0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan52 halaman

Metode Pengujian Tidak Merusak NDT

Non Destructive Testing (NDT) adalah teknik pengujian material tanpa merusak yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan integritas material. Metode NDT mencakup berbagai teknik seperti Visual Inspection, Liquid Penetrant, Magnetic Particles, Ultrasonic, Eddy Current, dan X-Ray untuk mendeteksi kerusakan dan karakteristik material. Eddy Current Testing (ECT) khususnya digunakan untuk mendeteksi kerusakan pada bahan logam tipis, dengan parameter penting dalam kalibrasi seperti frekuensi, gain, dan filter.

Diunggah oleh

ASEP kurniawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan52 halaman

Metode Pengujian Tidak Merusak NDT

Non Destructive Testing (NDT) adalah teknik pengujian material tanpa merusak yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan integritas material. Metode NDT mencakup berbagai teknik seperti Visual Inspection, Liquid Penetrant, Magnetic Particles, Ultrasonic, Eddy Current, dan X-Ray untuk mendeteksi kerusakan dan karakteristik material. Eddy Current Testing (ECT) khususnya digunakan untuk mendeteksi kerusakan pada bahan logam tipis, dengan parameter penting dalam kalibrasi seperti frekuensi, gain, dan filter.

Diunggah oleh

ASEP kurniawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Non Destructive Testing (NDT)

• Non Destructive Testing (NDT) atau Pengujian Tidak Merusak :

Merupakan suatu teknik pengujian/


pemeriksaan terhadap material tanpa
merusak atau mengurangi kegunaan
dari material itu sendiri dengan tujuan
untuk menjamin bahwa material yang
akan digunakan masih aman dan
belum melewati batas aman toleransi
kerusakan.

Page 1 of 52
• Pengunaan metode NDT diantaranya :
1. Deteksi dan penilaian terhadap kecacatan/kerusakan
2. Deteksi terhadap terjadinya suatu kebocoran
3. Menentukan area terjadinya kecacatan/kerusakan/kebocoran.
4. Pengukuran dimensi benda
5. Pencirian/karakterisasi terhadap susunan dan Struktur Mikro dari benda
6. Pemilahan/penyortiran terhadap benda
7. Menentukan komposisi struktur kimiawi.
Dan lain sebagainya.

Page 2 of 52
• Beberapa metode yang dipergunakan untuk melakukan pengujian, yaitu :
1. Visual Inspection Optical :

Metode ini bertujuan menemukan cacat atau retak permukaan dan korosi. dengan bantuanVisual Optical.
2. Liquid Penetrant :
Melakukan penyemprotan dengan cairan (berwarna terang, memiliki daya penetrasi yang baik serta memiliki tingkat
kekentalan rendah) yang tujuannya untuk mengetahui keretakan atau kerusakan pada material solid baik logam
maupun non logam.
3. Magnetic Particles :
Metode ini menggunakan serbuk magnetik yang disebarkan pada permukaan benda uji atau material. Pada saat
terdapat retak dalam permukaan benda uji, maka akan terjadi kebocoran medan magnit di sekitar posisi yang retak,
sehingga dengan mudah akan bisa dilihat oleh mata.
4. Ultrasonic :
Menggunakan gelombang ultrasonic dengan frekuensi antara 0.1 ~ 15 Mhz. Pada prinsipnya, gelombang ultrasonik
dipancarkan dalam material dan gelombang baliknya atau gelombang yang sampai di sisi yang lain di bandingkan
dengan kecepatan suara dari material itu sendiri untuk mendapatkan gambaran posisi dari terjadinya kerusakan/
keretakan.
5. Eddy Current :
Menggunakan medan listrik yang dipancarkan dari arus listrik A/C sehingga ketika ada kerusakan dan atau retak maka
medan listrik akan berubah dan perubahan tersebut akan terdeteksi pada alat pengukur impedance.
6. X-Ray :
Menggunakan sinar X dan sinar Gamma yang dipancarkan menembus material yang diperiksa. Saat menembus objek,
sebagian sinar akan diserap sehingga intensitasnya berkurang. Intensitas akhir kemudian direkam pada film yang
sensitif. Jika ada cacat pada material, maka intensitas yang terekam pada film tentu akan bervariasi. Hasil rekaman
pada film tersebut yang akan memperlihatkan bagian material yang mengalami cacat.
Page 3 of 52
Page 4 of 52
Eddy Current Testing (ECT) adalah suatu metode Pengujian Tak Merusak yang biasanya dipergunakan untuk mendeteksi adanya
kerusakan/keretakan pada benda yang dapat menghantarkan listrik – erat hubungannya dengan bahan logam tipis yang
ditemukan pada pesawat terbang.
• Deteksi terjadinya keretakan dengan metode Eddy Current :
Prinsip Kerja :

Page 7 of 52
Eddy Current Application

Page 8 of 52
Deteksi Keretakan Pada Permukaan Obyek

Page 9 of 52
Page 10 of 52
Page 11 of 52
Page 12 of 52
Page 13 of 52
Page 14 of 52
Page 15 of 52
Page 16 of 52
Page 17 of 52
Page 18 of 52
Page 20 of 52
Page 21 of 52
Page 22 of 52
Page 23 of 52
Page 24 of 52
Page 25 of 52
Page 26 of 52
Page 27 of 52
Page 28 of 52
Page 29 of 52
Page 30 of 52
Page 31 of 52
ELOTEST B300
APPLICATION
KALIBRASI ALAT
Parameter Penting Pada Kalibrasi
1. Frequency
Mempengaruhi kedalaman penetrasi didalam pelaksanaan Eddy Current.
2. Gain
Menambah luas ayunan dari sinyal.
3. Phase
Instrumen Eddy Current menempatkan perubahan luas ayunan pada impedansi dan phase angle
4. Filter
Biasanya digunakan untuk menghilangkan frekuensi yang tidak diinginkan dari alat penerima sinyal
.
Page 38 of 52
Page 39 of 52
Page 40 of 52
Page 41 of 52
Dimensi :

Page 42 of 52
Page 43 of 52
Page 44 of 52
Page 45 of 52
Page 47 of 52
Page 48 of 52
Page 49 of 52
Page 50 0f 52
Page 51 of 52
Page 52 of 52
Fitur Yang Telah Ditingkatkan :
1. Auto Compensation Featured
2. Auto Lift Off Adjusment Featured
3. Auto Frequency Setting
4. Auto Gain
5. Auto Filter

Page 46 of 52

Anda mungkin juga menyukai