0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Ciri dan Penyebaran Sapi Hereford di Indonesia

Sapi Hereford adalah jenis sapi potong dari Eropa yang dikenal dengan warna bulu merah dan putih, serta berasal dari Hereford, Inggris. Pejantan dapat mencapai bobot hingga 850 kg dan betina 650 kg, dengan pertumbuhan dipengaruhi oleh kualitas pakan dan lingkungan. Sapi ini mudah dipelihara dan menghasilkan karkas berkualitas tinggi, serta telah menyebar ke berbagai negara termasuk Amerika Serikat dan Indonesia.

Diunggah oleh

betinakadal55
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Ciri dan Penyebaran Sapi Hereford di Indonesia

Sapi Hereford adalah jenis sapi potong dari Eropa yang dikenal dengan warna bulu merah dan putih, serta berasal dari Hereford, Inggris. Pejantan dapat mencapai bobot hingga 850 kg dan betina 650 kg, dengan pertumbuhan dipengaruhi oleh kualitas pakan dan lingkungan. Sapi ini mudah dipelihara dan menghasilkan karkas berkualitas tinggi, serta telah menyebar ke berbagai negara termasuk Amerika Serikat dan Indonesia.

Diunggah oleh

betinakadal55
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sapi hereford merupakan salah satu jenis sapi dari bangsa sapi eropa yang hidup di

iklim subtropis. Warna bulunya hampir merah seutuhnya dengan warna putih pada
bagian depan tubuhnya hingga ke muka. Karena itu, sapi hereford juga dinamai sapi
bermuka putih.

Pejantan sapi hereford rata-rata mencapai bobot hingga 850 kg dan betinanya dapat
mencapai bobot 650 kg. Bobot sapi hereford sangat dipengaruhi oleh
kondisi konsumsi pakan yang dipengaruhi pula oleh kondisi lingkungan.

Sapi hereford aslinya berasal dari daerah bernama Hereford di Inggris. Namun
penyebarannya meluas ke Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru hingga
ke Indonesia. Sapi hereford yang murni tidak memiliki tanduk, sementara hasil
persilangannya dengan jenis sapi lainnya menghasilkan sapi bertanduk. Salah satunya
ialah sapi silang brahman.

Sapi hereford dimanfaatkan sebagai sapi potong karena kualitas karkas yang bagus.
Pemeliharaannya juga mudah karena sifatnya yang jinak untuk digembalakan.

Ciri fisik
[sunting | sunting sumber]

Warna utama pada tubuh sapi hereford adalah merah dan putih. Warna putih terdapat
di bagian sisi badan, muka, dada, perut bawah, bahu, ekor dan keempat kaki dari batat
lututnya. Karena warna ini, sapi hereford dinamakan pula sebagai "sapi bermuka putih".
Tubuh sapi hereford tidak tinggi tetapi tegap dengan daging yang padat serta
menampakkan urat tubuh. Garis punggung sapi hereford berbentuk rata dan
lebar.[1] Tubuh sapi hereford memanjang tetapi membulat. Lambung sapi hereford
berukuran besar.[2]

Pertumbuhan
[sunting | sunting sumber]
Sapi hereford betina dapat mencapai berat 650 kg. Sedangkan sapi hereford jantan
dapat mencapai berat hingga 850 kg.[3] Berat maksimal yang dapat dicapai oleh sapi
hereford ialah melebihi 1.350 kg.[4] Bobot sapi hereford dapat mengalami penurunan
pertambahan bobot ketika mengalami stres akibat adanya tekanan dari lingkungan.
Tekanan ini dapat berupa kualitas pakan yang rendah atau cuaca panas. Penyebab
lainnya ialah adanya caplak dan keberadaan parasit internal. Kendala-kendala yang
ada pada lingkungan ini membuat konsumsi pangan oleh sapi hereford mengalami
penurunan yang memperlambat pertambahan bobotnya.[5]

Penyebaran
[sunting | sunting sumber]

Sapi hereford termasuk jenis sapi yang hidup di lingkungan subtropis.[6] Daerah asal
sapi hereford adalah dari Hereford yang terletak di wilayah Inggris. Wilayahnya berada
di antara lembah sungai Severn dan Wales.[7] Sapi hereford termasuk salah satu jenis
sapi dari bangsa sapi Eropa. Penyebarannya telah mencapai wilayah Amerika,
Australia dan Selandia Baru. Sementara varian sapi hereford telah dikembangkan di
wilayah Indonesia.[8] Populasi sapi hereford berkembang pesat di Amerika Serikat sejak
pertama kali dibawa ke negara ini pada tahun 1917.[9]

Persilangan
[sunting | sunting sumber]

Sapi hereford yang asli memiliki tanduk sebagai bagian dari tubuhnya. Sementara sapi
hereford yang tidak lagi murni memiliki tanduk pada bagian tubuhnya.[10]

Sapi silang brahman


[sunting | sunting sumber]

Sapi silang brahman diperoleh dari persilangan tiga jenis sapi yaitu sapi hereford
(25%), sapi shorthorn (25%) dan sapi brahman (50%). Proporsi darah sapi brahman
yang lebih dominan dibandingkan dua jenis sapi lainnya membuat bentuk fenotip sapi
silang brahman memiliki lebih menyerupai sapi brahman amerika. Kemiripan ini tampak
pada keberadaan punuk dan gelambir yang masih jelas. Ciri fisik sapi brahman yang
masih tampak pada sapi silang brahman ialah kepala dan telinga berukuran besar
dengan daun telingan yang menggantung. Sementara pola warna pada kulit sapi silang
brahman mengikuti pewarisan dari indukannya sehingga warnanya bervariasi.[11]

Pemanfaatan
[sunting | sunting sumber]

Sapi potong
[sunting | sunting sumber]
Sapi hereford mulai dikembangkan sebagai sapi potong sejak tahun 1840 di Amerika
Serikat.[12] Proses penggemukan sapi hereford umumnya menggunakan metode pastur
atau padang penggembalaan. Kedua metode ini dianggap tepat karena cara merumput
sapi hereford yang baik.[13]

Sapi hereford mudah diurus karena sifatnya yang jinak.[14] Tubuhnya kuat menyesuaikan
diri dengan perubahan musim dan lingkungan ekstrem. Pakan sapi hereford bersifat
sederhana. Namun karkas yang dihasilkan dari sapi hereford berkualitas bagus.[15]

Anda mungkin juga menyukai