, E. F. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis

e-learning pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Jurnal Pendidikan

Islam Indonesia, 5(1), 1-14.

7
Wahyuningsih, A. N. (2021). Pengaruh Pembelajaran ELearning Terhadap Hasil

Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Pada Masa Pandemic

Covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Taufiq Samarinda.

Anda mungkin juga menyukai